Pelatih dan pemain Persiraja serta Sriwijaya FC dalam Konferensi Pers menjelang laga kedua tim tersebut, Sabtu (28/03) malam di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. (foto:medianad.com_zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh dan Sriwijaya FC Palembang dipastikan bentrok di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (28/03) malam dalam pertandingan pekan ke-22 Liga2 Pengadaian Championship 2025/2026.

Dimana dalam Konferensi Pers menjelang laga tersebut, Jumat (26/03) pagi di Kyriat Muraya, Hotel Banda Aceh, kedua Head Coach (pelatih kepala) Jaya Hartono kubu tuan rumah Persiraja dan Iwan Setiawan tim tamu Sriwijaya FC sama-sama optimis raih angka maksimal.

Khususnya arsitek Jaya Hartono, sambil mewanti-mewanti motivasi dan semangat juang pemain muda kubu lawan, namu kita ‘wajib’ memenangkan pertarungan penting, Sabtu malam di home sendiri.

Optimis mantan pelatih Persib Kang Jaya, yang juga didampingi kapten tim Fitra Ridwan Salam dalam temu media dimaksud.

Sembari menegaskan, meskipun persiapan menjelang laga dengan Sriwijaya sedikit kurang optimal dan tak bisa menurunkan 4 andalannya akibat Cedra (Conor), Muja, Yasvani dan Muamar.

Namun pemain pengganti 4 talenta yang berhalangan tampil sudah siap memeran tugas masing-masing dan bertekat memenangkan laga didepan publik sendiri, ‘yang dipastikan mendukung langsung dan mendoakan perjuangan M Revan dan kolega di SHD.

Sementara itu, “dalam temu Pers sesi kedua”. Pelatih Sriwijaya FC Iwan Setiawan sesumber mencuri poin dihome Persiraja, satu bahkan tiga poin mengapa tidak.
“Mengingat SHD (Stadion Lampineung) tak seangker lagi seperti beberapa tahun belakangan untuk tim Persiraja, bahkan di Liga2 2025/26 beberapa seterunya bisa mendulang poin di SHD baik satu bahkan tim tamu berhasil meraih kemenangan”.

Dengan demikian, keangkeran Stadion Lampineung yang sudah mulai meredup berpeluang besar anak-anak membuat kejutan dalam laga dimaksud nanti.

Apalagi, Joko S dan kawan-kawan dipastikan turun tanpa beban di laga tersebut, dimana dengan kekuatan talenta muda serta motivasi tinggi adalah modal berharga bagi pemain kami berbuat yang terbaik di Aceh.

Tentu ada yang terpenting lagi, yakni, ‘demi kebanggaan individu pemain, untuk tim dan keluarganya dalam menuntaskan 6 laga sisa di Liga2 2025/26, tukas Head Coach asal Sabang, Aceh itu, yang juga didampingi anak asuhnya, Iwan Bagus dikesempatan tersebut. (zm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini