Politik

Beranda Politik
Berita Politik

DPC PDI Perjuangan Kota Sabang Peduli Rakyat

0

MEDIANAD COM, SABANG , – Hujan yang terus mengguyur kota Sabang dalam situasi cuaca ekstrim beberapa hari belakang ini yang membuat daerah kepulauan di ujung Propinsi Aceh itu terjadinya pohon tumbang, longsor bahkan air yang erosi dari perbukitan masuk ke rumah rumah warga, sebagaimana yang terjadi hari ini di Gampong Paya Kecamatan Sukamakmue Sabang, kamis (27/11).

Dalam keadaan situasi yang demikian DPC PDI Perjuangan kota Sabang turun ke lokasi warga yang terdampak bencana di Gampong Paya untuk memberikan Bantuan Sosial ( Bansos ) sebagai rasa empati dan rasa kepedulian sesama warga Sabang yang sedang mengalami bencana alam.

” Benar, kami bersama Tim DPC PDI Perjuangan kota Sabang turun kelapangan tepatnya ke Gampong Paya kecamatan Sukamakmue Sabang untuk memberikan bantuan sosial, berupa beras, minyak goreng, telur, mie instan dan keperluan bahan pokok lain yang di butuhkan oleh warga dampak bencana alam, bantuan tersebut kami berikan untuk dua kepala keluarga (KK), yakni kepada Bapak Hasyim dan kepada Ibu War, keduanya adalah warga Gampong Paya yang rumahnya tergenang air,” terang ketua DPC PDI. Perjuangan kota Sabang, Yuventius Gunawan atau sering disapa pada hari – harinya, Bapak Asin.

Menurut Asin, DPC PDI Perjuangan kota Sabang terus berusaha untuk memberikan bantuan kepada warga kota Sabang yang sedang mengalami bencana di Pulau Weh Sabang, sampai hari ini masih juga di guyur hujan walaupun tidak separah pada hari – hari sebelumnya.

Partai PDI Perjuangan adalah partai berjuang untuk wong cilik, agar orang orang wong cilik yang dari bawah akan terangkat taraf hidupnya seperti layaknya orang lain yang sudah mapan tingkat sejahtera.

Motto: PDI Perjuangan kota Sabang,” Siap Hadir Jika Masyarakat Membutuhkan,” Tutup Yuventius Gunawan/Asin.(*)

Polres Sabang Siap Amankan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak 2024

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Serentak 2024 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Kapolres Sabang AKBP Erwan, SH, MH, bersama Komisioner KIP Kota Sabang dan Komisioner Panwaslih Kota Sabang meninjau langsung lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 di Jr. Cot Klah Gp.Paya Seunara Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Senin (24/03/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolres Sabang, Kompol Ridwan, SE, M.Si, Kabag Ops Polres Sabang, AKP Bukhari, SH, MH, Kasat Sabhara, AKP Sabrani, S.E, Kasat Lantas Polres Sabang, Ipda Rizal Bahnur, Kasat Intelkam Polres Sabang, Ipda Muhammad Dimas Permadi, S.Tr.K., Kapolsek Sukakarya Kota Sabang, Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH, dan Kasi Humas Polres Sabang, Ipda Saiful Anwar.

Dari unsur penyelenggara pemilu, turut hadir Komisioner KIP Kota Sabang, yaitu Mualim Hasibuan, M. Yani, dan Anisah, Ketua Panwaslih Kota Sabang, Dasrul Rinaldy, SE, Sekretaris KIP Kota Sabang, T. Taufik, S.Sos, serta jajaran Komisioner Panwaslih Kota Sabang. Selain itu, Camat Sukamakmue, Nurmansyah Putra, S.STP., dan Geuchik Gp.Paya Seunara, Saiful Rizal, juga ikut serta dalam kegiatan ini.

Kapolres Sabang AKBP Erwan, menegaskan bahwa jajaran Polres Sabang siap mengamankan jalannya PSU agar berlangsung lancar, aman, dan kondusif. “Kami berkomitmen untuk memastikan keamanan serta ketertiban dalam proses pemungutan suara ulang ini. Dengan koordinasi yang baik antara aparat kepolisian, penyelenggara pemilu, dan masyarakat, diharapkan PSU berjalan dengan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisioner KIP Kota Sabang juga menegaskan bahwa PSU ini akan dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku, sehingga hak pilih masyarakat dapat tersalurkan dengan baik dan demokratis. Sementara itu, Ketua Panwaslih Kota Sabang, Dasrul Rinaldy, SE, mengingatkan semua pihak agar tetap menjaga netralitas dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Peninjauan ini menjadi bagian dari kesiapan Polres Sabang dalam mengawal demokrasi di wilayahnya. Seluruh pihak diimbau untuk bekerja sama dalam menjaga kondusivitas menjelang pelaksanaan PSU, Dengan pengamanan yang optimal dan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Pemungutan Suara Ulang di TPS 02 Jr. Cot Klah, Gp. Paya Seunara, dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sesuai dengan asas demokrasi.(man)

H.Aminullah Usma Utamakan Kepentingan Rakyat dan Anak Yatim

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Dalam rangka Hari Ulang Tahun Partai Amanat Nasional Ke 28 tahun ( PAN) ketua DPD Pan Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman Melakukan Kegiatan Sosial dan santunan kepada Anak yatim.

Kegiatan ini rutin dilakukan oleh H, Aminullah Usman setiap tahunnya  Yang dulunya pernah menjadi julukan bapak anak yatim di kota Banda Aceh, keramahan beliau orang dan pemurah hati, dalam agenda HUT PAN kali ini Aminullah Usman membuat syukuran dan doa bersama di Kantor DPD PAN Banda Aceh serta menyerahkan bantuan kepada anak-anak yatim pada hari Minggu 23 Agustus 2026.

Dalam sambutannya Aminullah mengatakan bahwa, di usia ke 28 tahun partai Amanat Nasional ( PAN) mengalami peningkatan yang signifikan, baik itu ditingkat daerah maupun di tingkat Nasional, dan sekarang ditingkat pusat kita berada di posisi 5 besar.

Didaerah kita menguasai lumbung suara yang sangat besar, maka kita mengharapkan kepada kader kader daerah untuk terus bekerja demi menggapai ke peringkat satu atau dua ini harus kita raih , kita harus selalu medekatkan diri dengan mayarakat, dan juga harus peduli pada rakyat.

“Rakyat  hari ini sangat membutuhkan uluran tangan-tangan kita maka harus membantu mereka, dan pemilu kedepan kita harus mencapai target suara di atas 6 kursi, jadi mulai sekarang harus bekerja sepenuh hati, dan saya pesankan kepada DPC dan kampung kampung untuk bekerja keras merangkul dan mendekati rakyat”, terangnya.

Lanjutnya, “Kita membantu rakyat adalah kewajiban bagi juta, mari bekerja serta buktikan bahwa kita benar-benar membantu rakyat,  jangan rakyat membutuh kita namun kita yang mebutuhkan rakyat, dampakkan diri kita mulai sekarang bahwa kita benar-benar peduli pada rakyat kita, mari bersama sama kita menjaga untuk kepentingan rakyat ,dan itu kewajiban kita di partai PAN,(lem)

Seluler Sekda Hingga Jubir Disebar, Nurlis: Itu Doxing, Tujuannya Intimidasi

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Flyer berlogo Pemerintah Aceh berjudul Pengumuman mengenai diberlakukannya Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Bahkan dicantumkan sejumlah nomor telepon seluler sebagai tempat pengaduan mengenai kendala pelayanan BPJS.

Tidak tanggung-tanggung, nomor telepon yang dicantumkan adalah atas nama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun, Asisten I Setda Aceh M Syakir, Kadis Kesehatan Aceh Ferdiyus, serta Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman dan Dr Nurlis Effendi.

Menurut Nurlis, flyer itu adalah perbuatan orang tak bertanggungjawab. “Itu doxing, hoax, dan sudah beredar sejak beberapa hari lalu. Kami harapkan masyarakat tak mudah mempercayai hal-hal yang begitu,” kata Nurlis. “Untuk pelayanan kendala JKA, Pemerintah Aceh sudah menyiapkan petugas di seluruh rumah sakit pemerintah.”

Nurlis tak mengetahui motiv penyebar hoax tersebut. “Entah apa maksudnya. Pastinya dalam beberapa hari ini, ramai pesan whatsapp tak dikenal yang menghubungi saya. Termasuk menanyakan posisi saya, dan bicara soal kendala BPJS,” katanya.

Nurlis menambahkan, beberapa pesan whatsapp yang masuk isinya mirip-mirip. “Hanya diedit saja sedikit. Jadi konten untuk whatsapp telah disiapkan oleh operatornya, dan kemudian beberapa orang mengirimnya ke seluler saya,” kata Nurlis lagi.

Dalam keterangannya, Nurlis menyampaikan bahwa menyebarkan nomor seluler tanpa sepengetahuan atau izin pemiliknya merupakan tindakan ilegal dan dapat dijerat dengan sanksi pidana. “Nomor telepon masuk dalam kategori data pribadi yang dilindungi oleh hukum,” katanya.

Ia mencontohkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UUPDP), pada Pasal 67 ayat (2) disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja mengungkap data pribadi yang bukan miliknya dikenai sanski pidana penjara 4 tahun dan denda sampai Rp 5 miliar. “Kalau UU ITE lebih berat lagi hukumannya, mencapai 6 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar,” katanya.

Nurlis menjelaskan bahwa membocorkan data pribadi seseorang itu termasuk tindakan berbahaya. “Selain melanggar hukum, doxing itu bertujuan untuk mengintimidasi, membungkam, balas dendam, dan pelecehan. Juga itu privasi dan terancam dengan aksi penipuan,” kata Nurlis.(*)

Kedamaian Aceh, Hentikan Hasrat Mengulang Konflik!

0

Oleh: Drs. M Isa Alima*

Aceh tidak asing dengan luka. Negeri di ujung barat Indonesia ini pernah berdarah karena kehormatan, berjuang karena harga diri, dan bertahan karena keyakinan.

Tapi yang harus kita pahami bersama: perjuangan yang paling suci adalah ketika kita memilih damai, meski memiliki semua alasan untuk terus marah.

Aceh bukan nama biasa. Ia adalah simbol ketangguhan. Sejak Islam pertama kali berlabuh di Peureulak dan Samudra Pasai, hingga masa kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam, negeri ini telah menorehkan babak penting dalam sejarah Nusantara.

Aceh menjadi tempat ulama dimuliakan, perempuan diberdayakan, dan kemerdekaan diperjuangkan—baik secara spiritual maupun fisik.

Namun sejarah juga mencatat sisi kelam. Penjajahan membawa perlawanan. Perlawanan membawa korban. Dan ketika kemerdekaan tiba, luka baru justru muncul: ketidakadilan, ketimpangan, dan pengabaian. Rakyat Aceh kembali bangkit menuntut hak-haknya. Tapi tuntutan berubah jadi konflik, dan konflik berubah menjadi trauma.

Konflik Bersenjata dan Generasi yang Retak

Selama bertahun-tahun, Aceh menjadi ladang konflik bersenjata. Nyawa hilang, rumah hancur, keluarga terpisah. Anak-anak tumbuh dalam ketakutan.

Malam-malam sunyi dipenuhi suara tembakan, dan pagi hari disambut kabar kematian.

Apa yang tersisa dari masa itu? Luka, trauma, dan generasi yang bertanya: apakah tanah ini milik kami?

Konflik bukan hanya merenggut nyawa, tapi juga harapan. Dan yang lebih menyedihkan, ada pihak-pihak yang hari ini mencoba menggali kembali lubang lama. Mereka meniupkan api pada bara yang mulai padam. Mereka bicara soal keadilan, tapi sembunyi di balik kepentingan pribadi. Mereka memutar narasi lama, seakan damai adalah kelemahan.

Tsunami: Bencana yang Membawa Kesadaran

Semua berubah pada 26 Desember 2004. Ketika tsunami datang dan meluluhlantakkan Aceh, bukan hanya rumah yang rata dengan tanah—tapi juga ego, kemarahan, dan dendam. Dalam duka itu, kesadaran bersama lahir: bahwa tidak ada masa depan dalam konflik.

Dan dari puing-puing itulah lahir MoU Helsinki 2005. Sebuah perjanjian damai yang bukan sekadar hitam di atas putih, tapi simbol kesediaan untuk menyudahi pertikaian. Damai itu diperjuangkan. Ia bukan hadiah dari luar, tapi keputusan bersama yang dibangun dari rasa kehilangan, kepedihan, dan harapan.

Damai Bukan Akhir, Tapi Titik Awal

Kini Aceh sudah berdamai. Tapi apakah semua selesai?

Belum. Damai adalah titik awal perjuangan baru: membangun, mendidik, memperkuat ekonomi, merawat budaya, dan membentuk generasi baru yang tidak mewarisi dendam.

Namun di tengah jalan ini, godaan muncul. Ada segelintir pihak yang ingin memanfaatkan ruang kosong. Mereka ingin mengulang cerita lama. Mereka ingin membawa Aceh kembali ke masa konflik, hanya karena kekuasaan, kepentingan, atau nostalgia kelam.

Kepada mereka kami ingin berkata tegas:

Aceh sudah berdamai. Hentikan hasrat mengulang konflik.
Jangan ajari anak-anak kami cara membenci.
Jangan wariskan dendam kepada generasi baru.

Generasi Baru Tidak Perlu Senjata

Anak-anak Aceh hari ini tidak lagi bertanya siapa lawan mereka. Mereka bertanya bagaimana caranya menjadi cerdas.

Mereka ingin belajar, kuliah, menciptakan teknologi, menulis buku, dan membangun negeri. Mereka ingin bangga sebagai orang Aceh yang berkontribusi, bukan sebagai korban masa lalu.

Jangan rusak pikiran mereka dengan cerita heroik yang berlumur darah. Jangan giring mereka masuk ke dalam lubang sejarah yang telah kita tutup dengan susah payah. Generasi baru Aceh tidak butuh senjata. Mereka butuh pengetahuan, lapangan kerja, literasi, internet cepat, dan ruang berekspresi.

Damai Adalah Warisan Paling Bernilai

Aceh hari ini masih jauh dari sempurna. Tapi setidaknya, kami telah mengambil langkah penting: memilih damai.

Ini bukan proses yang mudah. Banyak yang dikorbankan. Tapi damai adalah warisan terbaik yang bisa kami serahkan kepada anak cucu kami.

Kelak ketika mereka membaca sejarah dan bertanya,
“Mengapa dulu kalian bertikai?”
Kami ingin menjawab,
“Agar kalian tidak perlu mengalaminya lagi.”

Dan ketika mereka bertanya,
“Apa yang kalian wariskan pada kami?”
Kami ingin menjawab,
“Kami mewariskan damai. Damai yang tidak mudah. Damai yang diperjuangkan. Tapi damai yang indah.”

Pilihan Kita Hari Ini Menentukan Masa Depan

Aceh tidak boleh kembali mundur. Jangan biarkan narasi dendam mengaburkan cita-cita. Jangan biarkan nostalgia kelam merusak masa depan yang sedang kami bangun dengan susah payah.

Kita sudah terlalu lama menangis. Kini saatnya kita tersenyum.

Aceh sudah berdamai.

Dan kami tidak akan membiarkan siapa pun mengulang luka itu lagi.

*Penulis adalah Ketua DPD Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh

Anggota DPR RI HT Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Jaya

0

MEDIANAD.COM, ACEH JAYA — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H.T. Ibrahim, melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di daerah.

Kegiatan serap aspirasi dihadiri perwakilan masyarakat dari tujuh kecamatan di Aceh Jaya, yakni Kecamatan Sampoiniet, Darul Hikmah, Setia Bakti, Krueng Sabee, Panga, Teunom, dan Pasie Raya.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah masing-masing. Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi H.T. Ibrahim dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat di parlemen.

H.T. Ibrahim yang akrab di sapa Ampon Bram ini mengatakan, kegiatan serap aspirasi merupakan bagian penting dari tugas anggota DPR RI untuk memastikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur kebijakan di tingkat pusat.

“Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan dan bahan perjuangan kami di DPR RI,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, komunikasi antara masyarakat dan wakilnya di parlemen perlu terus diperkuat agar kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.

H.T. Ibrahim juga menegaskan bahwa dirinya akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, termasuk melalui kegiatan kunjungan daerah pemilihan dan serap aspirasi.

“Tidak semua persoalan bisa diselesaikan dalam satu kesempatan. Tetapi yang paling penting adalah aspirasi masyarakat harus didengar, dicatat, dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada,” katanya.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi bahan untuk mendorong perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pembangunan di Aceh Jaya, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan usulan dari wilayah masing-masing kepada H.T. Ibrahim sebagai wakil mereka di DPR RI. (**)

GePIM: Mendukung Kebijakan Gubernur Pemerintah Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gerakan pemuda iskandar muda (GePIM- Aceh) sangat mendukung terhadap kebijakan Gubernur Aceh tentang larangan pungli yang di praktek selama oleh oknum pelaku pendidikan dan komite sekolah yang sangat meresahkan orang tua peserta didik di seluruh propinsi Aceh.

Berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh gubernur pemerintah Aceh nomor 400.3.1/7031 yang menegaskan larangan praktik gratifikasi pengutan liat (pungli) penyuapan dalam sistem penerimaan siswa baru di jenjang SMA. SMK dan SLB di suruh Aceh.

GePIM mendesak Dinas pendidikan Aceh untuk mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mentaati dan menjalankan surat edaran yang di keluarkan oleh gubernur. Serta memperkuat pengawasan terhadap sekolah sekolah di tingkat level baik yang di koordinir oleh kapubaten kota maupun oleh propinsi. Serta yang di koordinir oleh Kemenag seperti MIN. MTSN .MAN ini juga sangat perlu pengawasan ketat. Ujar zulhadi

Ada beberapa sekolah yang terindikasi telah melakukan pengungutan biaya Oleh pihak sekolah bersama dengan kotemite sekolah Di tingkat Sekolah Menengah Atas SMA berdasar laporan Orang tua peserta didik kepada GePIM Aceh

Zulhadi memintak kepada penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan di salah satu sekolah SMA. Yang terindikasi telah melakukan praktik pungli oleh pihak Sekolah dan komiten sekolah Fajar Harapan.

Berdasarkan laporan orang tua peserta didik Sekolah tersebut telah melakukan Pungli pada tahun ajaran 2024-2025 sekitan 12.995,00 jt per siswa putra, sedangkan untuk siswi putri 13.090.000 jt biaya yang di kutip dengan alasan bermacam macam ada yang Rehab Rekon dan pengadaan 6.730.000,Biaya operasional (300.000 x 6 bulan).1.800.000,Atribut dan Kelengkapan Asrama 2.540.000,Seragam 970.000,ketering 1 bulan 750.000, ini salah satu perbuatan melawan hukum yang harus dihapuskan .ujar ketua GePIM Aceh Zulhadi

GePIM memintak kepada pihak sekolah dan komite untuk segera mengembalikan uang tersebut secara utuh. Ini salah satu perbuatan pelanggaran hukum. Maka lebih baik sebelum proses hukum berjalan lebih baik di kembalikan secara baik2. Ujur zulhadi

PAN Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana, ‘Donasi Rp 1 Miliar dari Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan’

0

Para ketua DPD PAN Kabupaten dan Kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor, November 2025 menerima bantuan dari ketua umum DPP partai dimaksud, Zulkifli Hasan. (foto/ist)

BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama ribuan masyarakat di The Kaluna Resort Pantai Riting, Minggu (15/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan silaturahmi antara pengurus partai dan masyarakat.

Acara ini turut dihadiri seluruh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Aceh, pengurus DPW, kader partai, tokoh masyarakat serta undangan lainnya dari berbagai daerah di Aceh.

Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, juga menyalurkan bantuan kepada delapan kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 26 November 2025.

Bantuan senilai Rp1 miliar tersebut merupakan bantuan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana

Adapun delapan daerah yang menerima bantuan tersebut yakni Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Timur, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Bener Meriah.

Dek Gam—sapaan akrab Nazaruddin—mengungkapkan bahwa Zulkifli Hasan selalu mengikuti perkembangan kondisi masyarakat Aceh, khususnya korban banjir yang terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu lalu.

“Ketum (PAN) selalu memperbarui informasi terkait kondisi korban banjir di Aceh. Saat saya kembali ke Aceh dari Jakarta, beliau menitipkan dana Rp1 miliar untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” kata Dek Gam.

Menurutnya, bantuan tersebut diserahkan kepada masing-masing ketua DPD PAN di daerah untuk kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Saya ingatkan kepada para ketu DPD agar bantuan ini benar-benar disalurkan kepada korban bencana. Apalagi menjelang lebaran, masyarakat sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Selain penyerahan bantuan, kegiatan buka puasa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara kader partai dan masyarakat, sekaligus memperkuat konsolidasi internal PAN di Aceh menjelang berbagai agenda organisasi ke depan.

Ketua MKD DPR RI itu juga menyampaikan pesan dari Ketua Umum PAN agar seluruh kader partai selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya ketika menjelang momentum pemilu.

“Seperti slogan PAN, PAN bantu rakyat. Jangan hanya hadir saat pemilu, tetapi terus bersama masyarakat dalam berbagai kondisi,” tegasnya.

Ia berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri yang semakin dekat.

Tak hanya itu, Anggota Komisi 3 DPR RI itu juga menyampaikan bahwa PAN Aceh menargetkan enam kursi pimpinan DPRK, 10 kursi DPRA dan dua kursi DPR RI pada pemilu mendatang.

“Target itu harus kita capai, makanya kerja harus kita mulai dari sekarang,” tutupnya. (**)

NasDem Sabang Gelar Rapat DPD perdana: Tegaskan Semangat Perubahan dan Penguatan Kader

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Sabang menggelar kegiatan Rapat Dewan Pemimpin Daerah (DPD) sekaligus jumpa pers bersama awak media lokal di Hotel Nagoya Inn, Kota Sabang, Jumat (15/5/2026).

Mengusung tema “Menguatkan Konsolidasi untuk Kerja Perubahan”, kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pengurus DPD, Dewan Pertimbangan dan Dewan Pakar Partai, serta kader partai yang tergabung dalam Badan/Sayap Partai Nasdem Sabang.

Kegiatan dibuka oleh Ketua DPD Partai NasDem, Kota Sabang Periode 2026-2029, H. Shaumil Hadi, S.Sos, M.A. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Drs. Zakaria, MM yang akrab disapa Zack, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sabang yang kini dipercaya sebagai Ketua Wantim (Dewan Pertimbangan) Partai NasDem Sabang.

Ketua Partai NasDem Sabang Shaumil Hadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Rapat DPD ini menjadi bagian penting dalam mempererat kekompakan kader sekaligus memperkuat komunikasi internal partai agar tetap solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Rapat ini menjadi momentum konsolidasi untuk menyatukan langkah, memperkuat semangat perubahan, serta memastikan NasDem tetap hadir di tengah masyarakat dengan gagasan dan kerja nyata,” ujarnya.

Menurut Shaumil, Partai NasDem harus terus menjadi wadah yang mampu melahirkan pemikiran positif dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Sabang. Ia juga mengingatkan bahwa kader partai harus mampu menjaga kepercayaan publik melalui sikap yang santun, terbuka, dan mengedepankan kepentingan masyarakat.

Dalam sesi jumpa pers yang berlangsung pada akhir acara, suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Awak media lokal Sabang diberikan kesempatan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait dinamika politik daerah, penguatan struktur partai, hingga pandangan NasDem terhadap arah pembangunan Kota Sabang ke depan.

Kegiatan yang berlangsung selama hampir lima jam itu ditutup dengan suasana penuh keakraban dan harapan agar semangat sama konsolidasi serta kerja perubahan terus terjaga demi kemajuan Kota Sabang yang lebih baik di masa mendatang.(man)

PAN Banda Aceh Semangat Gerak Cepat Membatu Rakyat

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH Dalam rangka hari ulang tahun ke 28 Partai Amanat Nasional ( PAN) dari Sabang sampai ke Irian Jaya, selalu gerak cepat dalam rangka membantu Rakyat, DPD Banda Aceh dibawah ketua H.Aminullah Usman, berkomitmen untuk terus berjuang bersama untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Semangat patriotisme dan gelora perjuangan dan menggelar upacara HUT PAN dilapangan Tenis ATC Banda Aceh Minggu lalu tanggal 17/8/2026, menjelang usia emas hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 81.

Dewan pimpinan daerah partai PAN kota Banda Aceh menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI ke 81, dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan, kegiatan ini berlangsung di kediaman ketua DPD PAN Banda Aceh H. Aminullah Usman, dan juga bertidak sebagai inspektur upacara HUT RI ke 28.

Aminullah Usman dalam amanatnya menyebutkan, “kita memperingati HUT RI Ke 81 kali ini menjadi momentum, yang melipat gandakan semangat pengabdian dan momen ini menjadi pijakan awal menyambut milad PAN ke 28”.

Aminullah Usman mengatakan, sesuai dengan arahan ketua umum PAN pusat Zulkifli Hasan, usia ke 81 tahun Indonesia merdeka, akan menjadi istafer perjuangan untuk meluruskan cita-cita dan pengabdian para pendahulu, jadi tugas kita belum selesai saat ini masih banyak persoalan masih banyak persoalan bangsa yang butuh kerja keras dan kerja sama.

Aminullah Usman mengingatkan, berorganisasi di PAN tidak boleh hanya berstatus politik, setiap pengurus dan kader dituntut untuk memberikan dampak manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat kita. Kita harus bersemangat dan solit untuk memperjuangkan untuk kepentingan rakyat dan PAN Harus selalu didepan ditengah tengah masyarakat kita.(lem)

Popular Posts

My Favorites

Ditanya Soal Gaji Petugas Pasar, Kadiskopukmdag: Sedang Dicarikan Solusi

0
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Kota Banda Aceh Samsul Bahri mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang mencarikan solusi...