Nasional

Beranda Nasional
Berita Nasional

BPKS Meraih Kembali WTP Ke Sekian kalinya

0

SABANG, MEDIANAD.COM – Badan pengusahaan perdagangan bebas dan pelabuhan Sabang ( BPKS) meraih kembali Openi Wajar Tanpa pengecualian (WTP) untuk sekian kalinya di bawah kendali Iskandar Zulkarnaen, dari badan pemeriksaan keuangan negara (BPK) republik Indonesia atas laporan keuangan tahun anggaran 2025.

Capaian ini merupakan konsistensi BPKS dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan sesuai dengan ketentuan perundang undangan. Laporan hasil dari pemeriksaan ( LHP) yang diserahkan lansung direktur pemeriksaan V, B BPK RI Arman Syifa kepada kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen , di kantor BPK RI (16/7/2026) di Jakarta.

Direktur pemeriksaan Arman Syifa mengatakan, kegiatan pemeriksaan dilakukan selama 40 hari penuh, dan itu bedasarkan standar pemeriksaan keuangan negara ( SPKN) serta standar akuntansi pemerintah, jadi hasilnya tim auditor selama melakukan pemeriksaan tidak menemukan penyimpangan apapun termasuk material dalam penyajian laporan keuangan BPKS.

Pihak BPK RI berharap Openi WTP ini dapat terus dipertahankan sampai tahun tahun mendatang ,melalui komitmen kerja yang kuat dan berkelanjutan, terhadap tata kelola keuangan yang baik.

Kepala BPKS Iskandar Zulkarnaen pada saat menerima WTP mengapresiasi terhadap kinerja BPK RI, yang telah bekerja keras dan memakan waktu yang lama untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan penggunaan anggaran oleh BPKS di tahun 2025 , BPK sangatlah profesional objektif dan independen.

menurut Iskandar Zulkarnaen ,vOpeni WTP itu merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran BPKS dalam membangun kinerja yang berintegritas, serta bertanggung jawab. Jadi, capaian ini bukan sekadar penghargaan, namun amanah yang telah dipercaya harus terus kita pertahankan.

Maka WTP ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kerja dalam dalam tata kelola keuangan, dan kita harus terus memperkuat akuntabilitas serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengembangan kawasan perdagangan bebas dan perlabuhan bebas Sabang.

Iskandar juga menegaskan BPKS akan terus memperkuat pengendalian internal serta meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia, juga menyempurnakan sistem pengelolaan keuangan agar setiap program dan penggunaan anggaran harus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan pembangunan kawasan bebas Sabang((ml)

HUT Ke-3 Forum Pemred Multimedia: Mualem Terima Pena Emas, Sekda Nasir dan Dirut BAS Raih Award

0

MEDIANAD.COM, YOGYAKARTA – Malam ini, Sabtu 18 Juli 2026, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem), menerima Anugerah PENA EMAS dari Forum Pemimpin Redaksi Multimedia Indonesia atau Forum Pemred Multimedia Indonesia di Hotel Alana Yogyakarta.

Selain itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M. Nasir menerima Mitra Pers Terbaik Award sedangkan Dirut Bank Aceh Fadhil Ilyas meraih Corporate Leadership The Best Comunication Bidang Komunikasi dan Informasi Publik.

Termasuk dari unsur legislatif dan eksekutif seperti, Dr. H. M. Nasir Djamil, M.Si., Anggota Komisi III DPR RI; H. Ali Basrah, S.Pd., M.M. (Wakil Ketua DPRA); Abdul Mucthi, S.I.Kom., (Ketua DPRK Aceh Besar); serta Dr. Musriadi Aswad, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua II DPRK Banda Aceh. Sedangkan dari unsur eksekutif, ada nama Bupati Aceh Utara H. Ismail A.Jalil dan Wali Kota Sabang Zulkifli Adam.

Penganugerahan Pemred Award 2026 menjadi agenda utama HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, yang dipusatkan di Yogyakarta, sebagai bentuk apresiasi kepada para pemimpin nasional dan daerah, yang dinilai memiliki komitmen dalam membangun komunikasi publik, menjunjung tinggi keterbukaan informasi, serta memperkuat kemitraan yang sehat dengan insan pers.

Sebelumnya, atau pada peringatan HUT ke-2 Forum Pimred di Kota Serang, Provinsi Banten, Gubernur Aceh Mualem juga menerima penghargaan atau award, sebagai bentuk apresiasi atas konsistensinya dalam membangun komunikasi publik, mendukung keterbukaan informasi, dan menjalin kemitraan yang harmonis dengan insan pers di Aceh.

Ketua Forum Pimred Multimedia Aceh, Muhammad Saleh, S.E, S.H, M.M menjelaskan, penerimaan sejumlah penghargaan tersebut setelah tim seleksi mempelajari secara seksama dari sejumlah nama yang masuk ke panitia seleksi.

“Ya, dari sejumlah nama yang kita kirim atau ajukan, tim seleksi mempelajarinya, baru kemudian diputuskan siapa saja penerimanya. Jadi, keputusan tim seleksi itu sangat ketat,” jelas Shaleh, begitu dia disapa.

Menurut Shaleh, panitia melibatkan dewan juri independen yang dipimpin Yogi Hadi Ismanto, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers. Diperkuat tokoh pers dan akademisi, yakni Hendry Ch Bangun, Helmy Halim, Dr. Asep Setiawan, Iqbal Irsyad, Syamsudin Hadi Sutarto, Dr. Budi Nugraha, dan Nurjaman Muchtar.

“Nah, dari 124 nominasi yang masuk, dewan juri menetapkan 67 tokoh sebagai penerima penghargaan berdasarkan rekam jejak kepemimpinan, keterbukaan informasi publik, hubungan yang konstruktif dengan media, serta kontribusi dalam membangun komunikasi publik yang berkualitas.

Ketua Umum Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi, Sabtu 17 Juli 2026, mengatakan Pimred Award bukan sekadar ajang pemberian penghargaan, tetapi menjadi wujud apresiasi kepada para pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan pers nasional dan membangun komunikasi yang terbuka dengan media.

“Pimred Award kami hadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada para pemimpin yang mampu membangun komunikasi publik secara terbuka, menghargai kebebasan pers, dan menjadikan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kami berharap penghargaan ini semakin memperkuat sinergi antara insan pers dengan pemerintah, legislatif, dunia usaha, serta seluruh elemen bangsa demi terwujudnya ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Bernadus Wilson Lumi.

Selain malam penganugerahan 2026, rangkaian HUT ke-3 Forum Pimpred Multimedia Indonesia yang berlangsung pada 17–19 Juli 2026, juga diisi dengan gala dinner, wisata jurnalistik ke Candi Prambanan, pameran UMKM serta kegiatan 3 Fun yang diikuti pimpinan media dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara insan pers dan para pemangku kepentingan dalam menjaga kebebasan pers, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta memperkokoh demokrasi Indonesia,” demikian Ketua Forum Pimpred Multimedia Aceh, Muhammad Saleh.(*)

Anggota DPR-RI Desak Investigasi Menyeluruh dan Perlindungan Korban Tragedi KMP Aceh Hebat2

0

Ghufran Zainal Abidin

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Anggota Komisi V DPR RI asal Aceh, Ghufran Zainal Abidin mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk bertanggung jawab penuh terhadap penanganan para korban, sekaligus mengusut tuntas penyebab kecelakaan yang terjadi saat kegiatan praktik pendidikan tersebut.

Dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026), yang juga telah dilansir Online Rakyat Aceh. Ghufran mengatakan peristiwa itu menjadi duka mendalam bagi masyarakat Aceh. Berdasarkan informasi yang diterimanya, saat kejadian sebanyak 16 taruna bersama seorang dosen tengah mengikuti kegiatan praktik pendidikan di ruang mesin bantu yang berada di dalam lambung kapal.

Ini adalah kabar duka dari Aceh. Musibah yang menimpa anak-anak kita, para taruna Politeknik Pelayaran Malahayati, menjadi perhatian serius. Mereka sedang mengikuti kegiatan edukasi dan praktik pendidikan di ruang mesin bantu bersama seorang dosen ketika musibah itu terjadi, Ujar politisi PKS dimaksud.

Sembari menambahkan, “ledakan yang terjadi di tengah kegiatan praktik harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan dalam proses pembelajaran vokasi, khususnya pada praktik lapangan yang memiliki risiko tinggi”.

Ia menegaskan, keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama. Karena itu, setiap kegiatan praktik wajib dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP), dilengkapi pengawasan yang ketat, serta didukung sistem mitigasi risiko dan peralatan keselamatan yang memadai.

“Kejadian ini harus dievaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai peristiwa yang sama terulang kembali. Korban yang ditimbulkan dalam musibah ini terlalu banyak dan harus menjadi pelajaran penting bagi seluruh pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan vokasi di bidang pelayaran,” jelasnya,

Selain meminta investigasi yang transparan dan menyeluruh, Gufran juga mendesak Kementerian Perhubungan memberikan perhatian maksimal kepada para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, termasuk pendampingan kepada keluarga mereka.

Ia juga meminta seluruh prosedur keselamatan di institusi pendidikan pelayaran dievaluasi secara menyeluruh agar setiap kegiatan praktik benar-benar memenuhi standar keamanan sebelum dilaksanakan.

“Saya berharap ada perhatian penuh dari pihak kementerian terhadap adik-adik kita yang menjadi korban dalam musibah ini. Mereka adalah generasi muda yang sedang dipersiapkan menjadi sumber daya manusia unggul di sektor pelayaran. Negara harus hadir memberikan perlindungan dan memastikan tragedi seperti ini tidak pernah terulang lagi,”1 pintanya.

Di akhir pernyataannya, Ghufran menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Ia mendoakan agar para taruna yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan tersebut, Ujarnya.

“Semoga saudara-saudara kita yang telah berpulang ke rahmatullah diterima segala amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, keikhlasan, dan ketabahan”, Amin. (**)

Kerja Sama Dua Hela Pemda Aceh – PT. ASDP Tentang Pengoperasian Lintas Penyebrangan Jakarta-Pelabuhan Malahayati Aceh

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA, – Pemerintah Aceh dan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menandatangani kesepakatan bersama terkait pengoperasian lintasan penyeberangan Jakarta–Pelabuhan Malahayati Aceh. Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Kantor ASDP Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir Syamaun, menyampaikan bahwa kerja sama ini memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan konektivitas transportasi laut sekaligus memperkuat perekonomian Aceh.

Menurutnya, posisi Aceh yang berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadi salah satu potensi strategis yang perlu didukung dengan infrastruktur transportasi yang memadai.

“Selain memperkuat konektivitas transportasi laut, Aceh memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka.”

Ia menjelaskan, distribusi barang dari Pulau Jawa ke Aceh selama ini masih bergantung pada jalur darat yang melintasi Pulau Sumatera. Kondisi tersebut menyebabkan waktu pengiriman relatif lebih lama dan biaya operasional logistik menjadi lebih tinggi.

Karena itu, kehadiran layanan kapal RoRo yang melayani lintasan Jakarta–Malahayati diharapkan dapat menjadi alternatif transportasi yang lebih efektif bagi masyarakat maupun pelaku usaha di Aceh.

“Lintasan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi logistik, mempersingkat waktu tempuh, memperpendek rantai pasok, membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan Aceh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dalam mendukung operasional lintasan penyeberangan tersebut.

“Fokus utama kerja sama ini adalah pengoperasian dan pengembangan lintasan penyeberangan strategis Jakarta–Pelabuhan Malahayati Aceh sebagai bagian dari transformasi layanan ASDP menuju penguatan layanan Long Distance Ferry (LDF),” kata Yossianis.

Penandatanganan kesepakatan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Aceh. Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T Robby Irza, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal, serta sejumlah kepala biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh.(*)

Dorong Kolaborasi Kampus Unggul, UBBG Jalin Kerja Sama dengan Untirta

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menandatangani MoU kerja sama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Kegiatan berlangsung di aulakampus Untirta Selasa, (21/4/2026).

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan agenda benchmarking ke Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMPP). Untirta sebagai bagian dari upaya penguatan sistem manajemen mutu di lingkungan UBBG.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan penjaminan mutu, khususnya dalam rangka mendorong pencapaian akreditasi unggul bagi program studi di lingkungan UBBG.

Rombongan UBBG disambut oleh jajaran pimpinan Untirta serta tim LPMPP yang memaparkan berbagai strategi, kebijakan, dan implementasi sistem penjaminan mutu yang telah berjalan secara efektif.

Wakil Rektor III Bidang Riset, Mutu, dan Pengembangan Institusi UBBG Assoc. Prof. Fitriati, M.Pd., Ph.D, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret UBBG dalam meningkatkan kualitas tata kelola akademik.

“Benchmarking ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk belajar langsung dari Untirta, khususnya LPMPP, dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu yang terintegrasi dan berkelanjutan. Kami berharap hasil dari kunjungan ini dapat diimplementasikan di UBBG guna mempercepat capaian akreditasi unggul di berbagai program studi,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

“Kerja sama ini bukan hanya sebatas penandatanganan MoU, tetapi menjadi awal dari sinergi yang lebih luas dalam pengembangan mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami optimistis melalui kolaborasi dengan Untirta, UBBG dapat terus berbenah dan meningkatkan daya saing institusi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan UBBG dapat mengadopsi berbagai inovasi dan strategi yang telah diterapkan oleh Untirta, khususnya dalam bidang penjaminan mutu, sehingga mampu memperkuat posisi institusi dalam mencapai standar akreditasi unggul secara nasional. Turut serta dalam rombongan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UBBG Mahruri, S.Kep., Ns. M. Kep. dan Wakil Dekan II FKIP Bidang Mutu, Riset, dan Pengabdian FKIP Rahmat Fitra, M.Pd.

The Palace Jeweler Buka Gerai Ke-86 di Aceh, “Berpotensi Tambah Gerai Perhiasan Emas Terjangkau Hingga ke Kota Lhokseumawe”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Central Mega Kencana menghadirkan langkah bermakna awal tahun 2026, dimana The Palace Jeweler resmi membuka gerai ke-86, sekaligus menjadi gerai ke-151 milik Central Mega Kencana di Indonesia.

Ungkap General Manager The Palace Jeweler, Jelita Setifa kepada wartawan, disela-sela Grand Opening gerai tersebut di Lippo Plaza Aceh, Seputar Beurawe, Kuta Alam-Banda Aceh, Minggu (19/04/2026) pagi.

Yang juga Jelita dikesempatan tersebut didampingi Area Manager Angga Julius menambahkan. “Berpotensi gerai selanjutnya berinvestasi di Kabupaten dan kota lain di Aceh, seperti kota besar Lhokseumawe”.

Manajemen The Palace Jeweler juga aktif turun dibidang sosial, “seperti membantu warga yang tertimpa musibah, termasuk Aceh yang baru saja terjadi musibah banjir dan tanah longsor”

 

Sementara secara kusus, keuntungan dan kelebihan bagi warga Aceh secara umum atas lahirnya gerai ke-56 ini bukan hanya sekedar ekspansi, namun menjadi bentuk komitmen The Palace Jeweler untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia dalam mendapatkan perhiasan yang terlengkap, terjamin, dan terjangkau (3T). Serta Sebuah pencapaian yang tidak hanya penting bagi Central Mega Kencana, tetapi juga menjadi langkah berarti dalam mendekatkan produk berkualitas kepada masyarakat di ujung barat Indonesia.

Yang juga mempertegas identitas The Palace sebagai Brand National Jeweler dan menguatkan slogan Therlengkap dari The Palace dengan tidak hanya memiliki koleksi yang banyak. Tentunya, lahir gerai di Aceh ini terasa sangat spesial bagi kami, mengingat dan akhirnya kami bisa benar-benar hadir di seluruh Indonesia, The Palace resmi ada dari barat sampai ke timur Indonesia.

Sebelumnya, banyak pelanggan dari Aceh yang selama ini hanya bisa melihat koleksi kami lewat media sosial atau harus menempuh perjalanan panjang untuk pergi ke kota lainnya seperti Medan.

Sekarang, masyarakat Aceh bisa langsung menyentuh, mencoba, dan merasakan pengalaman berbelanja yang sama seperti di kota-kota besar lainnya.

Disisi lain, Jelita Setifa menjelaskan. Untuk merayakan hadirnya gerai pertama The Palace di Aceh, yang juga menjadi gerai ke-151 Central Mega Kencana, masyarakat bisa menikmati berbagai penawaran spesial sepanjang periode pembukaan dan pengunjung berkesempatan mendapatkan diskon perhiasan.

DISKON
Sementara itu dan menarik berbelanja langsung ke gerai, kini ada duskon perhiasan emas hingga 50%, serta potongan hingga Rp1.000.000 untuk koleksi berlian pilihan.

The Palace juga menghadirkan harga spesial untuk perhiasan emas mulai dari
Rp700.000-an, Tebus murah perhiasan berlian mulai Rp 800rb-an.

‘Sehingga pelanggan bisa membawa pulang koleksi berkualitas dengan harga yang semakin terjangkau”.
Sedangkan Area Manager Angga Julius dikesempatan yang sama menambahkan. “Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat Aceh, The Palace juga mengadakan bagi-bagi emas gratis, serta aktivitas Snap & Share di mana pelanggan bisa mendapatkan kopi gratis
dengan berpartisipasi di booth yang telah disiapkan”.

Serta seluruh rangkaian promo ini dihadirkan untuk memberikan pengalaman pembukaan gerai yang meriah, hangat, dan harapannya agar semakin dekat dengan masyarakat.

Yang Menguatkan Konsept “Therlengkap, Therjangkau, Therjamin” bagi Pencinta Perhiasan di Indonesia
Hingga hari ini, The Palace Jeweler terus menghadirkan pengalaman berbelanja perhiasan yang konsisten dalam kualitas melalui konsep 3T yaitu Therlengkap, Therjangkau, dan Therjamin.

“Komitmen ini mempertegas posisi The Palace sebagai salah satu gerai perhiasan berlian dan emas paling terpercaya di Indonesia, dengan koleksi yang lengkap, mulai dari perhiasan berlian, emas, hingga precious stones, semuanya dalam satu destinasi, dan tanpa perlu berpindah tempat.

Koleksi The Palace juga tetap Therjangkau, mengikuti standar pasar yang transparan dan ditampilkan secara real-time melalui layar LED di seluruh gerai. Sementara untuk kualitas.

The Palace juga menjamin setiap produknya memiliki kadar emas ideal minimal 18 karat dengan kadar 75,5% yang telah tersertifikasi SNI 8880:2020, sehingga pelanggan mendapatkan perhiasan yang benar-benar Therjamin.Koleksi dan Fitur Perhiasan yang Lengkap.

Dimana, sebagai gerai yang dikenal dengan koleksi terlengkap, The Palace Jeweler menyediakan
beragam pilihan perhiasan emas, berlian, hingga logam mulia yang juga dapat dibeli melalui aplikasi Lakuemas.

Untuk koleksi berlian, The Palace menghadirkan pilihan dengan sertifikasi internasional GIA, tersedia mulai dari grade color D–J serta tingkat kejernihan Flawless (F), Very Very Slightly Included (VVS), hingga Very Slightly Included (VS).

Terakhir, “kehadiran gerai ini juga sebagai solusi terbaik bagi masyarakat Aceh dalam mendapatkan perhiasan emas yang tercangkau”, tutupnya. (zm/**)

Upacara Bendera Milad ke-5, Ketua Pembina Yayasan Ajak Tingkatkan Mutu supaya UBBG Maju

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Upacara bendera dalam rangka memperingati Milad ke-5 Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) berlangsung dengan khidmat di halaman kampus setempat, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan maahasiswa UBBG. Pemimpin dan petugas upacara adalah mahasiswa MK Kepramukaan di bawah dosen pengasuh Munzir, M.Pd.

Inspektur upacara adalah Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T., (Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena). Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa upacara bendera bukan sekadar kegiatan seremonial rutin, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen sebagai insan akademik.

Beliau juga menyampaikan bahwa usia lima tahun merupakan fondasi awal bagi UBBG dalam membangun masa depan yang lebih besar. Dengan mengusung tagline “UBBG Bermutu dan Maju”, seluruh civitas akademika diharapkan mampu menjaga kualitas dalam setiap langkah serta terus berinovasi demi kemajuan kampus.

“Lima tahun adalah pondasi. Dari pondasi inilah masa depan yang lebih besar akan kita bangun. Mari kita jaga kualitas dan terus berinovasi,” ungkapnya dalam amanat tersebut.

Selain itu, beliau mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan momentum milad ini sebagai semangat bersama dalam meningkatkan kualitas diri. Mahasiswa diharapkan dapat belajar dengan sungguh-sungguh serta berkontribusi nyata bagi kampus.

“Mari kita jadikan semangat ini sebagai komitmen bersama untuk menjadi lebih baik. Masa depan ada di tangan kita semua. Jika kita bersatu dan terus bergerak maju, maka kampus ini akan menjadi kebanggaan kita bersama,” tambahnya.

Beliau juga mengucapkan selamat Milad ke-5 UBBG, disertai harapan agar universitas terus berkembang menjadi institusi pendidikan yang senantiasa bermutu dan maju. Momentum ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkontribusi dan membawa nama baik kampus ke arah yang lebih gemilang.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan Penghargaan Duta Baca Perpustakaan UBBG 2026 kepada dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan. Penobatan Duta Baca untuk kategori dosen diraih oleh Bapak Hendra Kasmi, M. Pd (Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia), Kategori tenaga kependidikan diraih oleh Juni Febriyanti, S.Pd (Staf Prodi Pendidikan Bahasa Inggris), dan dari mahasiswa diraih oleh Louvia Koeswaya (Prodi Ilmu Keperawatan). Penghargaan diserahkan oleh Rektor UBBG dan jajaran pimpinan. (Kal)

Prof Eka Isi Kuliah Tamu di Seoul National University Korsel, Bahas Riset Generasi Muda Muslim dan K-Pop

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Eka Srimulyani, diundang menyampaikan kuliah tamu di Seoul National University (SNU) Korea Selatan (Korsel), Senin (13/4/2026).
Prof Eka yang juga Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry tersebut menyampaikan kuliah pada program Pascasarjana Global Education Cooperation di College of Education kampus nomor wahid di Korea itu.

“Web pps.ar-raniry.ac.id, Jumat sore merilis”, dimana dalam kuliahnya, guru besar UIN Ar Raniry dimaksud. Memaparkan hasil riset mengenai generasi muda Muslim dan pengaruh budaya K-pop di Seoul, Korea Selatan. Penelitian tersebut merupakan kolaborasi dengan tim peneliti dari Global Education Cooperation SNU.

Ia mengungkapkan, hasil riset mereka menunjukkan adanya hibriditas budaya di kalangan generasi muda Muslim, terutama dari kelompok diaspora, baik mahasiswa internasional maupun pekerja migran. Riset itu tidak hanya menyoroti Muslim diaspora, tetapi juga generasi muda Muslim dari masyarakat Korea yang menjadi mualaf.

Kelas tersebut diampu oleh Profesor Sunsang Yoo yang juga merupakan Direktur Global Education Cooperation. Mata kuliah ini berfokus pada kajian pendidikan serta kerja sama pembangunan internasional.

Selain menyampaikan kuliah di College of Education, Eka juga memberikan kuliah di Asia Centre Seoul National University atas undangan Profesor Kim Hyung Jong (Direktur Southeast Asia Centre). Dalam undangannya, Professor Kim Ia berharap kuliah tamu tersebut dapat mendorong diskusi dan kolaborasi di kalangan peneliti dan mahasiswa, khususnya di Southeast Asia Centre.

Menurut Eka, kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan kerja sama akademik yang telah terjalin, dan baginya ini adalah upaya untuk melakukan riset-riset lapangan di luar negara dan masyarakat sendiri. Memang ada kendala Bahasa, namun dalam hal ini ada asisten peneliti dari Korea yang membantu proses fieldwork selama di Korea, pintanya.

Sembari menambahkan, “kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat jejaring akademik. Kami juga bersepakat melanjutkan kerja sama riset ini ke tahap berikutnya (publikasi) serta terus berkomunikasi untuk peluang kolaborasi lainnya yang bermanfaat bagi institusi”.

Mendapat APRESIASI dari Rektor Prof Muji

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh SNU menunjukkan pengakuan internasional terhadap kapasitas akademisi UIN Ar-Raniry.

Ia juga menilai hal ini sejalan dengan reputasi Seoul National University yang secara konsisten masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik dunia versi World University Rankings (WUR).

“Ini merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan bahwa dosen UIN Ar-Raniry mampu berkiprah di level global, kami berharap momentum ini semakin memperkuat internasionalisasi kampus,” harap Rektor singkat. (**)

Ratusan Mahasiswa UBBG Ikut Kuliah Umum Pendidikan, Mahasiwa Harus Siap Hadapi Tantangan Global

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Ratusan mahasiswa UBBG ikut Kuliah Umum bertajuk “Transformasi Pendidikan dan SDM Aceh dalam Menghadapi Tantangan Global”. Kegiatan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Kamis (16/4/2026).

Pemateri Kuliah Umum adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun S.IP., MPA, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Hubungan Kerjasama, Dr. Husnan, ST., MP. Kuliah umum ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-5 UBBG.

Kegiatan dimulai dengan penampilan Tari Ranup Lampuan sebagai simbol penyambutan, disusul sambutan dari Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, sang rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berterima kasih kepada pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan panitia yang memprakarsai kegiatan ini. Beliau memaparkan perkembangan pesat UBBG yang kini memiliki 16 program studi S1, program profesi, hingga persiapan pembukaan program Doktor (S3) Pendidikan.

“Pembangunan Aceh ke depan harus berfokus pada SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Kami berharap UBBG dapat menjadi mitra strategis pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas SDM daerah,” ujar Prof. Lili Kasmini. Beliau juga menyoroti prestasi UBBG sebagai PTS dengan perolehan Hibah BIMA 2026 terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh.

Setelah penyerahan cendera mata, acara memasuki acara inti yakni penyampaian materi oleh Dr. Husnan, ST., MP. Beliau menekankan bahwa mahasiswa harus siap menghadapi disrupsi digital dengan mentalitas yang kuat. Dunia berubah cepat, jangan sampai kita tertinggal. Mahasiswa harus menguasai teknologi dan AI, namun yang paling utama adalah kejujuran. Karena modal SDM yang paling mahal di dunia kerja nantinya adalah integritas para lulusan. Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang global demi kemajuan daerah.

“Pemerintah Aceh menyediakan banyak peluang beasiswa ke luar negeri. Manfaatkan itu, asah kemampuan bahasa kalian, dan jadilah bagian dari perubahan untuk mewujudkan Aceh yang unggul di masa depan,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran wakil rektor, dekan, dosen, serta ratusan mahasiswa UBBG yang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Aceh. (Kal)

Presiden Tegaskan Penertiban Izin Tambang di Hutan Lindung Demi Kepentingan Nasional

0
Presiden RI Prabowo Subianto. Foto Ist

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan seluruh Izin Usaha Pertambangan yang tidak jelas statusnya di kawasan hutan lindung sebagai wujud nyata penguatan tata kelola sumber daya alam dan kedaulatan negara.

Instruksi tegas, khususnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai kebijakan tegas pemerintah dalam menegakkan tata kelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

“Ada sekian ratus, Menteri ESDM segera evaluasi ya. Kalau tidak jelas, cabut semua itu IUP-IUP, cabut semua itu,” tekan Presiden Prabowo dalam Taklimat Presiden RI bersama para menteri dan kepala lembaga terkait, Rabu (8/4/2026).

“Negara tidak akan membiarkan aset strategis dikelola secara sembarangan. Kawasan hutan lindung adalah benteng terakhir kita dan pemerintah akan menjaganya.”

Presiden juga menginstruksikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memeriksa ratusan IUP bermasalah, sekaligus mengapresiasi sikap tegas sang menteri yang menahan izin penebangan bagi perusahaan-perusahaan tersebut.

Pemerintah tidak akan menoleransi praktik semacam itu dalam kepemimpinannya. Kebijakan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengendalikan sepenuhnya aset sumber daya alam strategis yang selama ini rawan disalahgunakan.

“Pemerintah saat ini hanya akan membela kepentingan nasional dan rakyat, bukan kelompok tertentu. Karena itu, evaluasi dan pencabutan IUP di hutan lindung ini dibereskan secepatnya,” katanya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kontrol negara yang kuat atas sumber daya alam bukan pilihan, melainkan keharusan demi mewujudkan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Evaluasi segera, berapa hari laporan kembali ke saya? Dua minggu? Enak saja dua minggu, enggak. Satu minggu kita cabut semua IUP, izin-izin yang tidak beres,” tegas Presiden.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ditugaskan untuk segera melakukan inventarisasi menyeluruh, verifikasi lapangan, dan proses pencabutan IUP yang dimaksud sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Seluruh proses dilaksanakan secara terkoordinasi dengan memperhatikan kepastian hukum dan perlindungan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan. (*)

Popular Posts

My Favorites

Kapolres; Penting nya Menjaga Kamtibmas Pasca PSU di TPS 02 Jrg.Cot...

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sabang Pilkada 2024, di TPS 02, Jr.Cot Klah Gp.Paya Seunara Kec....