Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 3
Berita Utama

Kapolres Sabang Pimpin Pengecekan Ranmor Dinas, Lanjut Silaturahmi ke Kapal Wisanggeni Korpolairud

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, S.H., S.I.K., M.H., pimpin langsung pengecekan kesiapan kendaraan dinas roda dua (R2), roda empat (R4), dan roda enam (R6) di Dermaga CT-1 BPKS, Jln.Perkapalan Gp.Kuta Barat Kec.Sukakarya Kota Sabang, Rabu (05/08/2026).

Kegiatan tersebut diikuti Wakapolres Sabang Kompol Teuku Muhammad, S.H., para Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta personel jajaran Polres Sabang. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan dinas dalam kondisi prima guna mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

Usai pengecekan, Kapolres bersama Wakapolres, PJU, dan para perwira laksanakan silaturahmi ke Kapal Wisanggeni Korpolairud Baharkam Polri yang bersandar di Dermaga CT-1 BPKS. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh personel kapal.

Kapolres Sabang AKBP Ahmad Faisal Pasaribu mengatakan, kesiapan sarana prasarana dan sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kepolisian.

“Pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh kendaraan dinas siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Selain itu, silaturahmi dengan personel Kapal Wisanggeni merupakan wujud sinergi untuk memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan wilayah perairan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.(man)

Pelayanan BAS Kuala Simpang Seperti Rentenir

0

MEDIANAD.COM, KUALA SIMPANG – Pelayanan Bank Aceh Syariah ( BAS) cabang Kuala Simpang seperti Rentenir, hal ini dihadapi langsung oleh Tokoh Aceh H Jamaluddin T Muku Pemimpin Redaksi MEDIANAD yg sejak 2002 membela kiprah PT BPD Aceh saat krisis moneter terancam bangkrut hingga jadi Anggota DPRD Aceh 2004 – 2019. Bahkan saat Dirut H Aminullah Usman meresmikan Cabang Kuala Simpang tahun 2009 Kepala Cabangnya H A Samad.

Saat itu Kacab meminta Bupati Aceh Tamiang menyertakan Saham dalam bentuk penyediaan lahan untuk Pembangunan Gedung Cabang Kuala Simpang.

H Jamal T Muku secara spontan meminta Bupati menyerahkan lahan Kantor Dinas Pendidikan untuk dibangun gedung Bank Aceh, nanti kita cari lahan yg lebih luas untuk Pemkab.

Bupati didepan Dirut Aminullah Usman menyatakan kalau Pak H Jamal T Muku yg rekom kami siapkan untuk pelepasannya sesuai aruran yg berlaku, kini Gedung BAS berdiri megah.

Saat Kacab Muhammadsyah setelah meninjau lokasi Pertanian pepaya california, persiapan lahan pengembangan dan tambak di Tanjung kramat. Karena pepaya menggunakan pupuk alam rasanya sangat manis, maka Kacab menawarkan tambahan Modal usaha Pertanian sebanyak Rp 200.000.000.- kami setujui dan ambil dana tersebut seluruhnya untuk pembelian lahan, pengolahan lahan dan Penanaman seluas 3 hektar di bulan November 2021, Tanaman pepaya tumbuh subur, tanaman tumpangvsari kami tanam Semangka dan tanaman tua kami tanam pokat aligator, Allah berkehendak lain Januari 2022 terjadi banjir bandang semua Usaha kami habis ditelan banjir bandang. Ujarnya melemas kepada wartawan media ini.

Lanjutnya 2025 kembali menanam nilam dilahan pepaya dan budidaya udang ditambak, tanggal 24- 25 November 2025 kembali ditelan banjir bandang, Aset anggunan termasuk rumah Posko hancur dan kecurian.
Kami mengirimkan Surat minta status pinjaman dihapuskan akibat bencana alam 3 kali surat kami kasih tidak ada jawaban dr pihak BAS, yang ada hubungi kami Helmi Wakil Kacab meminta Rumah dilelang/ Jual saja ada yg nawar Rp 300 juta sebelum Banjir kami katakan harga pas Rp 400 juta.

Minggu lalu kami kirim surat dan bertemu Dirut H Fadil Ilyas meminta dihapus pinjaman 2 kali musibah, akhirnya disarankan bayar pinjaman pokok saja.

Kami jual rumah tapi saat minta 1 sertifikat untuk proses balik nama pihak Kacab Afrian dan Helmi tidak bisa harus bayar semua pinjaman, padahal sudah kami setor cas Rp 50 juta, sisanya Rp 35 juta, tetap pihak BAS Tegas bayar lunas ambil Sertifikat, inilah balas jasa dan pola Rentenir Kacab dan Wakil Kacab.

Kami sarankan Pak Dirut segera Promosi Afrian,Helmi ke Jabatan Strategis agar BAS Maju, kepada nasabah hati- hati ajukan Pinjaman macet disita tanpa Syariah di Bank Aceh.tandas Jamal T Muku kepada Medianad.( jin)

Kapolsek Ulee Kareng Imbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Selama Bulan Agustus

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Kapolsek Ulee Kareng, AKP Suriya, mengimbau seluruh masyarakat di setiap gampong dalam wilayah Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, untuk mengibarkan Bendera Merah Putih di depan rumah, tempat usaha, maupun fasilitas publik selama bulan Agustus 2026.

Imbauan tersebut disampaikan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

AKP Suriya juga meminta seluruh keuchik di wilayah Kecamatan Ulee Kareng agar menginstruksikan warganya untuk memasang Bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di setiap rumah, tempat usaha, serta fasilitas publik lainnya,” ujar AKP Suriya.

Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut dimulai sejak 1 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif sehingga suasana peringatan Hari Kemerdekaan RI di wilayah Kecamatan Ulee Kareng berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan.(*)

Banda Raya vs PSSI Kota awali Turnamen antar Kecamatan, Kamis Petang Dibuka Walikota Banda Aceh

0

Perwakilan tim, Panpel dan perangkat pertandingan Turnamen Sepak Bola Eksekutif antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026, foto bersama usai Manager Meeting di Hotel Rasamala, Rabu (5/8) sore. (foto:medianad.com_zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Skuad Kecamatan Banda Raya ‘versus’ Ps PSSI Kota Banda Aceh, dipastikan awali turnamen sepakbola Eksekutif U-45 antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026, yang berlangsung di Lapangan Lambung Meuraxa, Kecamatan Kutaraja, Kamis (06/08) sore.

Yang juga sebelum kick off laga perdana, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’duddin Djamal membuka secara resmi turnamen yang diikuti 8 kesebelasan tersebut, usai rangkaian serimoni pembukaan di lapangan setempat, ujar Ketua panitia Turnamen, TM Khaidir, MM dalam Manajer Meeting di Hotel Rasamala, Seutui, Banda Aceh, Rabu (05/08) sore.

Sembari menjelaskan, Turnamen dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) yang ke-81 tahun 2026 dimaksud diikuti 8 tim dan dibagi dua Pool.

Masing-masing Pool A dihuni PSSI kota Banda Aceh, Kecamatan Banda Raya, Kuta Alam dan Kutaraja.

Sementara Pool B bercokol Kecatan Meuraxa, Jaya Baru, Syiah Kuala dan Kecamatan Ulee Kareng.

Sebelumnya TM Khaidir menjelaskan, Turnamen berhadiah total Rp 10 juta ini akan diikuti tim Kecamatan ples Ps PSSI Banda Aceh U-45 berlangsung di Lapangan Ex PON Rugby, Lambung Meuraxa, serta “regulasi dan syarat mutlak (wajib) atau ketentuan usia pemain yang akan memperkuat tim Kecamatan, wajib berusia minimal 45 tahun per Tanggal 1 Januari 2026.

Kecuali, ‘Camat dan Pak Keuchik bebas batas usia yang didaftarkan sebagai pemain di turnamen antar Kecamatan tahun ini, jelas TM Khaidir.

Sekum Askot PSSI Banda Aceh tersebut juga menekankan, tiap pemain harus ber ktp Kecamatan setempat dan dibuktikan dengan alamat sesuai kecamatan yang akan dibela pemain bersangkutan.

“Dibuktikan secara sah KTP yang dikeluarkan minimal 1 Januari 2026 (bukan dikeluarkan sebelum tanggal tersebut dan masih aktif/berlaku)’.

Sementara regulasi lain turnamen dan penting diketehui oleh peserta, TM Khaidir membertahukan, Pergantian pemain bebas, bahkan yang sudah keluar (diganti) boleh masuk lagi bermain tentu saat saat bola sedang mati alias bukan sedang pertandingan berlangusung, dan pemain wajib memakai leejing penutup aurat, serta warnanya sesuai kesepakatan manajemen Club bersangkutan’.

“Keputusan wasit dan panitia bersifat mutlak alias tak dapat diganggu gugat”, tutupnya. (zm)

Gubernur Aceh Pertegas TUPOKSI SKPA

0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH : Gubernur Aceh Mualem ingin membentuk tim Ferivikasi kelangkaan BBM dan Semen Andalas, menurut kami tidak perlu membentuk Tim.

Karena itu merupakan Tugas Pokok Koordinasi SKPA Energi Sumber Daya Alam Aceh( ESDMA) dan Perindustrian Aceh, dibawah koordinasi Asisten Perekonomian Sekda Aceh.

Kelangkaan BBM bio solar akibat dugaan Pihak Pertamina dan SPBU memasok kebutuhan pengusaha tambang illegal di pegunungan Aceh, sementara kelangkaan semen lebih dari pengangkutan semen produk PT Semen Andalas mengirim hasil produksi ke Medan, untuk kebutuhan Semen Sumatra Utara. Sebut Fuadi pengamat ekonomi Aceh.

Jadi jangan asal ada persoalan bentuk tim yg memboroskan APBA saja.( non)

Bupati Aceh Besar Terima Dividen Bank Aceh Syariah Rp 4,76 Miliar

0

 

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menerima dividen Bank Aceh Syariah sebesar Rp4.765.525.206 yang diserahkan langsung oleh Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho, di Aceh Besar, Selasa (4/8/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

MEDIANAD.COM, KOTA JANTHO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali menerima dividen dari PT Bank Aceh Syariah sebagai hasil penyertaan modal daerah berupa Dividen sebesar Rp4.765.525.206 diserahkan langsung oleh Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho Mursal yang diterima oleh Bupati Aceh Besar H Muharram Idris pada Selasa (4/8/2026)

Penyerahan dividen tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi PT Bank Aceh Syariah terhadap peningkatan pendapatan daerah melalui hasil investasi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pada bank milik daerah tersebut.

Bupati Aceh Besar H Muharram Idris menyampaikan apresiasi atas kinerja PT Bank Aceh Syariah yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah.

Menurutnya, dividen yang diterima akan menjadi tambahan sumber pendapatan daerah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap, PT Bank Aceh Syariah terus meningkatkan kinerja, memperkuat layanan perbankan syariah, serta memperluas perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk melalui dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sementara itu, Pimpinan PT Bank Aceh Syariah Cabang Jantho Mursal mengatakan, penyerahan dividen tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Aceh Syariah dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sebagai salah satu pemegang saham.

Melalui sinergi yang terus terjalin, Bank Aceh Syariah diharapkan terus tumbuh sebagai lembaga keuangan syariah yang sehat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar.(*)

Anggota DPR RI HT Ibrahim Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Jaya

0

MEDIANAD.COM, ACEH JAYA — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, H.T. Ibrahim, melaksanakan kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya, Senin (3/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di daerah.

Kegiatan serap aspirasi dihadiri perwakilan masyarakat dari tujuh kecamatan di Aceh Jaya, yakni Kecamatan Sampoiniet, Darul Hikmah, Setia Bakti, Krueng Sabee, Panga, Teunom, dan Pasie Raya.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah masing-masing. Aspirasi tersebut menjadi masukan penting bagi H.T. Ibrahim dalam menjalankan fungsi representasi masyarakat di parlemen.

H.T. Ibrahim yang akrab di sapa Ampon Bram ini mengatakan, kegiatan serap aspirasi merupakan bagian penting dari tugas anggota DPR RI untuk memastikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dan diperjuangkan melalui jalur kebijakan di tingkat pusat.

“Saya datang untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan dan bahan perjuangan kami di DPR RI,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan daerah harus dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, komunikasi antara masyarakat dan wakilnya di parlemen perlu terus diperkuat agar kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah.

H.T. Ibrahim juga menegaskan bahwa dirinya akan terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, termasuk melalui kegiatan kunjungan daerah pemilihan dan serap aspirasi.

“Tidak semua persoalan bisa diselesaikan dalam satu kesempatan. Tetapi yang paling penting adalah aspirasi masyarakat harus didengar, dicatat, dan diperjuangkan melalui mekanisme yang ada,” katanya.

Ia berharap hasil pertemuan tersebut dapat menjadi bahan untuk mendorong perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pembangunan di Aceh Jaya, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana dialogis. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan dan usulan dari wilayah masing-masing kepada H.T. Ibrahim sebagai wakil mereka di DPR RI. (**)

Menteri ESDM Bahlil Lantik Mawardi Nur sebagai Kepala BPMA di Tengah Polemik Riwayat Pendidikan

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, melantik Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), Mawardi Nur, sebagai Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Rabu (5/8/2026). Pelantikan tersebut mengakhiri proses panjang pergantian pimpinan BPMA yang sebelumnya diwarnai perbedaan penilaian terhadap kinerja Kepala BPMA sebelumnya, Nasri Djalal.

Pengangkatan Mawardi sekaligus menandai diterimanya usulan Pemerintah Aceh yang sejak April 2026 meminta Menteri ESDM memberhentikan Nasri Djalal sebelum masa jabatannya berakhir. Dalam surat Gubernur Aceh Nomor R.800.1.3.3/4147 tertanggal 20 April 2026, Nasri dinilai tidak cakap menjalankan tugas dan fungsi serta dianggap melakukan perbuatan atau sikap yang merugikan BPMA dan/atau Pemerintah Aceh.

Padahal, sekitar satu setengah bulan sebelumnya, Komisi Pengawas BPMA melalui Laporan Pelaksanaan Tugas Komisi Pengawas BPMA Tahun 2025 justru memberikan penilaian positif terhadap kinerja BPMA di bawah kepemimpinan Nasri.

Dalam laporan yang ditandatangani Ketua Komisi Pengawas Ariana Soemanto pada 2 Maret 2026 itu, BPMA memperoleh realisasi kinerja organisasi sebesar 112,34 persen dengan predikat “Istimewa”, realisasi investasi mencapai 99,74 persen, lifting migas sebesar 126,7 persen, serta nilai akuntabilitas kinerja (SAKIP) berpredikat A (Memuaskan).

Kontras antara dua dokumen resmi tersebut sebelumnya menjadi sorotan setelah Pintoe.co mengungkap adanya perbedaan penilaian terhadap kinerja Kepala BPMA hanya dalam rentang sekitar 49 hari.

Nasri Djalal saat itu juga mempertanyakan dasar penilaian Pemerintah Aceh. Menurutnya, berdasarkan PP Nomor 23 Tahun 2015, pihak yang berwenang melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala BPMA adalah Komisi Pengawas, bukan gubernur. Ia juga mengaku tidak mengetahui adanya evaluasi Komisi Pengawas yang menjadi dasar usulan pemberhentian dirinya.

Polemik Riwayat Pendidikan Mawardi Belum Terjawab

Di sisi lain, pelantikan Mawardi Nur berlangsung ketika polemik mengenai riwayat pendidikannya masih belum memperoleh penjelasan.

Sebelumnya, Pintoe.co mengungkap bahwa dalam sejumlah dokumen riwayat hidup yang pernah dipublikasikan, Mawardi mencantumkan dirinya sebagai alumni University of California, Irvine (UC Irvine).

Namun, berdasarkan keterangan resmi yang diterima Pintoe.co dari pihak UC Irvine, universitas tersebut menyatakan tidak menemukan catatan atas nama Mawardi Nur dalam basis data mahasiswa maupun alumni.

Hingga berita ini ditulis, Mawardi Nur belum memberikan dokumen yang dapat memverifikasi klaim tersebut.

Saat pertama kali dimintai konfirmasi oleh Pintoe.co, Mawardi tidak menjawab substansi pertanyaan mengenai riwayat pendidikannya dan hanya mengajak wartawan untuk bertemu sambil ngopi. Ajakan tersebut ditolak karena yang dibutuhkan adalah klarifikasi dan dokumen pendukung atas klaim pendidikan yang dipublikasikannya.

Pelantikan Mawardi sebagai Kepala BPMA membuat polemik tersebut kembali menjadi perhatian publik, mengingat hingga kini belum ada penjelasan ataupun bukti yang dapat mengonfirmasi klaim pendidikan yang bersangkutan.

Lahir di Madat, Aceh Timur, pada 1 Februari 1990, Mawardi Nur menjabat sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA) sejak Maret 2025. PEMA merupakan badan usaha milik Pemerintah Aceh yang memiliki anak perusahaan di sektor minyak dan gas bumi, yakni PT Pema Global Energi (PGE).

Di kalangan publik Aceh, Mawardi juga dikenal sebagai keponakan T. Irsyadi, salah satu orang dekat Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). Irsyadi diketahui memiliki hubungan kekerabatan dengan Salmawati, salah satu istri Mualem yang kini menjabat anggota DPR Aceh melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW).

Pada Pemilu 2024, Mawardi Nur juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR Aceh dari Partai Gerindra, namun tidak terpilih.(*)

Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah Bandar Dua Pijay Terbakar, Sejumlah Bangunan Hangus

0

Kompleks Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah di Gampong Blang Kuta Barat, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Selasa menjelang Zuhur (4/8/2026) terjadi kebakaran hebat, sehingga menghanguskan sejumlah balai pengajian, kitab dan dokumen penting lainnya. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, MEUREUDU : Musibah kebakaran melanda kompleks Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah yang berlokasi di Gampong Blang Kuta Barat, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 12.13 Wib, sehingga menghanguskan sejumlah sisi bangunan dan dokumen penting lainnya milik santri.

“Situasi sempat tak terkendali karena kobaran sijago merah (api) secara cepat membesar dan menjalar, sehingga menghanguskan sejumlah bangunan yang ada dalam lingkungan dayah tersebut”.

Menurut saksi mata dan informasi yang dihimpun online ini dari pihak dayah, dimana dugaan sementara, api pertama kali muncul dari salah satu balai pengajian akibat korsleting arus pendek pada instalasi listrik.Membuat api dalam waktu singkat merambat ke bangunan lain, sehingga menghanguskan berbagai fasilitas pendidikan beserta perlengkapan milik dayah dimaksud.

Yang juga dihimpun akibat kebakaran menjelang Zuhur tersebut, “mengakibatkan satu unit rumah terbakar, dua balai pengajian, empat bilik pengajian, satu unit genset, tiga unit sepeda motor, serta sejumlah kitab pengajian dilaporkan ludes terbakar”.

Beruntung, sekitar 50 santri yang menempuh pendidikan di dayah tersebut sedang mengikuti kegiatan belajar di sekolah saat peristiwa terjadi.

Seluruh santri dipastikan selamat dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah kebakaran tersebut, “pinta sejumlah sumber di Dayah itu, beberapa saat setelah api mereda’.

Sementara itu, Damkar BPBD Kabupaten Pidie Jaya yang mengerahkan sejumlah personil dan armada pemadam dari Pos Meureudu dan Pos Ulee Glee, serta dibantu tiga unit mobil suplai air juga dibantu personel TNI, Polri bersama masyarakat setempat yang bahu-membahu berjuang mengendalikan sijago mirah, sehingga dalam waktu beberapa saat kobaran api berhasil dikendalikan.

Sekaligus dilakukan pendinginan oleh Personil Damkar, untuk memastikan api tak muncul kembali seluruh sisi bangunan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. “dugaan awal mengarah pada korsleting instalasi listrik sebagai pemicu terjadinya kebakaran, serta kerugian juga masih dalam proses pendataan. (non/rel)

Bersihkan Lahan dan Rawat Tanaman, Babinsa Paya Dukung Petani Nilam

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Paya, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Junadi turun langsung membantu petani merawat tanaman nilam, Rabu (05/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jurong Pantai Jaya, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang.

Bahu-membahu bersama petani, Babinsa melaksanakan berbagai tahapan perawatan mulai dari pembersihan rumput liar atau gulma yang mengganggu pertumbuhan, pemupukan, hingga penyemprotan yang diperlukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat.

Sertu Junadi juga memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan budidaya nilam. Tanaman ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar dan sangat berpeluang untuk meningkatkan penghasilan serta kesejahteraan keluarga petani di wilayah tersebut.

“Kami hadir untuk bekerja sama dan memotivasi Bapak Ibu sekalian. Budidaya nilam ini sangat prospektif dan jika dikelola dengan baik, hasilnya akan sangat membantu perekonomian keluarga. Mari kita rawat bersama agar hasil panennya nanti melimpah dan bernilai tinggi,” ujar Sertu Junadi.

Para petani menyambut baik kehadiran dan bantuan yang diberikan. Dukungan serta semangat dari Babinsa membuat mereka semakin optimis dan giat dalam mengembangkan usahanya.

Melalui kegiatan ini, sinergitas antara aparat dan masyarakat semakin terjalin kuat. Diharapkan budidaya tanaman nilam ini dapat berkembang pesat, menjadi sumber penghasilan tambahan yang menjanjikan, serta turut mendukung ketahanan dan pertumbuhan ekonomi warga Gampong Paya.(man)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Beurawang Bersama Bhabinkamtibmas dan Perangkat Gampong Ikut Pelatihan Koperasi Merah...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 06 Gampong Beurawang, Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serda M. Khadafi bersama Bhabinkamtibmas dan perangkat Gampong Beurawang menghadiri kegiatan Pelatihan Pengembangan...