Pemerintah

Beranda Pemerintah
Berita Pemerintahan

Disambut Tradisi Pedang Pora, AKBP Dr. Ahzan Resmi Jabat Kapolres Lhokseumawe

0
AKBP Dr. Ahzan melangkah melewati barisan perwira pedang pora yang berdiri tegap, Sabtu (12/4/2025).foto: ist

MEDIANAD.COM, LHOKSEUMAWE – AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H resmi menjabat sebagai Kapolres Lhokseumawe menggantikan AKBP Henki Ismanto, S.I.K., dalam sebuah upacara penyambutan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di halaman Mapolres Lhokseumawe, Sabtu (12/4/2025) pagi.

Kedatangan AKBP Dr. Ahzan disambut dengan tradisi pedang pora, sebuah prosesi kehormatan yang menjadi simbol penerimaan resmi pemimpin baru di lingkungan Kepolisian. Dengan mengenakan seragam dinas, AKBP Dr. Ahzan melangkah melewati barisan perwira pedang pora yang berdiri tegap, menambah nuansa sakral dan penuh wibawa dalam momen tersebut.

Dalam sambutannya, AKBP Dr. Ahzan mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan dan berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi saya. Bersama jajaran Polres Lhokseumawe, kita akan terus bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Dr. Ahzan.

Sementara itu, AKBP Henki Ismanto yang kini mengemban amanah baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel Polres Lhokseumawe serta masyarakat atas dukungan selama masa kepemimpinannya.

Upacara pedang pora ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Lhokseumawe, personil Brigadir dan pengurus Bhayangkari cabang Lhokseumawe.

Pergantian kepemimpinan ini diharapkan membawa semangat baru dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik di wilayah Lhokseumawe.(rel)

Pabrik Karet Di Aceh Barat Siap Beroperasi ,Distambun Aceh Melarang Karet Mentah Kirim Keluar Daerah

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM-  Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Cut Huzaimah meminta pada pemilik kebun karet yang ada di Aceh untuk tidak lagi mengirim karet mentah keluar Aceh, karena Aceh sudah mempunyai pabrik pengelolaan sendiri di Aceh Barat.

Jadi dengan kehadiran pabrik karet di Aceh Barat akan menampung sejumlah tenaga kerja, dan pabrik ini mampu mengolah sampai 2,500 ton perbulan, kata Bu Cut (6/8/2025).

Makanya pemerintah aceh mulai saat ini melarang bahan baku karet mentah dikirim atau di oleh diluar Aceh. Alasan Kadis Pertanian dan Perkebunan melarang membawa bahan mentah keluar Aceh supaya masyarakat kita bisa dipekerjakan di pabrik karet kita sendiri otomatis ekonomi masyarakat akan terdongkrak dan pelan-pelan pengangguran akan berkurang dan kita juga ingin Aceh lebih maju lagi.

Menurutnya, kebijakan menahan bahan baku karet mentah untuk tidak dikirim keluar Aceh adalah langkah strategis untuk mendukung helirisasi industri menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat disekitar serta produksi karet.

“Kita sudah punya pabrik karet sendiri di Aceh Barat untuk apa lagi dijual bahan mentah keluar Aceh ini saatnya kesempatan bagi kita untuk membangun ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja serta memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Bu Cut.

Pabrik karet tersebut adalah pabrik milik PT potensi bumi sakti yang telah diresmikan 8 juli 2025 yang lalu di Gampong Gle Siblah kecamatan Woila Aceh Barat, pabrik ini berdiri atas lahan seluas 25 hektar dan mampu mengeloh sampai sebanyak 2,500 ton karet mentah perbulan, pabrik ini memang sudah lama di idam-idamkan, disaat Mualem masih menjabat wakil gubernur Aceh waktu itu dan beliau juga yang melakukan peletakan batu pertama dimulainya pekerjaan pabrik.(ml)

Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Sabang berlangsung khidmat

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sabang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Dimulai pukul 08.00 WIB, upacara berjalan lancar dengan pengibaran Sang Saka Merah Putih oleh 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang merupakan putra-putri terbaik Kota Sabang. Momen tersebut disaksikan masyarakat dengan penuh antusias.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Darma Bakti di Jalan Yos Sudarso ini, turut dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD, TNI/Polri, Satpol PP, ASN, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Kapten Laut (P) Wahyu Hidayat, Penjabat Komandan KAL Iboih Lanal Sabang, ditunjuk sebagai Komandan Upacara, dan Lettu Laut (K) Hendrik Dian Susilo, Perwira Administrasi Medis RSAL Jend. Lilipory Sabang, bertugas sebagai Perwira Upacara.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sabang menegaskan bahwa HUT Kemerdekaan harus dimaknai sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.

“Sebagai anak bangsa, kita harus selalu mengingat jasa para pahlawan. Kita bersyukur kepada Allah SWT karena Indonesia telah merdeka selama 80 tahun. Kemerdekaan ini wajib kita isi dengan semangat perjuangan agar anak-anak kita tumbuh lebih gigih, giat, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Wali Kota, Minggu (17/8).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, serta berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga anak-anak kita. Jangan sampai mereka lalai, apalagi terjerumus dalam narkoba. Ini adalah harapan kita semua, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berdaya saing,” kata Zulkifli.

Ia juga menyampaikan harapan khusus agar pariwisata Sabang semakin maju dan menjadi kebanggaan masyarakat.

“Harapan kita bersama adalah terus mengembangkan Sabang sebagai daerah tujuan wisata. Sabang harus kita promosikan keluar sebagai daerah yang aman, nyaman, dengan udara dan laut yang bersih. Dengan begitu, pariwisata dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Upacara juga dimeriahkan dengan penampilan drumband dari SDN 16 Sabang dan SMAN 1 Kota Sabang, yang semakin membangkitkan semangat kemerdekaan.

Usai pelaksanaan upacara, Wali Kota Sabang bersama Forkopimda menyerahkan remisi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sabang kepada warga binaan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Rumah Sakit Umum Kota Sabang dan RSAL Jend. Lilipory guna memberikan semangat moril dan dukungan kepada para pasien.(man)

Ketua KONI Aceh, Abu Razak Tutup Usia di Mekkah, “Pemerintah Aceh ikut Berduka’

0
Gubernur Aceh Muzakir Manaf

MEDIANAD.COM: BANDA ACEH – INNALILLAHI WAINNA ILAIHI RAJIUN “Saya Muzakir Manaf, atas nama Pemerintah Aceh menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya saudara kita yang juga ketua umum KONI Aceh, Sekjen DPP Partai Aceh, Almarhum Kamarudin Abubakar alias Abu Razak”.
Beliau meninggal saat sedang melaksanakan Ibadah Umrah di Tanah Haram dan di Bulan Suci Ramadhan, “Insya Allah Almarhum Husnul Khatimah, serta Asoe Syurga”, amin.

Serta Wagub Dek Fadh juga menyampaikan turut berdsukacita yang mendalam atas berpulangnnya Alnarhum Abu Razak untuk selamanya.“Innalillahi Wa Innailaihi Raji’un, duka mendalam dari saya dan keluarga serta tim Safari Ramadhan Pemerintah Aceh atas berpulangnya Abu Razak, Insya Allah Husnul Khatimah,” ujar Wagub.

Seperti telah diketahui beberapa saat yang lalu, Almarhum Abu Rajak, yang juga Sekjen Partai Aceh sekaligus ketua umum KONI Aceh, tutup usia, Rabu 19 Maret 2025 pukul 06.00 waktu Arab saudi.

Beliau meninggal di Mekah, Rabu pukul 6.00 waktu Arab Saudi, saat sedang menjalankan Ibadah Umrah dan akan dikebumikan di Mekah. Abu Razak sudah berada di Arab Saudi sejak 3 Maret dan direncanakan kembali ke Aceh pada 3 April mendatang.

Sementara Plt Sekda Aceh, Muhammad Nasir Syamaun juga mengaku terkejut dengan kabar duka berpulangnya Abu Razak. Saat mengetahui kabar tersebut M Nasir baru saja selesai menggelar rapat di ruang kerjanya.

“Saya Plt Sekda Aceh Muhammad Nasir Syamaun, atas nama pribadi dan seluruh jajaran Pemerintah Aceh, menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Abu Razak menghadap sang khalid, Amin”.

Mengingat sebagai Ketua KONI Aceh, beliau turut berperan dalam menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Serta peningkatan prestasi atlet Aceh yang luar biasa, dimana berada pada 6 besar klasmen perolehan medali dan untuk pertama kali dalam sejarah bagi atlet Aceh selama ambil bagian dari PON ke PON.

Terang Plt Sekda M Nasir yang juga lama bersama almarhum sebagai Sekretaris KONI Aceh dan Abu Razak ketua umum. (zm/*)

 

 

Ketua DPRK Bireuen Sampaikan Sambutan dalam Rapat dengan KPK di Gedung Merah Putih Jakarta”

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Provinsi Aceh, Junaidi, SH bersama Wakil Ketua I Surya Dharma dan Wakil Ketua II Muslem Abdullah menghadiri acara Rapat Penguatan Sinergi Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah, dalam Rangka Pemberantasan Korupsi, yang dilaksanakandi Aula Bhineka Tunggal Ika, Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Rabu (7/05) 2025.

Ketua DPRK Bireuen Provinsi Aceh, Junaidi SH dalam sambutannya dikesempatan tersebut menyampaikan, merasa sangat senang dan terhormat menjadi bagian dari acara penting ini, yaitu penguatan sinergi kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam rangka pemberantasan korupsi di tanah air.

Mengingat pemberantasan korupsi adalah tugas bersama yang memerlukan kerja sama dan sinergi antara semua pihak. KPK sebagai lembaga independen yang memiliki mandat untuk memberantas korupsi, dan Pemda sebagai pelaksana pemerintahan di daerah, memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan transparan.

Melalui acara ini, kita dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara KPK dan Pemda dalam rangka meningkatkan efektivitas pemberantasan korupsi, jelasnya lagi.

Sembari menambahkan, “disini kita dapat berbagi pengalaman, pengetahuan, dan best practice dalam upaya pencegahan dan penindakan korupsi”, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa, korupsi merupakan penyakit sosial yang dapat merusak fondasi moral dan etika bangsa Indonesia serta dapat menghambat pembangunan yang berkelanjutan.

Korupsi ini dalam berbagai bentuknya akan merugikan
semua pihak serta akan menghilangkan kepercayaan
masyarakat terhadap pemerintah dan lembaga-lembaga publik lainya, ujar ketua Junaidi.

Serta menjelaskan, pentingnya menghindari korupsi bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata melainkan juga menjadi tanggung jawab individu dan warga Negara Indonesia yang sadar atas nilai-nilai etika dan moral.

Oleh karena demikian saya berharap acara ini dapat menjadi momentum penting dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen kita semua untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik dan bebas dari korupsi, tutupnya.

Dalam rapat penting, yang juga dihadiri perwakilan pejabat eksekutif, legislatif, lembaga dan instansi terkait se tanah air. (*/zm)

Awal Tahun 2025, Silaturahmi Nasional & Tawojoh Akbar Ponpes Darul Ihsan Al Waliyah Labuhanhaji

0

MEDIANAD.COM, ACEH SELATAN – Pada Awal Tahun 2025  hari Sabtu Tgl 4 Januari 2025 Pusat Majlis Tauhid Tashawuf Indonesi Indonesia (MPTT-I) Desa Pawoh Kec. Labuhanhaji Kab. Aceh Selatan Provinsi Aceh.

Dihadiri Oleh Para keturunan Zuriat Raja Raja 9 Negri Kesultan Aceh Darussalam dan Ketua Umum Zuriat Radja Sultan Se Nusantara TG.Prof DR.(H.C) Fikri Julian Syah PH.D (Keturunan pengarang Kitab Sirus Salikin Abdul Shomad Al Palimbani) dan Panglima PA/KPA SeAceh Mulai Aceh Tamiang Sampai Aceh Singkil.

Di Awal Pembukaan Aceh Abi Ahmad Junaidi Sebagai Ketua Pelaksana Acara Silaturahmi Nasiosal & Tajawoh Akbar Bersama Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidi (Wali Agama Aceh) H.Muzakir Manaf (Gubenur Terpilih) H.Fadlullah, SE (Wakil Gubenur Terpilih) H.Kamarudin Abu Bakar (Abu Razak) Ketua Tim Pemenangan Mualem Dekpad Serta Datok Haji Mohd.Nazri Bin Ismail D.P.S.M (Malaka) GCA (M)

Ia menyampaikan Ucapan Selamat Datang Kepada Seluruh Undangan yang telah hadir di Tempat yg Mulia dan Berkah ini Agar kita Semua Selalu dalam Rahmat lindungan dan Kasih Sayang Dari Allah SWT

Ketua Panitia Menyampaikan kata-kata penghormatan dan kemuliaan kepada Para Undangan yang Telah hadir Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy dan Keluarga Ketua umum Radja Sultan Se NusantaraK etua Zuriat raja Aceh.

Acara ini mendapatkan dukungan dari bapak Rifki Arsya Menteri Kreatif dan Pak Kaesang Pangarep ketum PSI, Panglima PA/KPA Seluruh Aceh Tokoh Pantai Barat Selatan Bang Wen Rimba, Bupati dan Walikota Terpilih Dari Kota madya Banda Aceh, Aceh Jaya,Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Sublussalam, Aceh Singkil, Benar meriah, Takengon.

Saat Raja Saifullah menyampaikan kata Kami Seluruh Raja 9  Negri Kesultanan Aceh Sepakat Mengukuhkan Abuya Syehk H.Amran Wali Alkhalidy Sebagai Khazi Mukfi malikul adil yang di bacakan langsung di depan Ribuan Masyarakat oleh Ketua Umum Zuriat Kesultanan Nusantara.

Abi Ahmad Junaidi Sekaligus Pimpinan yayasan Al Ihsan Tashawuf Pusat Mengharapkan Agar  Pemerintah Seluruh Aceh Kedepan Bisa bersatu di bawah Bimbingan Ulama Sufi Asean Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy Yg Telah di Kukuhkan Sebagai Khazi mufthi malikul adil.

Seperti kejayaan mufti aceh tempo dulu Syeh Abdurrauf dengan Sultan Iskandar Muda, Semoga bangsa Aceh dapat Sejahtera, Makmur dan Sentosa Bahagia Dunia dan Bahagia Akhirat. [JH]

Pemkab Aceh Besar Santuni 1.762 Anak Yatim Piatu

0

MEDIANAD.COM, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berbagi keberkahan Ramadhan dengan menyantuni dan menyerahkan bantuan secara simbolis kepada 1.762 anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Aceh Besar kepada Pelaksana tugas (Plt) Dinas Sosial Aceh Besar.

“Alhamdulillah, ini momen yang sangat baik, hari ini kita bersilaturahmi dan sekaligus berbagi dengan anak-anak yatim,” hal itu disampaikan Bupati Aceh Besar Syech Muharram di sela-sela silaturrahmi dan buka puasa bersama antara Pemerintah dengan para ulama se Aceh Besar, di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (26/3/2025) kemarin.

Syech Muharram menyampaikan, penyaluran Bantuan Sosial Tahap I berupa uang tunai kepada anak yatim dan yatim piatu dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar tahun anggaran 2025.

“Untuk jumlah anak yatim sebanyak 1.762 anak dengan total anggaran Rp. 881.000.000, nanti akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing anak oleh dinas sosial Aceh Besar,” katanya.

Ia mengatakan, bulan suci Ramadan yang penuh dengan keberkahan membawa kepada satu titik keyakinan, bahwa berbagi itu indah.

“Mudah-mudahan santunan tersebut dapat membantu dan memberikan kebahagiaan bagi anak yatim untuk menyambut hari raya idul fitri 1446 Hijriah nanti,” katanya.

Muharram Idris menegaskan bulan Ramadhan selalu dinantikan oleh seluruh umat Islam untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan salah satunya adalah membahagiakan para anak yatim.

“Semoga di bulan Ramadhan ini, semua amal kebaikan baik kita mendapatkan ridha dari Allah SWT,” imbuhnya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri, Danlanud SIM, Forkopimda Aceh Besar, Plt Sekdakab Bahrul Jamil SSos MSi, para Rektor, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekdakab, Kepala OPD, para camat, pengurus ICMI, dan tokoh-tokoh masyarakat.(**)

Lepas JCH Aceh Kloter I, Mualem: Hadapi Persoalan dengan Sabar

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau akrab disapa Mualem menghadiri acara pelepasan pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Aceh kloter 1 Tahun 2025, di Aula Jeddah Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu, 17 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mualem memberikan sejumlah pesan kepada 393 JCH Aceh Kloter 1 yang seluruhnya dari Kota Banda Aceh.

Di antara pesan yang disampaikan Mualem adalah pentingnya menjaga keikhlasan dan kesabaran saat berada di Tanah Suci.

Menurut Mualem, nantinya para jamaah akan menghadapi berbagai situasi kurang nyaman selama di Tanah Suci. Mulai dari antrean panjang di berbagai kegiatan, berdesakan, menu makan yang monoton dan berbagai hal lainnya yang bisa memicu rasa marah dan mengeluh.

“Jangan sampai marah, kita dalam melaksanakan ibadah haji harus sabar dan ikhlas serta bertawakkal kepada Allah,” kata Mualem.

Mualem mengatakan, jika para jamaah mampu menerapkan sifat sabar dan ikhlas selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, ia yakin haji mabrur bisa diperoleh setiap jamaah haji Aceh.

Mualem juga mengingatkan agar saling menjaga dan tolong menolong antar sesama jamaah, terutama para jamaah lansia dan disabilitas.

Ia meminta jamaah menjaga kesehatan fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan baik.

“Mungkin tahun ini adalah haji akbar, pahala ibadahnya lebih baik 70 ribu kali,” kata Mualem.

Dalam kesempatan itu, Mualem juga menginformasikan kabar gembira kepada para JCH Aceh bahwa uang saku dari Wakaf Baitul Asyi yang diterima setiap jamaah Aceh bertambah dari 1.500 Riyal menjadi 3.000 Riyal.

“Insya Allah pengelola Wakaf Baitul Asyi atas permintaan Pemerintah Aceh berkenan menambah uang saku untuk jamaah haji Aceh,” kata Mualem.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BPH RI), KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim yang melepas para JCH Aceh kloter 1 calon haji kloter 1 mengharapkan keberangkatan jamaah haji membawa tiga kesuksesan, yaitu sukses ibadah, sukses ekonomi dan sukses peradaban.

“Sukses ibadah kita harap seluruh jamaah mampu menuntaskan seluruh rukun haji dengan lancar, kemudian sukses ekonomi kita harap ada perputaran uang dari jamaah yang bisa dirasakan masyarakat,” sebut K.H. Irfan Yusuf.

Sementara sukses peradaban, K.H. Irfan Yusuf menjelaskan para jamaah yang pulang dari melaksanakan ibadah haji mampu membawa manfaat dan keberkahan untuk masyarakat di sekitarnya.

Acara pelepasan JCH Aceh kloter 1 dihadiri Staf Ahli Menteri Agama RI, Faisal Ali Hasyim; Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal; Anggota DPR Aceh, Ilmiza Saaduddin Djamal; Kakanwil Kemenag Aceh, dan para pejabat lainnya. (*)

Lomba Asah Terampil KIG Meriahkan HUT Kota Sabang, Dorong Penguatan Informasi Masyarakat Pesisir

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Sabang yang ke – 60 , Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kota Sabang menggelar Lomba Asah Terampil bagi Kelompok Informasi Gampong (KIG) se-Kota Sabang. Kegiatan ini berlangsung meriah di Gampong Krueng Raya, Jumat (21/6), dengan mengusung tema “Meningkatkan Peran KIG dalam Optimalisasi Informasi bagi Masyarakat Pesisir.”

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sabang yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Sabang, Agus Halim, SE. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya penguatan kapasitas informasi di tingkat gampong, terutama bagi masyarakat pesisir.

“Atas nama Pemerintah Kota Sabang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Lomba Asah Terampil ini. Semoga kegiatan ini menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan kualitas informasi, mempererat kerja sama antar gampong, dan memperkuat jalinan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Terlebih dalam konteks masyarakat pesisir yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah,” ujarnya saat membuka acara.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Kota Sabang, Agus Halim, SE, dalam sambutan sekaligus arahannya menjelaskan bahwa Lomba Asah Terampil bukan hanya sekadar ajang kompetisi antar KIG dari berbagai gampong, namun memiliki makna yang lebih luas dalam penguatan kapasitas masyarakat.

Kegiatan yang diikuti oleh 16 KIG dari 18 KIG gampong-gampong di Kota Sabang ini berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan. Para peserta menunjukkan antusiasme dan kreativitas dalam menjawab berbagai pertanyaan

Adapun hasil akhir dari Lomba Asah Terampil KIG se-Kota Sabang, Juara 1 diraih oleh Kelompok Informasi Gampong (KIG) Gampong Kuta Barat yang tampil unggul dengan ketepatan dan kecepatan menjawab berbagai soal.
Juara 2 diraih oleh KIG Gampong Balohan, yang menunjukkan kekompakan dan wawasan luas di setiap babak lomba.
Sementara itu, Juara 3 diraih oleh KIG Gampong Paya Seunara, yang juga tampil memukau dengan semangat bersaing yang tinggi dan kemampuan menjawab soal dengan baik.

Dengan adanya lomba ini, diharapkan setiap KIG semakin berdaya dan mampu menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat, menangkal hoaks, dan memperkuat literasi digital di tingkat gampong.(man)

Gubernur Aceh Masih Muzakir Manaf Terima Penghargaan Pimred Award 2025 di Banten

0

Gubernur Aceh Muzakir Manaf 

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah Terbaik dalam Bidang Komunikasi dan Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Provinsi dalam ajang Pimred Award 2025 yang digelar oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) di Provinsi Banten.

“Bapak Gubernur dinilai berhasil membangun pola komunikasi pemerintahan yang terbuka, informatif, dan responsif terhadap dinamika publik, sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan media sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang demokratis,” kata Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat, SSTP, M.Si dalam keterangannya, Senin malam, 21 Juli 2025 di Banda Aceh.

Akkar menjelaskan, penganugerahan yang berlangsung pada Jumat 18 Juli 2025 itu merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-2 FPRMI yang juga diisi dengan berbagai agenda strategis seperti diskusi nasional, bedah buku, pengukuhan pengurus wilayah, serta malam puncak penganugerahan yang melibatkan lebih dari 300 tokoh dari seluruh Indonesia. Dewan juri Pimred Award 2025 diketuai oleh tokoh pers nasional Bagir Manan bersama Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin.

Pimred Award 2025 sendiri menganugerahkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari kepala daerah terbaik tingkat provinsi, kabupaten, dan kota, tokoh legislatif, pemimpin visioner, hingga badan usaha inovatif dan pengusaha inspiratif yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan penguatan peran media sebagai mitra pembangunan nasional.

Akkar juga mengungkapkan, Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi, mendukung kebebasan pers, serta menjadikan media sebagai mitra pembangunan yang setara dan strategis.(*)

Popular Posts

My Favorites

Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Kurang Mampu di Gampong Balohan

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Polsek Sukajaya Polres Sabang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada warga kurang mampu, di...