Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 4
Berita Olahraga

Termasuk Anchor asal Aceh M Revan, Timnas Futsal U-17 Ikut Turnamen U17 VI Nattions Spanyol 2026

0

Muhammad Revan Aditya, pemain Timnas Futsal U-17 asal Aceh. (foto/ig,idmfutsal)

MEDIANAD.COM: Talenta remaja Futsal asal Aceh Muhammad Revan Aditya toreh perjalanan karir membanggakan di olahraga Futsal, dimana pemain berbakat yang berposisi dilini bawah (Anchor/bertahan) itu masuk skuad utama Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia U-17 (Garuda Muda) bersama 13 talenta terbaik lainnya se antaro tanah air, yang akan bertanding pada even International U17 VI Nations, Spanyol 24-28 Juni 2026.

Dimana Turnamen kelas dunia Futsal kelompok umur dibawah 17 tahun tersebut yang juga tahun ini sudah berlangsung untuk ke 6 kali dan diikuti enam negara terbaik Futsal dunia, dimana Indonesia U-17 masuk Grup A bersama tuan rumah Spanyol dan Brazil U-17 serta Pool B bercokol Prancis U-17, Portugal dan Maroko U-17.

Muhammad Revan,cs langsung berhadapan dengan tuan rumah Spanyol pada tarun perdana, Rabu (24/6) dan setelahnya Timnas Garuda Muda bentrok dengan Brazil, Jumat (26/6/2026) di babak penyisihan Grup.

OPTIMISTIS REVAN

Sementara itu, “dua hari kemarin dan sejumlah media online juga ceta lokal Aceh merilis perjalan karir pemain berbakat asal Aceh Utara dimaksud”, di mana M

Revan yang saat ini berstatus pelajar, yakni kelas XI SMA Negeri 1 Lhoksukon, Aceh Utara dimaksud merupakan pemain yang berposisi sebagai Anchor (posisi bertahan) dengan tinggi badan 173 Cm dan satu-satunya pemain asal Aceh, bahkan Sumatera yang berhasil menembus skuad Timnas Futsal U-17 Indonesia untuk ajang bergengsi tersebut.

“Yang juga menjadi kebahagiaan dan kebanggaan yang luar biasa bagi saya dan sejak mengikuti Pre TC sampai TC, saya sudah menanamkan tekad untuk bisa lolos dan membela Timnas U-17 Indonesia,” unggah M Revan disejumlah Mensos yang dirangkum pengurus Futsal Aceh dua hari belakangan. (non/**)

Bantuan Pangan Tahun 2026 Disalurkan, Babinsa Kuta Barat Awasi Bantu Prosesnya Penyalurannya 

0

MEDIANAC.COM, SABANG – Guna memastikan jalannya penyaluran bantuan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran, Sertu Darwis selaku Babinsa 07 Gampong Balohan dari Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang melaksanakan pemantauan dan pendampingan pendistribusian bantuan pangan tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan bertempat di Aula Kantor Keuchik Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa hadir mendampingi langsung petugas dari Perum Bulog saat melakukan proses serah terima bantuan kepada Satgas Bantuan Pangan beserta perangkat gampong setempat. Kehadirannya bertujuan agar tidak terjadi kendala, serta menjaga suasana tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Bantuan yang didistribusikan meliputi beras sebanyak 9,88 kuintal, serta minyak goreng sebanyak 164 kotak ditambah 8 liter. Jumlah keseluruhan tersebut nantinya akan dibagikan kepada 586 keluarga penerima manfaat yang terdaftar dan berhak menerima bantuan di wilayah Gampong Kuta Barat.

Sertu Darwis menyampaikan bahwa peran pendampingan ini menjadi tanggung jawab bersama agar program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga. “Kami pastikan prosesnya terbuka dan sesuai prosedur, sehingga bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” ujarnya.

Perangkat gampong menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini. Mereka mengaku terbantu dengan pendampingan tersebut, sehingga proses penyaluran berjalan lebih lancar dan masyarakat pun merasa lebih tenang serta percaya terhadap pelaksanaannya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam mendukung program kesejahteraan rakyat, serta semakin mempererat hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat di wilayah binaan.(man)

Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan, Ramadhan Madon Buktikan Atlet Profesional Bisa Berprestasi Akademik

0

Pesepakbola asal Aceh Timur Madon Ramadhan, foto bersama dengan Dosen dan Pembingbing usai Seminar judul Skripsi di Kampus UBBG Banda Aceh, Senin pagi, momen tersebut juga jalanmenyeimbangkan karir dan pendidikan, “Madon buktikan atlet profesional bisa sukses di dunia pendidikan tinggi. (foto/istimewa)

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Di tengah kesibukannya sebagai pesepakbola profesional, Ramadhan “Madon” terus menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan. Pemain asal Aceh Timur yang saat ini memperkuat FC Bekasi City pada kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 itu berhasil menjalani Seminar Proposal Skripsi di Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Banda Aceh, Senin (8/6/2026).

Ramadhan Madon merupakan salah satu talenta terbaik sepakbola Aceh yang memulai karier dari Persiraja Junior. Namanya mulai mencuri perhatian saat memperkuat Persiraja Banda Aceh di Liga 1 musim 2020/2021. Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama Semen Padang FC pada Liga 1 musim 2023/2024, kembali membela Persiraja pada Liga 2 musim 2024/2025, dan kini menjadi andalan FC Bekasi City.

Pada musim 2025/2026, Madon tampil impresif dengan mencetak 12 gol dan menjadi salah satu striker lokal tersubur di Liga 2. Prestasi tersebut membuat namanya dikabarkan masuk dalam radar sejumlah klub Liga 1 yang akan berlaga di kompetisi Super League musim 2026/2027.

Meski disibukkan dengan jadwal latihan dan pertandingan yang padat, Ramadhan tidak mengabaikan pendidikannya. Ia menunjukkan bahwa karier sebagai atlet profesional dapat berjalan beriringan dengan pencapaian akademik apabila didukung oleh disiplin, kerja keras, dan manajemen waktu yang baik.

Dalam seminar proposal tersebut, Ramadhan mempresentasikan rancangan penelitiannya di hadapan dosen pembimbing dan tim penguji. Berbagai masukan serta saran yang diberikan menjadi bekal penting untuk menyempurnakan penelitian yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.

Keberhasilan Ramadhan menjalani seminar proposal menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya mereka yang aktif berkarier di bidang olahraga. Ia membuktikan bahwa pendidikan tetap dapat menjadi prioritas meskipun harus menjalani tuntutan profesi di level tertinggi.

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, Irwandi, S.Pd., M.Pd., AIFO., memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan Ramadhan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan contoh nyata bahwa dunia olahraga dan pendidikan dapat saling mendukung dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Sebagai pemain yang berkompetisi di level profesional bersama FC Bekasi City, Ramadhan telah menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan hijau. Kini, semangat yang sama juga diperlihatkannya dalam dunia akademik.

Langkahnya mengikuti seminar proposal menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi olahraga, tetapi juga dari kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

Pencapaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan adik tingkat di Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, agar tidak meninggalkan pendidikan dalam mengejar cita-cita di bidang apa pun. Dengan tekad yang kuat, kerja keras, serta komitmen yang konsisten, prestasi akademik dan karier profesional dapat diraih secara bersamaan.

Universitas Bina Bangsa Getsempena terus mendorong mahasiswanya untuk mengembangkan potensi secara maksimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, sehingga mampu menjadi lulusan yang unggul, berdaya saing, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Kal)

Abaikan Regulasi Turnamen yang Telah Ditetapkan, PSSI Aceh akan Sanksi Tim dan Perangkat Pertandingan

0

SEKUM PSSI Aceh, NAZARUDDIN dan Ilustrasi foto turnamen sepak bola. (foto/humaspssiaceh)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Sekretaris Umum (SEKUM) PSSI Aceh, Nazaruddin mengingatkan tiap Tim (Club) dan Panpel Turnamen sepakbola dibawah ‘Rekomendasi’ PSSI Aceh serta PSSI Kabupaten dan Kota ‘wajib’ menjalankan regulasi atau peraturan yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Demikian juga perangkat pertandingan secara menyeluruh harus menjalankan tugas sesuai regulasi yang telah ditetapkan organisasi, jika melanggar, mengabaikan atau tidak menjalankan tugas sesuai aturan yang telah dituangkan dalam surat edaran sebelumnya dipastikan Klub dan Panitia Pertangdingan (PANPEL) atau perangkat pertandingan dipastikan terancam sanksi berat.

Tukas Nazaruddin, sembari menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan regulasi tiap pelaksanaan Turnamen,Kompetisi dan Kejuaraan Sepakbola yang dilangsungkan di Aceh, terutama yang berada di bawah Rekomendasi resmi PSSI Aceh.
“PSSI Aceh mengingatkan kepada seluruh perangkat pertandingan agar menjalankan tugas sesuai dengan surat edaran yang telah diterbitkan sebelumnya. Jika tidak dijalankan, tentu akan ada sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Nazaruddin, lewat siaran Pers, Sabtu (06/06/2026) malam.

Serta merincikan, pengawasan tidak hanya menyasar klub peserta, tetapi juga seluruh perangkat pertandingan, termasuk wasit, pengawas pertandingan, panitia pelaksana, dan pihak terkait lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi.

Penegasan tersebut berkaitan dengan implementasi Surat Edaran Nomor: 023/PSSI-ACEH/IV-2026 yang mewajibkan setiap tim peserta turnamen tingkat kabupaten dan kota dipimpin oleh pelatih dengan lisensi minimal D-PSSI serta memainkan sedikitnya satu pemain muda kelahiran 1 Januari 2007 hingga 30 Desember 2010.

Menurut Nazaruddin, regulasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola usia muda di Aceh.

Kami ingin regulasi ini benar-benar diterapkan di lapangan, bukan hanya menjadi aturan di atas kertas. Perangkat pertandingan memiliki peran penting dalam memastikan setiap ketentuan berjalan sebagaimana mestinya.

Selain itu, PSSI Aceh saat ini juga tengah mempersiapkan pelaksanaan Piala Soeratin 2026 yang akan mempertandingkan kategori U-13, U-15, dan U-17. Kompetisi tersebut menjadi salah satu agenda utama pembinaan pemain muda di Aceh.

Nazaruddin menegaskan bahwa seluruh Askab dan Askot PSSI di Aceh diharapkan turut mengawasi pelaksanaan regulasi tersebut serta menyosialisasikannya kepada klub-klub peserta agar tidak terjadi pelanggaran selama kompetisi berlangsung.

“Kami ingin pembinaan berjalan berjenjang dan profesional. Karena itu, seluruh pihak harus mematuhi regulasi yang telah ditetapkan demi pembinaan, lahirnya pemain bertalenta dan prestasi sepak bola Aceh, baik diajang PORWIL dan PON kedepan. (zm/*)

Cabor Menembak Sediakan 17 Medali Emas di PORA Aceh Jaya, “Perbakin Abes incar 10 Keping”

0

Ketum Pengcab Perbakin Aceh Besar, T Nofizal Aiyup bersama ketua Harian, Ridwan Jamil dan logo Cabor Perbakin. (foto/ist)

MEDIANAD.COM,ACEH BESAR: Cabang Olahraga (Cabor) Persatuan Menembak Indonesia (PERBAKIN) Aceh Besar (Abes) incar 10 medali emas pada event Pekan Olahraga Aceh (PORA) XV

Aceh Jaya (Ajay) dan “jika tidak ada penundaan akan berlangsung akhir bulan November mendatang”.

Bukan tidak ada alasan Perbakin Abes membidik 10 emas dari 17 keping emas yang diperebutkan pada ajang olahraga 4 tahunan se Aceh tersebut, ” sntara lain dapat mempertahankan status sebagai kekuatan utama cabang olahraga menembak di Aceh setelah sukses meraih gelar juara umum pada Pra PORA”, ujar Keua Umum Pengcab Cabor Perbakin Abes, T Nofizal Aiyub SE Ak kepada awak media, Jumat (5/6) sore di Abes.

Ketum Perbakin Abes yang juga hobby main bulutangkis dan akrab disapa _Ampon Yub dimaksud_. juga menegaskan, “dari 17 medali emas yang diperebutkan Cabor Menembak di PORA Ajay. Perbakin Abes incar 10 keping emas”.

Serta berkaca dari hasil Pra PORA dan potensi atlet yang kita miliki, kita optimistis target itu bisa dicapai, tentu lewat kerja sama yang baik antara atlet, pelatih, dan pengurus, optimis Ampon Yub yang juga Dirut Perumdam Tirta Daroy, Banda Aceh.

Sembari mengatakan, ‘Raihan juara umum Pra PORA dan sukses menyabet enam emas, dua perak serta tiga medali perunggu, menjadi acuan terukur bagi atlet menembak Abes dalam menatap ajang sesunbbuhnya, PORA XV Aceh Jaya kedepan.

Diksempatan yang sama, Ketua Harian Perbakin Abes, Ridwan Jamil juga _mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih dan pengurus yang telah mengantarkan Aceh Besar menjadi juara umum Cabor menembak pada Pra PORA_ yang baru saja digelar oleh KONI Aceh bersama Pengprov PERBAKIN ACEH di venue menembak Mata Ie, Aceh Besar, 17-24 Mai bulan kemarin.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Kami berharap semangat dan kekompakan ini terus terjaga sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai pada PORA XV nanti,” tutup Ketua harian Pengcab Perbakin Abes yang akrab disapa ‘Bang Wan’. (zm/*)

Ditahan Imbang Persigar, PSAP ‘Wajib’ Menang atas Bolsel FC di Laga Terakhir Grup N

0

Foto tangkapan layar YouTube PSSI TV

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Usai ditahan Persigar Jawa Barat 1-1 dalam pertandingan kedua Grup N Liga4 putaran nasional, Rabu siang. Tentu untuk lolos ke babak 32 besar, Ridha Umami dan kolega tinggal menentukan nasib sendiri di laga terakhir.

Dimana anak asuhan Muchlis Rasyid (mr)-Safrizani ‘wajib’
mengalahkan BOLSEL FC di laga terakhir, Sabtu (6/6/2026) petang.
Setelah dua saingannya sama- sama sudah mengoleksi 4 poin, serta PSAP baru mengantongi 2 poin dari dua laga yang sudah dijalani.

Bahkan tim asal Pidie Aceh tersebut diharuskan menang diatas dua gol, sehingga hasil antara Pasuruan FC dengan Persigar FC dijam yang sama tak ada yang di perdebat lagi langkah PSAP ke 32 besar.
Sementara laga Rabu siang, (03/05) di stadion R Soedarsono, Jatim dengan Persigar berkesudahan 1-1. (zm)

Liga4 Nasional, Gol Penalti di Menit Akhir, Selamatkan PSAP dari Kekalahan,Tahan Tuan Rumah Pasuruan United 1-1

0

Suasana lapangan R Soedarsono Jatim, usai laga Grup N Liga4 putaran nasional antara Pasuruan United _versus_ PSAP Sigli, Minggu (31/05/2026) petang. (foto/tangkapan layar PSSI TV)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Meski sempat tertinggal sejak awal babak kedua, namun PSAP Sigli Aceh berhasil menyamakan kedudukan pada menit akhir laga, sekaligus Ridha Umami dan kolega mengamankan satu poin atas tuan rumah Pasuruan United Jatim, pada laga perdana Grup N babak 64 besar Liga4 Putaran Nasional Piala Presiden tahun 2026, yang berlangsung di Stadion R Soedarsono, Jawa Timur (Jatim), Minggu (31/05) petang.

Dewa penyelamat bagi pasukan dibawah pelatih Muchlis Rasyid (Mr) dan Safrizani dalam laga super ketat tersebut, ‘disematkan’ lewat tendangan terukur winger mereka, Sigit pada menit ke-92.

“Al-ikhwal terjadinya penalti tersebut bagi PSAP”, setelah salah satu pemain tim yang juga dilatih mantan pemain naturalisasi dari Negara Kamerun, Bio Paulin Pierre, menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Dengan demikian, hasil imbang menghadapi tim tangguh, yakni Pasuruan United yang juga juara Liga4 zona Jatim tahun 2026. _tentu menjadi modal penting bagi bonden dibawah Owner Muhammad Yusri Syamaun alias Amat Tong_.

Dalam menghadapi dua laga berikutnya di Pool N. Yakni, Rabu 3 Juni menghadapi Persigar dan 6 Juni ditantang BOLSEL FC. (non)

Liga4 Putaran Nasional, “Faktor Fisik”, ALFARLAKY FC Gagal Menang atas Persikotas, PSAP bersua Pasuruan United Minggu Siang

0

Gol kedua ALFARLAKY FC, lewat tendangan penalti Rahmad di menit ke-32. (foto YouTube PSSI)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Salah satu tim Liga4 putaran nasional asal Aceh ALFARLAKY FC Aceh Timur harus puas berbagi angka sama kuat 2-2 dengan Persikotas Tasiikmalaya, Jawa Barat, pada laga perdana Grup F Lga4 Piala Presiden Putaran Nasional tahun 2026.

Sebenarnya dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Abu Bakrin&Amartha, Jawa Tengah, Sabtu (30/05) siang, tim bentukan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky tersebut sudah tampil penuh percaya diri pada paruh pertama, bahkan bisa unggul 2-1, lewat hentakan Reza Riski pada menit ke-15 serta tendangan penalti Rahmad Fikri dimenit ke-32.

Namun memasuki babak kedua, anak asuhan Rizki Zulfitri tak dapat menahan gempuran kubu lawan setelah stamina Fadhil Ibrahim dan kolega sudah kepayahan, malapetakapun akhirnya datang di menit ke-90+7.

“Setelah terjadi kemelut diareal penalti Alfarlaki, kubu Persikotas berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 dan bertahan hingga wasit menyudahi laga.

Sementara juara Liga4 regional Aceh PSAP Sigli yang bergabung di Grup N, Besok Minggu siang (31/05) bersua tim tangguh dari Jatim Pasuruan United di stadion R Soedarsono Jawa Timur. (non)

Hentikan Perlawanan Ari98 FC 2-1, Ps AMLA Tatap Laga Final dengan SIDIQ FC Minggu Malam ini BSN Championship

0

Dua andalan Persiraja Banda Aceh di Liga2 Pengadaiaan Championship 2025/26, Fitra Rizwan Salam dan Connor Flynn ‘berbeda kostum diTurnamen BSN Championship 2026, Dimana Fitra memperkuat SIDIQ FC dan Flynn dibawah manajemen Ps Amla Lamteungeh’ yang dipastikan kedua kapten tim ini akan bentrok di final, Minggu malam ini di Stadion Dimurthala, Banda Aceh. (foto/dok mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Dua gol penyerang Ex Timnas U-16, Bagus Kahfi di menit ke-23 dan 65 atas ARI98 FC sudah cukup untuk mengantarkan tim asal Aceh Besar, Ps AMLA Lamteungeh ke partai puncak final.

Lewat laga semifinal kedua turnamen Bank Syariah Nasional (BSN) Abeh ubee Abeh Championship tahun 2026 yang berlangsung di Stadion H Dimurthala Lampineung, Banda Aceh, Sabtu (23/05) tadi malam.

Sekaligus Connor Flynn dan kolega langsung bersua SIDIQ FC Aceh Utara pada laga puncak, Minggu (24/05/2026) malam ini.
Yang juga partai pamungkas final ajang sepakbola “yang kemas dalam BSN Championship Abeh ubee Abeh serta turnamen ini juga ajang pramusim tim Persiraja Banda Aceh”, dipastikan lebih menarik dan seru malam ini.

Dimana dua tim asal Aceh Utara (AU) dan Aceh Besar (Abes) dimaksud secara totalitas mendatangkan dan menurunkan pemain sararat pengalaman dari Liga2 baik lokal dan asing juga Ex Timnas kelompok umur.

Yang berhasrat mengondol trofhi turnamen yang berhadiah total Rp 175 juta tersebut. (non)

Menang 2-0 atas DERRE, SIDIQ FC Segel Tiket Final BSN Championship, ARI98 FC dan Ps AMLA Ìncar Tiket Final Kedua Malam ini

0

Fitra Rizwan Salam (“pakai ban kapten”) dan kolega lolos ke final Turnamen BSN Championship ‘Abeh ubee Abeh” tahun 2026. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: DERRE FootBall Club (FC) Aceh Utara gagal melaju ke final Turnamen ‘bola sepak’ Bank Syariah Nasional (BSN) Abeh ubee Abeh Championship tahun 2026, usai kalah 0-2 dari Club se Kabupatennya, SIDIQ FC, dalam pertandingan semifinal pertama di Stadion H Dimurthala, Lampineung Banda Aceh, Jumat (22/05) tadi malam.

Sebaliknya bagi Sidiq Fc, dengan hasil positif dan secara menyakinkan di laga penuh gengsi juga ketat tersebut, mengantarkan Rendi Juliansyah dan kolega ke partai puncak even sepakbola yang berhadiah total Rp 175 juta dimaksud.

Yang sebenarnya tarung tadi malam berlangsung seimbang didepan publik H Dimurthala, “akan tetapi, gol cepat di menit ke-8 lewat tendangan bebas kapten tim SIDIQ Fitra Rizwan Salam, sedikit menggoyahkan lini pertahaanan DERRE, yang harus berusaha kebih cepat dalam mengejar ketertinggalan satu gol”.

Apalagi pada 45 menit paruh kedua, bahkan dimenit-menit akhir, Ramdhan,cs otomatis fokus menyerang disaat waktu yang semakin mepet, “sehingga meninggalkan banyak celah dilini pertahanan mereka”.

Ternyata dimanfaatkan betul oleh Sutan Dico,dkk dalam melakukan serangan balasan dan berhasil pada menit ke-90, setelah winger Sidiq Faisal Ramadoni mencatatkan namanya dipapan skor.

Sekaligus mengunfci kemenangan timnya menjadi 2-0 hingga wasit menuntaskan pertandingan.

Sementara itu, laga semifinal kedua akan tersaji malam ini, Sabtu (23/05) ba’da shalat insya antara ARI98 FC juga dari Aceh Utara dengan Ps AMLA Lamteungeh, Aceh Besar.

‘Dipastikan tim yang unggul akan menghadapi Sidiq fc pada partai final Turnamen bergengsi dan sudah disaksikan lebih dari 20 ribu penonton tersebut’.

Sebaliknya yang kalah di semifinal tetap memperoleh penghargaan, yakni juara tiga bersama. Ayooo saksikan laga seru nanti malam langsung ke SHD, meski sekelas turnamen pramusim Persiraja, “namun kualitas pemain dan pertandingan diatas Liga2”.(zm)

Popular Posts

My Favorites

Babinsa Krueng Raya Komsos dengan Kader Posyandu dan Ahli Gizi, Dukung...

0
MEDIANAD.COM, SABANG – Babinsa 04 Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama ibu-ibu kader Posyandu dan ahli gizi dari...