Olahraga

Beranda Olahraga
Berita Olahraga

“Arti Tiga Poin Penting Persiraja atas Persikad Sebelum Jeda Kompetisi”

0

Al-Muzani Mujen, Connor Flynn, Juan Mera dan kawan-kawan semakin optimis menjalani 6 laga sisa Kompetisi Liga2 Pengadaian Championship 2025/26 usai Hari Raya Idul Fitri, 1447 Hijriah/2026 Masehi. (foto/ist)

MEDIANAD.COM:Persiraja Banda Aceh berhasil memenuhi ambisinya menang di kandang Persikad Depok dalam laga pekan ke-21 putaran ketiga Pengadaian Championship 2025/26, yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/02) malam (usai shalat tarawih waktu pulau jawa).

Sekaligus memperpanjang tren kemenangan yang diraih Fitra Ridwan,cs pada putaran satu dan dua dengan skor identik 1-0 atas tim yang sekarang ditangani mantan pelatih Persiraja rahun 2024 Achmad Zulkifli.

Bahkan pada putaran ketiga, anak asuhan Jaya Hartono melumat tuan rumah 3-2 dalam laga dan saling membalas gol tersebut.
Aktornya dua pemain berpaspor luar Negeri tim yang berjulukan lantak laju Persiraja yang ditakuti Coach Persikad, Ahcmad Azul.

Yakni Connor Flynn dan Juan Mera yang menjadi mimpi buruk bagi skuad Persikad, dimana Flynn berhasil menciptakan dua dan Mera satu gol dalam laga sengit tersebut, serta satu drama kartu merah untuk Frank Sokoy Persiraja.

Hasil manis tersebut juga raihan poin penuh dalam tiga laga putaran3 dibawah pelatih anyar Jaya Hartono, membuka asa lanjutan bersaing dipapan atas grup barat, serta kemenangan penting menjelang jeda kompetisi, sisa hari bulan puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. (zm)

Persiraja Incar Kemenangan atas Tuan Rumah Persikad

0

Pemain Persiraja Banda Aceh optimis dapat meraih poin atas tuan rumah Persikad Depok. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM: Persiraja Banda Aceh incar kemenangan ketiga atas Persikad Depok dalam laga pekan ke-21 Pengadaian Championship 2025/26, yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/02) malam (usai shalat tarawih waktu pulau jawa).

Sekaligus menjaga tren kemenangan yang diraih Fitra Ridwan,cs pada putaran satu dan dua dengan skor identik 1-0 atas tim yang sekarang ditangani mantan pelatih Persiraja rahun 2024 Achmad Marzuki.

Persikad yang saat ini satu tingkat dibawah Persiraja, lewat koleksi 26 poin pada klasmen Grup Barat bisa saja mengkudeta posisi anak asuhan Jaya Hartono, jika berhasil meraih poin penuh dalam pertandingan penting, Sabtu minggu malam nanti.

Namun tak mudah, mengingat tim tamu asal Aceh Persiraja. “Jauh-jauh hari sudah memasang tekat raihan poin sempurna dalam laga tersebut”.

Sekaligus menghapus kekecewaan, Ariel Kurung dan kolega atas hasil minor saat dijamu Bekasi City pada pekan ke-20 dan kehilangan dua poin home dari PSPS pada laga perdana putaran ketiga dua pekan lalu, serta mengakhiri laga dengan hasil positif sebelum jeda Liga Championship, selama sisa bulan puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 2026.

Tukas pelatih Persiraja, Jaya Hartono kepada awak media, Jumat kemarin di Jabar, sekaligus mengingatkan anak asuhannya tetap mewaspadai pergerakan seluruh pemain Persikad sepanjang pertandingan. (zm)

“Acap Kali Dicurangi Wasit”, Perjuangan Persiraja Lolos ke BRI Super League Semakin Berliku

0

Pemain Persiraja, Connor Flynn dan kawan-kawan sudah berjuang maksimal tiap laga, “namun hasilnya sering dikhianati oleh kepemimpinan wasit yang buruk dan tatakelola Liga2 jauh dari jalur profesional”. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “Perjuangan Persiraja Banda Aceh promosi ke BRI Super League musim depan nampaknya semakin berliku, setelah acap kali dijegal secara terang-terangan oleh korop baju kuning/hitam (wasit)”, baik di laga home apalagi away/tandang.
Wajar Presiden klub yang berjulukan _Laskar Rencong_ tersebut, Nazaruddin Dek Gam sering kesal dan mencak-mencak terhadap kepemimpinan wasit di Pengadaian Championship 2025-2026.

Percuma menyiapkan anggaran puluhan milyar rupiah untuk tim Persiraja dan memasang target promosi ke Liga1, “ujung-ujungnya hasil pertandingan sudah ditentukan oleh mafia wasit dan perangkat perrandingan”, bahkan dengan menghalalkan segala cara, termasuk secara terang-terangan wasit mengkhianati tehnologi VAR untuk memenangkan tim tertentu, kesal Dek Gam, yang juga sudah berulang kali menyindir
kepemimpinan wasit, usai bertugas jauh dari aturan fair play (tidak adil/sportif) alias dalam mengambil keputusan sering merugikan tim Persiraja, baik saat menjamu tamunya di home apalagi bertanding dikandang lawan selama tiga putaran Pengadaian Championship 2025/26.

Teranyar dan murka kubu Persiraja terhadap kepemimpinan wasit yang penuh drama dan merugiikan Persiraja adalah, Agus Fauzan Arifin. Dimana Wasit yang sebelumnya bertugas di Liga1 dan turun pangkat ke Liga2 tersebut akibat tak becus memimpin sejumlah pertandingan. Memimpin laga tuan rumah FC Bekasi City versus Persiraja di Stadion Ptriot, Chandrabhaga, Minggu (22/02) malam.

Serta hasil akhir laga yang penuh kontroversial tersebut alias ulah kepemimpinan wasit “nakal”, Persiraja Banda Aceh harus pulang tanpa poin, usai takluk 1-0 dari tuan rumah Bekasi City.

Dalam laga yang berlangsung dengan tempo tinggi sejak kick off.

Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun, laga tersebut diwarnai sejumlah keputusan wasit Agus Fauzan Arifin yang menuai sorotan publik dalam laga itu.

Pelatih Persiraja, Jaya Hartono, menilai pertandingan sebenarnya berjalan menarik dan enak ditonton. Akan tetapi, ia menyayangkan sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan timnya.

“Sebenarnya pertandingan tadi itu enak ditonton, dari babak pertama dan babak kedua, kita saling serang, mereka menyerang kita juga menyerang, peluang juga kita banyak. Tapi keputusan-keputusan wasit tidak ada yang adil. Sebelum gol terjadi itu sudah ada pelanggaran lebih dulu, bagaimana dia tidak melihat VAR, hanya mendengar-mendengar. Cek dulu VAR, karena kejadian gol itu cukup fatal buat kita,” ujar Jaya Hartono seusai pertandingan.

Menurutnya, sebelum proses gol terjadi, ada dugaan pelanggaran lebih dahulu yang luput dari perhatian perangkat pertandingan. “Kita tidak ada yang bergerak, karena sudah ada pelanggaran lebih dulu oleh Eze pakai tangan, bagaimana. Tidak ada VAR,” lanjutnya.

Legenda sepakbola Indonesia itu juga bahkan secara tegas menyebut keputusan-keputusan wasit tersebut telah merusak jalannya pertandingan.

“Makanya sepakbola kita itu rusak, gara-gara ini (wasit), yang tadinya enak ditonton, keputusan-keputusan wasit perlu dipertanyakan, ini merugikan sekali. Selamat buat Bekasi lah, sudah menang dengan kontroversial,” tegasnya.

Selain momen gol, Jaya juga menyoroti insiden pelanggaran di lini tengah yang menurutnya berpotensi membahayakan pemainnya dan menyelamatkan pemain FC Bekasi City dari kartu merah yang sudah mendapat kartu kuning pertama.

“Pelanggaran yang di tengah oleh Dias Angga itu berbahaya sekali, tidak ada kartu sama sekali, karena bila dia kasih kartu (kuning kedua) bisa jadi kartu merah,” katanya.

Di sisi lain, ia mengakui timnya sudah berusaha keras menekan pertahanan lawan sepanjang laga. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil.

“Kita sudah cukup berusaha menekan pertahanan lawan. Tapi ya begitulah, kita tidak bisa menembus, karena pemain Bekasi banyak membuang-buang waktu dengan pura-pura cedera, jatuh. Itu kan merugikan kami, dan menurunkan motivasi kita untuk menyerang lagi. Itu yang membuat kita gagal menembus pertahanan mereka,” ujarnya.

Senada dengan sang pelatih, pemain Persiraja, Ariel Kurung, menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik, namun keputusan wasit memengaruhi konsentrasi pemain di lapangan.

“Kita bermain cukup bagus, yang bikin tidak enak, keputusan-keputusan wasit yang merugikan kita. Kebobolan itu juga karena kita kehilangan fokus akibat keputusan-keputusan referee,” pinta Ariel dalam nada kesal. (**)

Bentrok Minggu Malam, Persiraja Incar Poin Maksimal di Home Bekasi City

0

Pemain Persiraja Banda Aceh, lakukan latihan ringan di Stadion Patriot Candrabhaga, Sabtu (21/02) 2026. (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM: Persiraja Banda Aceh yang menyertakan 22 skuad terbaik ke Bekasi, optimis dapat meraih angka maksimal kala bentrok dengan tuan Rumah FC Bekasi City di Stadion Patriot Candrabhaga, Kabupaten Bekasi Jawa Barat (Jabar), Minggu (22/02/2026) (kick off bakda shalat taraŵih seputar Jabar) pukul 20.30 Wib.
Dimana dalam temu media menjelang laga tersebut, Sabtu sore. Pelatih Persiraja Jaya Hartono mengatakan.

Skuadnya sudah siap tempur dan siapa saja yang diturunkan sudah siap menampilkan penampilan terbaik, guna mengamankan angka maksimal.

Ujar Coach Jaya Hartono, yang juga mengakui. Kekuatan tuan rumah Bekasi City yang menghuni peringkat 4 wilayah Barat akan menyulitkan perjuangan anak asuhnya.

Namun sudah menyiapkan strategi, bagaimana M Revan,cs meredam kekuatan Ramadhan Madon, dkk dalam laga penting kedua tim tersebut, untuk mengoleksi poin tambahan.

Sementara perwakilan pemain Persiraja, Ariel Kurung dalam temu media singkat itu mengatakan. “Saya dan rekan-rekan sudah siap mengaplikasikan vakem yang diterapkan oleh Head Coach kami”.

Apalagi, lewat dukungan fans Persiraja dan masyarakat Aceh secara umum, Mudah-mudahhan menggapai target di home Bekasy City, tutup pemain muda Persiraja itu singkat. (zm)

Para Ketua DPD PAN, Banda Aceh Aminullah Usman, Pijay Hasan Basri dan Ini 17 Ketua DPD Lainnya Hasil Penetapan DPP

0

Ketua DPP PAN, Zulkifli Hasan bersama Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, mengikuti Rakor DPW PAN Aceh melalui sambungan zoom dari Jakarta
Minggu (15/02) 2026 serta foto ketua harian, Razami Dek Cut menyampaikan arahan secara langsung saat serimoni pembukaan Rakor di aula kantor DPW PAN Aceh, Banda Aceh. (foto/tangkapan layar)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: KETUA Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan secara resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk 19 Kabupaten/Kota se Aceh periode lima tahun mendatang, serta dari sosok ketua, Sekretaris dan Bendahara dalam pengurus harian yang ditetapkan, mayoritas diisi oleh wajah baru.

Kecual beberapa ketua DPD, yakni H Aminullah Usman, SE,Ak,MM (Banda Aceh) Hasan Basri, ST,MT (Pidie Jaya) dan Irpannusir Rasman, S.Ag, SE (Aceh Selatan) yang diumumkan, usai jajaran pengurus mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP), yang berlangsung di Kantor DPW PAN Aceh, Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu (15/2/) 2026.

Yang juga Ketua DPP yang akrab disapa Zulhas, mengikuti jalannya Rakor melalui sambungan Zoom dari Jakarta, serta didampingi Ketua DPW PAN Aceh, H Nazaruddin Dek Gam juga sejumlah pengurus DPP partai dimaksud.
Dalam Rakor tersebut, Ketua Harian DPW PAN Aceh, Razami Dek Cut, SE menyampaikan. “Penetapan ini merupakan bagian dari pengumuman serentak struktur KSB DPD PAN di seluruh Aceh”, ujar ketua harian yang masih segar dan muda Dek Cut dalam nada optimis.
Sembari menambahkan, dari total 23 kabupaten/kota kepengurusan DPD PAN se Aceh, sebanyak 19 daerah telah resmi ditetapkan kepengurusannya, sementara empat daerah lainnya masih dalam tahap proses penyelesaian.

“Tadi sudah diumumkan para calon yang ditetapkan, dari 23 kabupaten/kota tadi ditetapkan 19 kabupaten/kota, kemudian sisanya sedang berproses,” ungkap Politosi yang bergelar SE Dek Cut.

Dalam kesempatan itu juga mengharapkan, lewat semangat baru. “Roda organisasi partai dapat bergerak lebih cepat, baik dalam penguatan internal maupun pelayanan kepada masyarakat”.

Mudah-mudahan dengan penetapan ini kami bisa lebih cepat bekerja, tentunya untuk organisasi partai, juga untuk kami bisa terus membantu rakyat, pinta Dek Cut.
Sementara itu, dikesempatan Rakor tersebut, Sekretaris DPW PAN Aceh, Jeffry Sentana juga menyebutkan. Penunjukan pimpinan KSB DPD di 19 kabupaten/kota merupakan agenda rutin organisasi dalam rangka persiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.

Jeffry menyebutkan bahwa empat pimpinan DP D yang belum ditunjuk hingga saat ini masih dalam proses, karena pihaknya masih menunggu calon-calon yang mendaftar sebagai formatur.

Menurutnya, komposisi kepengurusan KSB DPD PAN se-Aceh kali ini didominasi wajah baru, meski tetap mempertahankan sejumlah figur senior yang memiliki rekam jejak dan pengalaman di partai.

“Jadi masih ada diisi dengan wajah lama yang masih bisa kita pertahankan karena dengan memikirkan track record beliau-beliau itu sebagai senior, namun juga banyak juga wajah baru yang diisi untuk mengisi kekosongan yang sebelumnya. Didominasi banyak wajah baru,” katanya.
Jeffry menambahkan, sebagian pengurus yang ditunjuk merupakan kader internal, sementara sebagian lainnya berasal dari eksternal, termasuk dari partai politik lain.
“Sebagian mereka kader, sebagian juga ada yang eksternal dari antar partai politik,” cetusnya.

Ia menegaskan, langkah konsolidasi ini bertujuan untuk memenuhi kelengkapan struktur organisasi sebagai syarat kepesertaan Pemilu 2029, sekaligus memperkuat target politik partai di Aceh.

Di mana, pada Pileg 2029 nanti pihaknya menargetkan mampu menjadi pimpinan di DPRA dan mendapatkan dua kursi DPR RI, yakni satu kursi dari Dapil 1 dan satu kursi dari Dapil 2. Termasuk adanya penambahan anggota DPRK di kabupaten/kota se-Aceh.

Selain fokus pada penguatan organisasi, DPW PAN Aceh juga meminta para pengurus baru untuk aktif membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh.

Kita berharapm, Ketua, Sekretaris Bendahara serta pengurus DPD Kabupaten dan Kota yang baru dan telah terpilih, cepat tanggab serta turun ke masyarakat untuk melakukan aksi solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang dalam masa pemulihan pasca musibah banjir dan longsor, ungkap Jeffry, yang juga saat ini menjabat sebagai Walikota Langsa.

Berikut daftar lengkap Pimpinan DPD PAN 19 kabupaten/kota di Aceh
1. Aceh Barat
Ketua: Siti Ramazan
Sekretaris: Arhammar Ridho
Bendahara: M Jusuf Darusman

2. Aceh Besar
Ketua: Abdul Mucthi
Sekretaris: T Rusta Firdaus
Bendahara: M Faisal

3. Aceh Jaya
Ketua: T Irfan TB
Sekretaris: Reza Gunaivy
Bendahara: M Amin J

4. Aceh Selatan
Ketua: Irpannusir
Sekretaris: T Irwandi
Bendahara: Mukhsin

5. Aceh Tamiang
Ketua: Asrizal H Asnawi.
Sekretaris: Desi Amelia
Bendahara: Jamil Hasan

6. Aceh Tengah
Ketua: Seven Cebro Kobat
Sekretaris: Saradi Wantona
Bendahara: Syahrian Fahri

7. Aceh Tenggara
Ketua: Rasyid Efendi
Sekretaris: Gegoh Mustawa Madya
Bendahara: Sahroni

8. Aceh Timur
Ketua: Hamdani A Gani
Sekretaris: Teuku Oktaranda
Bendahara: Andi Muhammad

9. Aceh Utara
Ketua: Fakhrurrazi
Sekretaris: M Aswadi
Bendahara: Faisal Muddin

10. Bener Meriah
Ketua: Muklis
Sekretaris: Usaili
Bendahara: Mazmin Putra

11. Bireuen
Ketua: Iswahyudi
Sekretaris: Edi Supriayadi
Bendahara: Surya Yunus

12. Gayo Lues
Ketua: Muhammad Amru
Sekretaris: Erwansyah
Bendahara: Bukhari Erwansyah

13. Pidie
Ketua: Amiruddin
Sekretaris: Jailani
Bendahara: Hizbullah

14. Pidie Jaya
Ketua: Hasan Basri
Sekretaris: Samsul Bahri
Bendahara: Irsalil Siddiq

15. Simeulue
Ketua: Sunardi
Sekretaris: Zainuddin
Bendahara: Ahmad Fuad MR Ibrahim

16. Banda Aceh
Ketua: Aminullah Usman
Sekretaris: Auli Afridzal
Bendahara: Yusnimar

17. Lhokseumawe
Ketua: Hery Herman Saputra
Sekretaris: Ilham Firdaus
Bendahara: Muhammad Wali Al Khalidi

18. Sabang
Ketua: Zulkifli H Adam
Sekretaris: Burhan
Bendahara: Ridwan

19. Langsa
Ketua: Melvita Sari
Sekretaris: Munandar
Bendahara: Muammar Yasya Aulana. (zm/rel)

Jamu PSPS Sabtu Malam, Pelatih Jaya Hartono Minta Dukungan Fans Persiraja

0

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dengan dukungan penuh suporter di Lampineung, Persiraja berharap, ujian perdana Jaya Hartono bisa berbuah manis juga sang pelatih pun meminta doa dan dukungan dari fans Persiraja dan pecinta sepakbola di Aceh secara umum.

Kami akan berjuang habis-habisan. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Banda Aceh dan suporter. Kami akan berjuang sampai akhir pertandingan ujar Coach Jaya Hartono dalam sesi jumpa media di Kyriat Muraya Hotel, Banda Aceh, kemarin pagi.

Pertandingan kontra PSPS pun menjadi panggung awal pembuktian bagi mantan besutan Persib Bandung dimaksud, apakah sentuhan perdananya mampu langsung memberi dampak bagi skuad yang berjulukan Laskar Rencong.

Ujian Perdana Pelatih JH Dimana laga Persiraja Banda Aceh kontra PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala, Sabtu malam (14/2) pukul 20.30 WIB nanti, bukan sekadar pertandingan pembuka putaran ketiga Championship 2025/26. Duel ini menjadi ujian perdana bagi pelatih anyar Laskar Rencong, Jaya Hartono (JH).

Setelah kurang lebih 10 hari menangani tim sejak resmi ditunjuk, Jaya akhirnya akan memimpin Persiraja dalam pertandingan kompetitif pertamanya. Ia mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan manajemen dan siap menjawabnya dengan kerja maksimal.

“Pertama terima kasih sudah diberikan kepercayaan kepada saya untuk menangani tim. Ini pertandingan pertama saya. Lebih kurang hari ini sudah 10 hari sejak penunjukan pelatih,” ujar Jaya.

Dalam masa persiapan singkat tersebut, ia memastikan kondisi tim dalam keadaan siap tempur. Seluruh pemain dinilai berada dalam kondisi baik, meski satu nama harus absen.

“Persiapan terus kita lakukan sampai menjelang hari H. Saya melihat semua kondisi pemain sangat bagus, semua siap diturunkan. Cuma ada satu pemain yang kena akumulasi, yaitu Revan, dan dia dipastikan tidak bisa turun nanti malam,” jelasnya.

Sebagai pelatih baru, Jaya menegaskan tidak akan melakukan perubahan drastis terhadap filosofi permainan yang sudah dibangun sebelumnya. Ia memilih menjaga kestabilan tim agar tidak mengganggu mindset para pemain.

“Filosofi yang sudah dibangun selama ini tidak akan saya ubah. Kalau dirubah, nanti mindset pemain berubah lagi,” tegasnya.

Namun, ada satu aspek penting yang menjadi perhatian seriusnya: cara bertahan. Dari hasil evaluasi pertandingan terakhir melawan PSPS, Jaya menilai ada celah yang tidak boleh terulang.

“Pada saat defend, sementara kita sudah unggul, lawan begitu gampang memasukkan bola ke gawang kita. Inilah kekurangan yang saya perbaiki selama ini. Mudah-mudahan tidak terulang lagi,” katanya.

“Seperti dirilis dalam siaran Pers MO Persiraja yang diterima awak media liputan Persiraja, Sabtu siang”. Duel ini juga menjadi penting karena berlangsung tepat sebelum memasuki bulan Ramadan. Tambahan tiga poin akan menjadi modal berharga bagi Persiraja dalam persaingan ketat di putaran ketiga. Sementara itu, pemain Muammar Khadafi dikesempatan tersebut mengtakan bahwa, “laga ini memiliki arti besar bagi tim”.

Pertandingan nanti malam (Sabtu 14/02-Red) sangat penting buat kita, karena ini pertandingan pertama di putaran ketiga. Semua tim bakal ‘bunuh-bunuhan’ untuk berada di peringkat pertama. Insya Allah kita akan melakukan yang terbaik untuk tim dan masyarakat Aceh,” pintanya singkat. (**)

Persiraja vs PSPS, ‘Adu Taktik Dua Alumnus Fullback Kiri Timnas’, Jaya Incar Poin Maksimal dan Aji Tak Ingin Kalah Lagi

0

Konferensi Pers menjelang laga Persiraja vs PSPS, Jumat pagi di Kyriat Hotel, Banda Aceh. Masing-masing pelatih Persiraja, Jaya Hartono (baju hitam) dan didampingi andalannya, Muamar Khadafi serta Pelatih PSPS, Aji Santoso bersama pemainnya, Asir Azis. (foto/zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pertandingan Persiraja Banda Aceh versus PSPS Pekanbaru pada putaran ketiga (pekan ke-19) Pengadaian Championship 2025/26, Sabtu (14/02) malam di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh dipastikan akan berlangsung menarik dan sengit.

Mengingat kedua tim memiliki hasrat yang sama, menambah perbendaharaan poin untuk mengontrol posisi di klasmen Grup satu dalam 9 sisa laga Keg3.
Bahkan laga tersebut begitu spesial bagi kedua tukang rancik, Jaya Hartono sebagai perancik anyar Persiraja dan Aji Santoso head Coach PSPS yang pernah sama-sama berseragam bareng sebagai Fullback kiri Timnas era 90-an.

Menarik ditunggu dan menyaksikan langsung laga itu di SHD, Sabtu malam minggu rancikan strategi dua pelatih sarat pengalaman dimaksud.

Bahkan dalam Konferensi Pers menjelang laga dimaksud, Jumat pagi di Kyriat Hotel Banda Aceh. Pelatih Jaya Hartono mengatakan, optimistis anak asuhanya dapat mengondol poin maksimal atas tamunya PSPS serta tak beralasan dan berkaca dari semangat M Revan,cs selama persiapan jelang laga dengan PSPS, kita yakin menang.
Begitu pentingnya laga tersebut, mantan pelatih Persib Bandung itu juga telah melakukan evaluasi dan pembenahan titik lemah yang mengindap Ariel Kurung dan kolega selama putaran satu dan dua.

Ujar Jaya Hartono, yang juga didampingi pemain tengahnya asal Aceh Timur, Muammar Khadapi, sekaligus mengharapkan dukungan fans dan pecinta Persiraja agar mensport langsung perjuangan Muharir dkk ke SHD, Sabtu minggu malam.

Sementara pelatih PSPS Aji Santoso dalam temu media sesi kedua mengatakan. ‘Tiap laga putaran ketiga adalalah final’ dan lagi kami langsung bersua tuan rumah Persiraja ‘serta head to head Liga 2025/26 saat ini 1-1, ‘dimana putaran pertama kami menang dan leg kedua kalah atas Persiraja’.

Mudah-mudahhan dan tekat seluruh pemain yang terbang ke Aceh, menghadapi Persiraja di laga leg3, dapat mencuri poin, satu atau tiga bisa saja kami peroleh, pungkas coach Aji yang juga didampingi andalannya, Asir Azis dikesempatan tersebut. (zm)

Persiapan Piala Soeratin 2026, Juang FC Seleksi Pemain Kelompok Umur 15 dan 17 Tahun

0

Ketua umum Juang FC, Ayahfud Saifuddin Muhammad saat hari pertama proses seleksi pemain kelompok umur 15 dan 17 tahun di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, 7 Februari 2026. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Menghadapi kompetisi Piala Soeratin regional Aceh tahu 2026, bonden Liga4 asal Bireuen, Juang FootBall Club (FC) gelar seleksi pemain kelompok umur 15 dan 17 tahun (U-15 dan U-17) dari tanggal 7-17 Februari 2026 di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Ibukota Kabupaten Stempat.

Menggelar seleksi pembinaan pemain kelompok U-15 dan U-17 yang diikuti lebih dari 400 pesepak bola remaja dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Yang juga jalannya seleksi ditandai pengarahan secara umum oleh Ketua Umum Juang FC, Ir. H. Saifuddin Muhammad, serta dalam serimoni pembukaan, Saifuddin yang akrab disapa Ayahfud disport secara langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, jajaran pengurus PSSI Bireuen, para pelatih dan tim seleksi.

Sekaligus Wakil Ketua DPR Aceh dari Fraksi Partai NasDem Ayahfud dikesempatan itu mengatakan. “Seperti biasa dan secara umum tim seleksi yang terdiri dari Coach dan pemandu bakat, 400 pemain dari dua kelompok umur tersebut akan dinilai dasar dan tehnik permainan bola, mental, perilaku serta kedisiplinan sebagai modal dasar untuk menuju fase seleksi selanjutnya, hingga masuk persiapan tim, untuk terjun dieven resmi, seperti piala soeratin regional Aceh 2026.

Serta pembinaan pemain dibawah bonden Juang FC secara berjenjang. “Alhamdulillah, meskipun sedang dalam masa pemulihan pasca musibah banjir, animo calon pesepakbola muda di Bireuen masih sangat tinggi”.
Tentu menjadi modal penting bagi tim seleksi, yang memiliki banyak pilihan dalam menentu pemain hasil seleksi selama 10 hari.

“Seperti diketahui 2025, tim Piala Soeratin U-17 Juang FC lolos hingga kesemifinal piala Soeratin putaran nasional”. (**)

Babinsa Kodim 0112/Sabang Motivasi Siswa SDN 1 Sabang di Bidang Olahraga

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 08 Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama siswa-siswi SDN 1 Sabang pada Jumat, 6 Februari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lapangan olahraga (play ground) Jalan O. Surapati, kawasan Masjid Agung Babussalam, Jurong Sutedjo, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Babinsa berinteraksi langsung dengan para siswa melalui dialog ringan yang diselingi motivasi. Anak-anak terlihat antusias mengikuti arahan dan penjelasan yang disampaikan, khususnya terkait pentingnya semangat berlatih dan menjaga sportivitas dalam kegiatan olahraga.

Pelda Syafrial menekankan bahwa olahraga bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, serta kerja sama. Ia mendorong para siswa agar terus mengembangkan potensi diri sejak dini, baik di bidang akademik maupun nonakademik, terutama di bidang olahraga.

Selain itu, Babinsa juga mengajak para siswa untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari pola hidup sehat. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, diharapkan para siswa dapat lebih fokus dalam belajar dan tumbuh menjadi generasi yang tangguh.

Kegiatan ini merupakan wujud peran aktif Babinsa dalam pembinaan teritorial, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah juga menjadi sarana mempererat hubungan TNI dengan masyarakat sejak usia dini.

Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, diharapkan siswa-siswi SDN 1 Sabang semakin termotivasi untuk berprestasi di bidang olahraga serta memiliki semangat juang dalam meraih cita-cita. Babinsa Koramil 02/Sukakarya akan terus hadir dan berkontribusi positif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan di wilayah binaan.(man)

Guna Tampil Konstisten di Putaran Ketiga, Manajemen Persiraja Patenkan Pelatih Anyar Sarat Pengalaman*

0

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam dan Pelatih anyar Jaya Hartono. (foto/ig pribadi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “COACH Jaya Hartono yang juga mantan pemain Timnas dan sudah sarat pengalaman diharapkan menjadi juru taktik tim Persiraja secara memadai, serta bisa tampil konstisten dalam 9 laga sisa, putaran ketiga Liga2 Pengadaian Championship 2025/ 2026”.

Yang juga Jaya Hartino, pelatih berlisensi A AFC dan sudah sangat senior mentas di sepak bola nasional serta menukangi club-club besar. Dimana disatu era kepelatihannya menjadi yang terdepan dan dicatat dalam dokumen sepakbol tanah air, usai berhasil mengantarkan Persik kediri kepedium Juara Liga Indonesia musim 2002/03.

Membawa Persib Bandung finis di peringkat ketiga Indonesia Super League (ISL) 2008/09, sekaligus mencatatkan rekor tak terkalahkan hingga 17 pertandingan pada musim tersebut.

Harapan Manajemen dan fans Persiraja. “Dimana kehadiran Coach Jaya Hartono mampu membawa dampak positif bagi performa tim pada putaran akhir kompetisi. Mengingat Persiraja membutuhkan sosok pelatih yang matang secara pengalaman dan mampu mengelola tekanan pada fase penentuan, ujar Presiden tim Nazaruddin Dek Gam.

Sembari mengatakan, “putaran ketiga adalah fase paling krusial. Kita berharap coach Jaya bisa membawa Persiraja tampil lebih solid dan konsisten,” jelas DEK GAM kepada awak media, selasa (03/02) 2026.

Ditempat terpisah, arsitek anyar Persiraja, Jaya Hartono menyatakan. Kesiapannya untuk mengemban amanah sebagai pelatih kepala Persiraja. Ia menegaskan akan segera beradaptasi dengan kondisi tim serta memaksimalkan persiapan menjelang laga perdana putaran ketiga.

Persiraja sendiri akan memulai putaran ketiga Championship 2025/26 dengan laga kandang menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala, Lampineung pada, Tanggal 14 Februari mendatang. Kehadiran Jaya Hartono diharapkan dapat memberikan energi baru bagi Laskar Rencong.(zm/**)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Kuta Timu Dampingi Kelompok Tani Rajawali Tanam Jagung Manis

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Babinsa 06 Gampong Kuta Timu Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Sutrisno, turun langsung mendampingi warga Kelompok Tani Rajawali dalam kegiatan penanaman...