Politik

Beranda Politik
Berita Politik

Jadi Waketum DPP PAN, H Nazaruddin Dek Gam: Kebanggaan bagi Pengurus PAN Aceh dan Sangat Besar Tanggung Jawab

0

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Politisi muda PAN dan anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, H Nazaruddin Dek Gam, usai resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN, terlebih dahulu anggota DPR RI Fraksi PAN dua periode dimaksud, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, atas jabatan dan amanah yang diberikan kepada dirinya.

Serta amanah ini juga menjadi kebanggaan bagi saya, keluarga saya dan bagi segenap pengurus PAN dari Aceh, pinta ketua BKD DPR RI Dek Gam dalam nada optimis.
“Seperti telah dirilis sejumlah media online minggu malam”, Presiden Persiraja Banda Aceh H Nazaruddin lebih jauh mengatakan, “amanah dan ditunjuk oleh abang sang Ketum DPP sebagai Wakil Ketua Umum DPP PAN, merupakan jabatan yang sangat besar tanggung jawab, terutama menjaga perjalanan partai agar terus mendapat dukungan dari masyarakat dan kader lainnya”.

Dengen demikian, untuk keberhasilan dan kesejahteraan bagi seluruh Rakya kususnya masyarakat Aceh, pengusaha muda and sukses Dek Gam ini, memohon doa dari masyarakat Aceh, pengurus PAN Aceh dan simpatisan, sehingga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik kedepan, tutup Dek Gam singkat.

Seperti dirilis DPP PAN dalam susunan pengurus yang diketuai Zulkifli Hasan, salah satu pengurus harian yakni diurutan Waketum ada sosok anggota DPR RI asal Aceh, H Nazaruddin Dek Gam secara resmi ditunjuk sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) periode 2024-2029.

Yang diumumkan dalam acara ‘Halal bi Halal dan Pengumuman Susunan Kepengurusan DPP PAN’ di Rumah DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (20/4/) 2025. (zm/**)

Sudah Sesuai dengan Izin Mendagri, GePIM Desak Gubernur Aceh Segera Lantik Pejabat Eselon II,III dan IV

0

Ketua Gepim Zulhadi

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:KETUA Gerakan Pemuda Iskandar Muda (GePIM) Zulhadi mendukung Pemerintah Aceh sekarang ini mualem dan Dekfadh, Dimana GePIM Aceh Memintak kepada Gubernur Aceh Mualem-Dekfat Dalam Kerja Kedepan Mualem – Dekfad harus fokus Pada Pembenahan di dalam Pemerintah Aceh baik pengisian pejabat yang telah lama kosong yaitu posisi Sekda Aceh dan para SKPA maupun Kabid dan Kasi yang telah lama kosong dan sudah lama pansiun dari ASN ujarnya.

Zulhadi juga mengatakan polimik yang terjadi dengan pergantian Eslon II,III dan IV Sekda Aceh sekarang telah terjadi kegaduhan baik dari Para SKPA maupun dari intenal Pemerintahan itu sendiri dan akan berdampak kepada Pembagunan aceh kedepan.ujar ketua GePIM Aceh.

Ketua GePIM Telah Membaca di beberapan media baik elektronik maupun media cetak,mendengar dan Melihat langsung tendang ke gaduhan pelantikan pejabat eslon baik dari eslon II.III dan IV tersebut,walaupun dalam hal pelantikan tersebut telah mendapatkan izin resmi dari kemendagri terkaid pelantikan pejabat eslon tersebut ujar zulhadi.

Gepim Mengharapkan kepada Gubernur Aceh untuk segera melakukan pelantikan terhadap pejabat yang telah mendapat izin dari kemendagri,supaya pemerintahan berjalan normal kembali waluapun kita ketahui sekarang ini banyak pejabat baik Eslon I,II,III dan IV, masih kosong yang selama ini di duduki oleh PLT baik sekda mau SKPA,Sekdis dan Kabid bahkan ada kasubag umum.dan Hukum masih banyak yang belum.terisi ujar zulhadi.

Gerakan Pemuda Iskandar muda(Gepim) Memintak kepada Gubernur Aceh tidak perlu takut terhadap terhadap tekanan oleh oknum yang tidak bertanggujawab yang akan merusak stabilitas pemerintahan yang Mualem dan Dek Fad pimpin sekarang ini, bahkan bukan itu saja ada pihak yang menyebarkan surat izin untuk pelantikan ke publik,berati dalam pemerintah Aceh sekarang ini atau Para SKPA atau Sekdis,Kabid yang berkihanat terhadap kebijakan pemerintahan Mualem-Dekfad yang dipimpin sekarang ini kata ketua Gepim Aceh Zulhadi, lewat siaran persnya yang diterima online ini, Minggu siang. (rel)

GePIM Beri Apresiasi Tindakan Tepat Mualem

0

Ketua GePIM Zulhadi Spd,Mpd

BANDA ACEH – Gerakan Pemuda Iskandar Muda zulhadi mengapresiasi langkah cepat pemerintah aceh Mualem dalam melakukan pelantikan mutasi pejabat eslon II,III dan IV di jajaran pemerintahan aceh,hal harus dilakukan karena untuk mengisi posisi yang begitu banyak sudah kosong dan pejabat sudah lama menduduki posisi tertentu kata zulhadi.

Pemerintah Aceh dalam hal ini mualem harus berani memberikan warning kepada pejabat yang mendapatkan amanah tersebut dalam menjalakan amanah itu harus mampu membawa peruhaban dan trobosan baru untuk kemajuan aceh kedepan dan harus berani melawan premanisme di dalam birokrasi saat ini ujar zulhadi.

Dalam hal ini Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, (mualem) mengambil sumpah jabatan dalam pelantik pejabat pimpinan tinggi pratama eselon II, pejabat administrator eselon III dan pejabat pengawas eselon IV dalam lingkungan Pemerintah Aceh, di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin, kata ketua Gepim  Aceh zulhadi

Total pejabat yang dilantik adalah 74 orang. Dengan rincian pejabat pimpinan tinggi pratama 5 orang, pejabat administrator 49 orang dan pejabat pengawas 20 orang.

Para pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik adalah M Nasir Syamaun sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Sekda Aceh, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh. Kemudian Azwardi Abdullah sebagai Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh, sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Sekda Aceh.

Berikutnya T Mirzuan dilantik sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Sekretariat Majelis Pendidikan Aceh. Kemudian Dr Husnan dilantik sebagai Kepala Bappeda Aceh, sebelumnya menjabat Perencana Ahli Madya Bappeda Aceh. Dan terakhir Abdullah Hasbullah  dilantik sebagai Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh.

 

Dalam kesempatan pelantikan hari ini dalam sambutan nyan Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem itu berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk gigih serta bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.ujar zulhadi

 

Gepim Aceh zulhadi memintak kepada gubernur Aceh Yang disapa mualem,untuk segera membuka JPT Ulang terhadap kadis yang telah lama menduduki posisi supaya regenerasi dan mengisi posisi yang masih banyak kosong dan belum semuanya terisi,bukan eslon II ,III dan IV saja yang masih kosong akan tetapi Sekda Aceh harus segera di isi yang definitif supaya bisa berjalanyan roda pemerintahan yang sehat dan bisa membawak kemakmuran untuk rakyat Aceh sebagai mana yang telah di buat dalam janji kompanye politik waktu dulu,kalau pun ada pejabat yang berambisi terhadap jabatan tertentu maka pejabat itu di Off kan saja karena apa yang kita dengar diluar ada pihak pihak yang ingin ambisi nyan menjadi sekda aceh untuk melakukan dengan berbagai cara,kita mengharapkan kepada Gubernur Aceh untuk segera mecopot pejabat tersebut karena matahari hanya ada satu yaitu Gubernur Aceh Muzakir Manaf(Mualem).ujar ketua Gepim Aceh Zulhadi Spd.Mpd.

Dugaan Pemalsuan dokumen Akademik Jokowi Presiden ke-7, Rismon Sianipar siap Berhadapan Dengan Hukum

0

MEDIANAD.COM – Rismon Sianipar, ahli forensik digital, menegaskan kesiapannya berhadapan dengan hukum setelah melaporkan dugaan pemalsuan dokumen akademik Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dalam diskusi di kanal YouTube Marilok, ia menantang Jokowi membuktikan keaslian ijazah secara terbuka dan siap membawa pertarungan ini ke pengadilan.

Rismon menyoroti laporan laboratorium forensik Bareskrim Polri yang menyimpulkan ijazah Jokowi asli sebagai “prematur dan tidak ilmiah”. Menurutnya, metode yang digunakan—seperti mengandalkan “perabaan tekstur kertas”—tidak memenuhi standar keilmiahan.

“Kalau bicara keaslian, harusnya ada uji paper dating, kromatografi tinta, atau analisis mikroskopis. Ini dokumen 40 tahun, tapi kertasnya masih putih bersih seperti baru. Mana logikanya?” tegas Rismon, merujuk pada lembar pengesahan skripsi Jokowi di UGM.

Ia juga membeberkan kecurigaan manipulasi dalam kasus lain, seperti Jessica Wongso dan Vina Cirebon, di mana ia menduga ada rekayasa bukti digital oleh oknum kepolisian.***

PAN Banda Aceh Buka Pendaftaran Formatur untuk Ketua DPD

0
Rahmat Djailani

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: DPD Partai Amanat Nasional (PAN) kota Banda Aceh, membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin bergabung dan menjadi formatur pada Musyawarah Daerah Partai Amanat Nasional Banda Aceh, serta pendaftaran tersebut sudah dibuka sejak tanggai 9 hingga 17 Maret 2025.

Ketua Panitia Musda, Rahmat Djailani kepada awak Media mengatakan bahwa. Musyawarah Daerah ini adalah agenda lima tahunan Partai yang diutamakan untuk untuk memilih atau menetapkan kembali Ketua, baik Dewan Pimpinan Pusat Daerah atau DPD maupun Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW.

“Jadi bagi yang berminat boleh mendaftar di Sekretariat PAN Kota Banda Aceh di Simpang Jam, Kampung Baru kota Banda Aceh”, Ujar Rahmat, Selasa (11/03/2025) malam di Banda Aceh.

Sekretaris DPD PAN Banda Aceh ini juga menambahkan, yang mendaftar ini akan menjadi Formatur yang kemudian akan di rapatkan didalam Musyawarah Daerah PAN Banda Aceh yang kemudian akan diusulkan ke DPP PAN.

“Jadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ini nanti akan di tetapkan untuk diusulkan ke DPP PAN, dan kemudian akan di tetapkan oleh DPP PAN”, pinta Rahmat singkat. (*)

Pasca Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Unit Patroli Samapta Polres Sabang Intensifkan Patroli

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Jaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) pasca pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang periode 2025–2030, Unit Patroli Sat Samapta Polres Sabang melaksanakan patroli malam hari di sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polres Sabang, Minggu (15/06/2025).

Patroli dipimpin oleh Kanit Patroli Aiptu Opie bersama sejumlah personel dengan menggunakan kendaraan roda dua (Ranmor R2). Patroli ini menyasar lokasi-lokasi yang rawan kerumunan dan aktivitas masyarakat, seperti warung kopi, kafe, hotel, sentra pertokoan, SPBU, tempat-tempat keramaian, serta pusat aktivitas warga lainnya.

Kasat Samapta Polres Sabang AKP Sabrani, SE, menyampaikan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi tetap kondusif usai pelantikan kepala daerah.

“Pasca pelantikan merupakan momentum penting yang memerlukan pengawasan ekstra. Patroli ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar AKP Sabrani.

Selain pemantauan, petugas juga turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan umum, serta terus bersinergi dalam menciptakan situasi yang aman dan damai di Kota Sabang.

Polres Sabang menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik dan menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat.(man)

Pengusaha Dek Cut Calonkan Diri sebagai Ketua DPW PAN Aceh, “Mendukung Penuh Visi dan Misi Ketum DPP”

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “Pengusaha sukses”, Razami yang juga akrap disapa DEK CUT, Sabtu (15/03) 2025 resmi mendaftar sebagai calon ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh, dan datang langsung bersama Ketua DPD PAN Aceh Jaya, T Irfan TB, Sekretaris PAN kota Banda Aceh, Rahmat Djailani, Ketua Fraksi PAN DPRK Banda Aceh, Sofyan Helmi serta pengusaha muda lainnya Ridha Mafdhul ‘Gidong’ (foto).

Berkas pendaftaran diterima Ketua Panitia Muswil VI PAN Aceh, Teuku Afid juga didampingi beberapa unsur panitia dalam kesempatan singkat tersebut.

Razami yang juga pengusaha sukses Aceh dimaksud mengatakan, “jika mendapat kepercayaan lewat Muswil nanti dirinya siap 150 persen mendukung program visi-misi yang dicanangkan ketua DPP, Zulkifli Hasan dalam membesarkan perjalanan Partai ini secara umum dan kusus Aceh”.

tentu untuk menjalankan tekat tersebut, harus terlibat langsung dalam kepengurusan partai ini.

“Seperti telah dilansir sejumlah media online beberapa saat yang lalu”, Razami Dek Cut disela-sela usai menyerahkan berkas calon ketua kepada awak media mengatakan. Dengan visi dan misi yang berfokus pada pembaharuan juga kemajuan, dia ingin memperkenalkan ide-ide segar yang dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan partai serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam politik bersama PAN serta nantinya mengajak semua kader PAN di Aceh secara bersama dan bahu membahu dalam memajukan dan menaikkan popularitas PAN.

“Mengingat PAN secara nasional cukup baik perjalanannya dikancah perpolitikan, yang juga partai yang didirikan oleh sejumlah tokoh nasional yang terlibat dalam gerakan reformasi dan aktivis, tentu semua kita senang dan ingin menjadi bagian partai ini”, tukas Dek Cut
Tentu jika jadi bagian dari partai ini, tugas bersama adalah untuk terus menjaga semangat dalam menegakkan demokrasi, memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Tentu jika diberikan amanah untuk memimpin PAN Aceh, “Dek Cut siap naikkan dan kibarkan pataka/bendera PAN seluruh Aceh dan setinggi mungkin, serta tambahan kursi untuk DPR RI, DPRA serta rekan-rekan di DPRK di saat Pileg tahun 2029 serta kemenangan terdepan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan datang.

Berkomitmen untuk bekerja keras, menyusun strategi yang tepat dan memanfaatkan segala potensi yang ada untuk memastikan kesuksesan partai dalam meraih kemenangan.

“Tentu dan terdepan lainnya, komit mendukung visi dan misi Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan juga mematuhi “alur” Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai PAN”, mengingat dengan kesatuan visi, dipastikan PAN akan terus berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa, daerah dan masyarakat secara umum, tutup Dek Cut, “lewat ciri khas logat bicaranya singkat padat dan jelas”. (zm/* )

Ketua Harian: Asnawi PPA PROTES KERAS PENGALIHAN 4 PULAU ACEH KE SUMUT SECARA SEPIHA

0

Ketua harian PPA Asnawi

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Partai Perjuangan Aceh (PPA) hadir sebagai kekuatan politik yang berdiri untuk membela kepentingan Aceh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus menjaga keutuhan bangsa secara adil dan bermartabat. Selama ini, kami berjalan selaras dengan prinsip harmoni nasional tanpa pernah menimbulkan keresahan di tingkat pusat maupun daerah, 16 Juni 2025.

Namun situasi kondusif ini terganggu akibat keputusan sepihak Kementerian Dalam Negeri RI melalui Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan yang menerbitkan SK No. 300.2.2-2138 Tahun 2025, yang mengalihkan empat pulau dari wilayah Aceh ke Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Keputusan ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga melukai rasa keadilan masyarakat Aceh dan berpotensi memicu gejolak yang tidak perlu.

Asnawi, menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan protes keras atas langkah pemerintah pusat tersebut. Terlebih, tidak ada persetujuan dari Pemerintah Aceh maupun DPRA, yang seharusnya menjadi prasyarat sah dalam setiap perubahan batas wilayah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh.

Empat Pulau yang Dialihkan:

1. Pulau Lipan
2. Pulau Panjang
3. Pulau Mangkir Gadang
4. Pulau Mangkir Ketek

Pulau-pulau ini sejak awal kemerdekaan telah tercatat secara historis, administratif, dan yuridis sebagai bagian dari Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh.

Asnawi menegaskan bahwa bukti-bukti sah seperti arsip kolonial Belanda, peta militer TNI, dan peta resmi Bakosurtanal sebelum revisi 2020 semuanya menguatkan klaim bahwa keempat pulau tersebut merupakan bagian dari wilayah Aceh. Maka dari itu, pengalihan ini adalah cacat prosedur, keliru secara sejarah, dan melanggar hukum.

DASAR HUKUM YANG DILANGGAR:

1. UU Darurat No. 7 Tahun 1956

2. UU No. 24 Tahun 1956
Menetapkan batas wilayah Provinsi Aceh dan Sumut sejak awal berdirinya Republik.

3. UU No. 44 Tahun 1999
Memberikan keistimewaan Aceh dalam hal pengelolaan wilayah.

4. UU No. 11 Tahun 2006 (UUPA)
Pasal 8 dan 14 mengatur bahwa perubahan batas wilayah Aceh wajib melalui persetujuan Gubernur dan DPRA.

PPA MENYERUKAN:

1. Kepada Kementerian Dalam Negeri RI
Untuk segera mencabut SK No. 300.2.2-2138 Tahun 2025 dan menyampaikan klarifikasi terbuka kepada rakyat Aceh dan seluruh rakyat Indonesia.

2. Kepada Pemerintah Aceh, DPRA, tokoh adat, ulama, dan elemen sipil
Untuk tetap tenang, bersatu, dan bersuara lantang dalam membela hak Aceh yang sah secara hukum dan sejarah.

Aceh bukan hanya wilayah administratif, tapi juga tanah perjuangan dan kehormatan yang dijamin oleh konstitusi. Setiap tindakan sepihak yang melanggar hak Aceh akan merusak kepercayaan, stabilitas, dan kesatuan bangsa.

“Kami di PPA berdiri tegak membela setiap jengkal tanah Aceh. tapi jangan pernah anggap diamnya rakyat Aceh sebagai tanda menyerah,”ungkap Asnawi, Ketua Harian PPA.(jm)

Polres Sabang Siap Amankan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak 2024

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Serentak 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, bersama Komisioner KIP Kota Sabang dan Komisioner Panwaslih Kota Sabang meninjau langsung lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 di Jr. Cot Klah Gp.Paya Seunara Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Senin (24/03/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, SE, M.Si, Kabag Ops Polres Sabang, AKP Bukhari, SH, MH, Kasat Sabhara, AKP Sabrani, S.E, Kasat Lantas Polres Sabang, Ipda Rizal Bahnur, Kasat Intelkam Polres Sabang, Ipda Muhammad Dimas Permadi, S.Tr.K., Kapolsek Sukakarya Kota Sabang, Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH, dan Kasi Humas Polres Sabang, Ipda Saiful Anwar.

Dari unsur penyelenggara pemilu, turut hadir Komisioner KIP Kota Sabang, yaitu Mualim Hasibuan, M. Yani, dan Anisah, Ketua Panwaslih Kota Sabang, Dasrul Rinaldy, SE, Sekretaris KIP Kota Sabang, T. Taufik, S.Sos, serta jajaran Komisioner Panwaslih Kota Sabang. Selain itu, Camat Sukamakmue, Nurmansyah Putra, S.STP., dan Geuchik Gp.Paya Seunara, Saiful Rizal, juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Kapolres Sabang AKBP Erwan, menegaskan bahwa jajaran Polres Sabang siap mengamankan jalannya PSU agar berlangsung lancar, aman, dan kondusif. “Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan serta ketertiban dalam proses pemungutan suara ulang ini. Dengan koordinasi yang baik antara aparat kepolisian, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, diharapkan PSU berjalan dengan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisioner KIP Kota Sabang juga menegaskan bahwa PSU ini akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga hak pilih masyarakat dapat tersalurkan dengan baik dan demokratis. Sementara itu, Ketua Panwaslih Kota Sabang, Dasrul Rinaldy, SE, mengingatkan semua pihak agar tetap menjaga netralitas dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Peninjauan ini menjadi bagian dari kesiapan Polres Sabang dalam mengawal demokrasi di wilayahnya. Seluruh pihak diimbau untuk bekerja sama dalam menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan PSU, Dengan pengamanan yang optimal dan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Jr. Cot Klah, Gp. Paya Seunara, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai dengan asas demokrasi.(man)

GePIM: Mendukung Kebijakan Gubernur Pemerintah Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gerakan pemuda iskandar muda (GePIM- Aceh) sangat mendukung terhadap kebijakan Gubernur Aceh tentang larangan pungli yang di praktek selama oleh oknum pelaku pendidikan dan komite sekolah yang sangat meresahkan orang tua peserta didik di seluruh propinsi Aceh.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh gubernur pemerintah Aceh nomor 400.3.1/7031 yang menegaskan larangan praktik gratifikasi pengutan liat (pungli) penyuapan dalam sistem penerimaan siswa baru di jenjang SMA. SMK dan SLB di suruh Aceh.

GePIM mendesak Dinas pendidikan Aceh untuk mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mentaati dan menjalankan surat edaran yang di keluarkan oleh gubernur. Serta memperkuat pengawasan terhadap sekolah sekolah di tingkat level baik yang di koordinir oleh kapubaten kota maupun oleh propinsi. Serta yang di koordinir oleh Kemenag seperti MIN. MTSN .MAN ini juga sangat perlu pengawasan ketat. Ujar zulhadi

Ada beberapa sekolah yang terindikasi telah melakukan pengungutan biaya Oleh pihak sekolah bersama dengan kotemite sekolah Di tingkat Sekolah Menengah Atas SMA berdasar laporan Orang tua peserta didik kepada GePIM Aceh

Zulhadi memintak kepada penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan di salah satu sekolah SMA. Yang terindikasi telah melakukan praktik pungli oleh pihak Sekolah dan komiten sekolah Fajar Harapan.

Berdasarkan laporan orang tua peserta didik Sekolah tersebut telah melakukan Pungli pada tahun ajaran 2024-2025 sekitan 12.995,00 jt per siswa putra, sedangkan untuk siswi putri 13.090.000 jt biaya yang di kutip dengan alasan bermacam macam ada yang Rehab Rekon dan pengadaan 6.730.000,Biaya operasional (300.000 x 6 bulan).1.800.000,Atribut dan Kelengkapan Asrama 2.540.000,Seragam 970.000,ketering 1 bulan 750.000, ini salah satu perbuatan melawan hukum yang harus dihapuskan .ujar ketua GePIM Aceh Zulhadi

GePIM memintak kepada pihak sekolah dan komite untuk segera mengembalikan uang tersebut secara utuh. Ini salah satu perbuatan pelanggaran hukum. Maka lebih baik sebelum proses hukum berjalan lebih baik di kembalikan secara baik2. Ujur zulhadi

Popular Posts

My Favorites

Dandim 0112/Sabang Hadiri Kegiatan Rapat Koordinasi Tanggap Ancaman Narkoba

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Komandan Kodim 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., menghadiri Rapat Koordinasi Pengembangan dan Pembinaan Tanggap Ancaman Narkoba yang digelar oleh Badan...

Hello world!