Olahraga

Beranda Olahraga
Berita Olahraga

Turnamen U-45, PSSI Banda Aceh Juara, SKFC ‘Runner up’, Dahlan Pemain Terbaik dan Pipit Topskor

0

Serimoni penyerahan penghargaan kepada tim Juara dan Runner up Turnamen, serta foto juara tiga bersama dan pemain terbaik juga gelar topskor direlis dalam berita. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM: Non unggulan Turnamen PSSI Kota Banda Aceh FootBall Club (FC)  diluar prediksi berhasil naik panggung juara Turnamen Sepakbola label Eksekutif U-45 antar Kecamatan se-Kota Banda Aceh Tahuh 2026, setelah mengalahkan kekuatan Syiah Kuala FC (SKFC) Kecamatan dimaksud (1-0)(1-0) 2-0 dalam pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Eks Rugby PON Aceh-Sumut 2024, Gampong Lambung, Banda Aceh, Jumat (28/8/2026) sore.

 

Sementara SKFC dipastikan sebagai _Runner up_ dan Kulam FC juga Ulka FC juara tiga bersama, serta H Dahlan Jalil PSSI Kota pemain terbaik bersamaan dengan Pipit Ulka Fc Kecamatan Ulee Kareng yang berhasil menyabet gelar topskor, lewat torehan 5 gol sepanjang turnamen.

Laga final yang berlangsung menarik serta dalam tempo tinggi, sekaligus kecerdikan pelatih PSSI Kota, Zulkifli Alfat alias Coach Zul Alfat sukses mengamankan laga puncak lewat kemenangan menyakinkan 2-0, ” dan dari koleksi dua gol pemain pengganti, yakni Muslihat dan Zulkifli”

Apresiasi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melalui Ketua Umum PSSI Kota Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos., MM, mengatakan Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antarkecamatan.Mencari Panduan Kota.

Menurutnya, turnamen tersebut juga menjadi ajang reuni bagi para mantan pemain sepakbola yang masih memiliki semangat untuk berolahraga.

“Semoga turnamen ini menjadi teladan yang menginspirasi untuk kita semua. Turnamen U-45 ini dirancang bukan sekadar untuk mengejar predikat juara, melainkan sebagai wadah mempererat silaturahmi dan ajang reuni para mantan pemain,” pitanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan aktivitas sepakbola di Kota Banda Aceh sekaligus memperkuat hubungan antarpelaku olahraga.

Kerja sama, tawa dan rasa saling menghormati di lapangan adalah kemenangan sejati bagi kita semua. Pemko Banda Aceh berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan usia dini hingga menyediakan ruang silaturahmi bagi para senior.

Turnamen tersebut menjadi momentum positif bagi pembinaan sepakbola sekaligus mempererat silaturahmi para pemain senior di Kota Banda Aceh.

Sementara ketua Panitia, TM Khaidir dikesempatan yang sama menuturkan. “Dukungan Walikota Banda Aceh lewat Dispora Kota, PDAM Tirta Montala dan sponsor lainnya adalah pondasi utama kesuksesan even ini sejak pembukaan hingga partai puncak.

Serta panitia juga mengucapkan terima kasih kepada tim perwakilan Kecamatan yang telah ambil bagian dan menyukseskan even sepak bola ini, yang dipastikan akan dijadikan agenda tetap turnamen tiap tahun yang digelar PSSI Banda Aceh, jelas TM Khaidir yang juga Sekum PSSI Kota dimaksud (non)

Luar Biasa, Pasca Banjir Tamiang United Sabet Juara Piala Soeratin U-13 dan Final U-15 Sabtu Petang di Stadion Blang Paseh

0

Serimoni penyerahan medali dan trofhi juara dan runner up Piala Soeratin PSSI Aceh kelompok umur 13 tahun, Rabu (26/08/ 2026) di stadion Ex PON Aceh-Sumut 2024 Blang Paseh, kota Sigli. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, SIGLI: Meskipun situasi serta masih terkendala sarana juga prasarana olahraga pasca banjir mahadahsyat yang melanda salah satu Kabupaten di Aceh, yakni Aceh Tamiang pada bulan November 2025.

“Namun semangat untuk bangkit dan berprestasi luar biasa diperlihatkan para pemain belia U-13 Tamiang United Aceh Tamiang”, setelah anak asuhan Ziki Syahbana tampil memukau pada kompetisi kelompok umur tersebut di Stadion Blang Paseh, Kota Sigli sejak babak pendahuluan.

Dimana M Zaki dan kolega tampil sempurna sepanjang kompetisi, hingga berhasil menyabet juara, usai menang telak 3-0 atas skuad unggulan lainnya PSSB Bireuen belia di laga final, Rabu sore kemarin.

Prestasi tersebut juga mengikuti jejak seniornya U-15 pada dua tahun sebelumnya, yang berhasil lolos hingga kesemifinal Piala Soeratin U-15 putaran nasional.

Sementara Final U-15 piala Soeratin zona Aceh 2026 akan berlangsung, Sabtu (29/08) sore di stadion tersebut (blangpaseh) juga tim juara kelompok umur itu akan mengikuti langkah, kelompok umur lainnya, Persada Abdya U-17.

Yang telah terlebih dahulu mengamankan tiket keputaran nasional, usai tampil sebagai Champions zona Aceh, yang dihelatkan PSSI Aceh di Lapangan Terbuka Hijau (RTH) Ex Stadion Cot Gapu, Bireuen 13-25 Juli 2026 bulan kemarin. (non)

Jumat Petang Final Turnamen U-45 antar Kecamatan, “Saling Bentrok PSSI Banda Aceh FC versus Syiah Kuala”

0

Panpel, perangkat pertandingan dan komentator Turnamen Sepakbola U-45 antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Lambung, Meuraxa. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Partai puncak (final) turnamen sepakbola label Eksekutif U-45 antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026 antara PSSI Kota Banda Aceh FootBall Club (FC) dengan Kecamatan Syiah Kuala (SKFC) dipastikan berlangsung, Jumat (28/08) petang di Lapangan Ex Rugby PON Aceh-Sumut 2024, Gampong Lambung, Banda Aceh.

Surat pemberitahuan panitia kepada manajer tim Kulam dan PSSI kota yang diteruskan kepada awak media di Banda Aceh, Rabu (26/08) siang. Menerangkan’, selain laga final kedua tim juga dilangsungkan serimoni penutupan, sekaligus penyerahan trofhi dan penghargaan lainnya event yang sudah berlangsung sejak tanggal 6 Agustus lalu.

Selain itu, “kehadiran dan dukungan bapak ibu pelaku olahraga/sepakbola dan tamu undangan dalam serimoni penutupan turnamen sepak bola dalam rangka memeriahkan HUT RI tahun ini”, merupakan satu kehormatan bagi kami sebagai penyelenggara event, ujar ketua Panitia TM Khaidir MM. (non)

Ketua Harian Persimura Abu Seulawah: Medali Perak PON 2020, Perunggu 2024 dan Emas Porwil 2019, Alasan Apalagi tak Mendukung Nazir Adam Pimpin Kembali PSSI Aceh

0

,Ketua Harian Persimura Beureunuen, Pidie, Marzuki alias Abu Seulawah. (foto dokpribadi)

MEDIANAD.COM, SIGLI: “Track Record” positif dan tuai sejumlah prestasi sepak bola Aceh di event nasional dan Sumatra seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) serta Pekan Olahraga Wilaya se Sumatra (PORWIL) atau babak kualifikasi PON dibawah kepemimpinan ketua umum PSSI Aceh sekarang, Nazir Adam bersama pengurus lainnya harus diakui berhasil mengembangkan dan pembinaan yang dilakukan pengurus PSSI Aceh periode ini dan sebelumnya”.

Bahkan perlu digaris bawahi serta diberi kesempatan selanjutnya untuk memimpin PSSI Aceh periode 2026-2030.

Ungkap Ketua Harian Persimura Beureneun, Marzuki atau akrab disapa Abu Seulawah, yang juga mendukung sepenuhnya, Nazir Adam untuk kembali memimpin kembali keorganisasian PSSI Aceh untuk periode yang akan datang.

Mengingat Nazir Adam memiliki rekam jejak dan capaian prestasi sepakbola Aceh serta prestasi individu pemain ex PON Aceh layak kepengurusan dan ketum PSSI Aceh direkomendasi kembali oleh voters sebagai Ketum.

Menurut Marzuki, selama kepemimpinan Nazir Adam, terdapat sejumlah perkembangan signifikan dalam pembinaan sepak bola Aceh, khususnya peningkatan sumber daya manusia di bidang kepelatihan dan perwasitan.

“Peningkatan SDM di bidang kepelatihan dan perwasitan berjalan sangat pesat. Kita di Aceh sekarang tidak kekurangan pelatih dan wasit,” pinta Abu Seulawah, dalam keterangan tertulisnya yang diterima awak media, Senin (24/08) malam.

Sembari menambahkan, selain peningkatan SDM, ia menilai keberlangsungan kompetisi usia dini menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan sepak bola Aceh.

Kompetisi kelompok usia U-10, U-12, U-13, U-15 dan U-17 disebut berlangsung setiap tahun. Kompetisi Liga 4 juga dinilai berjalan dengan baik dan memberikan ruang bagi pemain serta klub untuk berkembang secara berkelanjutan.

“Kompetisi dari usia dini U-10, U-12, U-13, U-15 dan U-17 berjalan setiap tahunnya. Begitu juga kompetisi Liga 4 berjalan sangat bagus,” kata Marzuki.

Persimura juga memberikan perhatian khusus terhadap prestasi sepak bola Aceh dibawah kepemimpinan sang ketua umum PSSI Aceh, Nazir Adam.

Seperti raihan perak pada ajang PON Papua 2020/21, perunggu PON Aceh – Sumut 2024 dan berhasil mengondol medali emas di ajang PORWIL se Sumatra 2019.

Capaian prestasi tersebut merupakan prestasi penting karena menjadi salah satu hasil yang patut diperhitungkan dalam mengevaluasi kepemimpinan PSSI Aceh yang lama puasa medali Cabor sepakbola diajang PON atau usai merebut perak PON 1993.

Serta jarak prestasi demikian langsung dipotong saat ketua umum PSSI Aceh dan kepengurusannya dibawah Nazir Adam 2018-2022 dan 2022 hingga sekarang, dimana diawali kesuksesan perolehan emas buah bibir PORWIL Bengkulu 2019 serta medali emas PON 2020 dan perunggu PON 2024. Merupqkan prestasi yang luar biasa dan tidak pernah diraih oleh ketua-ketua PSSI sebelumnya,” jelas Marzuki dalam nada optimistis.

Sembari berpandangan bahwa, kepemimpinan organisasi sepak bola membutuhkan kesinambungan program. Pembinaan pemain usia dini, kompetisi yang rutin, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga pencapaian prestasi nasional dinilai harus menjadi satu kesatuan dalam membangun ekosistem sepak bola Aceh.

Karena itu, ia mendukung Nazir Adam untuk melanjutkan kepemimpinan PSSI Aceh periode 2026–2030.

Dukungan tersebut diberikan dengan pertimbangan atas rekam jejak, capaian pembinaan, keberlangsungan kompetisi serta prestasi sepak bola Aceh selama periode kepemimpinan sebelumnya.

Ia berharap kepemimpinan ke depan dapat semakin memperkuat pembinaan dari tingkat akar rumput, memperluas kompetisi secara berjenjang, meningkatkan kualitas SDM sepak bola, serta membawa prestasi Aceh ke level nasional yang lebih tinggi, tutupnya. (non/rel)

Timnya Lolos ke Final Turnamen antar Kecamatan, Ketua H. Heri Puji Perjuangan Skuad PSSI Banda Aceh FC

0

Ketua PSSI Kota Banda Aceh, H Heri Julius (foto dok pribadi)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Ketua Umum PSSI kota Banda Aceh, H Heri Julius “angkat topi” melihat perjuangan para pemain PSSI Banda Aceh FC yang berhasil lolos ke partai puncak Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar-kecamatan se-Kota Banda Aceh.

Usai mengalahkan seteru lainnya Kecamatan Ulee Kareng 8-7 lewat drama penalti di pertandi- gan Semifinal kedua, Sabtu (22/08) sore.

Heri Julius yang juga menjabat Ketua KONI Banda Aceh dan Anggota DPRA ini menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras, kekompakan, serta semangat para pemain sepanjang turnamen.

Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Sekretaris Umum PSSI Banda Aceh, Khaidir TM, serta legenda Persiraja !Dahlan Jalil, dan seluruh pemain lainnya yang dinilai mampu menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan sepanjang turnamen.

Menurut anggota DPR Aceh itu, keberhasilan menembus final setelah menghadapi tim kuat Ulee Kareng menjadi bukti bahwa para pemain mampu mempertahankan konsentrasi dan kebersamaan hingga pertandingan harus diselesaikan melalui adu tendangan penalti.

“Alhamdulillah, saya sangat bangga dengan perjuangan seluruh pemain. Mereka menunjukkan semangat, kekompakan dan dedikasi yang luar biasa hingga akhirnya berhasil memastikan tiket ke final,” ujar Heri.

Ia mengatakan, pertandingan semifinal menjadi salah satu ujian penting bagi PSSI Banda Aceh.

Dalam situasi pertandingan yang berlangsung ketat, para pemain tetap mampu menjaga mental dan tidak kehilangan fokus meski hingga waktu normal berakhir belum ada gol tercipta.

Heri juga mengapresiasi pengalaman para pemain senior yang mampu menjadi motivasi bagi rekan-rekannya selama pertandingan.

Kehadiran sejumlah pemain berpengalaman dinilai memberikan warna tersendiri dalam perjalanan PSSI Banda Aceh pada turnamen tersebut.

Kini, PSSI Banda Aceh hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengangkat trofi Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Pada pertandingan puncak, PSSI Banda Aceh akan berhadapan dengan Syiah Kuala.

Kedua tim sama-sama tampil konsisten hingga berhasil mengamankan tiket final.

Heri berharap seluruh pemain dapat mempertahankan semangat dan kekompakan saat menghadapi laga penentuan.

Ia juga mengingatkan agar para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan pertandingan sebagai ajang mempererat silaturahmi antar-kecamatan di Kota Banda Aceh.

“Final tentu akan menjadi pertandingan yang berbeda,” tutur dia. “kami berharap pemain tetap fokus, menjaga kekompakan dan memberikan penampilan terbaik. Yang paling penting, junjung sportivitas,” katanya”.

Pertandingan final yang akan dipentaskan, Senin (24/08) sore diprediksi berlangsung menarik karena PSSI Banda Aceh dan Syiah Kuala sama-sama memiliki ambisi menutup rangkaian turnamen dan keluar sebagai yang terbaik. (non/rel)

Tangan Dingin Head Coach Zul Alfat’ antarkan PSSI Banda Aceh FC ke Final Turnamen Eksekutif U-45′

0

Head Coach Zulkifli Alfat bersama pemainnya sebelum laga dengan Ulka FC, Sabtu (22/08) sore. (foto kiriman panpel)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Legend Persiraja Banda Acèh, Zulkifli Alfat yang menukangi tim PSSI Kota Banda Aceh FootBall Club (FC) pada turnamen sepak bola label eksekutif U-45 antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026.

Memperlihatkan karakter kepelatihan yang memupuni dan ulum dalam soal rancikan strategi serta lihai membaca karakter dan permainan lawan selama ajang tersebut bergulir.

“Pekbuktian _Bang Zulalfat_ sebutan nama keren lainnya dalam mengotak-atik strategi untuk bumbuan anak asuhannya FC PSSI kota terbukti ampuh sejak babak penyisihan turnamen, meskipun Adi Jalal dan kolega selalu turun dengan pemain pas-passan alias tidak lengkap skuad, namun ramuan strategi dan penempatan pemain yang diatur sang pelatih senior Bang ZulAlfat selalu memupuni dijalankan TM Khaidir, dkk”.

Diantaranya dua laga krusial yang dijalani Dahlan Jalil,cs dalam keterbatasan skuad, yakni saat berhadapan dengan Kecamatan Kutaraja di babak penyisihan dan laga penentuan menuju semifinal dengan Kulam FC Kec.Kuta Alam yang berkesudahan 2-2 (versus Kutaraja) serta 1-1 (versus Kulam FC) yang juga hasil imbang _sa-sa_ tersebut sudah cukup untuk Dadang bersama rekannya melangkah ke 4 besar.

Teranyar laga semifinal, Sabtu sore kemarin dengan ULKA FC Kec.Ulee Kareng yang harus dituntaskan ke “meja” Penalti, meskipun Azhari Paru, Mustafa Jalil, Dek Gam, topskor sementara even PIPIT Ulka Fc dan kolega, “menggempur pertahanan PSSI FC Kota Banda Aceh sepanjang laga alias 7 hari 7 malam”.

Namun ketenangan tukang rancik ZulAlfat yang juga sempat menangani Timnas U-19 di Piala AFF Myanmar medio 10 tahun lalu, membuat Taufik Pango,cs serbah salah dalam membongkar pertahanan PSSI yang juga harus berkesudahan laga 0-0″.

Serta saat penentuan pemain untuk penendang penalti yang ditugaskan head coah ZulAlfat juga asa sukses Parto, Andi Karim, Kurniawan, Rahmat Fiky, Muslihat, Zulmahdi, Supriadi, Jamal Muku, Jasmi, Supriadi Guru, kiper tunggal Devi dan sukadera tim lainnya meluncur ke partai puncak turnamen, usai menang dan lolos dari lubang jarum lewat skor (0-0) (0-0) 8-7.

Dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion mini, Ex Rugby PON Aceh-Sumut 2024 Gampong Lambung, Meuraxa, Kota Banda Aceh, Sabtu (22/08/ 2026) sore.

Serta laga puncak PSSI Kota versus Syiah Kuala FC berlangsung, Senin (24/08) petang. (zuelmahadi)

Menang 1-0 atas Kulam FC, Syiah Kuala ke Final Turnamen antar Kecamatan

0

Kaka (7) pencetak gol tunggal untuk kemenangan Kecamatan Syiah Kuala atas Kulam FC dari Kecamatan Kuta Alam. (foto_zuelmahdi)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Skuad Syiah Kuala (SKFC) memastikan diri lolos ke Final Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar Kecamatan se-Kota Banda Aceh, usai mengalahkan kekuatan Kecamatan Kuta Alam (Kulam FC) (0-0)(1-0)1-0 dalam pertandingan semifinal pertama di Lapangan Eks PON Rugby, Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Jumat (21/8/2026) sore.

Dimana laga yang berlangsung sengit dan ketat tersebut, Sulaiman Romario dan kolega yang juga unggulan turnamen dipastikan gagal meraih juara, usai gol winger SKFC, Kaka di

menit ke-55 gagal dikejar anak-anak Kulam FC hingga wasit M Murtaza menyudahi pertandingan.

Sebaliknya bagi Anca, Yusuf, Dolah Ali, Keuchik Musa,cs, hasil manis laga tersebut, memastikan diri maju kepartai puncak turnamen rancikan PSSI Kota Banda Aceh tersebut.

Dimana lawan SKFC difinal, pemenang semifinal kedua, laga antara PSSI Kota versus Kecamatan Ulee Kareng, Sabtu (22/08) sore. (non)

Matangkan Persiapan, Persiraja Jalani Ujicoba di Malaysia, “Kalahkan Tim Lokal dalam Dua Laga Ujicoba di SHD

0

Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Setelah melakukan persiapan tim selama empat pekan dan latih tanding dengan tim lokal, menjelang bergulirnya Kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027, skuad Persiraja Banda Aceh dijadwalkan melanjutkan program pemusatan latihan (training camp/TC) di Malaysia pada 29 Agustus hingga 3 September 2026.

Selain menjalani program latihan secara intensif, Persiraja juga akan melakoni sejumlah pertandingan uji tanding selama berada di Negeri Jiran. Agenda tersebut diharapkan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan tim sebelum menghadapi kompetisi resmi.

“Siaran Pers MO tim yang berjulukan _Laskar Rencong_ dan diterima awak Media liputan Persiraja di Banda Aceh, Rabu siang”. Dimana Presiden Persiraja, H. Nazaruddin Dek Gam, menuturkan keputusan menggelar pemusatan latihan di Malaysia merupakan bagian dari program persiapan yang telah disusun manajemen bersama tim pelatih.

“TC di Malaysia ini kita harapkan bisa memberikan suasana dan pengalaman berbeda bagi pemain. Selain latihan, kita juga akan menjalani beberapa pertandingan uji coba untuk melihat sejauh mana perkembangan tim,” ujar Dek Gam, Rabu (19/8).

Menurutnya, pertandingan uji tanding menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mengevaluasi komposisi pemain, melihat perkembangan fisik dan taktik, sekaligus membangun kekompakan antarpemain.

Terlebih, Persiraja saat ini tengah membangun kekuatan baru dengan komposisi pemain yang cukup banyak mengalami perubahan dibandingkan musim sebelumnya. Pada latihan perdana 1 Agustus lalu, sebanyak 18 pemain telah bergabung, termasuk 13 pemain anyar. Dan saat ini Persiraja sudah memiliki 31 pemain.

“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pemain-pemain baru bisa cepat menyatu. Kita ingin mereka memahami karakter permainan Persiraja dan membangun chemistry di dalam tim,” katanya.

Nazaruddin Dek Gam menegaskan manajemen tidak ingin persiapan menghadapi musim baru dilakukan secara terburu-buru. Setiap tahapan, mulai dari latihan, pematangan fisik, taktik hingga pertandingan uji coba, diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Selama berada di Malaysia, Persiraja direncanakan menghadapi sejumlah tim dalam agenda uji tanding. Laga-laga tersebut akan dimanfaatkan tim pelatih untuk mengukur perkembangan permainan sekaligus mencari komposisi terbaik.

Persiraja dijadwalkan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan target tampil lebih kompetitif. Karena itu, rangkaian TC dan pertandingan uji tanding di Malaysia akan menjadi salah satu tahapan penting sebelum Laskar Rencong memasuki persaingan resmi musim baru.

Sementara itu, dalam laga uji coba, Rabu (19/08) tadi malam di _homenya_ stadion Hadimurthala (SHD), dimana Ridha Umami,cs menang telak 7-0 atas tim Dimurthala FC serta dalam laga ujicoba tiga hari yang lalu, Tegar Islami dan kolega juga menang besar 13-1 atas Aceh Kutaraja FC. (rel)

Jumat Sore, Kulam FC versus Syiah Kuala awali Semifinal Turnamen antar Kecamatan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Juara Grup A Kulam FC Kecamatan Kuta Alam versus Runner-up Grup B, Syiah Kuala (SKFC) awali babak semifinal Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar Kecamatan se-Kota Banda Aceh, yang akan berlangsung di Lapangan Eks PON Rugby, Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Jumat (21/8/2026) sore.

Sementara semifinal kedua, Sabtu (22/08) sore saling berhadapan antara juara Grup B Kecamatan Ulee Kareng dengan Runner-up Grup A PSSI Kota Banda Aceh.

Serta perebutan juara tiga bagi dua tim yang gagal di semifinal, langsung berputar sehari berikutnya, Miinggu (23/08/2026) sore, sedangkan laga puncak final bergulir, Senin (24/08/2026) sore, ujar Ketua Panitia, Ir TM Khaidir, MM. (zm)

Kulam FC, Ps PSSI Kota, Ulka FC dan SKFC ke Semifinal Turnamen antar Kecamatan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Hasil Pertandingan antara Syiah Kuala (SKFC) dengan Kecamatan Meraxa pada babak penyisihan

Grup B Turnamen Sepakbola Eksekutif U-45 antar Kecamatan se-Kota Banda Aceh, yang berlangsung di Lapangan Eks PON Rugby, Gampong Lambung, Kecamatan Meuraxa, Sabtu (15/8/2026) sore.

Juga laga penentu tim Pool B yang lolos ke 4 besar untuk mendampingi Kecamatan Ulee Kareng (Ulka) FC yang jauh-jauh hari sudah mengamankan tiket semifinal.

“Ternyata lewat pertarungan sengit sepanjang laga, keberuntungan jadi milik SKFC lewat lesakan gol tunggal penyerang mereka, Yusuf pada menit ke 14, sekaligus menutup langkah satu tim lainnya, yakni Jaya Baru ke babak semifinal”.

Serta SKFC berhak mendampingi Ulka FC ke babak semifinal dengan poin indentik 6, namun Ulee Kareng unggul head to head juga produktifitas gol dan berhak memimpin klasmen Grup B.

Sementara di Pool A, Kulam FC keluar sebagai juara Grup dengan torehan 7 poin, bersamaan dengan Ps PSSI Kota Banda Aceh sebagai _Runnerup_ poin lima.

Selain itu, usai babak penyisihan Tanggal 17 Agustus dan sebelum babak semifinal Turnamen akan jeda beberapa hari, serta jadwal laga semifinal untuk tim semifinalis akan dijadwalkan kembali tuntas babak penyisihan, ujar Sekum PSSI Kota Banda Aceh, TM Khaidir, Jumat (14/08) malam. (zm)

Popular Posts

My Favorites