Politik

Beranda Politik
Berita Politik

Seluler Sekda Hingga Jubir Disebar, Nurlis: Itu Doxing, Tujuannya Intimidasi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Flyer berlogo Pemerintah Aceh berjudul Pengumuman mengenai diberlakukannya Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Bahkan dicantumkan sejumlah nomor telepon seluler sebagai tempat pengaduan mengenai kendala pelayanan BPJS.

Tidak tanggung-tanggung, nomor telepon yang dicantumkan adalah atas nama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun, Asisten I Setda Aceh M Syakir, Kadis Kesehatan Aceh Ferdiyus, serta Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman dan Dr Nurlis Effendi.

Menurut Nurlis, flyer itu adalah perbuatan orang tak bertanggungjawab. “Itu doxing, hoax, dan sudah beredar sejak beberapa hari lalu. Kami harapkan masyarakat tak mudah mempercayai hal-hal yang begitu,” kata Nurlis. “Untuk pelayanan kendala JKA, Pemerintah Aceh sudah menyiapkan petugas di seluruh rumah sakit pemerintah.”

Nurlis tak mengetahui motiv penyebar hoax tersebut. “Entah apa maksudnya. Pastinya dalam beberapa hari ini, ramai pesan whatsapp tak dikenal yang menghubungi saya. Termasuk menanyakan posisi saya, dan bicara soal kendala BPJS,” katanya.

Nurlis menambahkan, beberapa pesan whatsapp yang masuk isinya mirip-mirip. “Hanya diedit saja sedikit. Jadi konten untuk whatsapp telah disiapkan oleh operatornya, dan kemudian beberapa orang mengirimnya ke seluler saya,” kata Nurlis lagi.

Dalam keterangannya, Nurlis menyampaikan bahwa menyebarkan nomor seluler tanpa sepengetahuan atau izin pemiliknya merupakan tindakan ilegal dan dapat dijerat dengan sanksi pidana. “Nomor telepon masuk dalam kategori data pribadi yang dilindungi oleh hukum,” katanya.

Ia mencontohkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UUPDP), pada Pasal 67 ayat (2) disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mengungkap data pribadi yang bukan miliknya dikenai sanski pidana penjara 4 tahun dan denda sampai Rp 5 miliar. “Kalau UU ITE lebih berat lagi hukumannya, mencapai 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar,” katanya.

Nurlis menjelaskan bahwa membocorkan data pribadi seseorang itu termasuk tindakan berbahaya. “Selain melanggar hukum, doxing itu bertujuan untuk mengintimidasi, membungkam, balas dendam, dan pelecehan. Juga itu privasi dan terancam dengan aksi penipuan,” kata Nurlis.(*)

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Dan wagub H.Fadlullah Serta Sekda Aceh Menghadiri Halal Bil Halal dengan TIM Pemenangan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Acara halal Bil Halal dan silaturahmi rahmi yang dilaksanakan oleh tim Pemenangan mualem/ Fadlullah yang dilaksanakan di ruang aula anjung Mon mata pendopo Gubernur Aceh 15 April 2026 , acara ini bertajuk Bersama Aceh maju sejahtera inklusif dan berkelanjutan.

Ketua Umum Mualem Center Ermiadi Abdul Rahman dalam sambutannya menyampaikan, “bahwa seluruh kebutuhan tim baik dari commando cester maupun tim relawan di Banda Aceh harus kita manfaatkan semua sebaik mungkin, proses perjuangan di masyarakat sudah hampir tuntas dan kini jawabannya ada di tangan kita semua untuk mengawal kemenangan ini”.

Maka, lanjutnya, kita harus merapatkan barisan untuk menjaga silaturrahmi dan kawal Mualem – Dek Fath dengan penuh kebahagiaan hingga sampai 2029, ini adalah momentum kebersamaan kita untuk masa depan Aceh yang lebih baik ..j ni

Gubernur Aceh Muzakir Manaf ( Mualem) dalam sambutannya, “kami sudah lebih satu tahun di beri amanah untuk memimpin Aceh,  namun perjalanan ini tidak ringan walaupun demikian harus kita lalui bersama dengan semangat dan kekompakan”.

Mualem juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan yang tetap setia membersamai hingga hari ini, dengan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita, mualem mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan pasca bencana banjir yang terjadi beberapa bulan yang lalu.

Namun, ini semua membutuhkan dukungan semua pihak dan kita akan menyambut kunjungan badan legislasi DPR RI terkait divisi UUPA dan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan perpanjangan serta penguatan dana Otsus hingga 2,5 persen demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

Kini saatnya kita memperkuat persatuan dan kolaborasi tidak ada lagi sekat, yang ada adalah tanggung jawab bersama membangun Aceh.

Jadi  peran tim pemenangan tetap penting sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah SE, dalam sambutannya mencetuskan bahwa, tak lama kami menjabat kami langsung di uji dengan persoalan empat pulau, yang saat ini diputuskan masuk ke wilayah Sumatra Utara.

Namun berkat kedekatan dan komunikasi yang sangat baik dengan pemerintah pusat ,maka masalah empat pulau tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu yang singkat,i ni menunjukkan betapa krusialnya hubungan harmonis antara daerah dan pusat menjaga kedaulatan Aceh.

Namun demikian tantangan tidak berhenti disitu Aceh kembali diuji oleh bencana alam dari 23 kabuten/ kota sebanyak 18 wilayah terdampak bencana Banjir ,jika kita melihat jikat kita lihat sejarah sejarah Aceh telah melewati tiga fase yaitu musibah besar masalah konflik Aceh yang sangat banyak memakan korban jiwa.

Begitu juga tragedi tsunami 20 tahun silam juga ratusan ribu jiwa jadi korban, dan kini terjadi lagi bencana hidrometeorologi berupa banjir lumpur ditengah kondisi anggaran otonomi khusus yang saat ini turun menjadi 1 persen . Namun demikian perhatian pemerintah pusat tetap sangat luar biasa untuk Aceh.

Kehadiran bapak preseden hingga berkali kali ke Aceh ini adalah bukti dari hasil buah dari komunikasi yang baik . Pemerintah pusat telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar 74 triliun rupiah dalam tiga tahun kedepan untuk membantu pemulihan Aceh dari kerugian akibat bencana tersebut. Ter kait visi dan misi .fokus kami tetap pada rakyat kecil.

Maka kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik khususnya bagi 3,6 juta jiwa masyarakat menengah kebawah yang berada pada katagori desil satu sampai lima.

Perlu saya tegaskan kata wagub Aceh bahwa tidak ada pemotongan anggaran untuk program kesejahteraan masyarakat masalah isu yang berkembang menyebutkan penghapusan layanan kesehatan atau JKA adalah tidak benar justru yang kami lakukan adalah memperbaiki kualitas dan tepat sasaran.

Kami selalu terbuka terhadap kritik sebagai bahan evaluasi demi perbaikan kinerja kedepan , karena setiap kebijakan yang kami ambil adalah demi kepentingan rakyat bahwa.

Saya mengajak semua kita untuk memanfaatkan momentum ini demi membangun Aceh lebih maju , tidak mungkin dilakukan sendirian Tampa dukungan pemerintah pusat, dengan kepemimpinan presiden Prabowo.

Komunikasi kita berada pada level yang sangat baik bahkan utusan pusat hampir setiap Minggu turun ke Aceh untuk mendukung keberlanjutan regulasi dan undang undang kita untuk 20 tahun kedepanAcara silaturrahmi ini juga dihadiri langsung Gubernur Aceh Muzakir Ma+naf ( mualem) wakil gubernur Aceh Fadlullah SE. Sekda Aceh M,Nasir S,IP,MPA.

Ketua umumDewan pengurus wilayah ( DPW) PKS Aceh makhyaryddin Yusuf mantan ketua Dewan perwakilan rakyat Aceh ( DPRA) Dahlan Jamaluddin. Anggota DPRA dari partai PPP Ilmiza sa’aduddin Djamal mantan ketua dewan perwakilan rakyat Aceh ( DPRA) Dahlan Jamaluddin Ketua Tim pemenangan Mualem Dek Fadh Ermiadi Abdurahman ST, para anggota DPRA dari fraksi Partai Aceh KPA luar Negeri / Penasehat Gubernur Aceh Bidang Investasi dan hubungan luar Negeri Teuku Erni Syamsuddin . Alias Abu salam.

Perwakilan Tim Pemenangan Mualem – Dek Fadh Se Aceh, Perwakilan Mualem Center Kabupaten / Kota . Para Relawan Pemenangan Muzakir Manaf – Fadlullah. ini adalah bukti nyata bahwa sinergi yang kuat akan mempercepat pembangunan Aceh, mari kita bersatu demi masa depan Aceh yang lebih baik dan sejahtera(man/⁵

Fraksi PA DPRK Minta Pemkab Bireuen Segera Normalisasi Sawah Warga yang Tertimbun Lumpur Banjir

0

Sekretaris Fraksi PA DPRK Bireuen, Syibran Malasyi menyampaikan pandangan umum tentang Rancangan Qanun PUDAM Peusangan dan Adat Istiadat, “serta menyoroti lambannya Pemkab Bireuen melakukan normalisasi persawahan warga yang tertimbun lumpur banjir”, Senin pagi di Gedung DPRK setempat.
(foto/ist)

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Sekretaris Fraksi Partai Aceh (PA) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Syibran Malasyi meminta Pemerintah Kabupaten (Pengkab) Bireuen segera melakukan normalisasi lahan persawahan masyarakat yang tertimbun lumpur akibat banjir hidrometeorologi pada akhir bulan November 2025.
“Upaya ini mendesak dan segera harus dilakukan agar lahan kembali produktif dan petani dapat turun kesawah secara normal seperti dulu kala, serta sejalan dengan ormalisasi Sungai Samalanga dari Kuala hingga jembatan”.

Mengingat dan melihat, “akibat tumpukan lumpur dan kayu pasca banjir, membuat aliran sungai dangkal, sehingga para nelayan kesulitan melaut di pagi
hari dan terpaksa harus menunggu air pasang.
Serta untuk peningkatan perekonomian warga, wacana pembukaan lahan pertanian dan perkebunan untuk segera menindaklanjuti, juga

penanganan lahan perkebunan warga yang tertimpa longsor dan lumpur, apakah sudah terdata, harus segera diperjalas dan bukti nyata, pinta Syibran yang juga mewakili fraksi PA saat menyampaikan pandangan umum terhadap dua Qanun di Gedung DPRK setempat, Senin (13/04/2026) pagi.

Normalisasi sawah warga dan sungai serta pendataan dan penyaluran bantuan yang tepat sasaran juga salah satu faktor penting, “guna memulihkan citra negatif kinerja di pemerintahan kabupaten Bireuen pasca musibah banjir, tutupnya singkat (**)

PAN Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana, ‘Donasi Rp 1 Miliar dari Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan’

0

Para ketua DPD PAN Kabupaten dan Kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, November 2025 menerima bantuan dari ketua umum DPP partai dimaksud, Zulkifli Hasan. (foto/ist)

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama ribuan masyarakat di The Kaluna Resort Pantai Riting, Minggu (15/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi antara pengurus partai dan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Aceh, pengurus DPW, kader partai, tokoh masyarakat serta undangan lainnya dari berbagai daerah di Aceh.

Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, juga menyalurkan bantuan kepada delapan kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025.

Bantuan senilai Rp1 miliar tersebut merupakan bantuan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana

Adapun delapan daerah yang menerima bantuan tersebut yakni Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

Dek Gam—sapaan akrab Nazaruddin—mengungkapkan bahwa Zulkifli Hasan selalu mengikuti perkembangan kondisi masyarakat Aceh, khususnya korban banjir yang terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu lalu.

“Ketum (PAN) selalu memperbarui informasi terkait kondisi korban banjir di Aceh. Saat saya kembali ke Aceh dari Jakarta, beliau menitipkan dana Rp1 miliar untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” kata Dek Gam.

Menurutnya, bantuan tersebut diserahkan kepada masing-masing ketua DPD PAN di daerah untuk kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya ingatkan kepada para ketu DPD agar bantuan ini benar-benar disalurkan kepada korban bencana. Apalagi menjelang lebaran, masyarakat sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara kader partai dan masyarakat, sekaligus memperkuat konsolidasi internal PAN di Aceh menjelang berbagai agenda organisasi ke depan.

Ketua MKD DPR RI itu juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PAN agar seluruh kader partai selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya ketika menjelang momentum pemilu.

“Seperti slogan PAN, PAN bantu rakyat. Jangan hanya hadir saat pemilu, tetapi terus bersama masyarakat dalam berbagai kondisi,” tegasnya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat.

Tak hanya itu, Anggota Komisi 3 DPR RI itu juga menyampaikan bahwa PAN Aceh menargetkan enam kursi pimpinan DPRK, 10 kursi DPRA dan dua kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

“Target itu harus kita capai, makanya kerja harus kita mulai dari sekarang,” tutupnya. (**)

Mriahkan Ramadhan, DPW PAN Aceh Gelar Kegiatan PANdai

0

Peserta kegiatan PANdai, foto bersama dengan juri dan panitia, serta acara tersebut digelar oleh DPW PAN Aceh, juga dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Rabu (11/08) 2026 di Rumoh PAN Aceh Lueng Bata, Banda Aceh. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Aceh gelar kegiatan PANdai, kegiatan PANdai, yang juga program nasional dan diselenggarakan secara serentak mulai tanggal 11-14 Maret 2026 tersebut, disambut antusias oleh peserta.

Sedangkan DPW PAN Aceh, menggelar kegiatan ini di Rumoh PAN Aceh Lueng Bata.

Ketua Panitia PANdai Aceh, Rahmat Djailani menjelaskan bahwa, program dimaksud sudah dua tahun dilaksanakan, serta tahun ini menjadi agenda seluruh Indonesia melalui pengurus wilayah.

“Ini memang program tahunan PAN secara Nasional, dan mulai tahun ini juga di gelar diseluruh pengurus wilayah di Indonesia”, Ujar Rahmat.

Wakil Ketua DPW PAN Aceh ini juga mengatakan, para peserta terdiri dari perwakilan daerah dan dayah-dayah di Aceh.

“Ada banyak macam kegiatan yang diperlombakan, seperti Lomba Pidato, Lomba Azan, Hafalan Surat-surat Pendek, dan semua peserta kita ambil dari perwakilan dayah di Aceh”, Ujar Mantan Sekjend SMUR tersebut.

“Sesuai arahan Ketua DPW PAN Aceh H. Nazaruddin Dek Gam, untuk Aceh tahun ini kita khusus ambil dari dayah-dayah”, tukasnya.

“Disisi lain panitia juga merincikan, Kategori umur SMA sederajat, dan program ini selain syiar Islam juga untuk mendekatkan PAN kepada calon pemilih pemula, media pendidikan politik juga untuk pemilih pemula ini”, tutup Alumnus Fakultas Hukum Unsyiah, Rahmat Djailani. (**)

DPD Partai NasDem Kota Sabang Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

0

MEDIANAD.COM, SABANG- Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Sabang menggelar kegiatan buka puasa bersama serta santunan kepada anak yatim, yang berlangsung di kawasan Taman Burung Coffe Sabang, jalan rajawali kuta ateuh Kc. Sukakarya Sabang, Sabtu (07/03).

Kegiatan penuh kehangatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan kader Partai NasDem Kota Sabang, tokoh masyarakat, serta puluhan anak yatim yang berasal dari berbagai gampong di Kota Sabang.

Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, para anak yatim menerima santunan sebagai bentuk kepedulian sosial dari Partai NasDem kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Ketua panitia kegiatan,Shoumil Hadi, Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda dilaksanakan Di bulan suci Ramadhan sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen Partai NasDem dalam membangun kebersamaan dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan penuh rahmat ini serta memperkuat hubungan silaturahmi antara kader partai dan masyarakat,” ujarnya.

Selain penyerahan santunan, kegiatan juga diisi dengan tausiah singkat yang memberikan pesan-pesan keagamaan tentang pentingnya berbagi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.

40 Orang anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima perhatian dan bantuan yang diberikan. Momentum tersebut menjadi salah satu bentuk nyata semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Sabang.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan yang penuh kehangatan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di Kota Sabang, sehingga nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong semakin kuat di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Tahun 2026 M.(man)2

Aminullah Usman Kembali Pimpin DPD PAN Banda Aceh

0

Ketua DPD PAN Banda Aceh, periode 2026-2031, H Aminullah Usman (tengah) dan Sekretaris, Aulia Afridzal, serta Yusnimar sebagai bendahara. (foto/kiriman panitia Rakor DPW PAN)

MEDIANAD. COM: Ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas menetapkan 19 ketua DPD PAN se Aceh, yang juga banyak diisi wajah baru, namun dari beberapa ketua DPD tetap diisi wajah lama, termasuk ketua DPD Kota Bada Aceh tetap dipimpin oleh sosok politisi sarat pengalaman, H Aminullah Usman, SE,Ak,MM sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) PAN Kota tersebut untuk periode 2026-2031.

Penetapan Walikota Banda Aceh medio 2017-2022 tersebut bersamaan dengan 18 ketua DPD
lainnya, yang diumumkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) DPW PAN Aceh, di aula kantor Partai tersebut, Lueng Bata, Banda Aceh, Minggu (15/02) 2026, serta untuk menopang program kerja dan sesuai AD/ART Partai, Aminullah dibantu Aulia Afridzal sebagai Sekretaris Yusnimar (Bedum) dan susunan pengurus lengkap lainnya tentu akan diumumkan selanjutnya oleh ketua DPD.

Penunjukan kembali Aminullah Usman sebagai Ketua DPD PAN Banda Aceh oleh DPP, dinilai mantan Dirut Bank Aceh itu, dimana salah satunya telah mampu memperkuat basis partai hingga ketingkat ranting di gampong-gampong.

Serta secara umum, ketua DPP Zulhas dalam sambutannya mengatakan, Ketua DPD kedepan digarapkan untuk bergerak cepat dalam rangka merebut dan memperbesar kepercayaan para simpatisan demi kemajuan partai juga pentingnya gerak cepat dan melengkapi kepengurusan
hingga ketingkat bawah (DPC) serta anak ranting lainnya di desa-desa.

Pembenahan internal dan konsolidasi organisasi sebagai kunci untuk mencapai target pada tahun politik 2029 atau 2032.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Banda Aceh H Aminullah Usman mengatakan, kita sudah sangat siap untuk melakukan konsolidasi total hingga ke tingkat ranting, di 9 Kecamatan dalam Kota Banda Aceh, mulai sekarang DPD PAN Banda Aceh langsung bekerja”.

Salah satunya peningkatan perolehan suara untuk kursi di DPRK Banda Aceh, dari 5 kursi sekarang dan pada Pemilu Legislatif kedepan, bisa bertambah satu atau dua kursi.
Tentu lewat kerja keras pengurus dan simpatisan partai, serta menyiapkan para kader potensial sebabagai Caleg DPRA tahun 2029 juga memperkuat basis suara untuk DPR RI dari DPD PAN Banda Aceh, pintanya.

Disisi lain, Ketua Harian DPW PAN Aceh Razami Dek Cut mengatakan bahwa, dari 23 kabupaten/ kota se Aceh sejumlah 19 daerah telah resmi memiliki kepengurusan baru, sedangkan empat kabupaten dan kota masih dalam tahap penyelesaia nadministrasi.

Menurut Dek Cutm pembetukan struktur itu merupakan langkah strategi untuk memperkuat efektifitas sekaligus meningkatkan peran PAN dalam pengabdian untuk masyarakat sebagai mana yang telah dibahas dalam Musda PAN di rumah PAN Aceh, jadi DPW PAN kedepan di Provonsi Aceh Insya ALLAH semakin solit, tutupnya. (ml)

SAPA Desak Gubernur Aceh Audit Pengelolaan Aset Masjid Raya Baiturrahman

0

Ketua Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) Fauzan Adami

MEDIANAD.COM: Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) mendesak Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf (Mualem) segera mengambil langkah tegas terkait pengelolaan aset wakaf Masjid Raya Baiturrahman yang saat ini berada di bawah Yayasan Baiturrahman Peduli Umat.

Ketua SAPA, Fauzan Adami, menyatakan hingga kini belum ada kejelasan mengenai izin resmi dari Pemerintah Aceh yang memberikan kewenangan kepada yayasan tersebut untuk mengelola aset milik masjid.

“Kami meminta seluruh aset wakaf yang dikelola yayasan diaudit terlebih dahulu. Setelah itu, pengelolaannya harus dikembalikan kepada pengelola resmi Masjid Raya Baiturrahman atau diserahkan kepada Baitul Mal Aceh agar lebih terbuka dan transparan,” kata Fauzan dalam rilisnya yang diterima media ini, Rabu (11/2/2026).

Menurut Fauzan, SAPA mencatat sejumlah kejanggalan terkait pendapatan dari aset yang dikelola yayasan. Salah satunya, satu unit toko di kawasan Peuniti yang pada periode 2023–2024 dilaporkan disewakan sebesar Rp12 juta per tahun.

“Berdasarkan harga pasaran, nilai sewa di lokasi tersebut bisa mencapai Rp20 juta atau lebih per tahun. Perbedaan ini perlu dijelaskan agar tidak terjadi potensi kebocoran pendapatan dari aset umat,” ujarnya.

Selain toko, SAPA juga meminta penelusuran terhadap aset lain seperti rumah, tanah, dan bangunan yang berada di bawah pengelolaan yayasan, guna memastikan seluruh potensi pendapatan wakaf dimaksimalkan untuk kepentingan umat.

SAPA turut menyoroti besarnya pengeluaran operasional yayasan. Berdasarkan data yang dihimpun organisasi tersebut, total pengeluaran pada 2023 tercatat sekitar Rp812 juta dan meningkat menjadi Rp893 juta pada 2024. Sementara beban program pada 2023 sebesar Rp42 juta dan naik menjadi Rp1,3 miliar pada 2024.

“Kami juga mencermati adanya biaya perjalanan dinas dan honor yang diduga berkaitan dengan pengurus yayasan dengan nilai mencapai puluhan juta rupiah setiap tahun. Publik perlu memperoleh penjelasan yang transparan mengenai penggunaan anggaran tersebut,” kata Fauzan.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh SAPA, kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI) serta gaji Imam Besar Masjid Raya dibiayai melalui UPTD dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Operasional masjid didanai melalui skema BLUD, sedangkan biaya khatib, guru pengajian, dan gaji khadam bersumber dari sedekah yang dikelola langsung oleh pihak masjid.

“Artinya, kebutuhan dasar operasional masjid sudah memiliki sumber pendanaan yang jelas dan terpisah. Karena itu, pengelolaan aset oleh yayasan perlu dipastikan peruntukan pengeluarannya,” ujarnya.

Meski menyampaikan kritik, Fauzan menegaskan SAPA tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah terhadap pengurus yayasan, ujarnya, yang juga siaran pers ini sudah dirilis di online bandapos.com.

“Kami meyakini para pengurus memiliki integritas. Namun, hal itu perlu dibuktikan melalui keterbukaan data. Jika pengelolaan dilakukan secara amanah, tidak ada alasan untuk menolak transparansi,” katanya.

SAPA mendesak Pemerintah Aceh segera melakukan audit independen serta penelusuran menyeluruh terhadap aset dan pengelolaan keuangan yang berada di bawah Yayasan Baiturrahman Peduli Umat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Yayasan Baiturrahman Peduli Umat maupun Pemerintah Aceh terkait desakan tersebut.(**)

Aset Masjid Raya Baiturrahman Belum Diserahterimakan

0

MEDIANAD.COM- Sejumlah aset Masjid Raya Baiturrahman disebut belum sepenuhnya diserahterimakan kepada imum chik yang baru, meskipun pelantikan dan serah terima jabatan dari imum chik lama telah dilakukan pada 13 Agustus 2025 lalu.

Sumber internal Masjid Raya Baiturrahman Sabtu (17/1/2026) menyebutkan bahwa Pemerintah Aceh menginginkan pengelolaan dan pemanfaatan aset masjid dilakukan secara akuntabel dan transparan guna menghindari munculnya persepsi negatif di tengah umat.

Menurut sumber tersebut, berdasarkan laporan audit yang dilakukan auditor independen dari Kantor Akuntan Publik Suryadi dan M. Rizal Yahya, laporan keuangan periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 mencatat saldo sebesar Rp1.579.872.734. Kondisi ini, kata dia, menimbulkan pertanyaan dari sejumlah pihak terkait penggunaan pendapatan yang berasal dari pengelolaan berbagai aset Masjid Raya Baiturrahman.

 

Ia menyebutkan, aset Masjid Raya Baiturrahman antara lain berupa 10 kapling tanah dengan total luas sekitar 58.000 meter persegi, 10 unit toko, 10 unit rumah, satu unit sekolah, serta Radio Baiturrahman.

Selain itu, sumber tersebut juga mempertanyakan keberadaan Yayasan Baiturrahman Peduli Umat, yang diketahui mengalami perubahan kepengurusan pada 18 Maret 2025.

Berdasarkan lampiran Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000729.AH.01.05 Tahun 2025, yayasan tersebut didirikan oleh Prof. Dr. Azman Ismail, MA dan Thantawi Ishak, SH, MH.

Dalam dokumen tersebut tercantum nama-nama pembina yayasan, yakni Prof. Dr. Azman Ismail, MA selaku ketua, Drs. T. Setia Budi, serta Prof. Dr. Al Yasa Abubakar, MA.

Sementara itu, jajaran pengurus terdiri atas Drs. Hamdan Syamsuddin sebagai ketua, Dr. Badrul Munir, MA sebagai sekretaris, Naisaburi Ilyas sebagai wakil sekretaris, dan Dr. Hafas Furqani, M.Ec sebagai bendahara. Adapun pengawas yayasan diketuai oleh Idrus Hayat, SE, dengan anggota Junaidi, S.Sos, Teuku Zainul Arifin Panglima Polem, serta Drs. M. Jamil Ibrahim.

Hingga berita ini diturunkan, pihak imum chik lama maupun pengelola Masjid Raya Baiturrahman belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.(**)

Akibat Ulah Tangan Manusia, Bencana Tak Terelakan 

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH –  Akibat ulah orang Kaya buka kebun sawit, tambang emas dgn menggarap, menghancurkan hutan Lindung, Allah menurunkan Tentaranya berupa air hujan.

Karena hanya dengan Kekuasaan Allah yang tidak mampu mereka lawan.

Rakyat jangan coba-coba melawan orang  kaya, pejabat negara menggunakan tangan besi, peluru menghalangi seruan.

Keserakahan para orang kaya, pejabat yang melawan hakikat hutan lindung inilah balasan alam yang pantas disebut peringatan Allah kapada manusia jangan kamu rusakkan hutan, gunung,sungai sebagai sumber Rezeki bagi makhluk termasuk manusia, Tulis H.Jamal T Muku.

Aceh Nanggroe Kasih Sayang Allah cuma Pemimpinnya, rakyatnya banyak Munafik dimulut Syariat Islam, Perilaku, Politik, kebijakan tdk berpedoman pada Ajaran Dinullah, ” Bersyukur lah kalian atas Nikmat yg KU BERIKAN nikmat akan KU tambah2, Tapi ingat bila kufur ‘azab KU Sangatlah Pedih ( QS Ibrahim ayat 7) pasti banyak yg bantah dialah musuh ALLAH SWT.

Syukur nikmat itu mudah dgn keimanan, tapi bagi manusia serakah, tidak ada urusan dgn merusak alam, gunung,hutan, sungai, rawa-rawa karena semua itu ada fungsinya bagi makhluk dan manusia.

Kini semua habibat mati akibat keserakahan manusia khususnya penguasa,orangg kaya dan pejabat negara, tutup H Jamal T Muku pengamat politik Aceh.(Jim)

Popular Posts

My Favorites

Polres Sabang Tanam Jagung di Batee Shoek, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Sabang menggelar kegiatan penanaman jagung di lahan milik Sdr. Armia, yang terletak...