Pemerintah

Beranda Pemerintah
Berita Pemerintahan

HUT Ke-3 Forum Pemred Multimedia: Mualem Terima Pena Emas, Sekda Nasir dan Dirut BAS Raih Award

0

MEDIANAD.COM, YOGYAKARTA – Malam ini, Sabtu 18 Juli 2026, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem), menerima Anugerah PENA EMAS dari Forum Pemimpin Redaksi Multimedia Indonesia atau Forum Pemred Multimedia Indonesia di Hotel Alana Yogyakarta.

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima Mitra Pers Terbaik Award sedangkan Dirut Bank Aceh Fadhil Ilyas meraih Corporate Leadership The Best Comunication Bidang Komunikasi dan Informasi Publik.

Termasuk dari unsur legislatif dan eksekutif seperti, Dr. H. M. Nasir Djamil, M.Si., Anggota Komisi III DPR RI; H. Ali Basrah, S.Pd., M.M. (Wakil Ketua DPRA); Abdul Mucthi, S.I.Kom., (Ketua DPRK Aceh Besar); serta Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh. Sedangkan dari unsur eksekutif, ada nama Bupati Aceh Utara H. Ismail A.Jalil dan Wali Kota Sabang Zulkifli Adam.

Penganugerahan Pemred Award 2026 menjadi agenda utama HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, yang dipusatkan di Yogyakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pemimpin nasional dan daerah, yang dinilai memiliki komitmen dalam membangun komunikasi publik, menjunjung tinggi keterbukaan informasi, serta memperkuat kemitraan yang sehat dengan insan pers.

Sebelumnya, atau pada peringatan HUT ke-2 Forum Pimred di Kota Serang, Provinsi Banten, Gubernur Aceh Mualem juga menerima penghargaan atau award, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam membangun komunikasi publik, mendukung keterbukaan informasi, dan menjalin kemitraan yang harmonis dengan insan pers di Aceh.

Ketua Forum Pimred Multimedia Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M menjelaskan, penerimaan sejumlah penghargaan tersebut setelah tim seleksi mempelajari secara seksama dari sejumlah nama yang masuk ke panitia seleksi.

“Ya, dari sejumlah nama yang kita kirim atau ajukan, tim seleksi mempelajarinya, baru kemudian diputuskan siapa saja penerimanya. Jadi, keputusan tim seleksi itu sangat ketat,” jelas Shaleh, begitu dia disapa.

Menurut Shaleh, panitia melibatkan dewan juri independen yang dipimpin Yogi Hadi Ismanto, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers. Diperkuat tokoh pers dan akademisi, yakni Hendry Ch Bangun, Helmy Halim, Dr. Asep Setiawan, Iqbal Irsyad, Syamsudin Hadi Sutarto, Dr. Budi Nugraha, dan Nurjaman Muchtar.

“Nah, dari 124 nominasi yang masuk, dewan juri menetapkan 67 tokoh sebagai penerima penghargaan berdasarkan rekam jejak kepemimpinan, keterbukaan informasi publik, hubungan yang konstruktif dengan media, serta kontribusi dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas.

Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, Sabtu 17 Juli 2026, mengatakan Pimred Award bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, tetapi menjadi wujud apresiasi kepada para pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pers nasional dan membangun komunikasi yang terbuka dengan media.

“Pimred Award kami hadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin yang mampu membangun komunikasi publik secara terbuka, menghargai kebebasan pers, dan menjadikan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kami berharap penghargaan ini semakin memperkuat sinergi antara insan pers dengan pemerintah, legislatif, dunia usaha, serta seluruh elemen bangsa demi terwujudnya ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Bernadus Wilson Lumi.

Selain malam penganugerahan 2026, rangkaian HUT ke-3 Forum Pimpred Multimedia Indonesia yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026, juga diisi dengan gala dinner, wisata jurnalistik ke Candi Prambanan, pameran UMKM serta kegiatan 3 Fun yang diikuti pimpinan media dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara insan pers dan para pemangku kepentingan dalam menjaga kebebasan pers, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta memperkokoh demokrasi Indonesia,” demikian Ketua Forum Pimpred Multimedia Aceh, Muhammad Saleh.(*)

Gubernur Aceh Hadiri Raker APPSI, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menghadiri Rapat Kerja Gubernur selaku Anggota Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aruna Senggigi Resort & Convention, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026). Foto: Humas Aceh.

MEDIANAD.COM, LOMBOK BARAT – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menghadiri Rapat Kerja Gubernur selaku Anggota Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Aruna Senggigi Resort & Convention, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026).

Rapat kerja tersebut menegaskan pentingnya penguatan koordinasi, integritas, dan kepemimpinan daerah dalam mengawal program prioritas nasional serta mempercepat pembangunan di daerah.

Gubernur Aceh mengikuti rapat kerja didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA., Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Aceh, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait.

Rapat kerja dibuka Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Bima meminta para gubernur terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, menjaga integritas penyelenggaraan pemerintahan, serta menghadirkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan pembangunan melalui inovasi, kolaborasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) APPSI yang membahas agenda kelembagaan organisasi.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan, APPSI merupakan forum strategis untuk memperkuat komunikasi, menyelaraskan kebijakan, dan membangun kolaborasi antarpemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan nasional.

“Forum ini menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, dan merumuskan langkah bersama dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.

Kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah akan semakin mempercepat terwujudnya pembangunan yang merata dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Muzakir Manaf.

Menurut Gubernur, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah lainnya agar berbagai kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Keikutsertaan Pemerintah Aceh dalam Rapat Kerja APPSI merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat kerja sama antardaerah, mendukung agenda strategis nasional, serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (*)

Peringati Hari Anak Nasional, Wakil Wali Kota Sabang Ajak Semua Pihak Lindungi Hak Anak.

0

MEDIANAD.COM, SABANG -Wakil Wali Kota Sabang Suradji Junus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memenuhi hak anak dan menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari kekerasan demi terwujudnya generasi emas Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Sabang saat membuka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kota Sabang Tahun 2026, di Aula Dinas Perpustakaan Daerah Kota Sabang, Sabang Fair, Kamis (16/7).

“Anak-anak bukan hanya calon pemimpin masa depan, tetapi juga bagian dari pembangunan hari ini. Karena itu, suara, ide, dan kreativitas mereka harus kita dengarkan dan libatkan,” kata Suradji.

Menurutnya, Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjamin hak-hak anak, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh pendidikan yang layak, mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, hingga berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menjelaskan, tema Hari Anak Nasional Tahun 2026, “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, mengandung pesan agar seluruh pihak memberikan kasih sayang, perlindungan, serta memastikan terpenuhinya hak anak atas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan bakat sebagai bekal menyongsong masa depan.

Suradji menegaskan bahwa mewujudkan generasi emas merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap anak, mencegah perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta perkawinan anak, sekaligus memberikan ruang partisipasi yang bermakna bagi anak-anak.

“Pemerintah Kota Sabang akan terus memperkuat berbagai program yang berpihak kepada anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sabang sebagai Kota Layak Anak. Kepada anak-anak Kota Sabang yang saya banggakan teruslah belajar dengan sungguh-sungguh, hormati orang tua dan guru, sayangi teman, jauhi narkoba dan perilaku negatif, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Suradji juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sabang, Forum Anak Kota Sabang (FAKOSA), panitia, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Hari Anak Nasional. Ia juga memberikan penghargaan kepada FAKOSA atas berbagai prestasi yang berhasil diraih di tingkat provinsi maupun nasional.

Sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, turut digelar lomba berhitung cepat bagi siswa-siswi SD dan MI se-Kota Sabang. Kepada para peserta, Suradji berpesan agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Sekda Aceh Muhammad Nasir Dilantik Sebagai Ketua KORPRI Aceh

0

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Aceh masa bakti 2025–2030 oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (14/7/2026). Foto: Humas Aceh.

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH-  Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Muhammad Nasir resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Aceh masa bakti 2025–2030 oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrullah, di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (14/7/2026).

Selain Muhammad Nasir, pada kesempatan yang sama juga dilantik seluruh jajaran pengurus KORPRI Provinsi Aceh serta 20 Ketua Dewan Pengurus KORPRI kabupaten/kota se-Aceh.

Dalam sambutannya, Muhammad Nasir menegaskan KORPRI memiliki posisi strategis sebagai organisasi yang menghimpun seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Karena itu, KORPRI harus menjadi penggerak lahirnya birokrasi yang adaptif, inovatif, responsif, serta mampu menjawab tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang,” kata Nasir.

Ia mengatakan Pemerintah Aceh meyakini kualitas birokrasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang dimiliki. Karena itu, ASN dituntut terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas dan netralitas, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif, produktif, dan berorientasi pada hasil.

Menurut Nasir, semangat tersebut harus berjalan seiring dengan nilai-nilai keislaman, budaya, dan kearifan lokal yang menjadi identitas Aceh.

“Tujuan KORPRI adalah meningkatkan pengabdian dan mutu ASN. Jika ASN tidak mau mengembangkan diri maupun instansinya, maka tujuan tersebut belum tercapai. Padahal masih banyak hal yang dapat kita lakukan, hanya perlu sedikit sentuhan,” ujar Nasir.

Sementara itu, Ketua Umum DP KORPRI Nasional Prof. Zudan Arif Fakrullah menegaskan ASN merupakan salah satu pilar utama penyelenggaraan pemerintahan bersama TNI dan Polri.

“Ada tiga pilar penyelenggaraan pemerintahan Indonesia, yaitu ASN, TNI, dan Polri. Karena itu, pimpinan KORPRI harus mampu menggerakkan ASN sebagai wajah penyelenggara negara,” kata Prof. Zudan.

Ia menambahkan, sebagian besar pelaksanaan anggaran negara berada di tangan ASN sehingga perannya sangat sentral dalam menentukan keberhasilan pembangunan.

“Anggaran terbesar dieksekusi oleh para ASN. Ini adalah kekuatan yang dahsyat dan harus dioptimalkan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Prof. Zudan.

Prof. Zudan juga memaparkan empat program utama KORPRI yang menjadi fokus organisasi ke depan. Empat program tersebut meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik dan digitalisasi birokrasi, penguatan ideologi dan karakter ASN, perlindungan karier serta bantuan hukum bagi ASN, dan peningkatan kesejahteraan ASN.

Ia menegaskan seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan besar, yakni menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat.

“Program besar kita adalah membangun kualitas layanan publik,” tutup Prof. Zudan.(*)

Wali Kota Sabang Imbau Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Menyambut hari pertama masuk sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 yang akan dimulai pada Senin, 13 Juli 2026, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengimbau para ayah atau wali ayah di Kota Sabang untuk mengantar anak ke sekolah sebagai bentuk keterlibatan aktif keluarga dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Sabang Nomor 400.13/1911 tentang Himbauan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, sekaligus mendukung salah satu program Quick Wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melalui Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Wali Kota Sabang mengatakan bahwa kehadiran seorang ayah pada momen hari pertama sekolah memiliki makna yang besar bagi anak. Selain memberikan dukungan emosional, kehadiran ayah juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan nyata terhadap proses pendidikan anak sejak dini.

“Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga. Kehadiran ayah saat mengantar anak di hari pertama sekolah merupakan bentuk perhatian, kasih sayang, sekaligus motivasi yang dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar anak,” kata Zulkifli, Minggu (12/7).

Sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut, Wali Kota Sabang juga meminta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sabang agar memberikan fleksibilitas waktu atau dispensasi jam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berstatus sebagai ayah atau wali ayah dan memiliki anak usia sekolah, sehingga dapat mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah.

Selain itu, seluruh kepala satuan pendidikan di Kota Sabang diimbau untuk menyambut kehadiran para ayah atau wali ayah dengan terbuka, serta menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat kemitraan antara sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.

Zulkifli berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah dapat menjadi budaya positif di Kota Sabang, serta mendorong semakin besarnya peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak.

“Saya mengajak seluruh ayah di Kota Sabang untuk meluangkan waktu mengantar putra-putrinya pada hari pertama sekolah. Langkah sederhana ini memiliki makna yang besar bagi tumbuh kembang anak dan menjadi wujud nyata bahwa pendidikan terbaik dimulai dari keluarga,” tutupnya.(man)

Presiden RI Prabowo Subianto Resmikan Bendungan Rukoh Pidie Secara Virtual

0

MEDIANAD.COM,  SIGLI – Presiden Republik Indonesia Prabowo meresmikan bendungan rukoh kabupaten Pidie, acara peresmian dilakukan secara virtual oleh presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Jumat (10/7/2026).

Ini adalah peresmian serentak 5 bendungan yang ada di berbagai provinsi di Indonesia, kegiatan peresmian dipusatkan di lokasi bendungan lombok Nusa tenggara Barat.

Di provinsi Aceh kegiatan peresmian dihairi oleh gubernur Aceh dalam hal ini diwakili oleh sekretaris daerah M.Nasir,  Ketua DPRA Zulfadli, Pangdam Iskandar Muda mayjen TNI Hadi Susilo S.i..P. , Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setaean S.I.K. SH. M.H, Ka Binda Aceh Brigjen TNI Andri Pratiko Mulya,S.Kom. M.Kom, M.Han., Bupati Pidie Sarjani Abdullah dan ketua DPRK Pidie Anwar Sastra Putra, juga hadir Kapolres Pidie, AKBP Jaksa Mulyana ,S.I,K. M.I.K juga hadir Dandim Pidie 0102/Pidie Letkol inf Abdul Hadi serta penjabat lainnya.

Para tamu undangan melaksanakan salat Jumat di mushala Al,Ikhsan waduk rukoh selanjutnya pemutaran video profil pembangunan bendungan rukoh sebelum mengikuti peresmian secara virtual. Pada saat peresmian bapak presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan bendungan merupakan investasi jangka panjang untuk mewujudkan ketahanan Pengan Nasional.

Presiden RI juga menyebutkan pembangunan bangsa membutuhkan kesinambungan kerja keras serta kolaborasi lintas pemerintahan . Sekarang kita meresmikan lima bendungan besar dengan nilai investasi sekitar Rp,9,79 Triliun, yang diproyeksikan mampu meningkatkan produktifitas hasil pertanian serta menghasilkan tambahan sekitar satu juta ton beras setiap tahun kata presiden Prabowo.

Maka presiden mengajak semua elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan meningkatkan efesiensi pemerintahan. Dan juga harus meberantas korupsi, serta bekerja sepenuhnya demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Usai acara peresmian Sekretaris daerah Aceh serta dan Forkopimda provinsi dan kabupaten Pidie meninjau langsung bendungan rukoh yang baru diresmikan oleh presiden RI.

Sekda Aceh M.Nasir mengharapkan dengan telah diresmikan bendungan rukoh ini maka diharapkan menjadi solusi bagi kebutuhan air irigasi, terutama pada saat musim kemarau, bendungan strategis ini menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, mengurangi risiko gagal panen serta meningkatkan produktivitas menuju kesejahteraan rakyat petani di kabupaten Pidie, peresmian bendungan rukoh menjadi momentum penting dalam mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pidie melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.(lem)

Walikota Banda Aceh Iliza Sa’aduddin Jamal Diabadikan di Prasasti Kota Tangguh di Taman Cadika Medan

0

MEDIANAD.COM, MEDAN -Nama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Jamal, resmi terukir indah diabadikan di Prasasti Kota Tangguh bersama 97 Wali Kota se-Indonesia lainnya . Monumen ikonik ini diresmikan di Taman Cadika, Medan, pada Kamis (2/7/2026), sebagai bagian dari rangkaian Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Selain menghadiri seremoni peresmian, Illiza juga ikut serta dalam kegiatan senam pagi dan aksi penghijauan bersama para kepala daerah lainnya.

Lebih dari sekadar monumen biasa, Prasasti Kota Tangguh ini berdiri sebagai simbol nyata dari sinergi, konektivitas, dan ikatan persahabatan antarkota APEKSI. Kehadiran 98 nama wali kota pada monumen tersebut merefleksikan komitmen kolektif demi mewujudkan tata kelola kota yang tangguh, modern, dan prima dalam pelayanan publik.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengatakan Monumen Kota Tangguh di tanah Medan ini, bukan sekadar monumen batu biasa. Prasasti ini menjadi simbol kehidupan dari sinergitas, interkoneksi dan ikatan yang kuat antar kota di seluruh Indonesia.

Hal itu ditegaskan Rico Waas saat meresmikan bersama prasasti Kota Tangguh yang dirangkaikan dengan penanaman 120 bibit pohon, di Taman Cadika, Kamis (2/7/2026).

Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan sekaligus pemotongan pita oleh Wali Kota Medan Rico Waas selaku tuan rumah Rakernas APEKSI XVIII, bersama dengan Ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Menariknya, prasasti setinggi 2,5 meter dan lebar 2 meter itu terukir nama-nama 98 Wali Kota se-Indonesia.

“Ini menandakan Bapak dan Ibu semua telah hadir ke Kota Medan, menanamkan benih baik untuk anak cucu kita. Karena sampai selama-lamanya, insya Allah nama Bapak dan Ibu akan selalu ada di sini,” kata Rico Waas dalam Berbagainya.

Rico Waas juga berharap prasasti Kota Tangguh ini akan menjadi pengingat bahwa seluruh pemerintah kota di Indonesia memiliki semangat yang sama dalam membangun negeri.

“Karena kita satu bangsa, satu negara, satu Indonesia. Mudah-mudahan kita bisa saling menguatkan,” seraya berharap para Wali Kota akan kembali berkunjung ke Medan suatu hari nanti untuk mengenang kebersamaan yang telah terjalin.

Turut hadir dalam peresmian prasasti kota tangguh ini Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman.

Sementara itu, adapun 120 bibit pohon yang ditanam dalam acara tersebut terdiri dari kenanga sebanyak 23 pohon, tabebuya pink 20 pohon, rambutan 15 pohon, mangga 20 pohon, duku 15 pohon, jambu bol 15 pohon dan trembesi 12 pohon.(*)

Kadis DkP Aceh Safrizal Yang Didampingi Kabit Tangkap Samsul Bahri Mengikuti Rapat PKPN Di Jakarta

0

Foto kadis DKP Aceh menerima exavator dari kementerian perikanan dan kelautan RI

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Kepala dinas kelautan dan perikanan Aceh Safrizal S,STP, M,Ec,Dev didampingi kabit tangkap Samsul Bahri SPi, MSi mengikuti rapat koordinasi Nasional akselerasi program prioritas nasional. ( PKPN) Sektor kelautan dan perikanan tahun 2026 yang diselenggarakan pada hari Kamis dan Jumat 2-3 juli 2026 di ballroom KKP GMB 3 lantai satu.

Rapat tersebut di ikuti oleh seluruh kepala dinas DKP Se provinsi di Indonesiavrapat ini di buka langsung oleh menteri KKP Sakti Bahyu Trenggono serta hadir menteri koordinator pangan juga RI Zulkifli Hasan juga Hadir Anggota DPR RI Titik Soeharto.

Menteri Kelautan Dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono dalam sambutannya mengatakan bahwa program kerja kita kedepan berfokus pada ekonomi biru swasembada pangan dan dukungan program bapak presiden RI, implementasi program mencakup pengembangan potensi ekonomi kelautan lokal kawasan konservasi hingga budidaya berkelanjutan.

Program prioritas bapak presiden yaitu, pengembangan kampung nelayan diberbagai desa pesisir vdiseluruh Indonesia program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan serta fasilitas infrastruktur masyarakat pesisir.

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI mengandeng kementerian dalam negeri untuk untuk menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan teknis sektor kelautan dan perikanan untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam hal ini dalam bentuk implementasi kebijakan ekonomi biru dalam rangka mendukung program hilirisasi dan percapaian target swasembada pangan.

Bertajuk membangun kepemimpinan stransformasional mewujudkan Asta kita berbasis ekonomi biru swasembada pangan hilirisasi sektor kelautan dan perikanan, para kepala dinas DKP adalah perpanjangan tangan pemerintah, maka implementasi ekonomi biru didaerah harus selaras dengan program pemerintah pusat.

Lima program prioritas KKP RI, yaitu perluasan kawasan konservasi penangkapan ikan terukur ,budidaya yang berkelanjutan pengelolaan pesisir dan pulau kecil serta penanganan sampah plastik dilaut, ini merupakan program agenda nasional yang membutuhkan keterlibatan aktif daerah.(*)

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara-80, Mualem Apresiasi Dedikasi Polri

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80.

“Saya mengapresiasi dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Rabu (1/7/2026).

Gubernur Mualem mengatakan Polri adalah mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. Bahkan, ia melanjutkan, Polda Aceh telah mengedepankan kearifan lokal dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Pada penamaan pun sekarang telah menjadi Polda Aceh Meutuah,” kata Mualem lagi.

Menurut Mualem, Polda Aceh telah mewujudkan integrasi antara kebijakan nasional, arahan kepemimpinan, dan kearifan lokal Aceh.

“Menjadi filosofi kepolisian yang berakar pada budaya, berlandaskan syariat, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” katanya.

Gubernur Mualem menambahkan bahwa apa yang telah dilaksanakan Polri, khususnya Polda Aceh, adalah bagian dari pola kolaborasi pentahelix yang melibatkan lima pemangku kepentingan utama dalam pembangunan dan pemecahan masalah publik.

Disebutkan, pentahelix berangkat dari gagasan bahwa tidak ada satu sektor pun yang mampu menyelesaikan masalah kompleks sendirian.

“Sinergi kelima unsur (pemerintah (termasuk kepolisian), akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media) menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama yang efektif dan berkelanjutan,” katanya.

Adapun peran lima unsur tersebut adalah pemerintah (termasuk kepolisian) sebagai regulator, fasilitator, dan perencana kebijakan; akademisi yang berkontribusi melalui penelitian, inovasi, dan penyediaan data ilmiah; dunia usaha sebagai penyedia modal, teknologi, dan keahlian manajerial, sekaligus pelaksana proyek; masyarakat yang mewakili kebutuhan, aspirasi, dan partisipasi publik; dan media yang menyebarluaskan informasi, mengedukasi publik, serta membangun opini positif.

Karena itu, Mualem mengatakan kolaborasi dari berbagai unsur tersebut akan menjadi kunci keberhasilan dalam membangun daerah.

“Sehingga, penguatan kerjasama yang baik itu perlu dijalankan terus. Sehingga Aceh tidak hanya aman tetapi juga nyaman. Ekonomi akan bertumbuh, dan rakyat sejahtera,” katanya. (*)

Wali Kota Sabang Lantik 20 Pejabat, Tekankan Integritas dan Profesionalitas

0

MEDIANAD.COM, SABANG, – Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, melantik dan mengambil sumpah 20 pejabat administrator serta pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Sabang. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pulau Weh ini merupakan bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pelantikan tersebut dilaksanakan sebagai upaya penataan dan penguatan kelembagaan, guna mendukung efektivitas pelaksanaan pemerintahan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal sesuai kebutuhan organisasi.

Wali Kota Sabang menyampaikan bahwa pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus dimaknai sebagai amanah sekaligus tanggung jawab untuk memberikan kinerja terbaik. Ia turut mengucapkan selamat dan sukses kepada para pejabat yang baru dilantik.

“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja yang profesional di tempat tugas yang baru,” kata Zulkifli, Jum’at (26/6).

Adapun daftar pejabat yang dilantik sebagai berikut:
1. Toibah Rusli, S.Kom.

Jabatan lama: Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kota Sabang

Jabatan baru: Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Sabang

2. Nurmansyah Putra, S.STP
Jabatan lama: Camat Sukamakmue Kota Sabang
Jabatan baru: Camat Sukakarya Kota Sabang

3. Widya, S.P., M.Si.
Jabatan lama: Analis Pasar Hasil Pertanian Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang

4. Teuku Nurul Qamar, S.E.Ak., M.Si.
Jabatan lama: Analis Keuangan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Setda Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris Inspektorat Kota Sabang

5. Ermi Sarinah, S.E.
Jabatan lama: Kepala Subbagian Kepegawaian Dinas PUPR Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris BKPSDM Kota Sabang

6. Hendra Syah Putra, S.E.
Jabatan lama: Kepala Subbagian Program dan Pelaporan BPBD Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sabang

7. Robby Setiawan, S.Sos.
Jabatan lama: Perencana Sekretariat Daerah Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris BPKD Kota Sabang

8. Armia, S.E.
Jabatan lama: Kepala Seksi Fasilitasi Penyelesaian Sengketa dan Konflik Pertanahan Dinas Pertanahan Kota Sabang
Jabatan baru: Sekretaris Dinas PUPR Kota Sabang

9. Hendra Kesuma, S.STP.
Jabatan lama: Camat Sukakarya Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Operasi dan Pengendalian Satpol PP dan WH Kota Sabang

10. Dian Andalia, S.E.Ak., M.Si.
Jabatan lama: Analis Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Subbagian Program dan Pelaporan Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Akuntansi dan Pelaporan BPKD Kota Sabang

11. drh. Muhammad Suchairi
Jabatan lama: Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Setda Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Sabang

12. Teuku Muammar Khadafi, S.T.
Jabatan lama: Perencana Bappeda Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya, Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Bappeda Kota Sabang

13. Juwita, S.Pd., M.Pd.
Jabatan lama: Penelaah teknis kebijakan pada dinas pendidikan dan kebudayaan kota sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sabang

14. Yunidar, S.S.T.
Jabatan lama: Administrator Kesehatan RSUD Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang

15. Agus Sigit Widodo, S.E.
Jabatan lama: Kepala Seksi Pengawasan dan Tindak Internal Satpol PP dan WH Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan WH Kota Sabang

16. Ns. Fina Handayani, S.Kep.
Jabatan lama: Penyusun Bahan Kesejahteraan Keluarga Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Dinas Kesehatan dan KB Kota Sabang

17. Tengku Putra Fajran Alamsyah, S.Kel.
Jabatan lama: Penyusun Rencana Perlindungan dan Pelestarian Ikan Bidang Kelautan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Subbagian Program, Keuangan dan Pelaporan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Sabang

18. Nasrul Fuad, S.I.Kom.
Jabatan lama: Pengelola Data Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Setda Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Subbagian Tata Usaha dan Kepegawaian Setda Kota Sabang

19. Andi Alvian, S.K.M.
Jabatan lama: Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Cot Ba’U
Jabatan baru: Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kota Sabang

20. Safriani Hasibuan, S.K.M.
Jabatan lama: Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian RSUD Kota Sabang
Jabatan baru: Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Cot Ba’U.(man).

Popular Posts

My Favorites

Jaga Kebersihan Wilayah, Babinsa 06 Kuta Timu Bersama Perangkat Gampong Gelar...

0
MEDIANAD COM, SABANG- – Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi perhatian utama jajaran TNI di wilayah. Babinsa 06 Gampong Kuta Timu, Koramil 02/Sukakarya, Kodim...