Nasional

Beranda Nasional
Berita Nasional

Presiden Tegaskan Penertiban Izin Tambang di Hutan Lindung Demi Kepentingan Nasional

0
Presiden RI Prabowo Subianto. Foto Ist

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pencabutan seluruh Izin Usaha Pertambangan yang tidak jelas statusnya di kawasan hutan lindung sebagai wujud nyata penguatan tata kelola sumber daya alam dan kedaulatan negara.

Instruksi tegas, khususnya kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai kebijakan tegas pemerintah dalam menegakkan tata kelola sumber daya alam secara bertanggung jawab, transparan, dan berpihak pada kepentingan nasional.

“Ada sekian ratus, Menteri ESDM segera evaluasi ya. Kalau tidak jelas, cabut semua itu IUP-IUP, cabut semua itu,” tekan Presiden Prabowo dalam Taklimat Presiden RI bersama para menteri dan kepala lembaga terkait, Rabu (8/4/2026).

“Negara tidak akan membiarkan aset strategis dikelola secara sembarangan. Kawasan hutan lindung adalah benteng terakhir kita dan pemerintah akan menjaganya.”

Presiden juga menginstruksikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk memeriksa ratusan IUP bermasalah, sekaligus mengapresiasi sikap tegas sang menteri yang menahan izin penebangan bagi perusahaan-perusahaan tersebut.

Pemerintah tidak akan menoleransi praktik semacam itu dalam kepemimpinannya. Kebijakan ini sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam mengendalikan sepenuhnya aset sumber daya alam strategis yang selama ini rawan disalahgunakan.

“Pemerintah saat ini hanya akan membela kepentingan nasional dan rakyat, bukan kelompok tertentu. Karena itu, evaluasi dan pencabutan IUP di hutan lindung ini dibereskan secepatnya,” katanya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa kontrol negara yang kuat atas sumber daya alam bukan pilihan, melainkan keharusan demi mewujudkan kemakmuran yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Evaluasi segera, berapa hari laporan kembali ke saya? Dua minggu? Enak saja dua minggu, enggak. Satu minggu kita cabut semua IUP, izin-izin yang tidak beres,” tegas Presiden.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ditugaskan untuk segera melakukan inventarisasi menyeluruh, verifikasi lapangan, dan proses pencabutan IUP yang dimaksud sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Seluruh proses dilaksanakan secara terkoordinasi dengan memperhatikan kepastian hukum dan perlindungan kepentingan masyarakat di sekitar kawasan. (*)

Taklimat Presiden: Biaya Haji 2026 Turun Meski Kenaikan Harga Avtur

0
Presiden RI Prabowo Subianto

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto memastikan penurunan biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 sekitar Rp2 juta, meskipun terjadi kenaikan tajam harga avtur di pasar global.

Kebijakan ini menegaskan keberpihakan pemerintah dalam menjaga keterjangkauan ibadah haji bagi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Dalam taklimat di Istana Negara, Kamis (9/4/2026), Presiden menegaskan bahwa kenaikan biaya operasional tidak boleh dibebankan kepada jemaah. Pemerintah, menurutnya, hadir sebagai pelindung rakyat di tengah tekanan ekonomi global yang tidak menentu.

“Walaupun harga avtur naik, kita berani menurunkan biaya haji. Ini adalah komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat, terutama yang paling membutuhkan,” ujar Presiden.

Kebijakan ini mencerminkan langkah progresif pemerintah dalam merespons dinamika global dengan solusi yang berpihak pada kepentingan nasional. Penurunan biaya haji menjadi bukti nyata bahwa negara mampu menjaga keseimbangan antara tantangan ekonomi dan pelayanan publik yang optimal.

Selain fokus pada biaya, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap lamanya antrean haji yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Presiden menargetkan percepatan waktu tunggu secara signifikan melalui langkah-langkah strategis yang terukur.

“Yang kita kejar juga adalah mempercepat antrean. Jangan sampai rakyat menunggu terlalu lama,” tegas Prabowo Subianto.

Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi kuota, pembenahan sistem pendaftaran, serta penguatan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sistem haji yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Di sektor transportasi, efisiensi menjadi prioritas utama. Pemerintah mendorong kerja sama antara Garuda Indonesia dan Saudi Airlines guna menekan biaya operasional penerbangan.

“Selama ini pesawat berangkat penuh, pulang kosong. Ini tidak efisien dan harus kita benahi agar lebih hemat,” kata Presiden.

Selain itu, rencana pembangunan kawasan khusus jemaah Indonesia di Mekkah serta terminal haji menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan. Inisiatif ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan, efisiensi, dan kemudahan bagi seluruh jemaah Indonesia.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintahan di bawah Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat dalam melindungi rakyat. Penurunan biaya haji tidak hanya menjadi kebijakan teknis, tetapi juga representasi nyata kehadiran negara dalam memastikan akses ibadah yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. (*)

Prabowo: Pemerintahan Efektif dan Andal, Capai Prestasi Nyata dalam 1,5 Tahun

0
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

Jakarta – Presiden Prabowo menegaskan pemerintahannya telah menunjukkan kinerja efektif dan andal dengan berbagai capaian nyata dalam waktu relatif singkat.

Hal tersebut disampaikan dalam arahan pada Rapat Kerja Pemerintah di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dalam forum yang dihadiri sekitar 800 pejabat negara, mulai dari menteri, pejabat eselon I, pimpinan TNI-Polri, hingga direksi BUMN, Prabowo menilai kinerja pemerintahan selama 1,5 tahun terakhir berhasil menjaga arah pembangunan nasional di tengah tekanan global.

“Tidak dapat dipungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata, prestasi yang nyata,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga terukur secara matematis serta terlihat nyata di lapangan. Hal ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa program-program pemerintah berjalan efektif dan memberikan dampak langsung.

Di tengah dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian, pemerintah mampu menjaga stabilitas nasional dan mengendalikan arah pembangunan.

“Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin. Sudah satu setengah tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kemampuan pemerintah dalam menavigasi berbagai tantangan global menjadi bukti ketangguhan tata kelola pemerintahan. Berbagai risiko eksternal, termasuk dampak konflik internasional terhadap krisis energi, pangan, dan air, dinilai dapat diantisipasi secara terukur.

Ia juga menekankan bahwa posisi Indonesia saat ini relatif lebih kuat dibanding banyak negara lain yang terdampak gejolak global.

“Jadi apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi di Timur Tengah yang membuat harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada di kondisi yang jauh lebih baik dibanding bangsa lain,” kata dia.

Selain itu, pemerintah juga dinilai adaptif dalam menghadapi tantangan baru, termasuk perkembangan teknologi yang berpotensi memunculkan disinformasi seperti hoaks dan manipulasi konten berbasis kecerdasan buatan (AI).

Meski demikian, Presiden tetap menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari penguatan kinerja pemerintahan.

“Ini masalah bagi kita ya, kita waspada, nanti kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai peringatan supaya kita waspada,” ujarnya.

Rapat kerja ini menjadi momentum konsolidasi nasional sekaligus penegasan bahwa pemerintah terus bergerak cepat, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan bangsa di tengah tantangan global. (*)

Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Polri menggelar rapat koordinasi bersama Kementan, Perum Bulog, BPK, Asosiasi Pabrik Pakan Ternak dan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Upaya ini untuk mengawal proses produksi jagung dan memastikan kesejahteraan petani binaan Polri.

Rakor yang diselenggarakan di Mabes Polri ini juga diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Rakor dipimpin Karobinkar SSDM Polri selalu wakil posko gugus tugas ketahanan Pangan, Brigjen Langgeng Purnomo.

“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi hasil kinerja tahun sebelumnya, Indonesia berhasil tanpa Impor jagung pabrik pakan ternak pada tahun 2025 sehingga Rakor ini kami laksanakan untuk konsolidasi dan kolaborasi menjalankan strategi ke depan tahun 2026 menjadi lebih baik lagi,” ujar Brigjen Langgeng dalam keterangan yang diterima, Jumat (6/2/2026).(*/man)

Nasib Korban Bencana Sematera Nyaris Sama Dengan Palestina

0

H. Jamaludin T.Muku, M.Si

BANDA ACEH: MEDIANAD.COM: Bencana Banjir Bandang Sumatra yg menimpa Kawasan Padang, Sumut dan 18 Kabupaten/ kota di Aceh menelan korban nyawa Rakyat jelata yg tidak berdosa.

Ratusan Ribu Rumah hancur, Ratusan Ribu Hektar kebun Rakyat lenyab, Ribuan Sekolah dan Fasilitas umum hancur, Ratusan jembatan Rangka Baja habis dihantam banjir, Ratusan Ribu sepeda motor, Puluhan ribu mobil terbenam lumpur, dipastikan Pemerintah Aceh tidal mampu melakukan Rehab Rekontruksi, karena keterbatasan fasilitas.

Ratusan Triliyun kerugian Rakyat tdk berdosa jadi korban, akibat kecerohoan Pemerintah memberikan izin HGU kepada Pengusaha Sawet dan tambang, ditambah pengembangan kelapa sawet pejabat, rakyat yg dikerjakan pembersihan hutan tanpa kontrol.

Sebut Dr H Jamaluddin T Muku.MS.i Pengamat Pembangunan Aceh, Lebih dahsyat banjir bandang 27-11’2025 dengan Gempa bumi tsunani Aceh 24/ 12/ 2004 .

Presiden SBY setelah meninjau kondisi Lapangan di Lanud SIM menetapkan ini bencana Nasional langsung bantuan negara dgn ratusan pesawat terbang mendarat di SIM, Polonia mengantar berbagai kebutuhan masa panik hingga membantu Rehab Rekon Aceh sampai pemulihan masa trauma.

Aneh Presiden Prabowo sudah tinjau ke lokasi terparah hancur 1 kabaten Tamiang 12 kecamatan habis, kantor Pemerintahan Vakum, tidak menetapkan bencana Nasional.sebut mantan anggota DPRA fraksi Demokrat 15 tahun.

Wahai Rakyat saudaraku sekalian nasib kita nyaris sama dengan Warga Palestina bantuannya di tahan Israel itu lawan Hamas, kita yang tidak kasih izin Pemerintah mandataris Rakyat, ini ungkapan kekecewaan kita semua, mudah-mudahan Pak Prabowo di buka hati Keimanannya utk membantu Pemulihan dan rasa kebersamaan Kemanusiaan bagi seluruh umat manusia makhluk Allah dimuka bumi ini.

Islam mengatakan Umat Islam bagaikan 1 tubuh bila 1 bagian sakit terasa sakit seluruh tubuh. Ini Sabda Rasulullah SAW.

Tolong kawan-kawan Pers siarkan pendapat saran saya H Jamaluddin T muku Rakyat Aceh yang telah mengirim konsep BOPA ke Presiden 2 minggu lalu.(Jim)

Pertamina Dinilai Berupaya Maksimal Penuhi Kebutuhan LPG Warga Aceh

0
Ratusan warga antre untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 Kg dalam kegiatan operasi pasar di halaman Masjid Jami' Kampus Universitas Syiah Kuala. Foto Waspada Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menilai upaya Pertamina dalam mendistribusikan LPG di wilayah terdampak bencana menunjukkan kerja keras di tengah kondisi medan dan infrastruktur yang ekstrem.

“Saya kira langkah Pertamina yang harus didukung dengan adanya distribusi LPG lewat jalur laut dan udara sangat membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Fahmi dalam keterangannya diterima di Banda Aceh, Rabu (17/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa penyaluran LPG melalui jalur alternatif tersebut menjadi solusi penting di saat kondisi belum memungkinkan distribusi normal. “Ya ini sebagai distribusi yang sangat baik untuk masyarakat menerima bantuan LPG dalam kondisi yang tidak baik saat ini, bantuan Pertamina sangat dibutuhkan,” katanya.

Menurut Fahmi, berbagai metode distribusi yang ditempuh Pertamina mencerminkan upaya maksimal dalam melayani masyarakat di wilayah bencana. “Saya kira Pertamina sudah bekerja dengan baik dalam melayani masyarakat, karena berbagai cara dilakukan Pertamina dalam mendistribusikan LPG kepada masyarakat yang mengalami bencana,” ucapnya.

Fahmi juga menilai pelaksanaan operasi pasar LPG membantu masyarakat yang kesulitan memperoleh pasokan akibat akses yang masih terputus. “Ya untuk saya ini adanya operasi pasar sangat membantu masyarakat yang susah mendapatkan LPG apalagi akses-akses masih banyak yang tidak bisa dilewati tapi Pertamina harus didukung semua pihak termasuk pemerintah daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fahmi meminta masyarakat memahami kondisi lapangan dan proses distribusi yang sedang diupayakan. “Ya publik harus memahami apa yang dilakukan Pertamina saat ini untuk memperjuangkan agar masyarakat korban bencana bisa dapat LPG, kita harus apresiasi meskipun masih ada masyarakat yang belum mendapatkan LPG karena kendala akses yang terputus, tetapi Pertamina pasti mampu sampai ke sana,” katanya.

Ia menegaskan bahwa distribusi LPG yang terus dilakukan menjadi bukti kehadiran Pertamina bagi masyarakat terdampak bencana. “Ya ini sudah jelas kalau Pertamina sudah memperlihatkan kehadiranya bagi masyarakat dalam memberikan bantuan nya seperti distribusi LPG,” pungkas Fahmi. (red)

Ini Alasan Distribusi LPG Jauh Lebih Sulit Dibanding BBM di Wilayah Bencana

0
Ratusan warga sedang mengantre mendapatkan gas elpiji bersubsidi di pangkalan di Kecamatan Samudera, Aceh. Foto Waspada Aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Pengamat ekonomi Willy Arafah mengatakan, distribusi Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah bencana jauh lebih sulit dibandingkan bahan bakar minyak (BBM). Kompleksitas akses jalan darat yang rusak atau terputus serta faktor keamanan menjadi penyebab utama lambatnya penyaluran LPG saat terjadi bencana alam seperti yang terjadi di Provinsi Aceh.

“Rusaknya akses jalan di Aceh memberikan dampak yang lebih besar terhadap distribusi LPG dibandingkan dengan BBM. Ini disebabkan oleh infrastruktur untuk penyimpanan dan pengisian LPG yang lebih khusus dan terbatas, sehingga ketika ada kerusakan, pasokan LPG bisa terhambat secara signifikan. Selain itu, LPG memerlukan penanganan yang lebih hati-hati karena risiko kebakaran yang lebih tinggi, yang membuat proses distribusinya menjadi lebih rumit,” kata Willy saat dihubungi Selasa (16/12/2025).

Guru Besar Universitas Trisakti ini menjelaskan perbedaan mendasar dalam rantai pasok LPG dan BBM. Pertama, distribusi LPG memerlukan fasilitas penyimpanan dan pengisian khusus, seperti tangki gas dan terminal yang dirancang untuk menangani gas bertekanan. Jika infrastruktur ini mengalami kerusakan, distribusi LPG dapat terhambat secara signifikan.

“Sebaliknya, BBM dapat disimpan dan didistribusikan melalui berbagai jenis fasilitas yang lebih umum, seperti SPBU, yang lebih mudah diakses dan jumlahnya lebih banyak,” jelas Willy.

Selain itu, faktor keamanan dan pengamanan LPG dan BBM juga berbeda. Menurutnya, meskipun BBM juga berisiko tapi penanganannya sering kali lebih terstandarisasi dan dapat dilakukan dengan lebih cepat.

“LPG memiliki risiko kebakaran dan ledakan yang lebih tinggi, sehingga memerlukan prosedur penanganan yang lebih ketat. Dalam situasi darurat, hal ini dapat memperlambat proses distribusi karena perlunya evaluasi keamanan yang lebih mendalam,” ujar Willy.

Willy kemudian menjelaskan proses distribusi LPG hingga sampai ke masyarakat memang lebih panjang. LPG harus dikirim dari pabrik ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) menggunakan truk tangki khusus, kemudian melalui proses pengisian tabung dengan standar keamanan ketat sebelum didistribusikan ke agen dan pangkalan.

“Secara keseluruhan, proses distribusi LPG membutuhkan waktu lebih lama karena melibatkan langkah-langkah keamanan yang ketat, keterbatasan infrastruktur, dan ketergantungan pada kondisi transportasi, serta fluktuasi permintaan yang dapat mempengaruhi kecepatan distribusi,” ujar Willy.

Willy meminta masyarakat untuk memahami apabila distribusi LPG di wilayah bencana belum sepenuhnya normal. Menurutnya, keterbatasan layanan merupakan konsekuensi dari kerusakan infrastruktur dan prosedur keselamatan yang tidak bisa dikompromikan.

“Masyarakat perlu memahami beberapa hal penting untuk melihat persoalan distribusi LPG di wilayah mereka dengan lebih jelas. Ketergantungan pada infrastruktur yang baik, seperti jalan, terminal, dan fasilitas penyimpanan, sangat krusial. Kerusakan infrastruktur akibat bencana alam dapat mengganggu pasokan LPG secara signifikan, sehingga penting bagi masyarakat untuk menyadari dampak yang mungkin terjadi,” pungkasnya.

Mahasiswa Penjas UBBG Raih Perak pada Kejurnas Panjat Tebing XIX 2025 di Semarang Jawa Tengah

0

SEMARANG, MEDIANAD. COM : Dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempan (UBBG) atas nama Bintang Afrial Maulana dan Dani Syahfitra raih medali perak pada Kejuaraan Nasional Panjat Tebing XIX tahun 2025.

Kegiatan yang diadakan Federasi Panjat Tebing Indonesia berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 25-29 November 2025.

 

Manajer Olahraga UBBG, Zikrurrahmat, menyampaikan selamat dan sukses atas preatasi yang diraih mahasiswa Penjas UBBG.

“Prestasi ini adalah buah dari latihan intensif dan komitmen luar biasa para atlet. Kami bangga karena mereka mampu bersaing di level nasional dan membawa pulang medali. Semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkembang,” ujarnya.

Ketua Program Studi Penjas, Irwandi MPd AIFO, ikut juga ikut memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa binaannya.

“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa pembinaan dan dukungan kampus terhadap pengembangan kreativitas sangat bagus. Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk aktif di kompetisi nasional dan internasional,” katanya.

Bintang Afrial Maulana, perwakilan atlet menyampaikan rasa bangganya bisa mempersembahkan prestasi untuk kampus tercinta.

“Alhamdulillah kami tidak menyangka bisa meraih juara karena saingannya sangat ketat. Terima kasih untuk dosen, pelatih, dan kawan-kawan atas dukungannya, ” ujarnya. (Kal)

Pertanian Sabang Dapat Perhatian Pusat, Seluruh Permintaan Dipenuhi Mentan Amran

0

MEDIANAD.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Sabang menerima dukungan besar dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang memastikan pemenuhan berbagai kebutuhan strategis sektor pertanian Sabang, mulai dari penguatan komoditas lokal hingga percepatan hilirisasi kakao.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Wali Kota Batam Amsakar Ahmad di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Dalam pertemuan itu, Mentan Amran menegaskan bahwa seluruh kebutuhan yang diajukan Sabang termasuk kakao, kelapa, padi gogo, pompa, dan alsintan, akan langsung ditindaklanjuti dan dipenuhi melalui langkah cepat dan permanen.

Ia juga memastikan adanya bantuan pupuk, tambahan beras premium, serta ayam petelur lengkap dengan kandangnya. Dukungan ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekspor dan mendorong pengembangan industri olahan kakao Sabang sebagai salah satu prioritas utama.

Pemerintah menyediakan bibit unggul sekaligus memperkuat hilirisasi guna mempercepat ekspor cokelat serta meningkatkan kapasitas produksi pabrik-pabrik pengolahan. Langkah ini diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, dan mendorong kesejahteraan petani Sabang.

Selain itu, ia juga melakukan koordinasi langsung dengan kementerian terkait untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan daerah, termasuk permintaan desa nelayan Merah Putih yang segera disetujui Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan dari Kementerian Pertanian menjadi energi baru bagi percepatan pembangunan sektor pertanian daerah.

“Bagi kami, ini sebuah kehormatan. Dukungan Bapak Menteri menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya petani, dan akan kami optimalkan untuk memperkuat pertanian dan perikanan Sabang ke depan,” ujarnya, Jumat (28/11).

Wali Kota menjelaskan bahwa industri kakao Sabang saat ini sedang mengalami peningkatan permintaan, baik dari wisatawan mancanegara maupun pasar lokal. Ketersediaan bahan baku masih terbatas, sehingga tambahan bibit unggul serta dukungan hilirisasi dari pemerintah pusat menjadi kebutuhan mendesak.

“Permintaan tinggi, bahan baku terbatas. Bantuan bibit dan dukungan Kementan adalah jawaban yang sangat kami butuhkan,” tambahnya.

Atas dukungan yang disampaikan Mentan, Pemko Sabang memastikan bahwa setelah bantuan diterima, pemerintah daerah akan segera mempercepat tindak lanjut di lapangan, mulai dari penyaluran bibit unggul, penguatan kelompok tani, peningkatan kapasitas produksi, hingga integrasi program pertanian dan kelautan.

“Kami berharap upaya ini mampu memperkuat posisi Sabang sebagai sentra kakao berkualitas, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” tutupnya.(*)

Umuslim Tampil dengan Kreasi Sanggar Mirah Delima pada Performance Art Festival UNP Padang

0

MEDIANAD.COM. PADANG – Dalam gelaran Performance Art Festival di Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat kemarin (19-11-2025), Universitas Almuslim Bireuen (Umuslim), menampilkan kreasi seni mahasiswa yang bergabung dalam Sanggar Mirah Delima (SMD) dengan pertunjukkan kolaboratif tarian Rapai Geleng Inong dan Ratoh Jaro.

Kepopuleran tarian ini, di perketat dengan kemampuan akraktih para penari SMD yang sudah pengalaman di manca negara.

Kehadiran dan penampilan anak sanggar ini di nantikan semua pengunjung, dan terbukti eksistensi dan kualitasnya di kancah seni pertunjukan nasional se sumatra melalui penampilan spektakuler pada Performance Art Festival ini mendapat sambutan luar biasa.

“Ya, Alhamdulillah, anak didik kita dalam tampilan Sanggar Mirah Delima di acara ini, berhasil memukau para penonton dan tamu undangan dengan kekuatan gerak, kekompakan ritmis, dan energi budaya Aceh yang sangat kental”, ujar Irni Iryani, S.KM., M.Ling, Pembina Unit Kegiatan Mahasiswa ini.

Penampilan “Sanggar Mirah Delima” menjadi salah satu highlight festival tersebut dimana menampilkan kreativitas koreografi yang memadukan keanggunan gerak inong Aceh dengan ketegasan pola ritmis Ratoh Jaro, tambah Irni yang merupakan isteri Rektor Umuslim, sebagaimana di rilis dalam laman website; https://umuslim.ac.id .

Dengan balutan kostum tradisional yang penuh warna dan irama rapai yang menghentak, para penonton begitu antusias dalam penampilan tersebut diamana menciptakan suasana magis yang membawa penonton larut dalam nuansa budaya Serambi Mekkah.

Dalam keterangannya, Pembina dan Ketua Sanggar Mirah Delima, Irni Iryani, S.KM. M.Ling, menyampaikan bahwa partisipasi dalam festival ini bukan hanya tentang performa, tetapi juga komitmen dalam memperkenalkan seni tradisi Aceh ke publik yang lebih luas, dan Universitas Almuslim hadir untuk itu.

“Kami ingin menunjukkan bahwa seni Aceh memiliki kekuatan visual dan musikal yang mampu bersaing di panggung nasional bahkan Internasional. Kolaborasi dua tari ini adalah bentuk inovasi kami agar budaya tetap hidup dan relevan,” ungkap beliau

Sementara itu, keterangan pihak penyelenggara dari UNP, Drs. Wimbrayardi, M.Sn sangat kagum dan mengapresiasi kehadiran dan pertunjukkan yang disuguhkan Sanggar “SMD” Umuslim tersebut.

“Ya, saya nilai apa yang dipertontonkan Mirah Delima dari Aceh ini merupakan penampilan yang menabjubkan”, ujar Wimbrayardi.

Festival Seni Se-Sumatra yang bertajuk “Sumatra Rise Performance Art Festival” diselenggrakan UNP Padang (18- 20 Nov 2025). Acara ini diikuti oleh berbagai perguruan tinggi dari seluruh Sumatra. Disamping festival, juga dilakukan Workshop Pembuatan dan Pemain Pupuik Gadang, Seminar Nasional Manajemen Kesenian Tradisional dalam Budaya Global, serta wadah mediasi kerja sama (MoU) diantara peserta.

Rektor Universitas Almuslim Dr. Marwan. M.Pd, menyampaikan bangga dengan penampilan dan aktivitas delegasi Umuslim dengan sanggarnya dalam semua rangkaian kegiaatan yang diikuti tersebut.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang kolaborasi antar Umuslim dengan perguruan tinggi yang menjadi peserta, dan tentu bagi Sanggar Mirah Delima merupakan kesempatan memperluas jejaring seni pertunjukan, dan bersaing di tingkat nasional, pungkas Rektor. (WM)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Bantu Petani Semprot Hama Tanaman Cabai di Gampong...

0
MEDIANAD.COM, SABANG — Wujud nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan kembali ditunjukkan oleh Babinsa 04 Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra yang turun langsung...