Pemerintah

Beranda Pemerintah
Berita Pemerintahan

Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf Yang Diwakili Staf Khusus Dr.Husnan Membuka Program GENTING Di Azana Oasis Hotel

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Gubernur Aceh H.Muzakir Manaf S.Sos yang diwakili Staf Ahli Khusus Ke Istimewa Aceh Dr.Husnan ST.MP membuka secara resmi Program Genting Di Azana Oasis Hotel pada tgl 25 September / 2026, acara ini di ikuti oleh berbagai lembaga dan elemen masyarakat.

Gubernur Aceh dalam laporannya yang disampaikan oleh Staf Khusus Bidang ke Istimewa Aceh Dr.Husnan, bahwa program Genting Gerakan Orang Tua Asuh Cegah stunting adalah sebuah gerakan Gotong royong untuk menyelamatkan generasi penerus Aceh kedepan.

Stunting bukan hanya soal tinggi badan saja, tetapi ini adalah persoalan masa depan anak anak Aceh kedepan.

Gubernur Aceh mengharapkan bahwa mulai saat ini tidak boleh ada anak anak Aceh yang tertinggal akibat kurang Gizi, Gubernur Aceh H, Muzakir Manaf (mualem) mengajak para ASN serta pengusaha juga lembaga lainnya dan tokoh masyarakat untuk siap menjadi orang tua asuh, dan ini menjadi kepedulian kita kita bersama.

Maka dengan adanya program Genting ini kita pastikan ibu hamil dan anak anak kita mendapat Gizi yang cukup, pengasuh yang baik serta akses kesehatan yang layak adalah Investasi paling mulia untuk Aceh yang sehat cerdas dan bermartabat.

Gubernur Aceh juga mengharapkan pada semua pihak untuk menyukseskan program Genting ini demi Aceh bebas stunting.(lem)

Nuri Farisal Hadiri HKG PKK ke-54 dan Pembukaan Rakerda Dekranasda Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH- Ketua TP-PKK Kota Sabang sekaligus Ketua Dekranasda dan FORIKAN Kota Sabang, Nuri Farisal, menghadiri peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Aceh dan kegiatan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) se-Aceh di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Jumat (11/9).

Kehadiran Nuri menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan jejaring antardaerah dalam pemberdayaan keluarga, pengembangan kerajinan, serta peningkatan konsumsi ikan.

Kegiatan yang diikuti jajaran TP-PKK, Dekranasda, dan Forikan dari kabupaten/kota se-Aceh tersebut dibuka secara simbolis sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan. Pertemuan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta melihat kembali capaian program yang telah dijalankan di masing-masing daerah.

Pada kesempatan itu, Ketua TP-PKK Aceh, Marlina Hasan, mengapresiasi kerja para ketua TP-PKK kabupaten/kota dalam menjalankan berbagai program di daerah. Ia berpesan agar seluruh jajaran TP-PKK, Dekranasda, Forikan, dan Bunda PAUD terus bekerja bersama, peka terhadap persoalan masyarakat, serta memperkuat peran keluarga, kemandirian masyarakat, pengembangan UMKM, dan pelestarian budaya di daerah masing-masing.

Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Ketua TP-PKK Kota Sabang, Nuri Farisal, yang melihat HKG PKK ke-54 sebagai kesempatan untuk kembali menguatkan komitmen bersama dalam menjalankan peran PKK, khususnya dalam memberdayakan keluarga dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat di daerah.

“Bagi kita, HKG PKK ini menjadi kesempatan untuk kembali menguatkan kebersamaan dan mengingatkan bahwa peran PKK sangat dekat dengan keluarga dan masyarakat. Kita ingin keluarga semakin berdaya dan masyarakat juga semakin aktif dalam mendukung berbagai program pembangunan,” ujar Nuri.

Menurutnya, semangat kebersamaan tersebut juga perlu diterjemahkan melalui penguatan sinergi dan kolaborasi dalam berbagai bidang, termasuk pengembangan kerajinan daerah dan peningkatan konsumsi ikan.

“Melalui Rakerda Dekranasda, kita juga bisa saling berbagi dan melihat bagaimana potensi kerajinan di masing-masing daerah bisa terus dikembangkan. Begitu juga dengan Forikan, kita ingin masyarakat semakin gemar makan ikan, sekaligus melihat bagaimana hasil perikanan bisa diolah menjadi produk yang kreatif dan punya nilai ekonomi,” lanjutnya.

Nuri berharap berharap kolaborasi dan sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat keluarga, mengembangkan potensi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan.

Selain agenda utama tersebut, rangkaian kegiatan juga diisi dengan Lomba Masak Serba Ikan, pameran UMKM kabupaten/kota, serta Aceh Kuliner Festival di Taman Ratu Safiatuddin. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk memperkuat peran kader, mendorong pemberdayaan masyarakat dan keluarga, sekaligus membuka ruang promosi bagi potensi ekonomi dan produk unggulan daerah.(man).

Plt. Sekda Aceh Taufik, Ikuti Entry Meeting Bersama BPK RI

0

Plt. Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si., mengikuti entry meeting bersama BPK RI terkait pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan kinerja pada Pemerintah Aceh dan instansi terkait lainnya di wilayah Aceh yang digelar di Ruang Rapat Sekda Aceh, Senin (31/8/2026).

 

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, ST, M.Si., mengikuti entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan kinerja pada Pemerintah Aceh dan instansi terkait lainnya di wilayah Aceh.

Kegiatan Entry meeting tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh pada Senin (31/8/2026).

Entry meeting tersebut membahas dua agenda utama, yakni pemeriksaan pendahuluan kinerja efektivitas upaya pemerintah daerah dalam mendukung pengelolaan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) untuk mendukung pemenuhan layanan pendidikan Tahun 2025 hingga Semester I Tahun 2026.

Kemudian pemeriksaan pendahuluan kinerja atas upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional Tahun Anggaran 2025 hingga Semester I Tahun Anggaran 2026.

Dalam arahannya, Taufik menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh untuk mendukung kelancaran proses pemeriksaan dengan menyiapkan data dan informasi yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa.

Pada moment tersebut, Taufik juga meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait untuk membangun kolaborasi dan memberikan dukungan selama pemeriksaan berlangsung.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh akan terus memberikan support terhadap pemeriksaan ini.

“Tim kami akan menyiapkan apa yang diperlukan. Kami berharap pemeriksaan ini dapat memberikan masukan, wawasan, dan saran untuk perbaikan kinerja Pemerintah Aceh ke depan,” ujar Taufik.

Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksaan BPK RI, Muhammad Husni, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menilai efektivitas program kerja Pemerintah Aceh, khususnya terkait pengelolaan bantuan operasional pendidikan dan upaya mendukung ketahanan energi, termasuk energi baru terbarukan dan konservasi energi.

Ia mengharapkan dukungan dan kerja sama Pemerintah Aceh beserta SKPA terkait agar proses pemeriksaan dapat berjalan lancar dan menghasilkan informasi yang dapat menjadi dasar perbaikan.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Aceh Drs. Syakir, M.Si., Asisten II Sekda Aceh Ir. T. Robby Irza, S.SiT., MT., Asisten III Sekda Aceh Dr. A. Murtala, M.Si., serta jajaran SKPA terkait. (*)

Percepatan Penyusunan Qanun APBA 2027, Eksekutif dan Legislastif Gelar Rakor

0

Foto bersama usai Rakor, Rabu (26/08) di Banda Aceh, tampak Wagub Fadhlullah, ketua DPRA Zulfadhli, dua Wakil ketua, Ali Basrah dan Saifuddin Muhammad, Sekda, Taufik serta jajaran kepala SKPA untuk kegiatan terkait. (foto/ ist)

MEDIANAD, BANDA ACEH: Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE bersama unsur Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar Rapat Koordinasi (Rakornis) Rabu (26/8/2026) di Banda Aceh.

Dimana agenda Rakor itu membahas program penting untuk kemajuan dan percepatan pembangunan daerah, bersama Eksekutif dan Legislatif.

Diantaranya, percepatan pembahasan Rancangan Qanun Aceh, yakni Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2025 serta persiapan penyusunan APBA Tahun Anggaran 2027.

“Satu visi antara eksekutif dan legislatif sangat dibutuhkan guna memastikan proses penganggaran dan program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat waktu, serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi ini perlu terus kita perkuat,” pinta Wagub yang akrab disapa Dek Fadh dalam pertemuan tersebut.

“Seperti telah dilansir sejumlah media lokal Aceh beberapa saat setelah kegiatan tersebut”,

Rakor juga dihadiri langsung Ketua DPRA Zulfadhli, Wakil Ketua Ali Basrah dan Saifuddin Muhammad alias Yah Fud juga sejumlah ketua fraksi dan anggota DPRA.

Sedangkan jajaran Eksekutif Aceh, turut hadir Plt. Sekretaris Daerah Aceh Taufik, Kepala BPKA Diwarsyah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, Bappeda dan para Kabid SKPA bidang bersangkutan. (**)

DPRA Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Banggar atas Raqan Pertanggungjawaban APBA 2025

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH -Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar Rapat Paripurna Tahun 2026 dengan agenda penyampaian pendapat Badan Anggaran (Banggar) terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2025, Rabu (26/8/2026) malam.

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRA tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRA, Ir. H. Saifuddin Muhammad (Yah Fud). Hadir dalam rapat tersebut pimpinan dan anggota DPRA, Gubernur Aceh yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh, unsur Forkopimda Aceh, jajaran Pemerintah Aceh, instansi vertikal, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, wartawan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Saifuddin mengatakan rancangan qanun tersebut sebelumnya telah disampaikan Gubernur Aceh dalam rapat paripurna pada 22 Juli 2026. Selanjutnya, Banggar DPRA bersama Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) melakukan pembahasan mulai 28 Juli 2026 sebagai bagian dari fungsi anggaran DPRA.

Pembahasan tersebut mengacu pada Peraturan DPRA Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Tertib DPRA, khususnya Pasal 19 yang mengatur tugas Banggar membahas rancangan qanun bersama Pemerintah Aceh. Hasil pembahasan kemudian dituangkan dalam pendapat Banggar untuk disampaikan dalam rapat paripurna.

Dalam rapat tersebut, juru bicara Banggar DPRA, Irfansyah, menyampaikan pendapat Badan Anggaran DPRA tentang persetujuan terhadap Rancangan Qanun Aceh tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA Tahun Anggaran 2025 yang memuat sejumlah catatan dan rekomendasi terhadap pelaksanaan APBA 2025.

Rapat paripurna kemudian ditutup setelah penyampaian pendapat Banggar. Namun, pembahasan masih berlanjut pada tahapan berikutnya.
DPRA menjadwalkan rapat paripurna lanjutan pada Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, dengan agenda mendengarkan jawaban atau tanggapan Gubernur Aceh atas pendapat Banggar.

“Besok pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB kita akan bertemu kembali di gedung yang terhormat ini untuk mendengarkan jawaban/tanggapan Gubernur Aceh terhadap pendapat Badan Anggaran DPRA,” ujar Saifuddin.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan sebelum Rancangan Qanun dimaksud memasuki proses pengambilan keputusan sesuai mekanisme pembentukan qanun.(*)

Marlina Usman Hadiri Pembukaan KKI 2026 di Jakarta, Ajak UMKM Aceh Berdaya Bersama

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Ketua Dekranas Aceh, Marlina Usman, menghadiri pembukaan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Marlina Usman hadir didampingi Ketua Bhayangkari Aceh, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh. Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan UMKM Aceh, sekaligus memperkuat promosi produk-produk unggulan daerah di pasar nasional hingga internasional.

KKI 2026 mengangkat tema “Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”dengan menjadikan Aceh sebagai wilayah tematik. Semangat yang diusung dalam ajang ini adalah “Beudaya Meusare-Sare”, sebuah filosofi Aceh yang bermakna berdaya bersama-sama.

Pjs Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menjelaskan bahwa pemilihan semangat tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menopang ketahanan ekonomi kerakyatan.

“Kita mengangkat tema besar penguatan sinergi untuk mendorong UMKM bangkit, tangguh, dan berdaya saing. Tema yang kita ambil adalah Beudaya Meusare-Sare, jadi ini adalah sinergi di antara kita untuk mendukung para UMKM,” ujar Destry.

Destry menambahkan, Aceh dipilih sebagai wilayah tematik karena memiliki kekayaan budaya dan kreativitas yang kuat, sekaligus menjadi momentum untuk membangkitkan kembali perekonomian para pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Marlina Usman menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Indonesia atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Aceh.

Menurutnya, KKI 2026 menjadi panggung strategis bagi para perajin dan pelaku usaha daerah untuk menunjukkan kualitas produknya.

“Ini menjadi momentum besar bagi UMKM Aceh untuk bangkit dan menunjukkan potensi terbaiknya. Lewat semangat Beudaya Meusare-Sare, kita membuktikan bahwa dengan bergotong royong dan bersinergi, produk-produk lokal Aceh—mulai dari wastra, kriya, hingga kuliner—mampu bersaing dan memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Marlina.

Ia juga mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Aceh untuk terus berinovasi, menjaga standar kualitas, serta memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke tingkat ekspor.(*)

Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (dek Fadh) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Ketua DPRA Zulfadhli, sejumlah anggota DPRA, serta berbagai unsur terkait meninjau langsung Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Rabu (19/8/2026) sore.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi kawasan Blang Padang sekaligus membahas berbagai persoalan terkait status dan pengelolaan lahan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat Aceh.

Lapangan Blang Padang memiliki luas sekitar 8,9 hektare. Status lahannya hingga kini belum bersertifikat dan masih menjadi bagian dari pembahasan terkait klaim tanah wakaf historis Masjid Raya Baiturrahman serta pengelolaannya oleh TNI AD.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Aceh bersama Wamendagri, Wali Kota Banda Aceh, pimpinan dan anggota DPRA serta unsur terkait melihat langsung kondisi lapangan dan berdialog mengenai langkah penyelesaian yang dapat ditempuh sesuai ketentuan hukum.

Pemerintah Aceh terus mendorong penyelesaian persoalan Blang Padang melalui koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat serta seluruh pihak terkait, dengan tetap mengedepankan aspek hukum, sejarah, kepentingan masyarakat, dan kemaslahatan Aceh.

Persoalan Blang Padang sebelumnya juga telah menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk terkait sejarah tanah wakaf Masjid Raya Baiturrahman.

Pemerintah Aceh berharap proses penyelesaian dapat menemukan titik temu dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak.Humas Pemerintah Aceh (**)

Gubernur Aceh Menyerahkan Penghargaan Untuk PLT KADISTANBUN Aceh Dalam Rangka HUT Damai Aceh Ke 21

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh Muzakir Manaf belum lama ini menyerahkan penghargaan kepada pelaksanaan tugas ( PLT) dinas pertanian dan perkebunan Aceh Dr, Ir,Azanuddin Kurnia, SP , MP. Di acara Hari Damai Aceh ke 21, digedung Meuseuraya hari Sabtu 15 Agustus 2026.

Penghargaan ini diberikan kepada puluhan tokoh di Aceh yang terkait dan peduli dan menjaga perdamaian Aceh, serta mereka ikut membantu dan peduli terhadap pembangunan Aceh yang sedang berjalan seperti lahan pertanian di kawasan pasca bencana benjir di tahun 3025 yang lalu.

Kegiatan reintegrasi pelaksanaan penyelesaian masa konflik secara damai ,menyeluruh, berkelanjutan dan bermartabat dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia ( NKRI), Muzakir manaf mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk terus menjaga dan merawat, agar proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terlaksana dengan baik.

Karena perdamaian adalah modal yang sangat besar bagi kita untuk melanjutkan cita cita para pendahulu kita, baik untuk generasi sekarang maupun generasi berikutnya, pelaksanaan tugas ( PLT) dinas pertanian dan perkebunan Aceh,Dr.Ir. Azanuddin Kurnia mengucapkan Terima kasih kepada bapak gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang telah memberikan penghargaan kepada kami.

Terima kasih kami juga kepada sekretaris daerah Aceh, serta kementerian pertanian dan perkebunan RI, serta para rekan rekan distambun Aceh yang selalu bekerja keras dan menjaga kekompakan dalam rangka menyukseskan program gubernur Aceh bapak Muzakir Manaf .

Untuk mensejahterakan rakyat Aceh, dan kami akan selalu bekerja sebaik baik mungkin dalam rangka menyukseskan program Pram gubernur Aceh dibidang pertanian dan perkebunan, terutama pada proses kegiatan di wilayah terdampak bencana tahun lalu.

Gubernur Aceh dalam kata sambutannya mengatakan kita bersama sama untuk terus bergerak dan bekerja keras, untuk memulihkan terhadap kondisi didaerah pasca bencana. untuk itu perlu kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kabupaten/kota serta dengan berbagai elemen lainnya.

Dan juga kita harus bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, untuk terus kita jalin dengan baik, maka pemulihan impraskuktur, sarana pendidikan ,area persawahan pertanian, saluran irigasi, perkebunan dan tambak perikanan rakyat harus di utamakan untuk menuju kesejahteraan rakyat.

Jadi kita mengharapkan kata Muzakir Manaf ,kepada instansi terkait atau dinas dinas terkait untuk bahu membahu bekerja sama dalam rangka menyelesaikankan lokasi pasca bencana, dan lakukan percepatan ini jangan sampai berlarut larut, tolong supaya untuk terus dipacu pekerjaannya ,rakyat telah menunggu, karena rakyat sejahtera pemerintah akan gembira.(lem)

Wali Kota Sabang Harap Remisi HUT RI Jadi Momentum Warga Binaan Kembali ke Masyarakat

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam berharap warga binaan yang memperoleh Remisi Umum pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperbaiki kehidupan dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

“Kepada kawan-kawan yang menerima remisi tahun ini, tentunya harapan kita bagaimana ke depan kehidupan kawan-kawan ini menjadi lebih baik dan siap bermasyarakat kembali,” harap Zulkifli H. Adam saat menghadiri pemberian Remisi Umum di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sabang, Senin (17/8).

Wali Kota Sabang juga berharap, proses pembinaan selama berada di Rutan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan bersama keluarga dan lingkungan sosial setelah menyelesaikan masa pidana.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Sabang, Faisal, mengatakan sebanyak 43 dari 61 warga binaan menerima Remisi Umum dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Penerima remisi terdiri atas 42 pria dan satu wanita, dengan pengurangan masa pidana antara satu hingga enam bulan.

“Satu WBP yang menerima remisi langsung bebas karena pengurangan masa pidana yang diperolehnya bertepatan dengan berakhirnya masa hukuman,” terang Faisal.

Ia menjelaskan, pemberian remisi dilakukan berdasarkan persyaratan yang telah ditetapkan dalam sistem pemasyarakatan. Sementara warga binaan yang belum menerima remisi di antaranya masih berstatus tahanan atau sedang menjalani pidana subsidair.

“Jadikan pengurangan masa pidana ini sebagai motivasi untuk terus mengikuti pembinaan, memperbaiki diri, memperdalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, serta menaati seluruh aturan dan tata tertib yang berlaku,” ujar Faisal.

Khusus bagi WBP yang langsung bebas, Faisal berpesan agar kesempatan tersebut digunakan untuk kembali menjalani kehidupan bersama keluarga dan masyarakat dengan menjauhi perbuatan yang dapat menyebabkan kembali berhadapan dengan hukum.

Saat ini, Rutan Kelas IIB Sabang dihuni 61 warga binaan, terdiri atas 53 narapidana dan delapan tahanan. Dari jumlah tersebut, 52 merupakan WBP pria, satu WBP wanita, tujuh tahanan pria dan satu tahanan wanita.

Selain pemberian remisi, Rutan Sabang juga melaksanakan berbagai program pembinaan pengetahuan, keterampilan dan keagamaan melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kota Sabang dan Satuan Pendidikan Non-Formal. Termasuk pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C sebagai bekal warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.

Pemberian Remisi Umum pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan pemasyarakatan, sekaligus momentum bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kembali kehidupan di tengah masyarakat.(man)

Upacara HUT ke-81 RI di Sabang Berlangsung Khidmat, Semangat Kemerdekaan Jadi Penguat Pembangunan Daerah

0

MEDIANAD.COM, SABANG,- Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sabang berlangsung khidmat di Lapangan Dharma Bhakti, Jalan Yosudarso. Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, peringatan kemerdekaan tahun ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menguatkan semangat bersama dalam membangun daerah.

Dimulai pukul 08.30 WIB, upacara berlangsung lancar dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh 23 anggota Paskibraka yang merupakan putra-putri terbaik Kota Sabang. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Yos Sudarso ini turut dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD, TNI/Polri, Satpol PP, ASN, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapten Adm. Evan Akbar, Kepala Sekretariat Lanud Maimun Saleh, ditunjuk sebagai Komandan Upacara. Adapun Letda Pom Gesang Prasojo, Ps. Kasildampfik Satpom Lanud Maimun Saleh, bertugas sebagai Perwira Upacara.

 

Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengatakan, momentum kemerdekaan harus dimaknai dengan mengisi kemerdekaan secara baik, mengenang jasa para pahlawan, sekaligus terus berupaya membangun Sabang agar semakin baik ke depan.

“Penting bagi kita semua, terkhusus kepada masyarakat Sabang, bagaimana kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan baik, mengenang jasa para pahlawan, dan bersama-sama membangun Sabang ke depan agar lebih baik,” kata Zulkifli, Senin (17/8).

Menurutnya, sebagai daerah wisata, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga berbagai potensi yang dimiliki Sabang, terutama kebersihan dan keramahtamahan dalam menyambut setiap tamu yang datang. Hal tersebut dinilai penting karena aktivitas pariwisata memiliki keterkaitan erat dengan perekonomian masyarakat.

“Apalagi Sabang merupakan daerah wisata, kita harus sama-sama saling menjaga, terutama kebersihan dan keramahtamahan masyarakat, agar dapat memberikan kenyamanan bagi semua tamu yang berdatangan ke Sabang. Karena ekonomi masyarakat Sabang ini terkhusus kepada kegiatan wisata. Oleh karenanya, wisata ini harus dikembangkan dengan baik, supaya bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, Zulkifli juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga perdamaian Aceh yang telah dinikmati selama 21 tahun. Menurutnya, kondisi damai dan aman merupakan modal penting untuk memberikan harapan yang lebih baik bagi masyarakat di masa mendatang.

Kepada generasi muda, Wali Kota Sabang berpesan agar masa muda diisi dengan hal-hal positif sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Untuk pemuda, bagaimana supaya kita bisa mengisi kemerdekaan ini dengan baik. Pemuda harus tahu bahwa hidupnya harus diisi dengan hal-hal yang baik. Karena masa muda itu panjang, bagaimana kita mengisi masa muda ini untuk bisa mencari dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik di masa tua,” tambahnya.

Usai pelaksanaan upacara, Wali Kota Sabang bersama Forkopimda menyerahkan Remisi Umum bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Anak Binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sabang. Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sabang.(man)

Popular Posts

My Favorites

Bantuan Sosial kepada Warga Terdampak Cuaca Ekstrem di Anoi Itam

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Sabang dalam beberapa hari terakhir, berupa angin kencang dan hujan deras, menyebabkan sejumlah warga mengalami...