Pemerintah

Beranda Pemerintah
Berita Pemerintahan

Lepas JCH Aceh Kloter I, Mualem: Hadapi Persoalan dengan Sabar

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau akrab disapa Mualem menghadiri acara pelepasan pemberangkatan jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Aceh kloter 1 Tahun 2025, di Aula Jeddah Asrama Haji Banda Aceh, Sabtu, 17 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Mualem memberikan sejumlah pesan kepada 393 JCH Aceh Kloter 1 yang seluruhnya dari Kota Banda Aceh.

Di antara pesan yang disampaikan Mualem adalah pentingnya menjaga keikhlasan dan kesabaran saat berada di Tanah Suci.

Menurut Mualem, nantinya para jamaah akan menghadapi berbagai situasi kurang nyaman selama di Tanah Suci. Mulai dari antrean panjang di berbagai kegiatan, berdesakan, menu makan yang monoton dan berbagai hal lainnya yang bisa memicu rasa marah dan mengeluh.

“Jangan sampai marah, kita dalam melaksanakan ibadah haji harus sabar dan ikhlas serta bertawakkal kepada Allah,” kata Mualem.

Mualem mengatakan, jika para jamaah mampu menerapkan sifat sabar dan ikhlas selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, ia yakin haji mabrur bisa diperoleh setiap jamaah haji Aceh.

Mualem juga mengingatkan agar saling menjaga dan tolong menolong antar sesama jamaah, terutama para jamaah lansia dan disabilitas.

Ia meminta jamaah menjaga kesehatan fisik agar seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan baik.

“Mungkin tahun ini adalah haji akbar, pahala ibadahnya lebih baik 70 ribu kali,” kata Mualem.

Dalam kesempatan itu, Mualem juga menginformasikan kabar gembira kepada para JCH Aceh bahwa uang saku dari Wakaf Baitul Asyi yang diterima setiap jamaah Aceh bertambah dari 1.500 Riyal menjadi 3.000 Riyal.

“Insya Allah pengelola Wakaf Baitul Asyi atas permintaan Pemerintah Aceh berkenan menambah uang saku untuk jamaah haji Aceh,” kata Mualem.

Sementara itu, Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BPH RI), KH. Mochamad Irfan Yusuf Hasyim yang melepas para JCH Aceh kloter 1 calon haji kloter 1 mengharapkan keberangkatan jamaah haji membawa tiga kesuksesan, yaitu sukses ibadah, sukses ekonomi dan sukses peradaban.

“Sukses ibadah kita harap seluruh jamaah mampu menuntaskan seluruh rukun haji dengan lancar, kemudian sukses ekonomi kita harap ada perputaran uang dari jamaah yang bisa dirasakan masyarakat,” sebut K.H. Irfan Yusuf.

Sementara sukses peradaban, K.H. Irfan Yusuf menjelaskan para jamaah yang pulang dari melaksanakan ibadah haji mampu membawa manfaat dan keberkahan untuk masyarakat di sekitarnya.

Acara pelepasan JCH Aceh kloter 1 dihadiri Staf Ahli Menteri Agama RI, Faisal Ali Hasyim; Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal; Anggota DPR Aceh, Ilmiza Saaduddin Djamal; Kakanwil Kemenag Aceh, dan para pejabat lainnya. (*)

Warga Meurah Dua Pijay Minta Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah Tertimbun Lumpur, “1.500 H Kategori Rusak Berat”

0

Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Wagub Fadhlullah (Dek Fad) diabadikan bersama, usai meninjau salah satu lokasi persawahan yang tertimbun banjir di Pijay, Sabtu (21/02) 2026.(foto/
ist)

MEDIANAD.COM, MEUREUDU: “Derita masyarakat Kecamatan Meurah Dua (KMD) Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) Aceh pasca musibah banjir dan tanah lonsor/ bencana hidrometeorologi yang terjadi, Tanggal 26 November 2025 tahun lalu semakin menga-
nga, bahkan tanpa arah kehidupan
yang berarti, setelah kehilangan segalanya akibat musibah yang maha dasyat dan takterlingan sama sekali dimaksud”.

Sekarang warga KMD yang rumahnya hilang dan tertimbun lumpur, ada yang masih berteduh dibawah ditenda bantuan, numpang dirumah tetangga, serta tinggal di lokasi hunian sementara (Huntara).
“Sangat naif dan sangat tidak enak masyarakat mengharapkan belahan bantuan dari donatur dan relawan secara berkepanjangan”.

Dengan demikian, satu-satunya jalan bagi warga KMD dan untuk bangkit kembali dari keterpurukan, meminta pemerintah pusat melalui kementrian terkait, segera memperbaiki sawah warga yang rusak tertimbun lumpur banjir.

Rekonstruksi sawah warga kami yang rusak harus disegerakan, “mengingat secara umum masyarakat KMD mata pencaharian sehari-hari bertani disawah bahkan bisa panen setahun 3 kali sebelum musibah banjir’.

Sekarang semuanya sudah sirna, hancur dan hilang juga kehihudupan warga sehari-hari menjadi hampa tak terarah, pinta sejumlah Keuchik dalam Kecamatan Meurah Dua kepada Online MEDIANAD.COM beberapa hari yang lalu.

Sembari berharap, selain pemulihan persawahan warga juga meminta pemerintah mencari solusi dan membantu masyarajat bagaimana membersihkan rumah yang tertimbun lumpur.

Sebelumnya, Bupati Kabupaten Pijay, Sibral Malasyi juga meminta dukungan konkret dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempercepat pemulihan sekitar 1.500 hektare sawah yang tertutup lumpur akibat banjir di Kecamatan Meurah Dua.

Permintaan tersebut disampaikan saat mendampingi Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Sumatera dalam peninjauan lokasi terdampak bencana dimaksud, Sabtu (21/02) 2026.

Dimana pendataan sementara jelas Bupati. “Sekitar 1.500 Hektare (H) sawah mengalami kerusakan berat dengan ketebalan lumpur mencapai 50 cm hingga 1 meter. Selain itu, ribuan hektare lahan pertanian warga lainnya juga ada terdampak ringan hingga sedang.

Jika tidak segera diperbaiki secara komprehensif, berpotensi menurunkan produktivitas dan mengganggu hasil panen.

Mengingat, “sektor pertanian tulang punggung perekonomi masyarakat Pijay secara umum dan kalkulasikan”, dari total 8.800 hektare lahan pertanian yang dimiliki di Pihay, sebagian besar menjadi sumber penghidupan utama warga.

Dengan demikian, “pemulihan lahan pertanian bukan hanya perbaikan fisik, tetapi langkah strategis untuk menjaga ketahanan pangan daerah serta keberlangsungan ekonomi petani pasca bencana”, pinta Bupati.

Sembari dikesempatan itu, mengharapkan. Kementan dapat memberikan dukungan berupa bantuan alat berat untuk pengerukan lumpur, perbaikan struktur tanah, serta pendampingan teknis, sehingga lahan dapat kembali produktif dalam waktu relatif singkat.

“Percepatan pemulihan sangat penting agar petani dapat segera kembali menanam dan roda perekonomian desa tidak terhenti secara berkepanjangan, tukas Bupati dalam nada penuh harap. (zulmahdi/*)

Pemerintah Aceh Melarang Memanfaatkan Kayu diTpat Bencana Karena Akan Diselidiki Tentang Kasus Lingkungan

0

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM – Kayu-kayu besar yang dibawa oleh arus banjir besar yang menghatam pemukiman penduduk mulai dari yang menyebabkan rumah masyarakat hancur serta berserakan dimana-mana dilarang mengambil dan memanfaatkan karena ini menyangkut dengan kasus lingkungan.

Hal ini disampaikan oleh juru bicara pemerintah Aceh Muhammad MTA, karena ini bukan kasus biasa karena bencana yang terjadi saat ini bukanlah bencana biasa karena banjir dan longsor ini masalah yang sangat kompleks karena sudah terjadi kerusakan lingkungan yang sangat luar biasa.

Maka dari itu pemerintah Aceh mengingatkan pada semua pihak untuk tidak mengambil dan memanfaatkan kayu tersebut karena untuk dijadikan bukti pemeriksaan nanti dan siapapun tidak boleh mengambil dan mengakat atau memindahkan memanfaatkan Tampa ada izin dari otoritas terkait.

Karena ini akan menjadi alat bukti penting saat investigasi hukum maka gubernur Aceh melarang keras siapapun yang mengambil kayu dilokasi banjir yang mencoba atau mengambil dan membawa keluar akan ditindak.

Maka semua pihak harus hati hati jangan coba coba untuk mengambil kayu tersebut, pemerintah Aceh mengajak masyarakat dilingkungan banjir untuk mengawasi terhadap tumpukan kayu atau yang berserakan dimana-mana untuk tidak diambil ini masyarakat harus menjaganya bila ada yang mengangkat dan mengambil maka masyarakat dengan secara untuk melapor ke penegak hukum untuk ditindak.

Pemerintah Aceh juga telah memberikan arahan kepada TNI/polri dan masyarakat dan semua pihak yang saat ini bekerja melakukan pembersihan agar menempatkan tumpukan kaya di tempat lokasi yang sama yang telah disepakati pengumpulan kayu tersebut akan dikoordinasikan oleh dinas terkait bersama jajaran dilapangan.

Maka, Gubernur mengharapkan kayu tersebut ditempatkan dilokasi khusus yang ditentukan bersama, penegasan pemerintah ini bukanlah untuk menghambat pekerjaan pembersihan, melainkan untuk menjaga tata kelola penanganan bencana sesuai aturan.

Pemerintah ingin memastikan setiap tindakan sekecil apapun tidak bertentangan dengan regulasi lingkungan dan tidak hilangjan potensi barang bukti yang dapatkan menjelas menyebabkan bencana.(lem)

Kepala DPMPTSP Aceh Pimpin Donor untuk Penuhi Kebutuhan Darah Aceh

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Muhammad Iswanto, memimpin aksi sosial donor darah seluruh ASN di instansi yang ia pimpin, pada Senin, (21/4/2025).

Kegiatan tersebut merupakan upaya ASN DPMPTSP membantu memenuhi kebutuhan darah di  Aceh bagi pasien yang membutuhkan.

Tampak seluruh ASN DPMPTSP Aceh antusias dan bersemangat melakukan donor darah secara tertib. Sebanyak 48 kantong darah terkumpul. Melampaui dari jumlah yang ditargetkan sebanyak 30 kantong darah.

Hal tersebut tidak lepas dari instruksi langsung Kepala DPMPTSP yang juga ikut serta berdonor darah bersama para jajarannya.

“Sejak hari Jumat pekan lalu di internal dinas telah kami ingatkan seluruh jajaran untuk mempersiapkan diri guna melakukan donor pada Senin pagi ini,” kata Iswanto.

Iswanto mengatakan, motto donor darah DPMPTSP kali ini yaitu “darah saja kita berikan, apalagi yang lain untuk bangsa dan daerah tercinta ini.”

Iswanto berharap, darah yang didonorkan ASN DPMPTSP Aceh berguna dan bisa membantu pasien di rumah sakit di Banda Aceh dan Aceh Besar.

“Kepada mereka yang sedang sakit kita doakan segera diberikan kesehatan kembali seperti sedia kala setelah menerima transfusi darah ini, amin,” kata Iswanto.

Donor darah bukanlah hal yang asing bagi Iswanto. Seluruh ASN Pemkab Aceh Besar yang pernah ia pimpin saat menjadi Pj Bupati sampai saat ini juga terus melakukan donor darah rutin secara terjadwal di kantor Bupati setelah diinisiasi olehnya.

Bahkan hingga saat ini secara pribadi Iswanto juga tercatat di PMI Kota Banda Aceh telah mendonorkan darah sebanyak 25 wkali. (*)

Presiden Prabowo Komit akan Bangun Perintahan yang Bersih dan Bakal Lawan Korupsi Tanpa Pandang Bulu

0
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto

MEDIANAD.COM, JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya akan bangun pemerintahan yang bersih, tentu dalam menghadirkan pemerintahan yang bersih, menjamin akan memberantas korupsi ranpa padang bulu.

“Seperti diberitakan detik.News” komitmen itu disampaikan Prabowo dalam peluncuran Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (24/02/2025). Prabowo berjanji akan melawan korupsi sekeras-kerasnya untuk membangun pemerintahan yang bersih.

“Saya bersama pemerintah yang saya pimpin didukung oleh koalisi yang solid, bertekad keras untuk membangun suatu pemerintahan yang bersih yang bebas dari korupsi,” kata Prabowo saat memberi sambutan dalam peluncuran Danantara yang berlangsung di halaman tengah Istana Merdeka.

Prabowo menegaskan akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya. Dia juga akan mengerahkan segala upaya tanpa pandang bulu.

“Saya akan melawan korupsi dengan sekeras-kerasnya dan dengan segala tenaga dan upaya yang bisa saya kerahkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Dia pun menekankan prinsip tegas tersebut juga akan diterapkan dalam mengelola Danantara Indonesia. Prabowo menyebut pengelolaan sumber daya nasional secara bijaksana bukan sesuatu yang baru.

“Prinsip yang sama akan menjadi fondasi dalam pengelolaan Danantara Indonesia. Visi untuk mengelola sumber daya nasional secara bijaksana bukanlah sesuatu yang baru. Tidak lama setelah kemerdekaan para pendiri bangsa mendirikan Bank Industri Negara untuk membiayai sektor perkebunan dan industri pertambangan,” pinta presiden singkat. (**)

Wakil Bupati Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil Bergabung di Retret Akademi Militer Magelang

0

MEDIANAD.COM – Wakil Bupati Aceh Besar, Drs. H. Syukri A. Jalil, resmi bergabung dalam kegiatan retret kepala daerah di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025). Kegiatan yang melibatkan bupati, walikota, serta wakil kepala daerah se-Indonesia ini dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (28/2/2025).

Sebelum menuju Akmil Magelang, para wakil kepala daerah terlebih dahulu berkumpul di Rindam IV/Diponegoro untuk melakukan registrasi. Drs. H. Syukri A. Jalil tiba lebih awal di lokasi registrasi pada pukul 05.45 WIB, mengenakan seragam Komponen Cadangan (Komcad), sebelum bergabung dengan rombongan lainnya menuju lokasi utama kegiatan.

Di lokasi retret, Drs. H. Syukri A. Jalil telah bertemu dan berkoordinasi dengan berbagai kepala daerah lainnya, termasuk H. Muharram Idris (Syech Muharram). Para peserta akan mengikuti serangkaian pembekalan strategis, termasuk materi kebijakan pemerintah terkait efisiensi anggaran, komunikasi politik, pembangunan infrastruktur, serta program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Ketiga.

Salah satu agenda penting dalam retret ini adalah pengarahan dari Presiden RI Prabowo Subianto serta beberapa menteri Kabinet Merah Putih. Selain itu, Presiden RI ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, juga dijadwalkan menjadi salah satu narasumber yang akan memberikan wawasan strategis kepada para peserta.

Sebagai penutup, pada Jumat (28/2/2025), Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pengarahan terakhir sebelum prosesi penutupan yang akan dihadiri oleh seluruh pasangan gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, serta walikota/wakil walikota. Acara ini akan berlangsung di Gedung Moch Lily Rochli, Akademi Militer Magelang, menandai akhir dari kegiatan retret yang diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi kepemimpinan daerah ke depan. (*/ml)

Ketua Pira Gerindra DPC Aceh Besar Menyerahkan Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

0

ACEH BESAR, MEDIANAD.COM – Pira Aceh besar menyerahkan santunan anak yatim dan buka puasa bersama pada hari Minggu 15 Maret 2026.

Hal ini dilaksanakan dalam rangka meringankan dan membantu anak yatim pada saat lebaran, Kata ketua Pira Gerindra Aceh Besar Cut Hera Wati pada media ini.

Menurutnya, kita selalu melakukan kepedulian terhadap anak yatim di saat bulan suci ramadhan demi meringankan beban mereka apa lagi ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Pada saat penyerahan bantuan paket santunan juga sekaligus malaksanakan buka puasa bersama dengan anak yatim. Ini adalah sebuah kebahagiaan bagi kami Pira Gerindra bisa buka puasa bersama dengan anak yatim dan kami sangat terharu pada saat anak yatim tersenyum semua, dan hal ini kedepan terus kami lanjutkan untuk menyantuni anak yatim, karena membatu anak yatim itu tanggung jawab kita semua,. Apa lagi pada saat saat mau lebaran seperti ini .(lem)

Awal Tahun 2025, Silaturahmi Nasional & Tawojoh Akbar Ponpes Darul Ihsan Al Waliyah Labuhanhaji

0

MEDIANAD.COM, ACEH SELATAN – Pada Awal Tahun 2025  hari Sabtu Tgl 4 Januari 2025 Pusat Majlis Tauhid Tashawuf Indonesi Indonesia (MPTT-I) Desa Pawoh Kec. Labuhanhaji Kab. Aceh Selatan Provinsi Aceh.

Dihadiri Oleh Para keturunan Zuriat Raja Raja 9 Negri Kesultan Aceh Darussalam dan Ketua Umum Zuriat Radja Sultan Se Nusantara TG.Prof DR.(H.C) Fikri Julian Syah PH.D (Keturunan pengarang Kitab Sirus Salikin Abdul Shomad Al Palimbani) dan Panglima PA/KPA SeAceh Mulai Aceh Tamiang Sampai Aceh Singkil.

Di Awal Pembukaan Aceh Abi Ahmad Junaidi Sebagai Ketua Pelaksana Acara Silaturahmi Nasiosal & Tajawoh Akbar Bersama Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidi (Wali Agama Aceh) H.Muzakir Manaf (Gubenur Terpilih) H.Fadlullah, SE (Wakil Gubenur Terpilih) H.Kamarudin Abu Bakar (Abu Razak) Ketua Tim Pemenangan Mualem Dekpad Serta Datok Haji Mohd.Nazri Bin Ismail D.P.S.M (Malaka) GCA (M)

Ia menyampaikan Ucapan Selamat Datang Kepada Seluruh Undangan yang telah hadir di Tempat yg Mulia dan Berkah ini Agar kita Semua Selalu dalam Rahmat lindungan dan Kasih Sayang Dari Allah SWT

Ketua Panitia Menyampaikan kata-kata penghormatan dan kemuliaan kepada Para Undangan yang Telah hadir Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy dan Keluarga Ketua umum Radja Sultan Se NusantaraK etua Zuriat raja Aceh.

Acara ini mendapatkan dukungan dari bapak Rifki Arsya Menteri Kreatif dan Pak Kaesang Pangarep ketum PSI, Panglima PA/KPA Seluruh Aceh Tokoh Pantai Barat Selatan Bang Wen Rimba, Bupati dan Walikota Terpilih Dari Kota madya Banda Aceh, Aceh Jaya,Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya, Aceh Selatan, Sublussalam, Aceh Singkil, Benar meriah, Takengon.

Saat Raja Saifullah menyampaikan kata Kami Seluruh Raja 9  Negri Kesultanan Aceh Sepakat Mengukuhkan Abuya Syehk H.Amran Wali Alkhalidy Sebagai Khazi Mukfi malikul adil yang di bacakan langsung di depan Ribuan Masyarakat oleh Ketua Umum Zuriat Kesultanan Nusantara.

Abi Ahmad Junaidi Sekaligus Pimpinan yayasan Al Ihsan Tashawuf Pusat Mengharapkan Agar  Pemerintah Seluruh Aceh Kedepan Bisa bersatu di bawah Bimbingan Ulama Sufi Asean Abuya Syehk H.Amran Waly Al Khalidy Yg Telah di Kukuhkan Sebagai Khazi mufthi malikul adil.

Seperti kejayaan mufti aceh tempo dulu Syeh Abdurrauf dengan Sultan Iskandar Muda, Semoga bangsa Aceh dapat Sejahtera, Makmur dan Sentosa Bahagia Dunia dan Bahagia Akhirat. [JH]

Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji Aceh, Hasballah, S.Ag Minta Pihak Bandara SIM Beri Pelayanan Terbaik

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh (PA), Hasballah, S.Ag mengharapkan PT Angkasa Pura II beri pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji Aceh yang akan terbang ke tanah suci, mulai tanggal 18 Mei 2025.

Serta anggota Parlemen Aceh dari Daerah Pemilihan (DP-I) Aceh Besar, Banda Aceh dan Sabang Hasballah juga pihak Bandara SIM perlu lakukan pembenahan kecil terhadap fasilitas di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang yang belum memenuhi standar dan kenyamanan bagi penumpang, apalagi menjelang keberangkatan jamaah haji dari Aceh dan setahun sekali, membutuhkan pelayanan terbaik

Juga fasilitas Bandara seperti “GARBARATA” dan kenderaan bus pengantar penumpang yang lebih baik perlu penambahan, pinta Alumni UIN Ar Raniry Banda Aceh dimaksud.
Mengingat 14 hari lagi para tamu Allah dari Aceh yang mendapat giliran menunaikan ibadah haji tahun ini masih seoerti biasa terbang ke Jeddah melalui Bandara SIM. ujar Hasballah kepada online ini, Senin (05/05) sore. (zm)

Sudah Sesuai dengan Izin Mendagri, GePIM Desak Gubernur Aceh Segera Lantik Pejabat Eselon II,III dan IV

0

Ketua Gepim Zulhadi

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:KETUA Gerakan Pemuda Iskandar Muda (GePIM) Zulhadi mendukung Pemerintah Aceh sekarang ini mualem dan Dekfadh, Dimana GePIM Aceh Memintak kepada Gubernur Aceh Mualem-Dekfat Dalam Kerja Kedepan Mualem – Dekfad harus fokus Pada Pembenahan di dalam Pemerintah Aceh baik pengisian pejabat yang telah lama kosong yaitu posisi Sekda Aceh dan para SKPA maupun Kabid dan Kasi yang telah lama kosong dan sudah lama pansiun dari ASN ujarnya.

Zulhadi juga mengatakan polimik yang terjadi dengan pergantian Eslon II,III dan IV Sekda Aceh sekarang telah terjadi kegaduhan baik dari Para SKPA maupun dari intenal Pemerintahan itu sendiri dan akan berdampak kepada Pembagunan aceh kedepan.ujar ketua GePIM Aceh.

Ketua GePIM Telah Membaca di beberapan media baik elektronik maupun media cetak,mendengar dan Melihat langsung tendang ke gaduhan pelantikan pejabat eslon baik dari eslon II.III dan IV tersebut,walaupun dalam hal pelantikan tersebut telah mendapatkan izin resmi dari kemendagri terkaid pelantikan pejabat eslon tersebut ujar zulhadi.

Gepim Mengharapkan kepada Gubernur Aceh untuk segera melakukan pelantikan terhadap pejabat yang telah mendapat izin dari kemendagri,supaya pemerintahan berjalan normal kembali waluapun kita ketahui sekarang ini banyak pejabat baik Eslon I,II,III dan IV, masih kosong yang selama ini di duduki oleh PLT baik sekda mau SKPA,Sekdis dan Kabid bahkan ada kasubag umum.dan Hukum masih banyak yang belum.terisi ujar zulhadi.

Gerakan Pemuda Iskandar muda(Gepim) Memintak kepada Gubernur Aceh tidak perlu takut terhadap terhadap tekanan oleh oknum yang tidak bertanggujawab yang akan merusak stabilitas pemerintahan yang Mualem dan Dek Fad pimpin sekarang ini, bahkan bukan itu saja ada pihak yang menyebarkan surat izin untuk pelantikan ke publik,berati dalam pemerintah Aceh sekarang ini atau Para SKPA atau Sekdis,Kabid yang berkihanat terhadap kebijakan pemerintahan Mualem-Dekfad yang dipimpin sekarang ini kata ketua Gepim Aceh Zulhadi, lewat siaran persnya yang diterima online ini, Minggu siang. (rel)

Popular Posts

My Favorites

Kajari Sabang Laksanakan Kampanye Anti Korupsi Tahun 2026

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Bahwa Kejaksaan Negeri Sabang melaksanakan Kampanye Anti Korupsi Tahun 2026 dengan membagikan stiker serta himbauan bertema pencegahan korupsi kepada sejumlah lokasi...