Olahraga

Beranda Olahraga
Berita Olahraga

Putaran 8 Besar Liga4 PSSI Aceh di Stadion Blang Paseh, “Kick Off Tanggal 13 Desember”

0

Fokus foto pembukaan babak penyisihan Grup A Liga4 Aceh 2025/26  di Stadion Seribu Bukit, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Tanggal 15 November 2026. foto/dok pssi aceh

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSSI Aceh menetapkan Stadion ‘Ex PON Aceh-Sumut 2024’ Blang Paseh, Kota Sigli, Pidie venue pertandingan babak 8 Besar Liga4 zona Aceh tahun 2025-2026.

“Sesuai surat pemberitahuan untuk 8 tim babak perempat final, yang ditandangani Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin dan diteruskan kepada awak media di Banda Aceh, Kamis (27/11) 2025”. Juga menetapkan kick off, Tanggal 13 Desember bulan depan serta dibagi dalam dua Grup, yakni E dan F.

Masing-masing Grup (E) terdiri dari Al Farlaky FC Aceh Timur, Persas Sabang, PSST FC Simpang-3 Pidie dan Kuala Nanggroe FootBall Club (KNFC) Banda Aceh.
Sementara di Grup (F) “dihuni tiga tim legend Ex Perserikatan yang pernah mengeyam Liga papan atas tanah air, yakni Indonesia Super League (ISL) tahun 2011/2012, PSAP Sigli, dan Ex Perserikatan Divisi I, PSAB Aceh Besar” juga dipastikan saling menjegal dengan bonden Ex Divisi Utama PSGL Gayo Lues dan satu tim lain yang berambisi bangkit tahun ini, Persabar Meulaboh, Aceh Barat.

Yang juga 8 tim terbaik, baik penghuni Grup F dan E, Dipastikan akan berjuang maksimal dalam mengamankan tiket semifinal, sehingga memperlebar peluang raihan tiket ke putaran nasional.

Sebagai fase penting tim Liga4 asal Aceh yang mematok target promosi ke Liga3 lewat jalur kompetisi Liga4 Aceh tahun 2025/26. (non)

Ada Gol Indah Fitra Ridwan dalam Laga Latih Tanding Persiraja versus Pra PORA Abes&PSAB Selection”

0

Pemain asing anyar Persiraja asal Inggris, Connor Flyn saling perebutan bola dengan skuad Pra PORA Abes&PSAB Selection dalam laga latih tanding di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Senin (28/07/2025) sore. (foto:medianad.com_syauki)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Ada Gol Indah Fitra Ridwan dalam Laga Latih Tanding Persiraja versus Pra PORA Abes&PSAB Selection” Persiraja Banda Aceh, “yang mulai memanaskan mesin dalam meyambut kompetisi Pengadaian Championship 2025/26, Senin (28/07/2025) sore gelar internal game /latih tanding dengan dua kosntestan asal Aceh Besar (Abes).

Dimana pertandingan yang berlangsung di _homebase_ Persiraja, Dimurthala Stadion, Banda Aceh, yang juga latih tanding seperti halnya “TROFEO” (satu laga diikuti 3 atau 4 tim)

Dalam laga tersebut, Abes menurunkan skuad muda Pra PORA 2025 dan PSAB Selection dalam pertandingan yang berdurasi 3×30 menit itu, serta skuad Abes harus kebobolan 6 gol.

Masing-masing pada 30 menit pertama tim Pra PORA Abes kebobolan dua gol atas pemain muda/trial Persiraja, dimana dua gol disumbangkan alumnus Ps Peureulak Raya Liga4 2024/25, Akhirul Wadan lewat tendangan penalti dan proses kerjasama apik dengan tandemnya untuk menciptakan gol kedua.

Sementara pada 30 menit ‘game’ kedua tim Abes yang sudah berkeuatan PSAB Selection, seperti Feri Sandria Sairan, M Arjun, M Khadafi, Heni Pelee dan kawan-kawan juga harus mengakui keunggulan skuad Persiraja 2-0.

Yang memang telah memainkan 50 persen calon skuad utama menghadapi Liga2 seperti Fitra Ridwan Salam, Miftahul Hamdi, M Revan, Rahmat Ilahi, dan Hamdi sukses menciptakan gol sebelum pemain Abes menciptakan gol bunuh diri.

Sementara pada 30 menit ketiga terlihat laga semakin menarik, setelah “Head Coach” Akhyar Ilyas secara merata memberikan menit bermain kepada calon skuad utama.

Termasuk penyerang asing asal Inggris Connor Flyn dan kolega juga unggul 2-0 atas gabungan Skuad Pra PORA Abes dengan PSAB Selection, lewat gol cantik sianak hilang Fitra Ridwan Salam dan tendangan efek asing anyarnya, Connor Flyn.

Namun diantara jumlah gol yang lahir dalam latih tanding, senin sore itu dari kaki pemain Persiraja. Gol Fitra Ridwan tergolong indah, dimana lewat hasil kerjamasa apik, Matheus Machado-Hamdi dan Rahmat Ilahi yang mengumpang umpan mendatar kepada Fitra.

Tanpa kontrol, Ex Persija dan Persik Kediri tersebut langsung menghujam tendangan kerasnya dan tak mampu dicangkau penjaga gawang Pra PORA Abes.
Yang memang tendangan yang berjarak lebih kurang 25 meter tersebut, lurus kepojok atas gawang. (zm)

Bentrok dengan Deltras Fc di Stadion Delta Minggu Petang, “Persiraja akan Kembalikan Poin yang Hilang di SHD”

0

MEDIANAD.COM- Skuad Persiraja Banda Aceh optimistis dapat mengalahkan tuan Rumah Deltras FC Sidoarjo dalam pertandingan _matchday_ kedua babak 8 besar Liga2 2024/25 di Stadion Delta Sidoarjo, Jatim, Minggu (26/01/25) petang.

Memang kerja ekstra harus dijalani Andik Vermansah dan kolega, setelah diluar dugaan dipermalukan PSPS pada laga home perdana fase 8 besar di Stadion H Dimurthala (SHD) Banda Aceh, tanggal 20 Januari beberapa malam lalu.

“Tentu target lolos langsung ke Liga1 sedikit ternoda, usai takluk 0-2 atas PSPS Pekanbaru, sehingga anak asuhan head coach Akhyar Ilyas harus ikat tali pinggang lebih kencang lagi dalam menatap 5 laga sisa”.

Sekaligus dapat mengamankan poin sempurna tiap pertandingan, untuk tak tergantung tim lain saat penentuan juara grup, sebagai jalan promosi otomatis ke Liga1.

Meskipun laga tanpa didukung langsung publik Delta akibat sanksi PSSI, kubu tim tamu Persiraja tetap harus hati-hati, serta Akhyar menginsuktrikan, Hamdi, dkk tampil menekan sejak menit awal.

Dalam upaya mengamankan poin sempurna kembali, usai gagal total di SHD pada laga perdana babak 8 besar senin malam lalu, ujar Akhyar Ilyas dalam temu media di Surabaya, Sabtu sore. (zm)

Fitra Ridwan Salam Dipatenkan Persiraja, ‘Akan Berjuang Bawa Tim Daerah Kelahirannya Promosi ke Liga1’

0

MEDIANAD.COM: Gelandang berpengalaman Fitra Ridwan kembali berseragam Persiraja Banda Aceh untuk menghadapi kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026. Kepastian ini diumumkan secara resmi oleh manajemen Persiraja Banda Aceh, Minggu, 20 Juli 2025.

Kembalinya Fitra ke klub berjuluk Laskar Rencong bukan tanpa alasan. Selain faktor teknis, ia mengaku terpukau oleh atmosfer luar biasa para pendukung Persiraja saat ia datang sebagai pemain tim tamu musim lalu bersama PSPS Riau.

“Musim lalu, saat tandang kemari (Aceh), saya melihat antusias suporter yang luar biasa. Dulu mungkin nggak seramai itu ya. Jadi benar-benar, tim Persiraja sekarang sudah bagus banget,” ungkap Fitra Ridwan.

Fitra bukan nama asing bagi Persiraja. Ia memulai karier profesionalnya bersama klub asal Banda Aceh ini pada tahun 2013, sebelum hijrah ke berbagai tim di Pulau Jawa seperti Gresik United, Persija Jakarta, Bhayangkara FC, hingga Persik Kediri.

Lebih lanjut, Fitra menyebutkan bahwa keputusan untuk kembali ke Persiraja juga dipengaruhi oleh keberadaan beberapa pemain kunci, termasuk gelandang asing Matheus Henrique dan pemain lokal Miftahul Hamdi.

“Dengan komposisinya, ada Hamdi, ada Matheus juga. Hamdi juga yang dorong saya untuk stay di sini. Dan motivasi saya juga kembali ke Persiraja, semoga bisa bawa Persiraja ke Liga 1 (Super League),” ujarnya.

Melihat kualitas skuad dan dukungan penuh dari suporter, Fitra menilai Persiraja layak bermain di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Sebagai pemain, melihat suporter Persiraja saat ini, sangat disayangkan kalau kita cuma main di Liga 2. Mudah-mudahan kita sama-sama bisa bawa tim ini ke Liga 1,” tambahnya penuh harap.

Pegadaian Championship musim 2025/2026 dijadwalkan akan dimulai pada 6 September 2025. Persiraja sendiri akan menggelar latihan perdana pada Jumat, 25 Juli 2025 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Sesi latihan tersebut terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ajang penyambutan hangat dari para pendukung setia Lantak Laju. (**)

Persiapan Piala Soeratin 2026, Juang FC Seleksi Pemain Kelompok Umur 15 dan 17 Tahun

0

Ketua umum Juang FC, Ayahfud Saifuddin Muhammad saat hari pertama proses seleksi pemain kelompok umur 15 dan 17 tahun di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, 7 Februari 2026. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Menghadapi kompetisi Piala Soeratin regional Aceh tahu 2026, bonden Liga4 asal Bireuen, Juang FootBall Club (FC) gelar seleksi pemain kelompok umur 15 dan 17 tahun (U-15 dan U-17) dari tanggal 7-17 Februari 2026 di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Ibukota Kabupaten Stempat.

Menggelar seleksi pembinaan pemain kelompok U-15 dan U-17 yang diikuti lebih dari 400 pesepak bola remaja dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bireuen.

Yang juga jalannya seleksi ditandai pengarahan secara umum oleh Ketua Umum Juang FC, Ir. H. Saifuddin Muhammad, serta dalam serimoni pembukaan, Saifuddin yang akrab disapa Ayahfud disport secara langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bireuen, Muhammad Al Muttaqin, jajaran pengurus PSSI Bireuen, para pelatih dan tim seleksi.

Sekaligus Wakil Ketua DPR Aceh dari Fraksi Partai NasDem Ayahfud dikesempatan itu mengatakan. “Seperti biasa dan secara umum tim seleksi yang terdiri dari Coach dan pemandu bakat, 400 pemain dari dua kelompok umur tersebut akan dinilai dasar dan tehnik permainan bola, mental, perilaku serta kedisiplinan sebagai modal dasar untuk menuju fase seleksi selanjutnya, hingga masuk persiapan tim, untuk terjun dieven resmi, seperti piala soeratin regional Aceh 2026.

Serta pembinaan pemain dibawah bonden Juang FC secara berjenjang. “Alhamdulillah, meskipun sedang dalam masa pemulihan pasca musibah banjir, animo calon pesepakbola muda di Bireuen masih sangat tinggi”.
Tentu menjadi modal penting bagi tim seleksi, yang memiliki banyak pilihan dalam menentu pemain hasil seleksi selama 10 hari.

“Seperti diketahui 2025, tim Piala Soeratin U-17 Juang FC lolos hingga kesemifinal piala Soeratin putaran nasional”. (**)

Pra PORA Sepakbola, Tampil Sempurna di Grup A, Aceh Selatan Ikut Jejak Pidie dan Aceh Jaya ke PORA

0

Tim Pra PORA Askab PSSI Aceh Selatan 2025. (foto:medianad.com_zulmahdi)

MEDIANAD,COM,ACEH SELATAN: Tim Pra PORA Askab PSSI Aceh Selatan (Asel) memastikan diri lolos ke PORA Calang, Aceh Jaya tahun depan, sekaligus mengikuti jejak juara bertahan (medali emas Pora 2022) Pidie dan tuan rumah PORA 2026 Aceh Jaya (AJ).

Lolosnya anak asuhan Fajriadi keajang olahraga tertinggi se Aceh tahun depan di AJ, usai tampil tanpa celah lewat tiga kemenangan dan mengoleksi poin sempurna 9.
Bahkan di laga terakhir Grup A

babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabang Olahraga (Cabor) sepak bola tahun 2025 yang berlangsung di Stadion Ludung Meukong, Krueng Batu, Kluet Utara, Aceh Selatan, Minggu (29/06) sore, berhasil mengalahkan kekuatan Singkil 4-0.

Hasil laga antara Asel dengan Singkil, Minggu sore juga penutup pertandingan Grup A dan hasilnya Asel juara Grup sekaligus lolos otomatis ke PORA, sedangkan Runner-up Nagan Raya harus berjuang lagi di babak Play Off dengan Runnerup Grup B.

GRUP B DI ABDYA
Sementara laga jam perdana di Grup B yang dipentaskan di stadion Persada Abdya, Minggu siang. Aceh Tengah bermain sama kuat 0-0 dengan Kota Sabang, serta di laga sorenya, Aceh Barat kembali buka peluang lolos ke PORA, usai permalukan tuan rumah Aceh Barat Daya 1-0.

HASIL GRUP C di Bireuen
Sedang di Grup C yang berlangsung di lapangan RTH Cot Gapu, Skuad Askab PSSI Bireuen mengamuk, usai bantai  Bener Meriah 7-0. (zm)

Digelar Asprov PSSI Aceh, 21 Wasit asal Aceh dan Sumut ikut Kursus Instruktur

0

Sekretaris Dispora Aceh, Wakil ketua KONI Aceh, Ketu Asprov PSSI Aceh, Sekum dan anggota Exco foto bersama dengan Peserta Kursus, usai serimoni pembukaan kursus instruktur wasit PSSI Provinsi dimaksud, Rabu (11/06) malam di Hotel Rasamala, Banda Aceh (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Sebanyak 21 wasit Aceh dan Sumatra Utara (Sumut) ikut kursus instruktur wasit PSSI Provinsi, yang digelar Asprov PSSI Aceh di Banda Aceh dari Tanggal 11-15 Juni 2025.

Serta ditangani langsung oleh dua instruktur Wasit nasional serta pemateri tambahan asal Jepang, ujar Instruktur wasit PSSI (Nasional) Riswanda saat menyampaikan kata sambutan dan tehnis kegiatan, pada serimoni pembukaan Kursus dimaksud, Rabu (11/06) malam di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh.

Kursus yang juga program Depertemen Perwasitan PSSI Pusat juga mendapat apresiasi dari Dispora dan KONI Aceh, serta lebih membanggakan digelar oleh Asprov PSSI Aceh, ujar Kadispora Aceh, Ir T Mirzuan ST yang diwakili Sekretarisnya, T Banta Nuzullah, S.Pd sekaligus menyampaikan kata sambutan di serimoni pembukaan kegiatan itu.

Dukungan dan apresiasi yang sama juga disampaikan Plt Ketua KONI Aceh, Anwar Ramli, SE, MM yang diwakili salah satu wakil ketuanya, Muhammad Saleh.

Sementara Ketua Asprov PSSI Aceh, H Nazir Adam, SE, MM sebelum membuka kegiatan Kursus dimaksud mengemukakan, Insya Allah program PSSI Pusat bidang depertemen perwasitan termen ini tahun 2025, atau kursus instruktur wasit PSSI Provinsi dipercayakan Asprov PSSI Aceh sebagai penyelenggara, serta pesertanya 21 calon instruktur asal Aceh dan 7 dari Provinsi tetangga Sumut.

Mudah-mudahhan usai mengikuti kursus para wasit dan asisten (hakim garis) yang sudah kenyang pengalaman memimpin pertandingan, baik level Liga3, Liga2, Liga1 bahkan pernah memimpin pertandingan label internasional dibawah AFC.

Sangat berarti untuk pengembangan dan peningkatan kualitas wasit sepakbola di Aceh juga Sumut kedepan, tentu setelah melahirkan beberapa instruktur dari alumnus wasit sarat pengalaman yang ambil bagian dalam kursus kali ini.

“Pada serimoni pembukaan juga hadir Wakil ketua DPR Aceh yang juga Exco PSSI Aceh, Ir H Saifuddin Muhammad alias Yahfud, Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin serta anggota Exco Bidang perwasitan dan Kompetisi, Hasbi serta Keuchik Muslim”. (zm)

Persiapan Tim untuk PORWIL 2027, Asprov PSSI Aceh Pantau Pemain Potensial pada Ajang Pra PORA

0

MEDIANAD.COM,BLANG PIDIE: Menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Sumatra tahun 2027 yang juga babak kualifikasi PON NTB dan NTT 2028, Asosiasi Provisi (Asprov) PSSI Aceh mengutuskan pemandu bakat talent scouting) untuk tiap Grup pada babak Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA) IV Cabang Olahraga (Cabor) SEPAKBOLA tahun 2025.

“Guna memantau pemain muda potensial menurut posisi dan yang terpilih dari Pra PORA akan ikut seleksi lanjutan untuk penentuan pemain terbaik dan yang terbaik sebagai kerangka tim Sepak Bola Aceh, menghadapi PORWIL 2027”.

Tentu kesempatan tersebut tak boleh disiakan talenta-talenta muda usia 16-18 tahun yang sedang berkompetisi pada Pra PORA 2025.

Mengingat, selain berjuang untuk Askab dan Askos PSSI yang dibelanya agar mendapat tiket lolos PORA Aceh Jaya 2026 juga ada potensi individu pemain dan talenta potensial itu sendiri yang akan mendapat perhatian dari pemandu bakat Asprov yang dipilih untuk ikut seleksi lanjutan.

“Mengingat ajang Pra PORA IV 2025 yang diikuti 17 Askab dan Askot PSSI serta diperkirakan lebih kurang 510 pemain muda terdaftar, kita yakini banyak pemain potensial dan berbakat muncul di ajang Pra PORA”.

Dan akan mendapat perhatian dari tim Talent Counting, mendata pemain potensial untuk mengikuti seleksi awal, guna mencari pemain sebagai kerangka tim untuk ajang Porwil 2027, ungkap ketua Asprov PSSI Aceh, Nazir Adam kepada awak media di Abdya, Rabu (25/06) 2925.

Yang juga Ketua Asprov dikesempatan itu, didampingi Waketumya Dek Fan Irfansyah bersama Sekum Nazir Adam.

Mengingat usai tuntas Pra PORA, para pemain yang direkom tim talent, seputar akhir bulan Juli akan bersaing lagi saat seleksi digelar pintanya.

JUMAT SORE KICK OFF GRUP C di Lapangan RTH COT GAPU Birenue.

“Seperti telah diketahui ajang pra PORA 2025. tanggal 24 Juni sudah kick off grup A di Stadion, Gedong Meukong Aceh Selatan, serta dihuni tim dari Aceh Selatan (tuan rumah), Nagan Raya, Simeulue dan Aceh Singkil.

Sementara Kick-Off Grup B juga telqh berlangsung kemarin, 25 Juni di Stadion Persada Abdya serta dihuni tuan rumah Aceh Barat Daya (Abdya), Banda Aceh, Aceh Barat, Sabang dan Aceh Tengah.

Sedangkan Grup C yang berlangsung mulai Tanggal 27 Juni di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, dihuni tim Bireuen (tuan rumah), Kota Lhokseumawe, Bener Meriah dan Aceh Besar, serta Kick- Off Grup D sehari berikutnya di Stadion Aceh Tamiang, dan tuan rumah Tamiang bersua dengan Kota Langsa, Aceh Timur serta Aceh Utara.

“Dalam berjuang memperebutkan jatah 6 tiket PORA Calang, Aceh Jaya 2026 dari 8 slot tim yang dipertandingkan pada ajang olahraga tertinggi se Provinsi Aceh dimaksud tahun 2026 nanti”.

Namun dua slot sudah lolos otomatis PORA, diantaranya dipegang tuan rumah PORA Aceh Jaya dan Pidie sebagai peraih medali emas PORA dikampung halamannya 2022. (tak harus berjuang kembali di Pra PORA).

“Dengan demikian regulasi Pra PORA IV 2025 Cabor Sepakbola yang dibagi dalam 4 Grup, Asprov PSSI Aceh menetapkan masing-masing juara Grup langsung lolos ke PORA Aceh Jaya 2026”.

Sedangkan 4 tim sebagai Runnerup maju kebabak Play Off untuk memperebutkan dua tiket sisa. (zm)

Kongres Tahunan PSSI Aceh, “Sosialisasikan Statuta Baru dan Gambaran Program Kerja Tahun Mendatang”

0

Ketua umum PSSI Aceh, Sekum, Waketum dan Exco, Foto bersama dengan perwakilan Club, dan foto dalam berita dengan anggota Askab juga Askot PSSI se Aceh, disela-sela usai Kongres tahunan, Kamis (20/11/2025) di Kyriat Hotel, Banda Aceh. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSSI Pusat mengklirkan pencabutan Statuta PSSI tahun 2019 dan menjalankan statuta baru tahun 2025 yang juga landasan “kitab resmi” (statuta) PSSI tahun 2025 tersebut, salah satu perubahan besar tertuang dan akan dijalankan PSSI Provinsi juga PSSI Kabupaten dan Kota.

Diantaranya PSSI Provinsi pada jabatan Komite Exsekutif (Exco) disebutkan dalam statuta 2025 dihapus dan pengurus lainnya menurut bidang ditentukan oleh ketua umum PSSI Provinsi terpilih dalam KONGRES luar biasa.

Yang juga penjabaran lain isi “kitab” (statuta) baru tersebut, yang sangat mencolok bagi keberadaan kepengurusan PSSI Kabupaten/Kota, dimana. “ketua Askab dan Askot dipilih oleh PSSI Provinsi melalui Pansel”, ujar Ketua umum PSSI Aceh, H Nazir Adam kepada wartawan, disela-sela rehat kegiatan KONGRES tahunan, di Banda Aceh, Kamis (20/11) siang.

Yang juga disisi lain, ketua Nazir Adam menambahkan. Kompetisi Liga4 rahun 2026/27 nanti bisa digelar oleh Askab/Askot dan Klub ditingkat Kabupaten dan kota serta menjelaskan. PSSI Provinsi terus menambah dan meningkatkan kinerja perangkat pertandingan serta penambahan jumlah pelatih tiap tingkatan Lisen.

Bahkan tahun 2026 akan digelar pelatihan pelatih Lisen tertinggi (A) AFC PSSI, yang juga rekomendasi tersebut pertama dipercayakan oleh PSSI Pusat menggelar kurseus Lisen A PSSI ditingkat Asprov, yang sebelumnya terpusat digelar oleh PSSI Pusat dan Federasi PSSI Luar Negeri.

Sementara Sekum Pssi Aceh, Nazaruddin mengatakàn. ‘PSSI Aceh telah melaksanakan kompetisi sebagaimana rekomendasi (program) PSSI Pusat tahun 2024/25, diantaranya kompetisi kelompok umur U-17, 15 dan U-13, Liga4 dan sekarang sedang berlangsung babak penyisihan Liga4 zona Aceh tahun 2025/26 yang terpusat dalam 4 Grup.

Serta dalam Kongres ini juga mamaparkan perjalanan anggaran kegiatan tahun 24/25 dan paparan program untuk tahun 2025/26 juga menerima pendaftaran dan akan mensahkan 6 anggota baru (Klub).

Ujar Sekum dalam Kongres yang dihadiri perwakilan PSSI Pusat, Waktum Dek Pan Irfansyah (Langsa) Anggota Exco, Yan Fud Saifuddin Muhammad (Bireuen) Muzakir (Pidie) Hasbi (Aceh Timur), Dedy Iskandar (Meulaboh) dan Mustafa.

Berbaur dan berinteraksi secara panjang lebar dengan “Voters” (peserta kongres) baik perwakilan Askab/Askot, Club dan Asosiasi Futsal Aceh (AFA). (non)

PON 2024 Berlangsung Sukses, “KONI Pusat Ucapkan Terima Kasih kepada Masyarakat Aceh”, Pengurus KONI Aceh Dilantik

0

Pelantikan pengurus KONI Aceh periode 2025-2029 serta foto Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf menyampaikan kata sambutan dikesempatan tersebut, Senin (24/11) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh. (foto/humas koni aceh)

MEDIANAD.COM: “Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh masa bakti 2025–2029 yang diketuai Saiful Bahri alias PON YAYA resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (24/11/ 2025) malam”.

Yang juga dalam sambutannya, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Aceh menjadi tuan rumah PON XXI Aceh–Sumut 2024. Dimana, selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Aceh yang telah menyukseskan perhelatan PON XXI Aceh–Sumut tahun 2024,”

Pinta Ketum Marciano, sembari menambahkan. PON XXI mencatat 113 pemecahan rekor, terdiri atas 85 rekor PON, 28 rekor nasional, dan 1 rekor Asia. Aceh sendiri berhasil menyumbang 10 rekor, menjadikannya provinsi kelima terbaik dalam pemecahan rekor.

Dari sisi perolehan medali, Aceh menempati peringkat keenam nasional dengan 65 emas, 48 perak, dan 79 perunggu—sebuah capaian yang disebut Marciano sebagai “perkembangan prestasi Aceh yang menakjubkan.”

Marciano menilai dukungan pemerintah Aceh terhadap olahraga sangat besar dan menjadi jaminan bagi kesuksesan kepengurusan baru.

Dengan demikian, “tak ada alasan pengurus KONI Aceh tidak dapat bekerja maksimal, mengingat dukungan dan atensi pemerintah sangat besar”, ujarnya singkat.

Sementara itu, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem menegaskan, “kemajuan olahraga Aceh hanya dapat dicapai melalui kerja nyata dan dukungan anggaran yang memadai. Ia menilai pengurus baru memiliki potensi besar untuk membawa prestasi Aceh semakin meningkat”.

Saya rasa pengurus kali ini mampu menjalankan organisasi dengan baik. Tapi dalam bidang olahraga bukan hanya kemampuan yang dibutuhkan, harus tersedia anggaran untuk mendukung peningkatan prestasi dan kemajuan olahraga, pinta Mualem.

Serta menambahkan. “pemerintah Aceh pasti mendukung memberi semangat, mendukung dan menyiapkan anggaran secukupnya untuk pembinaan dan pelatihan atlet, mengingat tanpa dukungan anggaran maksimal, roda organisasi dan persiapan atlet mengikuti event akan tak maksimal”.

Ujar Gub Mualem yang juga pernah menjabat sebagai ketua umum KONI Aceh selama dua periode. Serta saat menyampaikan kata sambutan dikesempatan tersebut, Mualem menyampaikan juga keberhasilan atlet Aceh saat Mualem memimpin KONI Aceh, termasuk pencapaian delapan emas di PON Jawa Barat yang menjadi titik awal kebangkitan dan dulangan prestasi atlet Aceh.

Yang juga pada periode tersebut pula, berjuang dan berhasik disahkan sebagai tuan rumah PON XXI/2024 bersama Sumatera Utara, tukasnya.

Disisi lain, Ketua Umum KONI Aceh yang baru, Saiful Bahri menegaskan. Tanggung jawab kepengurusan saat ini sangat berat, terutama untuk mempertahankan posisi enam besar nasional pada PON berikutnya.

“Kami butuh dukungan pemerintah Aceh karena tugas ke depan semakin berat. Kami harus mempertahankan peringkat enam nasional,” katanya.

Ia menyampaikan terima kasih khusus untuk almarhum H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak, mantan Ketua KONI Aceh, yang telah membangun fondasi kuat bagi organisasi.

“Kami masuk KONI saat prestasi ada di posisi enam nasional. Tidak bisa kerja hanya bicara di kedai kopi. Pengurus harus bekerja nyata agar tidak malu dengan pengurus sebelumnya,” tegasnya.

Saat ini KONI Aceh tengah menyelenggarakan Pra PORA sebagai ajang seleksi atlet. Sementara PORA 2026 akan berlangsung di Aceh Jaya.

Selain Pon Yaya, para pengurus yang dilanti antara lain, Kennedi Husen, SE selaku Ketua Harian. Struktur wakil ketua umum diisi oleh T. Rayuan Sukma, S.Sos sebagai Waketum I Bidang Organisasi, Drs. H. Bachtiar Hasan, M.Pd sebagai Waketum II Bidang Pembinaan Prestasi, Dr. Mansur, M.Kes sebagai Waketum III Bidang Penelitian dan Pengembangan.

Kemudian Muslim HS, S.AB sebagai Waketum IV Bidang Perencanaan dan Anggaran (RENA), Mukhtar Hanafiah sebagai Waketum V Bidang Hubungan Antar Lembaga, serta Marlina Usman sebagai Waketum VI Bidang Umum. Sementara itu, posisi Sekretaris Umum dijabat oleh Ahyar, ST. (*)

Popular Posts

My Favorites

Kejar Target Penyelesaian, Satgas TMMD ke-123 Terus Kebut Pengerjaan Pemasangan Instalasi...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 terus berpacu dengan waktu untuk menuntaskan program pembangunan di Gampong Jaboi, Kota Sabang. Salah...