Berita Utama

Beranda Berita Utama
Berita Utama

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Babinsa & Bhabinkamtibmas Pendataan Perlinsos Secara Digital di Gampong Paya

0

MEDIANAD.COM SABANG — Agar tidak ada warga yang berhak tertinggal dan tidak ada yang tidak berhak menerima, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turun langsung memverifikasi data warga. Sertu Junaidi, Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, bersama Bhabinkamtibmas melaksanakan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) secara digital di Kantor Keuchik Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Senin (5/10/2026).

Kegiatan ini difokuskan kepada warga kurang mampu dan seluruh masyarakat yang membutuhkan, guna memutakhirkan data penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pendataan dilakukan secara teliti dan langsung, memastikan setiap nama yang tercatat benar-benar memenuhi syarat dan layak menerima.

Pendataan berbasis digital ini bertujuan agar penyaluran bantuan nantinya berjalan akurat, transparan, dan tepat sasaran. Tidak ada lagi yang terlewat, dan tidak ada yang salah menerima — keadilan menjadi kunci utama dalam setiap prosesnya.

Warga menyambut baik kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Banyak yang merasa terbantu karena urusan kesejahteraan keluarga ditangani secara langsung, mudah diakses, dan jelas tujuannya.

Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat bukan hanya mencatat nama, melainkan menjamin kepercayaan bahwa bantuan negara akan sampai ke tangan yang paling membutuhkan.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan data yang terkumpul menjadi dasar penyaluran bantuan yang adil, sehingga kesejahteraan warga Gampong Paya dapat terangkat secara merata.(man)

TNI Kuat Bersama Rakyat — Kodim 0112/Sabang Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI Ke-81

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Semangat persatuan dan pengabdian menyelimuti pelaksanaan Upacara Peringatan HUT TNI Ke-81 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Dermaga Lanal Sabang, Senin (5/10/2026), dengan tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini dihadiri oleh unsur-unsur TNI dari berbagai matra, Polri, serta perwakilan elemen lainnya di lingkungan Kota Sabang. Kodim 0112/Sabang turut hadir dan mengirimkan pasukan dalam barisan, menegaskan komitmen jajaran di wilayah ujung barat NKRI.

Dalam amanat yang disampaikan, ditekankan bahwa kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang tulus dan harus terus dijaga bersama. Seiring dengan penguatan kemampuan yang dilakukan negara, setiap prajurit diharapkan senantiasa meningkatkan profesionalisme, kesiapan, dan integritas dalam menjalankan tugas.

Ditekankan pula semangat PRIMA — Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif — sebagai pedoman pengabdian TNI ke depan, agar tetap kokoh menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara.

Kehadiran seluruh elemen bangsa dalam upacara ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan pertahanan tidak berdiri sendiri, melainkan tumbuh dari kebersamaan dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat luas.

Diharapkan momentum peringatan ini semakin mempererat tali persaudaraan antara TNI dengan rakyat, menjaga situasi wilayah tetap kondusif, aman, damai, dan sejahtera bagi seluruh warga Kota Sabang.(man)

“Persiraja Butuh Profesionalisme, Bukan Sekadar Nama Besar”

0

Starting Eleven Tim Persiraja Banda Aceh

Empat pertandingan tanpa kemenangan bukan lagi sekadar soal nasib buruk. Ini sudah seharusnya menjadi alarm keras bagi manajemen Persiraja.

Jangan terus-menerus menjadikan pelatih dan pemain sebagai pihak pertama yang disorot ketika hasil tidak sesuai harapan. Suporter juga berhak bertanya: seberapa profesional sebenarnya klub ini dikelola?

Persiraja membawa nama besar Aceh. Suporternya besar, sejarahnya panjang, ekspektasinya tinggi. Tetapi nama besar saja tidak cukup apabila pengelolaan klub masih jauh dari tuntutan sepak bola modern.

Hari ini sepak bola bukan lagi sekadar mengumpulkan sebelas pemain, menunjuk pelatih, lalu berharap kemenangan datang dengan sendirinya. Sepak bola sudah menjadi industri. Klub profesional dibangun dengan sistem yang profesional pula.

Lalu bagaimana dengan Persiraja?

Apakah tim medis sudah benar-benar dibangun dengan standar olahraga prestasi? Apakah ada dokter yang memiliki kompetensi khusus di bidang olahraga untuk menangani kondisi pemain secara komprehensif?

Apakah pemain memiliki pendampingan psikologi olahraga? Jangan lupa, pemain bukan mesin. Mereka menghadapi tekanan pertandingan, tuntutan suporter, persaingan internal, kritik publik, hingga tekanan ketika hasil buruk datang berturut-turut. Dalam sepak bola modern, aspek mental sama pentingnya dengan fisik dan teknik.

Lalu di mana peran sport science?

Apakah beban latihan pemain dipantau secara ilmiah? Apakah kondisi recovery diukur? Apakah risiko cedera dianalisis? Apakah kondisi fisik pemain dipantau berdasarkan data? Apakah nutrisi, tidur, kebugaran, dan performa pemain dikelola secara profesional?

Kalau semua itu belum menjadi perhatian serius, jangan heran apabila performa tim juga tidak konsisten.

Persoalan berikutnya adalah arah teknis klub.

Persiraja membutuhkan direktur teknik yang benar-benar kompeten, memahami pembangunan tim, memiliki kapasitas teknis, serta mampu menyusun arah sepak bola klub dalam jangka panjang. Direktur teknik bukan sekadar pelengkap struktur organisasi dan bukan sekadar jabatan di atas kertas.

Dia harus mengerti filosofi permainan, kebutuhan pelatih, perekrutan pemain, scouting, pembinaan usia muda, analisis performa, sampai pembangunan identitas sepak bola Persiraja.

Yang juga paling layak dipertanyakan adalah perekrutan pemain.

Jangan sampai proses transfer terlihat seperti sekadar mengumpulkan nama tanpa perencanaan skuad yang matang. Rekrut pemain seharusnya berdasarkan kebutuhan posisi, karakter permainan, statistik performa, kondisi fisik, riwayat cedera, mentalitas, dan kesesuaian dengan sistem pelatih.

Kalau pemain direkrut tanpa scouting yang serius, lalu performanya tidak sesuai harapan, jangan kemudian seluruh kesalahan dilemparkan kepada pemain.

Klub profesional tidak membangun tim dengan coba-coba.

Empat pertandingan tanpa kemenangan harus menjadi momentum evaluasi besar. Bukan hanya evaluasi pelatih. Bukan hanya evaluasi pemain. Tetapi evaluasi terhadap seluruh sistem klub.

Manajemen juga harus berani bercermin.

Apakah struktur klub sudah benar?

Apakah orang-orang yang ditempatkan pada posisi penting memang memiliki kompetensi yang sesuai?

Apakah keputusan teknis dibuat berdasarkan analisis atau sekadar intuisi?

Apakah Persiraja sudah benar-benar menggunakan sport science?

Apakah scouting berjalan?

Apakah evaluasi pemain berbasis data?

Apakah kesejahteraan fisik dan mental pemain benar-benar diperhatikan?

Karena kalau fondasinya tidak profesional, jangan berharap hasil di lapangan tiba-tiba menjadi profesional.

Suporter boleh dituntut untuk selalu hadir.

Suporter boleh diminta terus mendukung.

Suporter boleh diminta bersabar.

Tetapi kesabaran suporter juga jangan terus dijadikan alasan untuk menutupi kekurangan dalam pengelolaan klub.

Cinta Persiraja bukan berarti harus diam.

Justru karena cinta, kritik harus disampaikan.

Aceh memiliki potensi pemain, memiliki masyarakat yang mencintai sepak bola, memiliki sejarah, dan memiliki basis suporter yang tidak perlu diragukan lagi. Yang dibutuhkan sekarang adalah manajemen yang mampu menerjemahkan semua potensi itu menjadi sistem sepak bola profesional.

Jangan biarkan Persiraja hidup hanya dari romantisme sejarah.

Jangan puas hanya karena pernah menjadi klub besar.

Kalau ingin kembali disegani, kelola klub ini dengan standar klub besar.

Bangun tim medis yang profesional. Hadirkan psikolog olahraga. Perkuat sport science. Tempatkan orang yang kompeten pada posisi teknis. Benahi scouting. Transparankan arah pembangunan tim. Rekrut pemain berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar nama.

Dan yang paling penting: berhenti menjalankan sepak bola profesional dengan cara-cara amatir.

Empat pertandingan tanpa kemenangan mungkin baru awal musim. Tetapi kalau akar persoalannya tidak segera diperbaiki, yang harus dikhawatirkan bukan hanya pertandingan kelima atau keenam mendatang.

Lomba Nasi Goreng Ayah Bireuen Sigap, “Chef Sekretariat DPRK Hidang Nasi Goreng Paripurna Berawan”

0

 

Dua Chef Sekretariat DPRK Bireuen, sedang meramu Nasi Goreng Paripurna pada perlombaan masakan nasi Goreng Ayah Bireuen Sigap, Sabtu (3/10) 2026 di halaman pendopo Bupati setempat. (foto:medianad.com/ sekretariat DPRK Bireuen)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:‎Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen tahun 2026, yang juga digelar berbagai kegiatan kreatif, diantaranya lomba memasak nasi goreng antar instansi di lingkup pemerintahan Kabupaten Bireuen, yang dilaksanakan, Sabtu (3/10/2026) di halaman Pendopo kantor Bupati sertempat juga tak ketinggalan, regu dari pegawai dan karyawan ‎pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen juga turut ambil bagian dalam lomba memasak Nasi Goreng Ayah Bireuen Sigap itu.

‎Yang juga uniknya, regu masak Sekretariat DPRK Bireuen memumbuhkan nama khusus untuk hidangan yang disajikan untuk pendatang, yakni “Nasi Goreng Paripurna Berawan (NGPB) dan ikon nasi NGPB

‎menjadi khas, identitas dan makna tersendiri bagi regu Sekretariat DPRK Bireuen di ajang perlombaan tersebut.

Dimana dalam adu rancikan itu, Kepala Sekrerariat DPRK, Said Abdurrahman, S.Sos. dipercaya menjadi chef (juru masak) dan kapten regu yang mengolah nasi goreng, serta didampingi asistennya Zakaria, S.E dikesempatan tersebut.

Kombinasi keduanya berjalan mulus dalam merancik menu dan mempersiapkan hidangan lewat perpaduan dan keterampilan memasak dan kreativitas dan pas rasanya”.

Disisi lain, ambil bagiannya regu Sekretariat DPRK juga memberi warna baru dan meriah rangkaian kegiatan yang mempertemukan tukang rancik sejumlah perwakilan instansi dilingkup Pemkab Bireuen.

Namun makna yang lebih penting dalam nerajut ukhwah dan menghadirkan ruang interaksi tambahan, ujar Kepala Sekretariat, Said Abdurrahman dalam kesempatan itu.

Serta membuka kesempatan dalam memperkenalkan kreativitas melalui sajian Nasi Goreng Paripurna Berawan, tutupnya.(*)

Jaga Kebersihan TPU, Babinsa Paya Ajak Warga Lestarikan Semangat Gotong Royong

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Menjaga kebersihan tempat peristirahatan terakhir warga adalah wujud penghormatan sekaligus cerminan kerukunan bermasyarakat. Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, turun langsung bersama tokoh masyarakat dan ibu-ibu PKK membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, Minggu (4/10/2026).

Bersama-sama, para warga dan Babinsa membersihkan rumput liar serta semak belukar yang menutupi area pemakaman. Semangat kebersamaan terlihat nyata — semua bekerja tanpa membeda-bedakan, bergotong royong agar lingkungan TPU kembali bersih, rapi, dan terawat.

Di sela kegiatan, Sertu Junaidi menyampaikan pesan kepada seluruh warga agar semangat gotong royong seperti ini senantiasa dijaga dan dipertahankan. “Kekuatan kita ada pada kebersamaan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar membersihkan tempat, melainkan mempererat tali persaudaraan dan menjaga tradisi luhur yang sudah terjalin baik,” ucapnya.

Para warga menyambut baik kehadiran dan arahan Babinsa. Kegiatan ini dinilai tidak hanya menjaga keindahan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap fasilitas umum yang dimiliki.

Kegiatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekeluargaan. Diharapkan semangat kepedulian dan kebersamaan ini terus tumbuh kuat di Gampong Paya, sehingga lingkungan senantiasa bersih, asri, dan harmonis.(man)

Babinsa Cot Abeuk Laksanakan Pendataan Perlinsos: Pastikan Setiap Bantuan Sampai ke yang Benar-Benar Berhak

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Bantuan yang tepat dimulai dari data yang benar. Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, melaksanakan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah binaan Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan ini dilakukan secara teliti dan menyeluruh, memastikan setiap nama yang tercatat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan. Pendataan ini bukan sekadar mencatat nama, melainkan upaya sungguh-sungguh agar tidak ada warga yang berhak tertinggal, dan tidak ada yang tidak berhak menerima.

“Data yang akurat adalah jaminan keadilan. Dengan data yang benar, bantuan sosial dapat disalurkan tepat sasaran — sampai ke tangan yang paling membutuhkan,” ujar Serka Muliyono.

Hasil pendataan ini akan menjadi dasar penyaluran berbagai program perlindungan sosial kepada masyarakat. Dengan data yang mutakhir dan terverifikasi, diharapkan kesejahteraan warga yang kurang mampu dapat terangkat secara bertahap.

Warga menyambut baik kehadiran Babinsa. Banyak yang merasa tenang karena urusan kesejahteraan keluarga ditangani secara transparan dan langsung di lapangan.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan pendataan ini dapat menjadi langkah awal yang baik bagi penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan bermanfaat bagi seluruh warga Gampong Cot Abeuk.(man)

Sosialisasi Langsung ke Warga, Babinsa Kuta Ateuh Buka Peluang Menjadi Prajurit TNI AD

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Membuka wawasan dan peluang bagi generasi muda untuk mengabdi kepada negara. Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan Komunikasi Sosial sekaligus memberikan sosialisasi dan arahan kepada warga binaan mengenai tata cara mendaftar menjadi Prajurit TNI Angkatan Darat, di Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Minggu (4/10/2026).

Pelda Syafrial menjelaskan secara rinci berbagai hal yang perlu dipersiapkan — mulai dari syarat administrasi, persyaratan kesehatan, fisik, hingga tahapan seleksi yang harus dilalui. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga para pemuda yang berminat dapat mempersiapkan diri dengan matang.

“Ini adalah kesempatan emas untuk mengabdi kepada negara. Siapkan diri kalian dengan menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kelengkapan berkas sejak dini, agar tidak ada kendala saat pendaftaran,” pesan Pelda Syafrial kepada para pemuda yang hadir.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak orang tua dan pemuda yang hadir merasa terbantu karena mendapatkan informasi langsung dari sumbernya, sehingga tidak lagi bingung mengenai prosedur pendaftaran.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya menyampaikan informasi, melainkan juga bentuk dukungan nyata bagi putra-putri terbaik daerah untuk melangkah lebih dekat menuju cita-cita. Diharapkan dari Gampong Kuta Ateuh lahir calon-calon prajurit yang tangguh, disiplin, dan membanggakan keluarga serta bangsa.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan penuh semangat.(man)

Gotong Royong Bangun Rumah, Babinsa Paya Seunara Hadir Ringankan Pekerjaan Warganya

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Tangan yang bergandengan membuat beban terasa lebih ringan. Babinsa 03 Gampong Paya Seunara, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Serma Basuki, turun langsung membantu warga binaan yang sedang membangun rumah di lingkungan Jurong Masjid, Gampong Paya Seunara, Kecamatan Sukamakmur, Kota Sabang, Minggu (4/10/2026).

Tanpa ragu, Serma Basuki ikut terlibat langsung dalam pekerjaan pembangunan — membantu mengangkat bahan, merapikan lokasi, hingga bekerja bersama warga demi menyelesaikan tahap pembangunan rumah tersebut. Kehadirannya bukan sekadar tenaga tambahan, melainkan wujud kepedulian nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat.

“Kami adalah bagian dari masyarakat. Ketika warga bekerja keras membangun tempat berlindung bagi keluarganya, sudah sepatutnya kami hadir untuk meringankan beban itu,” ujar Serma Basuki di sela kegiatan.

Bagi warga, kehadiran Babinsa menjadi semangat tersendiri. Pekerjaan yang berat terasa lebih ringan dikerjakan bersama-sama. Hal ini mempererat tali silaturahmi serta membuktikan kedekatan yang erat antara aparat kewilayahan dan masyarakat di wilayah binaan.

Kegiatan seperti ini juga memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat — saling bantu, saling peduli, dan tumbuh bersama dalam kebersamaan yang tulus.

Diharapkan rumah yang dibangun dapat segera selesai dan menjadi tempat tinggal yang layak, nyaman, dan damai bagi keluarga warga.(man)

Hadir Wujudkan Cita-Cita Pemuda, Babinsa Krueng Raya Bantu Arahkan Pendaftaran TNI AD Secara Online

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Teknologi memudahkan segalanya, namun bagi sebagian orang, pendaftaran secara daring tetap memerlukan pendampingan agar tidak tersesat di halaman-halaman yang rumit. Babinsa 04 Gampong Krueng Raya, Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, turun langsung membantu para pemuda di wilayahnya mendaftar penerimaan TNI Angkatan Darat secara online, Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan berlangsung di Jurong Lhok Drien, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Sertu Hendra mendampingi setiap langkah pendaftaran — mulai dari pengisian data, unggah berkas, hingga memastikan semua prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada yang dilewatkan, agar kesempatan berharga ini tidak terbuang sia-sia.

“Kami ingin memastikan setiap pemuda yang berminat memiliki kesempatan yang sama. Tidak ada yang tertinggal hanya karena kesulitan mengakses sistem,” ujar Sertu Hendra.

Bagi para pemuda, kehadiran Babinsa menjadi penenang sekaligus penyemangat. Banyak yang mengaku sebelumnya merasa cemas dan bingung, namun setelah didampingi, mereka merasa lebih percaya diri melangkah.

Kegiatan ini bukan sekadar membantu mengisi formulir, melainkan wujud kepedulian nyata Babinsa terhadap masa depan generasi muda di wilayah binaannya. Mendukung putra-putri terbaik daerah untuk mengabdi kepada negara adalah salah satu cara menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap kokoh.

Diharapkan dari Gampong Krueng Raya lahir calon-calon prajurit yang tangguh, disiplin, dan membanggakan keluarga serta masyarakat.(man)

Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Babinsa Cot Abeuk Pererat Ukhuwah Bersama Warga

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Kebersamaan dan kerukunan menjadi perekat yang tak terpisahkan antara TNI dan masyarakat. Babinsa 10 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Muliyono, menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Mesjid Babul Mutaqqin, Gampong Cot Abeuk, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Sabtu (3/10/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah jamaah dan warga bukan sekadar menghadiri acara seremonial. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata kehadiran aparat kewilayahan yang menyatu dengan masyarakat dalam setiap momen penting, baik yang bersifat kemasyarakatan maupun keagamaan.

Di tengah suasana yang penuh kehangatan dan ketakwaan, Serka Muliyono turut mendengarkan pengajian, pembacaan shalawat, serta pesan-pesan keagamaan yang mengingatkan seluruh hadirin untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Kehadiran kami di sini adalah tanda bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat, dalam suka maupun duka, dalam kegiatan sosial maupun ibadah. Kita bersatu, saling menghormati, dan menjaga kerukunan yang sudah terjalin baik,” ujar Serka Muliyono.

Warga menyambut hangat kehadiran Babinsa. Kehadirannya dinilai mempererat tali persaudaraan dan menumbuhkan rasa aman serta kebersamaan di lingkungan Gampong Cot Abeuk.

Kegiatan berjalan khidmat, tertib, dan penuh berkah. Diharapkan semangat keteladanan Nabi dapat menginspirasi seluruh warga untuk semakin memperkokoh persatuan, menjaga kedamaian, dan saling peduli sesama warga.(man)

Popular Posts

My Favorites

“Misi Penuhi Target pada Pemilu Mendatang”, DPW PAN Aceh Mulai Berbenah

0
KETUA DPW PAN Aceh, H Nazaruddin Dek Gam bersama pengurus harian, pimpin rapat perdana, Sabtu (26/07) 2025 di kantor DPW Partai dimaksud, seputar Lueng...