MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – kepala dinas kelautan dan perikanan Aceh Safrizal S,STP,M.Ec,Dev, mendukung penuh rencana pembangunan rumah nelayan dika Asan kampung penuh pembangunan rumah nelayan dikawasan kampung nelayan merah putih Aceh Jaya.

Hal tersebut disampaikan oleh kadis DKP Aceh pada acara pertemuan dengan wamen PKP RI Fahri Hamzah di Aceh Jaya, (26,/4/2026).

Safrizal mengatakan, pembangunan rumah kampung nelayan merah putih merupakan langkah strategi pemerintah Aceh di bawah gubernur Muzakir Manaf ( Mualem) untuk meningkatkan kualitas rumah hunian masyarakat pesisir sekaligus memperkuat sektor ekonomi kelautan yang menjadi salah satu tulang punggung cu pembangunan daerah.

Program ini tidak hanya berorentasi pada pembangunan fisik saja namun juga program penguatan kawasan ekonomi berbasis perikanan terpadu.

Safrizal juga memaparkan profil potensi kelautan Aceh yang sangat besar ,dengan jumlah 18 wilayah kabupaten/ kota itu adalah wilayah pesisir, dengan luas wilayah mencapai 42,665,67 km” dan kawasan konservasi daerah dengan luas mencapai 149,691,39 hektare.

Potensi ini menjadi dasar yang kuat bagi pemerintah Aceh untuk terus mendorong pembangunan kawasan pesisir yang berkelanjutan Safrizal juga menyebutkan bedasarkan rekomendasi gubernur Aceh Muzakir Manaf usulan program Gampong nelayan merah putih di provinsi Aceh terus berlanjut.

Pada tahun 2025 ditetapkan di empat kabupaten sebagai lokasi awal dan pada tahun anggaran 2026 jumlah usulan semakin mengkat menjadi 60 lokasi diseluruh Aceh.

Termasuk beberapa titik strategis di kawasan kabupaten Aceh jaya. Seperti kawasan Lhok timoen, kawasan mate ie ,gle Jong, Panton makmur, ujueng muloh, dan kampung Blang.

Kadis kelautan dan perikanan Aceh Safrizal mengharapkan pada pemerintah pusat melalui kementerian kelautan dan perikanan RI untuk memberikan dukungan penuh untuk dapat mempercepat realisasi pembangunan rumah nelayan dalam kawasan kampung nelayan merah putih di Aceh Jaya.

Program ini menjadi bagian penting dalam mendorong stransformasi kawasan pesisir menuju Aceh sejahtera, sekaligus memperkuat visi pembangunan kelautan sebagai masa depan menuju Aceh makmur dan sejahtera. Kepala bidang perikanan tangkap Samsul Bahri ( Ampon Samsul) DKP Aceh menyampaikan pada wamen PKP RI tentang penyediaan sarana dan prasarana pendukung bagi nelayan pesisir pasca pembangunan rumah nelayan , dan ini merupakan langkah pemerintah Aceh dalam memperkuat pemberdayaan ekonomi rakyat nelayan untuk mendapat hidup kembali yang sangat produktif ,serta mandiri dalam menjalankan aktifitas melaut.

Samsul Bahri juga menyebutkan dukungan yang disiapkan saat ini mencakup bantuan jaring, perahu, skala kecil, serta fasilitas pendukung lainnya yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan, Samsul Bahri juga mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan bahwa para nelayan memiliki akses sarana yang memadai sehingga sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan diberbagai wilayah di Aceh.(lem)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini