Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 3
Berita Olahraga

Kick Off Piala Soeratin U-17 Senin Sore di Lapangan RTH Cot Gapu Bireuen

0

Exco PSSI Aceh, YahFud Saifuddin Muhammad dan Lapangan Cot Gapu, Bireuen. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Pembukaan Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh tahun 2026 dipastikan berlangsung, Senin (13/07) sore di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, serta usai serimoni pembukaan langsung tersaji laga antara tuan rumah Juang FC U-17 versus Ps Muda Sedia U-17.

Kompetisi kelompok umur tersebut, baik di venue Cot Gapu dan Galaticos berlangsung gratis alias tak dipungut tiket, sejak babak penyisihan hingga final, ujar Komite Eksekutif (Exco) PSSI Aceh, Saifuddin Muhammad di Bireuen, Minggu (12/07) siang.

Seluruh pertandingan, baik di Lapangan Cot Gapu dan Galaticos berlangsung terbuka untuk masyarakat alias tak dipungut tiket masuk, “tentu mudah dan nyaman bagi tiap suporter yang hendak menyaksikakan takenta-talenta muda menunjukan skil dalam mengolah sikulit bundar”.

Yang juga banyaknya sporter yang gadir, membuat atmosfer pertandingan bebar-benar hidup dan menarik, sekaligus menjadi energi positif tiap pemain tampil maksimal, pinta Wakil ketua DPR Aceh yang akrab disapa Yahfud dikesempatan tersebut.

Sembari menambahkan, PSSI Aceh tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kompetisi semata, tetapi juga berupaya membangun ekosistem pembinaan sepak bola yang sehat dan kompetitif, sehingga melahirkan pesepakbola handal dan profesional.

Politikus Partai NasDem Yahfud secara kusus juga menagatakan,
Ajang Piala Soeratin adalah wadah menjaring bibit-bibit terbaik Aceh yang nantinya diproyeksikan memperkuat tim Provinsi Aceh ke ajang nasional, serta tim juara dipastikan mewakili Aceh ke Soeratin putaran nasional, baik kelompok umur U-17, 15 dan U-13 yang akan berlangsung bulan depan (U’-15 dan 13) untuk zona Aceh (non)

Mahasiswa Pendidikan Jasmani Pamerkan Inovasi Media Pembelajaran Ber-HakI pada Expo ke-3 PGSD UBBG 2026

0

MEDIANAD COM, BANDA ACEH – Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa melalui partisipasi pada Expo ke-3 PGSD Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026.

Pada kegiatan tersebut, mahasiswa menampilkan berbagai media pembelajaran Pendidikan Jasmani hasil pengembangan selama proses perkuliahan yang telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HakI).

Pameran inovasi ini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung karena menghadirkan beragam media pembelajaran yang dirancang untuk mendukung proses pembelajaran Pendidikan Jasmani di berbagai jenjang pendidikan. Seluruh produk merupakan hasil karya mahasiswa yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan pembelajaran di sekolah dengan mengedepankan aspek inovatif, edukatif, praktis, dan mudah diterapkan oleh guru maupun peserta didik.

Media pembelajaran yang dipamerkan mencerminkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan konsep pedagogik, teknologi, serta karakteristik pembelajaran Pendidikan Jasmani. Berbagai alat dan media tersebut dirancang untuk meningkatkan motivasi belajar, mempermudah penyampaian materi, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.

Keunggulan dari karya-karya yang dipamerkan adalah seluruh inovasi telah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HakI) sebagai bentuk perlindungan terhadap karya intelektual mahasiswa sekaligus pengakuan atas orisinalitas dan nilai inovatif yang dimiliki. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu menghasilkan produk pembelajaran yang kreatif, tetapi juga memiliki daya saing dalam pengembangan inovasi di bidang pendidikan.

Selama pelaksanaan expo, stand Program Studi Pendidikan Jasmani mendapat perhatian dari dosen, mahasiswa, guru, serta masyarakat yang hadir. Para pengunjung diberikan kesempatan untuk melihat secara langsung fungsi setiap media pembelajaran, mencoba penggunaannya, serta berdiskusi dengan mahasiswa mengenai proses perancangan, implementasi, hingga manfaat media dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Jasmani.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperkuat kemampuan komunikasi ilmiah, mempresentasikan hasil karya, serta menerima berbagai masukan dari pengunjung sebagai bagian dari proses penyempurnaan produk. Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa memperoleh pembelajaran yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan kesiapan mereka sebagai calon pendidik yang inovatif.

Partisipasi dalam Expo ke-3 PGSD 2026 mencerminkan komitmen Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan hilirisasi hasil pembelajaran. Pengembangan media pembelajaran yang telah memperoleh HakI diharapkan tidak hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh sekolah dan lembaga pendidikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

Melalui berbagai inovasi yang dihasilkan mahasiswa, Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG terus berupaya membangun ekosistem pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi lulusan yang unggul, profesional, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.( Kal)

Eksekutif FC PSSI Banda Aceh Menang Telak atas Legend Jeulingke FC

0

SKUAD Eksekutif FC PSSI Banda Aceh dalam pertandingan ujicoba dengan tuan rumah Legend FC Jeulingke, di Venue Gampong setempat, Rabu sore. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Skuad Eksekutif FootBall Club (FC) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Banda Aceh menang telak 3-0 atas tuan rumah Eksekutif FC (Legend) Jeulingke, dalam pertandingan latih tanding di Lapangan, Gampong setempat, Rabu (01/07/2026) sore.

Dimana dalam laga menarik dan terhibur tersebut, “sebenarnya kubu tuan rumah yang mengandalkan Legend Persiraja Anwar, Rai Abdullah (pg), Junaidi Panpel FC, Muksen, Ismail, Idris dan kolega sempat membuka asa dan sejumlah peluang untuk menciptakan gol”.

Namun kurangnya tukang gedor yang memupuni, asa untuk menjebol jala gawang PSSI Eksekutif yang dikawal Rai sirna begitu saja, sejaligus membuka peluang bagi Skuad tim tamu balik menyerang dan efektif sejak memasuki menit ke-15.

“Satu skema serangan cepat dimenit ke-17, winger PSSI Banda Aceh Memet berhasil mengecoh penjaga gawang Jeulingke Legend yang dikawal Abdullah, bahkan usai gol kejut Ari Kosmed, permainan tuan rumah sedikit terus merosot dan kalang kabut”.

Sehingga dimanfaatkan betul oleh tim tamu, seperti terlihat dimenit ke-38, satu kerja sama mematikan trio Heri Julius (Ketua PSSI Banda Aceh), Jasmin dan Zal memanjakan sidegil TM Khaidir (Sekum mereka) menghentakkan bola kejala kubu lawan dan gol untuk keunggulan tim tamu 2-0 serta bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Junaidi, dkk yang menyadari ketinggalan dua digit gol, terlihat langsung tampil menyerang. Namun kendalanya semakin parah dibandingkan paruh pertama, selain tidak efektif dalam nenyusun serangan, “faktor stamina dan keterbatasan pemain juga salah satu jalan buntu dalam usaha mengejar ketertinggalan ditarung tersebut”.

Kelemahan tak terelakkan, kembali dimanfaatkan kubu lawan dalam mereka menambah perbendaharaan gol dan efektif, lewat kerjasama mematikan yang diperankan, T Khaled PW,, Ari Kosmed, Zal, cs memberi keleluasaan terhadab Deo dimenit ke-79 untuk mencatatkan namanya dipapan skor.

Bahkan gol Deo disisa laga 10 menit itu, menjadi akhir jaringan gol dilaga tersebut, meskipun kubu tuan rumah berusaha mengejar lewat kebugaran yang semakin mengendur tetap tak kesempaian hingga wasit menyudahi tempur 2×45 menit sekaligus untuk keunggulan tim sepakbola Eksekutif PSSI Kota Banda Aceh 3-0.

Latih tanding (ujicoba) yang digelar Skuad Eksekutif PSSI ini minimal satu kali seminggu, “selain untuk menjaga kebugaran lewat olahraga, juga sebagai wadah merajut silaturrahhim, dengan Club-Club dan pemain, tentu level eksekutif.

Baik di Banda Aceh, Kabupaten dan Kota, tentu luar Aceh dan regional jika ada kesempatan kedepan, Unggah Sekum, TM Khaidir usai laga ujicoba tersebut. (zm)

Hadapi Liga2 2026, Persiraja akan Maksimalkan Sejumlah Talenta Lokal

0

Pelatih Jaya Hortono, bersama andalan Persiraja musim 2025/26.

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam membina talenta lokal dengan menggelar seleksi pemain putra daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim kompetisi baru Championship 2026/2027.

Seleksi akan berlangsung mulai Kamis, 2 Juli 2026 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, dan dipantau langsung oleh pelatih kepala Jaya Hartono.

Wakil Presiden Persiraja, Iswahyudi, mengatakan seleksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sejarah yang diemban Persiraja sebagai satu-satunya klub asal Aceh yang berkompetisi di level profesional.

“Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam sangat memahami beban yang ditanggung klub ini. Beliau tidak menutup mata terhadap berbagai masukan yang1 disampaikan. Untuk membentuk dan mengorbitkan pemain Aceh, kalau bukan Persiraja yang mengambil tanggung jawab ini, maka tidak akan ada klub yang memberikan kesempatan kepada anak-anak Aceh untuk menjadi pemain profesional,” ujar Iswahyudi, Rabu (1/7).

Menurutnya, langkah Persiraja rutin membuka seleksi pemain lokal telah membuahkan hasil. Ia mencontohkan seleksi yang digelar pada 2023 berhasil melahirkan sejumlah pemain muda yang kini menjadi bagian dari skuad inti Laskar Rencong.

“Kalau pada 2023 lalu kami tidak melakukan seleksi, hari ini mungkin kita tidak akan menemukan nama-nama seperti M. Reza, Revan, Muammar, Muharir, dan pemain lainnya. Itu adalah kesempatan yang diberikan Persiraja untuk membentuk pemain-pemain profesional asal Aceh,” katanya.

Iswahyudi juga menegaskan bahwa Persiraja ingin mengubah pola pikir para pemain muda agar tidak hanya mampu bersaing di turnamen antarkampung (tarkam), tetapi juga memiliki mental dan kualitas untuk berkompetisi di level profesional.

“Para pemain bola di Aceh tidak boleh hanya memiliki mental tarkam, hanya bagus bermain di turnamen lokal, tetapi tidak mampu bersaing di level profesional. Karena itu Presiden Persiraja memberikan kesempatan kepada 30 pemain muda Aceh untuk mempersiapkan mental dan kemampuan mereka agar siap bersaing di level profesional.”

“Saat ini, Persiraja menjadi satu-satunya pintu bagi pemain Aceh untuk mendapatkan kesempatan tersebut, meski keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih,” tutupnya.

Melalui seleksi ini, Persiraja berharap dapat menemukan talenta-talenta terbaik dari Aceh yang mampu memperkuat tim sekaligus menjadi bagian dari regenerasi sepak bola daerah di kancah profesional. (**)

PSSI Aceh Gulir Kompetisi Piala Soeratin, 13 Juli Kick Off Kelompok Umur 17 Tahun

0

Workshop&manager meeting menjelang bergulirnya Piala Soeratin kelompok umur U-17, 15 dan U-13 PSSI Aceh tahun 2026, Minggu (28/06) siang di Rasamala Hotel, Banda Aceh. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Tim kelompok umur 17 tahun (U-17) awali Kompetisi Piala Soeratin PSSI Aceh tahun 2026, dimana ‘kick off’ kelompok umur U-17 dimulai tanggal 13 Juli di Kabupaten Bireuen.

Dalam Workshop&Manager Meeting di Banda Aceh, Minggu (28/06) Siang. Sekum PSSI Aceh Nazaruddin menjelaskan. Selain Kick Off U-17 yang berlangsung 13 Juli hingga selesai, selanjutnya mulai tanggal 10 Agustus bergulir kelompok umur U-15 dan 23 Agustus ‘Kick Off’ untuk level U-13 dengan _tetatif_ venue akan diumumkan hari selanjutnya.

Ujar Nazaruddin, yang juga menginformasikan seperti regulasi, tim juara masing-masing kelompok umur lolos ke kompetisi Soeratin nasional tahun 2026, serta PSSI Aceh mengharapkan manajer atau manajemen tim, menjauhi yang namanya manipulasi data pemain sast didaftarkan diaplikasi siap.

“Mengingat keakuratan data&identitas pemain sangat dibutuhkan untuk legalitas Klub dan SSB, serta datatabase pemain asli sejak usia kelompok umur”, harapnya singkat.

Sementara dalam manager meeting yang dilaksanakan di Aula Hotel Rasamala, Minggu siang tersebut menetapkan empat Grup untuk U-17. Masing-masing Grup A dihuni Juang FC, Ps Muda Sedia dan Persada Abdya.

Grup B, Persip Pase, Persas Sabang, Lhokseumawe FC dan Persilatama. Grup C dihuni PSAB Aceh Besar, Meulaboh Academy dan Young Wariors FC, serta Grup D dihuni oleh Aceh Kutaraja, Persimura, Adam Depok dan Tamiang United.

Sementara kelompok umur U-15 untuk Pool A ada Persitas, SSB Rawa Singkil dan SSB Eleng Biru, Pool B dihuni Persilatama, Juang FC dan Sultan Aceh FC dan Pool C muncul PSAP Sigli, SSB Rampagoe dan Persidi serta Pool D dihuni Al-Farlaky Fc, SSB MAN 1 Pidie dan SSB Talnta Aceh FA.

Sedangkan 6 tim U-13 yang dibagi dalam dua Pool, diantaranya Pool A ada Tamiang United, SSB Barona dan SSB Talenta FA Banda Aceh, serta Pool B dihuni, PSSB Bireuen, Lambhuk FA dan Kuala Nanggroe FC. (non)

Babinsa Kuta Ateuh Tanamkan Sportivitas kepada Generasi Muda Melalui Sepak Bola

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berjiwa kebersamaan, Babinsa Gampong Kuta Ateuh Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Pelda Syafrial, memberikan arahan dan motivasi kepada anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD) yang mengikuti latihan sepak bola di Lapangan Yos Sudarso, Jurong Thaib, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Minggu (28/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pelda Syafrial mengajak para peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam setiap pertandingan maupun latihan. Menurutnya, sepak bola bukan sekadar ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa saling menghormati antar sesama pemain.

Babinsa juga mengingatkan agar para anak-anak tetap menjaga semangat berlatih, mematuhi arahan pelatih, serta menjadikan olahraga sebagai kegiatan positif yang dapat menjauhkan diri dari pengaruh negatif lingkungan.
“Menang ataupun kalah adalah hal yang biasa dalam pertandingan. Yang paling penting adalah bermain dengan jujur, disiplin, menghormati lawan, dan menjaga persaudaraan,” pesan Pelda Syafrial kepada para peserta latihan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan semangat sportivitas dan kebersamaan dapat terus tertanam sejak usia dini, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah binaan.

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan olahraga anak-anak juga merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap pembinaan generasi muda di wilayah binaan. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh motivasi, Babinsa berupaya menanamkan nilai-nilai kebersamaan, semangat pantang menyerah, serta pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga sejak usia dini sebagai bekal menghadapi masa depan.(man)

Festival Piala Presiden 2026, Juara Zona Aceh, Lambhuk FA U-12 dan SSB Barona U-10 Wakili Aceh Keputaran Nasional

0

Tim U-12 Lambhuk FA Banda Aceh dan foto _dalam berita_ juara kategori U-10, SSB Barona. (foto/istinewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Tim Sepakbola usia dini Lambhuk Football Academy (FA) Banda Aceh dibawah usia 12 tahun (U-12) dipastikan mewakili Aceh keputaran nasional, Festival “Grassroots” sepakbola tahun 2026, usai mengalahkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Barona Aceh, Banda Aceh 3-2 dalam pertandingan final zona Aceh yang berlangsung di venue Mini Soccer Fourgee, Banda Aceh, Sabtu (27/06) 2026.

Sementara untuk kategori U-10 di Festival yang sama yang akan dihelatkan di Yogyakarta minggu kedua bulan depan, Aceh akan diwakili SSB Barona dibawah usia 10 tahun, usai mencatat 4 kemenangan dari lawan-lawannya sepanjang enam laga yang bertanding tiap tiap tim sejak kemarin, dan SSB Barona keluar sebagai pemuncak Pool katageri U-10 lewat durasi kompetisi penuh dengan 14 digit poin.

Sedangkan PSSB Bireuen U-12 yang sukses mengalahkan Persas Sabang 3-2 berhak mengondol juara tiga.

Ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, SE MM kepada Pers disela-sela serimoni penutupan Festival tersebut menjelaskan, keberhasilan Aceh mengirim dua wakil ke tingkat nasional menjadi langkah penting dalam pembinaan sepak bola usia dini. Menurutnya, ajang tersebut memberikan kesempatan bagi para pemain muda Aceh untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding melawan tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.

Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi. Kini Aceh memiliki wakil di tingkat nasional sehingga anak-anak kita bisa bertemu dengan pemain-pemain terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka dan akan menjadi kenangan sepanjang hidup dalam perjalanan sepak bola bagi bakat-bakat muda Aceh.

Sementara tim juaara dijadwalkan bertolak ke Yogyakarta pada 6 hingga 11 Juli 2026 untuk mengikuti Festival Sepak Bola Piala Presiden tingkat nasional. (non)

Ada PSSB Bireuen U-12, Festival Sepakbola U-10 dan U-12 Piala Presiden Zona Aceh 2026 Bergulir

0

Aksi pemain dalam Festival sepakbola dimaksud dan penyerahan bola kepada perwakilan tim.

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PSSI Aceh menggelar Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 PSSI Aceh Tahun 2026 sebagai upaya pembinaan dan pengembangan bakat pesepakbola usia dini di Aceh, dan Festival tersebut berlangsung di Lapangan Mini Soccer Fourgee Lampriet, Banda Aceh, 26 dan 27 Juni 2026, sekaligus dibuka Kadispora Aceh T Banta Nuzullah, M.Pd yang diwakili Sekrrtaris, Desina, MM, Jumat pagi.

Sebelumnya ketua PSSI Aceh, Nazir Adam, mengharapkan dukungan penuh dari seluruh stelholder yang ada di Aceh, tentu bimbingan pembinaan karakter bagi anak-anak ditumbuhkan sejak usia 10 dan 12 tahun.

Sedan̈gkan dalam sambutannya, Sekretaris Dispora Aceh, Desina, S.Pd MM mengatajan, “Ajang Festival sepakbola usia dini sebagai wadah memperkenalkan diri dan karakter anak-anak menuju pemain handal.

Tentu didalamnya harus menjaga sportifitas, baik dilapagan maupun di luar lapangan demi perjalanan karir adik-adik di olahraga sepakbola dimasa yang akan datang, ujarnya.

BARONA U12 Vs LAMBHUK U12

Sementara itu, gelaran dimaksud diikuti oleh sejumlah sekolah sepak bola (SSB) dan akademi sepak bola dari berbagai daerah di Aceh yang akan bersaing menunjukkan kemampuan terbaik dan meraih tiket keputaran nasional.

Masing-masingpada kategori U-10 di8kuti empat tim, yaitu Rampagoe FA (Banda Aceh), Lambhuk FA (Banda Aceh), SSB Bijeh Get (Aceh Selatan),, dan SSB Barona (Banda Aceh).

Sementara itu, kategori U-12 diikuti oleh enam tim, yaitu Rampagoe FA (Banda Aceh), Lambhuk FA (Banda Aceh), SSB Bijeh Get (Aceh Selatan), SSB Barona (Banda Aceh), Persas Sabang (Sabang), dan PSSB Bireuen (Bireuen).

Festival Sepak Bola Piala Presiden U-10 dan U-12 ini menjadi wadah bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta menanamkan nilai sportivitas sejak usia dini. (non)

Turnamen Bola Voli Kemukiman Paya Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.St, M.M, M.Mar, M.Tr.Sou, M.Han, hadiri sekaligus membuka Turnamen Bola Voli Kemukiman Paya, rangka meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Voli KVC Gp. Keuneukai Kec.Sukamakmue Kota Sabang, Sabtu (20/06/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Sukamakmue Kota Sabang Nurmansyah Putra, S.STP, Kapolsek Sukajaya IPTU Samsuri beserta personel Polsek Sukajaya, Keuchik Gampong Keuneukai, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, peserta turnamen, serta masyarakat setempat yang antusias menyaksikan jalannya pembukaan.

Turnamen ini diikuti oleh enam tim yang mewakili masing-masing gampong di wilayah Kemukiman Paya. Pertandingan akan berlangsung mulai 20 hingga 24 Juni 2026 dengan menggunakan sistem gugur.

Kapolres Sabang AKBP Sukoco menyampaikan bahwa kegiatan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah warga.

“Melalui turnamen ini, kami ingin menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 sebagai sarana memperkuat silaturahmi, persatuan, dan semangat sportivitas antarwarga. Kami berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi fair play serta menjadikan olahraga sebagai wadah membangun generasi yang sehat dan berprestasi,” ujar AKBP Sukoco. MAN H

Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat. Kehadiran masyarakat yang memadati area lapangan menunjukkan tingginya antusiasme terhadap kegiatan olahraga yang menjadi ajang kebersamaan masyarakat Kemukiman Paya.

Polres Sabang berharap turnamen ini menjadi wadah mempererat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Sabang.(man)

PSSI Aceh Gelar Festival Piala Presiden U-10 dan U-12 2026, “Kesempatan Klub dan SSB jajal Kemampuan Anak Didik”

0

Sekum PSSI Aceh, Nazaruddindan Ilustrasi foto Festival Sepakbola U-10 serta U-12 Nasional.

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Persatuan Sepakbola Seluruh Idonesia (PSSI) Aceh secara resmi membuka pendaftaran peserta Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 Tahun 2026, even pembinaan usia dini dimaksud dijadwalkan berlangsung di Kota Banda Aceh, mulai 26 Juni 2026.

Festival ini menjadi wadah bagi sekolah sepak bola (SSB) dan klub anggota PSSI Aceh untuk mengembangkan potensi pemain muda sejak usia dini, yang juga bagian dari upaya pembinaan berjenjang yang terus dilakukan PSSI Aceh, ujar Sekretaris Umum PSSI Aceh, Nazaruddin kepada Wartawan di Banda Aceh, Sabtu (20/06/2026) sore.

Sembari menambahkan, PSSI Aceh mengajak seluruh SSB dan klub anggota untuk berpartisipasi dan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan hijau.

Serta merincikan , pendaftaran SSB peserta dibuka sejak 17 hingga 23 Juni 2026 dan pendaftaran pemain dilakukan secara daring melalui Sistem Informasi dan Administrasi PSSI (SIAP) pada 20 hingga 25 Juni 2026.

Festival ini mempertandingkan dua kelompok usia, yakni U-10 untuk pemain kelahiran 1 Januari 2016 hingga 31 Desember 2017 dan U-12 untuk pemain kelahiran 1 Januari 2014 hingga 31 Desember 2015.

Sekum Nazaruddin juga menjelaskan, PSSI Aceh juga telah menjadwalkan pelaksanaan technical meeting dan drawing pada 25 Juni 2026 di Banda Aceh sebagai bagian dari persiapan sebelum pertandingan dimulai.

“Technical meeting dan drawing akan menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk mendapatkan informasi teknis pelaksanaan kompetisi. Kami berharap seluruh tim dapat mengikuti tahapan ini dengan baik,” pintanya.

Sementara itu,  Kick off Festival Sepakbola Piala Presiden U-10 dan U-12 dijadwalkan berlangsung mulai 26 Juni 2026 hingga kompetisi selesai dan seluruh pertandingan akan dipusatkan di Kota Banda Aceh.

PSSI Aceh berharap festival tersebut dapat menjadi sarana pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit-bibit pesepakbola muda berbakat yang nantinya dapat memperkuat sepak bola Aceh maupun Indonesia di masa depan.

“Bagi klub atau SSB yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan pelaksanaan kegiatan, dapat menghubungi panitia yang telah ditunjuk oleh PSSI Aceh,” tutup Sekum PSSI Aceh, Nazaruddin.(non)

Popular Posts

My Favorites

Bhakti Teritorial Prima: TNI Bersinergi Bersihkan Museum Sabang Sambut HUT TNI...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0112/Sabang menggelar kegiatan karya bakti pembersihan di Museum Sabang,...