Olahraga

Beranda Olahraga Halaman 2
Berita Olahraga

Juara Zona Aceh, Persada Abdya Wakil Aceh ke Putaran Nasional Piala Soeratin U-17

0

Ketua DPR Aceh, Zulfadhli alias Abang Samalaga, kalungkan medali kepada Bupati Abdya Safaruddin dalam serimoni penutupan Piala Soeratin U-17 di Lapang Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (25/07/2026) sore.

MEDIANAD.COM,BIREUEN: Persada Aceh Barat Daya (Abdya) sukses menorehkan sejarah dengan menjuarai Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 usai menaklukkan Young Wariors dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Cot Gapu, Bireuen, Sabtu, 25 Juli 2026, sekaligus anak asuhan Rahmat Fitra sah sebagai wakil Aceh ke putaran nasional Kompetisi kelompok umur U-17 tersebut.

Jalannya laga, Persada Abdya yang didukung langsung Bupati Safaruddin dan sejumlah pejabat Abdya, serta tim lawan Young Wariors yang mengenakan kostum putih oreun. Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung memperagakan permainan terbuka dengan saling melancarkan serangan.

Persada Abdya mengandalkan kombinasi umpan-umpan pendek dan bola panjang untuk membongkar pertahanan lawan. Di sisi lain, Young Wariors lebih banyak memainkan bola-bola pendek guna membangun serangan dari lini belakang.

Gol yang menjadi penentu kemenangan Persada Abdya lahir melalui skema bola mati. Berawal dari tendangan sudut yang dieksekusi Nabil, bernomor punggung 25, bola berhasil disambut sundulan Muhammad Zaki, nomor punggung 12, yang tak mampu dihalau penjaga gawang Young Wariors. Gol tersebut membawa Persada unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, Young Wariors meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Berbagai upaya dilakukan untuk membongkar lini pertahanan Persada Abdya, namun barisan belakang tim asal Aceh Barat Daya tampil disiplin dan solid dalam menghalau setiap ancaman.

Di tengah tekanan lawan, Persada Abdya justru beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui skema serangan balik cepat. Salah satu peluang emas sempat tercipta, namun gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Memasuki pertengahan babak kedua, Young Wariors mengubah pola permainan dengan lebih sering mengandalkan bola-bola panjang. Meski demikian, Persada Abdya tetap konsisten menerapkan strategi bertahan rapat dan melakukan serangan balik setiap kali memperoleh ruang.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persada Abdya. Hasil tersebut memastikan Persada Abdya keluar sebagai juara Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 setelah melalui laga final yang berlangsung sengit dan penuh determinasi.

Selain ketua DPR Aceh, Zulfadhli alias Abang Samalanga juga dalam partai final tersebut, turut disaksikan langsung oleh Wakil ketua DPRA, Saifuddin Muhammad alias Yah Fud, Anggota DPRA, Dek Pan Irfansyah., mewakili Bupati Bireuen dan Wakil ketua DPRK Bireuen.(non)

Young Warriors kontra Persada di Final Piala Soeratin U-17, Sabtu Petang di Lapangan Cot Gapu Bireuen

0

MEDIANAD.COM,BIREUEN: Tim Young Warriors FootBall Club (FC) Idi Rayeuk, Aceh Timur dipastikan bersua Persada Blang Pidie, Abdya di partai final Kompetisi Piala Soeratin U-17 Zona Aceh tahun 2026 yang berlangsung dilapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, Sabtu (25/07/2026) petang.

Kedua tim melaju kepartai puncak kompetisi kelompok umur PSSI Aceh tersebut, setelah mengalahkan lawan mereka di laga semi final, dimana Kamis kemarin dalam semifinal pertama. “Diluar prediksi, Persada berhasil mengalahkan juara bertahan musim lalu”.

Yang juga tuan rumah tahun ini, Juang FC 5-3 lewat drama penalti. Sedangkan Young Warriors menang secara menyakinkan 2-0 atas Persimura Beureunuen, di semifinal kedua, Jumat tadi sore.

“Tentu usai Juang FC gagal di semifinal, dipastikan lahir juara baru dan wakil Aceh keputaran nasional Soeratin tahun 2026”. (non)

Hadapi Liga Championship 2026/27, Tiga Ex Pemain Liga1 Berlabuh ke Persiaraja

0

Ex Persijap Jepara, Indra Arya (kiri) saat menghadapi Persija Jakarta (atas) dan Persib Bandung di Liga 1 Super League 2025/26 musim lalu (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM,BANDA ACEH: Menghadapi kompetisi Liga2 Pengadaian Championship 2026- 2027, Persiraja Banda Aceh mulai memperkenalkan pemain, baik rengkrutan anyar dan mematenkan sejumlah pemain inti musim 2025/26.

“Bahkan tak tanggung-tanggung Club dibawah _kendali_ Presiden Nazaruddin Dek Gam langsung memperkenal tiga Ex Liga1 musim lalu’, yakni bek

tengah Ade Kristiano yang dari Semen Padang FC, winger Tedja Kusuma PSM Makassar, winger Indra Arya yang sebelumnya membela Persijap Jepara dan pemain belakang, Wahyu Jati yang musim lalu bermain bersama Deltras Sidoarjo Jatim.

Kehadiran para pemain tersebut diharapkan mampu menambah kedalaman skuad sekaligus memperkuat setiap lini tim asuhan Jaya Hartono dalam mengarungi persaingan Pegadaian Championship 2026/2027.

Ujar Media Officer (MO) tim yang berjulukan Laskar Rencong dimaksud, Ariful azmi Usman lewat siaran Pers yang diterima Media Liputan Persiraja di Banda Aceh Jumat (24/07) siang.

Sembari menjelaskan, untuk sementara. Tiga pemain musim lalu yang dipertahankan, kiper Andreas Francisco, gelandang Muharir, serta bek tengah Aditya Angga untuk menjadi bagian dari skuad musim ini.

“Persiraja dijadwalkan memulai latihan perdana pada 1 Agustus 2026 di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, sebagai awal persiapan menghadapi musim kompetisi yang baru”. (zm/**)

Petanque USK Raih Emas di Kejurnas Invitasi Olahraga Mahasiswa 2026

0

JAKARTA, MEDIANAD.COM : Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih satu medali emas pada Kejuaraan Nasional Invitasi Olahraga Mahasiswa yang berlangsung di Lapangan Petanque GOR Cendrawasih, Jakarta Barat, pada 18–23 Juli 2026.

Medali emas tersebut dipersembahkan pasangan Ulvi Sumaiya dan Dara Mawardah yang tampil sebagai juara pada nomor Double Women. Keduanya merupakan mahasiswa aktif angkatan 2023 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi, Departemen Pendidikan Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala.

Prosesi pengalungan medali dilakukan oleh Novi Lidya Isdarianti, Pembina UKM Petanque USK yang juga dosen Departemen Pendidikan Olahraga FKIP USK.

Pada kejuaraan tersebut, USK mengirimkan kontingen berjumlah 10 orang yang terdiri atas satu official, satu pelatih, empat atlet putri, dan lima atlet putra. Sementara itu, sebanyak 20 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam kejuaraan yang mempertandingkan lima nomor, yakni Double Men, Double Women, Double Mix, Triple Men, dan Triple Women.

Berkat raihan satu medali emas tersebut, Universitas Syiah Kuala berhasil menempati peringkat ketiga (Juara Umum III). Adapun Universitas Negeri Surabaya (Unesa) keluar sebagai Juara Umum I setelah mengoleksi tiga medali emas. Posisi Juara Umum II ditempati Universitas Jambi dengan perolehan satu medali emas dan dua medali perunggu.

Official tim Petanque USK pada kejuaraan ini adalah Abdurrahman, sedangkan posisi pelatih dipercayakan kepada Novi Lidya Isdarianti.

Adapun atlet putra yang memperkuat tim USK terdiri atas Azmi, Rahmad Rezal, Muhammad Darwis Maulana, Muhammad Arief Isfadhil, dan Javier Zahran Dira. Sementara atlet putri adalah Khalisa Humaira, Dara Mawardah, Ulvi Sumaiya, dan Siti Maisyarah.

Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan olahraga prestasi di lingkungan Universitas Syiah Kuala, khususnya cabang olahraga petanque. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para mahasiswa untuk terus berprestasi serta mengharumkan nama USK pada berbagai ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.

Piala Soeratin U-17, Juang FC, Persada, Y Warirors dan Persimura Segel Tiket Semi Final

0

MEDIANAD.COM, BIREUEN: Kompetisi Piala Soeratin U-17 zona Aceh tahun 2026 yang bergulir dilapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu dan Galaticos Bireuen, memasuki babak empat besar.

Dimana laga semi final pertama yang berlangsung, Kamis (23/07) petang. Saling berhadapan Juang FC Bireuen versus Persada Abdya dan semifinal dua, Jumat (24/07) petang. Persimura Beureunuen, Pidie kontra Young Warriors FC, Idi Rayeuk, Aceh Timur.

“Tentu empat tim tersebut dipastikan berjuang keluar sebafai yang terbaik (juara) kompetisi kelompok umur U-17 PSSI Aceh, sehingga mengamankan tiket ke putaran nasional”.

Sebelumnya, Tanggal 13 Juli 2026, Bupati Bireuen, Mukhlis ST yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Zamzami, MM Pemkab dimaksud juga bersama Ketua umum PSSI Aceh, Nazir Adam dan Ketua PSSI Bireuen, _Yahfud_ Saifuddin Muhammad resmi membuka kompetisi kelompok umur tersebut di Lapangan RTH COT Gapu. (zm)

Persiraja Pertahankan Sejumlah Pemain Inti Musim Lalu dan Awal Bulan Depan Gelar Latihan

0

Pemain muda Persiraja musim lalu, Ariel Kurung, berpotensi bertahan di Skuad tim musim ini dan foto Manajer Ridha Mafdhul Gidong (foto/mo persiraja)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Hadapi kompetisi Pegadaian Championship Liga2 2026/27, Persiraja Banda Aceh dijadwalkan lakukan persiapan tim secara terpusat, awal bulan depan di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh.

Tentu, latihan perdana tersebut akan dipimpin langsung oleh pelatih kepala Jaya Hartono sebagai awal persiapan menghadapi kompetisi 2026/27.

Tentu saat persiapan nanti, “ada beberapa pemain musim lalu yang diperpanjang masa kerja (kontrak) di tim, hasil seleksi dan pemain anyar, baik lokal juga asing”, ujar Manajer tim yang berjulukan Laskar Rencong ini, Ridha Mafdhul Gidong, lewat siaran Pers MO tim, Minggu (19/07/26) malam.

Sembari merincikan, seluruh pemain dijadwalkan berkumpul di Banda Aceh minggu terakhir bulan ini, atau beberapa hari sebelum memulai program latihan resmi, 1 Agustus bulan depan.

Menurut Gidong, sebutan sehari- hari Manajer Ridha Mafdhul. Latihan perdana akan menjadi momentum bagi tim pelatih untuk melihat kondisi fisik para pemain setelah menjalani masa libur kompetisi, selanjutnya, tim akan menjalani program peningkatan kebugaran, penguatan fisik, hingga pemantapan taktik secara bertahap.

“Seluruh agenda latihan telah disusun oleh tim pelatih agar Persiraja memiliki persiapan yang maksimal sebelum memasuki pertandingan resmi Pegadaian Championship 2026/27”.

Selain mempersiapkan kondisi pemain, manajemen juga terus merampungkan berbagai kebutuhan tim, termasuk proses perekrutan pemain dan penyelesaian administrasi menjelang bergulirnya kompetisi.

“Kami berharap seluruh pemain dapat bergabung tepat waktu sehingga program latihan yang telah disusun pelatih bisa berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Persiraja menargetkan dapat membangun kekompakan tim sejak awal masa persiapan. Kehadiran Jaya Hartono diharapkan mampu membentuk karakter permainan Laskar Rencong sehingga siap bersaing pada musim baru.

Dukungan penuh dari masyarakat Aceh juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi skuad Laskar Rencong untuk meraih hasil terbaik sepanjang musim. (non/*)

93 Peserta Ikuti Pelatihan Instruktur Senam Discorobic Indonesia Tingkat Provinsi Aceh

0

Peserta Pelatihan Instruktur Senam Discorobic Provinsi Aceh 2026, menyaksikan pergerakan senam, usai serimoni pembukaan di Seramoe Angkat Besi, Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, Sabtu ( 18/07/ 2026) pagi. (foto:medianad.com-zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Sebanyak 93 peserta dari sejumlah kabupaten dan kota di Aceh mengikuti Pelatihan Instruktur Senam Discorobic Tingkat Provinsi Aceh 2026 yang berlangsung di Seramoe Angkat Besi, Komplek Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu 18 Juli 2026.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Aceh T Banta Nuzullah, SPd diwakili Sekretaris KORMI Aceh Cut Risna Arita, SPd, MPd dalam sambutannya mengatakan Olahraga Senam merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kebugaran jasmani masyarakat.

“Senam discorobic Indonesia hadir sebagai salah satu inovasi olahraga yang memadukan unsur gerak, musik dan kegembiraan sehingga mampu menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan usia untuk hidup lebih aktif dan sehat,”ujarnya.

Untuk itu kata Banta Nuzullah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga sangat mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya pelatihan tersebut. “Kegiatan semacam ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk membudayakan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat”.

Kadispora Aceh menambahkan, kepada seluruh peserta pelatihan ia berpesan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat dan disiplin. “Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu dan keterampilan dari para instruktur dan nara sumber yang berpengalaman,”pintanya.

Sebelumnya ketua panitia Pirak Sibayak Ketaren dalam laporannya menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut terinspirasi dan dilaksanakan setelah ditetapkannya dua utusan dari Provinsi Aceh yaitu Hendra dan Imam menjadi peserta terbaik Nasional di Pelatihan Instruktur senam Discorobic Indonesia Tingkat Nasional di Jakarta.

‘Pelatihan yang berlangsung sehari diikuti 93 peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Simeulue, dan Aceh Tenggara menghadirkan instruktur berpengalaman dari Happy Role Management,” jelasnya.

Pirak Sibayak menambahkan, kegiatan pelatihan instruktur senam discorobic bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kebugaran kardiovaslular dan pembentukan tubuh tapi juga sebagai ajang silaturahmi antara instruktur dan peserta pelatihan. (rel)

Kejuaraan WDK Championship, Wadokai KKC Juara Umum dan Dojo JKC Sumut Peringkat Dua

0

Ketua Wadokai Aceh, Hasballah menyerahkan trofhi kepada Manajer Wadokai KKC Banda Aceh, usai keluar sebagai juara umum Kejuaraan Wadojai Day Karate Championship 2026 di Hall Serbaguna Stadion Harapan Bangsa (foto/zulmahdi)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: PERGURUAN (club) Dojo (Dj) Wadokai KKC Banda Aceh keluar sebagai juara umum pada ajang Wadokai Day Karate (WDK) Championship 2026, yang berlangsung di Hall Serbaguna, Stadion Harapan Bangsa (SHB) Lhoong Raya, Banda Aceh, 17-19 Juli 2026.

Keberhasilan Club (perguruan) KKC naik kepedium teratas, setelah menyabet 15 medali emas, 6 perak serta 8 medali perunggu, lewat aksi pendekar-pendekar terbaik mereka di sejumlah nomor tanding, kelompok umur juga umum.

Sementara urutan dua ditempati Dj WKI Batang Serangan Sumatra Utara (Sumut) yang berhasil mengungci, 6 emas dan 2 medali peruggu, serta rangking tiga disabet Dj Jj WKI Jaguars Karate Club Banda Aceh, dengan torehan 5 emas, 13 perak dan 12 medali perunggu.

Selain juara satu hingga tiga, 10 perguruan lainnya yang tampil dikejuaraan menarik dan ketat tersebut juga berhasil mendulang medali emas, perak dan perunggu. “diantaranya Dj WKI dari Aceh Tamiang, Dj WKI Lhokseumawe, WKI Subussalam dan WKI Romo Center Medan lainnya.

Sementara itu, Sabtu (18/07) malam usai serimoni penyerahan medali dan penghargaan. “Ketua umum Wadokai Aceh, Hasballah, S.Ag mengatakan puas dan bangga usai kejuaraan berlangsung sukses, meskpun pengurus dan panpel harus kerja ekstra me- yiapkan pelaksanaan even tersebut dalam waktu yang sangat singkat”.

Mudah-mudahhan lewat kompetisi/kejuaraan berjenjang dan tertata terus muncul para atlet potensial dibawah Wadokai Aceh, pinta Anggota DPR Aceh yang akrab disapa Cut Apa ini kepada awak media dikesempatan tersebut.

Hasballah yang juga Ketua DPW PA Aceh Besar, “mengucapkan terimakasih kepada para pengadil (juri), pelatih, pembina, atlet, kontingen, panitia dan rombongan Ketua Umum PB Wadokai indonesia atas motivasi dan arahan selama mendampingi pengurus Wadokai Aceh, mulai serimoni pelantikan hingga kejuaraan ditutup”.

Serta apresiasi yang sama juga diucapkan kepada KONI Aceh, FORKI Aceh, para sponsor dan seluruh komponen yang berpartisipasi menyukseskan Wadokai Day Karate Championship 2026.

Selain itu, Sekretaris Jenderal PB Wadokai Indonesia, Ade Sunarde, dan Ketua Dewan Guru PB Wadokai Indonesia, Robert Wendur berkesempatan menyerahkan trofhi penghargaan kepada para juara dua dan tiga. (non)

Pengurus Wadokai Aceh Dikukuhkan dan Gelar Kejuaraan Wadokai Day 2026

0

PENGUKUHAN Pengurus Wadokai Aceh oleh Ketua Umum PB Pusat, Prof Adi Slamet di Anjong Monmata, Banda Aceh, Kamis (16/07/2026) malam. (foto/kiriman panitia)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) WADOKAI Karate-Do Indonesia, Prof Edi Slamet Erianto, Kamis (16/07/2026) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh resmi melantik pengurus Provinsi Aceh Wadokai Karate-do Indonesia periode 2025-2029.

Dalam serimoni pelantikan Cabor yang diketuai oleh Ketum anggota DPR Aceh, Hasballah, S.Ag tersebut, dimana Ketua Umum Pengurus Besar Wadokai Karate-do Indonesia, Prof. Dr. Drs. Edi Slamet Erianto, S.H., M.Si.w, dalam sambutan singkatnya mengharapkan, pengurus Wadokai Aceh dapat menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang selama tiga tahun kedepan.

“Selain itu, Prof Edi meminta pengurus harus selalu selaras dan seide, dan menjadikan Wadokai sebagai wadah pembentukan karakter sekaligus pencetak atlet yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan, label nasional regiional maupun dunia”.

Sementara itu, Gubernur Aceh, Mualem Muzakir Manaf yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd, “mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru WADOKAI Aceh dan Kejuaraan Wadokai Day Karatedo Championship 2026, sembari Gub mengharapkan, kepengurusan yang baru mampu menjadi motor penggerak kemajuan olahraga dibawah perguruan Wadokai Aceh, sekaligus dapat menyumbankan atlet terbaik sebanyak mungkin untuk Cabor Karate di Aceh.

Gubernur dan pecinta olahrafa Aceh siap beri dukungan terhadap seluruh organisasi olahraga yang memiliki komitmen dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, pintanya.

Sementara itu Ketum Wadokai Aceh, Hasballah dalam sambutannya menuturkan, pengukuhan ini adalah momentum penting bagi perjalanan Wadokai Karate-do Indonesia di Aceh yang sudah aktif sejak Musorprov 2025, sekarang usai resmi dilantik oleh Ketum PB, program kerja kedepan terlebih dahulu memperkuat organisasi, melakukan pembinaan berjenjanjang, sehingga muncul karateka-karateka berprestasi, jelas Hasballah yang juga anggota DPRA Fraksi PA.

Sembari menambahkan, “kita dan para pengurus komit membangun organisasi yang solid, profesional, serta berorientasi pada pembinaan atlet usia dini hingga atlet berprestasi”.

Dilihat dari komposisi pengurus yang memang bergerak sesuai karakter dan ahli dibidangnya, kita optimis dalam perjalanan kepengurusan Wadokai Aceh selama tahun mampu menjalankan program yang telah ditetapkan, ujar Cut Apa Balah yang akrab disapa sejawat.

Selain itu, Pengurus Provinsi akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pengurus kabupaten dan kota, seperti pelatihan bagi perangkat dan pelatih, untuk meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, juga memperluas jaringan kedepan, ujar Hasballah yang juga dikepengurasan tersebut.

Dibantu Sekretaris, Harry Parulian Siregar, Bendara, Handi Surya, SE serta diikuti kepengurusan tiap bidang sesuai AD/ART organisasi olahraga Wadokai.

Hadir dalam serimoni pelantikan, Mewakili Pandam IM, Kapolda, Kajati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh lainnya, Wali Kota Banda Aceh, Ketua Harian KONI Aceh, Ketua FORKI Aceh, para pengurus cabang Wadokai, tokoh olahraga dan pecinta olahraga.

Kejuaraan Wadokai Day Karate Championship 2026

Selain dilantik pengurus WADOKAI Aceh masa bakti 2025-2029 juga menggelar kejuaraan WADOKAI DAY Karate Championship, di Hall Serbaguna Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, 17-19 Juli 2026.

Kejuaraan kelompok umur dan umum tersebut juga diikuti sejumlah atlet dari perguruan Sumatra Utara, dibuka Kadispora Banda Aceh, Reza Kamilin, Jumat (17/07) pagi.

Dikesempatan itu, Ketum PB Wadokai Prof Edi Slamet yang juga didampingi, Sekretaris PB nya dan pengurus PB, Ketum Wadokai Aceh, Hasballah, Sekretaris serta pengurus harian.

Ajang Championship harus digelar secara berkesinambungan, untuk dapat mengukur kemampuan atlet yang sebelumnya berlatih diperguruan masing-masing, ujar Edi Slamet yang juga memuji pola pelatihan dan pembinaan yang sedang digerakkan oleh pengurus Wadokai Aceh. (zulmahdi)

Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh Bergulir, Juang FC Menangi Laga Perdana

0

Ketua umum PSSI Aceh, Nazir Adam, serahkan bola kepada wasit dalam serimoni pembukaan Piala Soeratin U-17 Zona Aceh, di lapangan RTH Cot Gapu Bireuen, Senin sore kemarin.

MEDIANAD.COM, BIREUEN:  Kompetisi Piala Soeratin U-17 PSSI Aceh 2026 secara resmi bergulir dilapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu Bireuen, Senin (13/07) sore.

Dalam serimoni pembukaan, Bupati Bireuen, Mukhlis ST yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Zamzami, MM mengapresiasi dan menyambut baik ditetapkan Bireuen sebagai tuan rumah kompetisi kelompok umur U-17 zona Aceh.

Sepakbola sebagai olahraga merakyat, tentu selain kompetisi untuk ajang pembinaan juga sebagai hiburan bagi masyarakat secara umum.

Sementara ketua PSSI Bireuen, _Yahfud_ Saifuddin Muhammad dikesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada PSSI Aceh yang telah mempercayai Bireuen sebagai tuan rumah piala Soeratin U-17 zona Aceh 2026.

Kesempatan menjadi tuan rumah kali ini juga penyemangat bagi PSSI Bireuen dalam melakukan pembinaan dan pengambangan sepakbola kedepan, baik regenerasi, SDM perangkat pertandingan dan pembangunan stadion standar di Bireuen.

Disisi lain, ketua PSSI Aceh, Nazir Adam mengatakan. “Kita sedang membuka pintu harapan, menyalakan mimpi dan menyiapkan masa depan sepak bola Aceh. Karena setiap pemain muda yang bertanding tiap  kelompok umur berpeluang menjadi pemain pro dan kebanggaan Aceh di masa depan.”

Kita harus meyakini bahwa “kejayaan sepak bola Aceh” tidak dimulai dari membeli pemain-pemain bintang, melainkan dari membangun sistem pembinaan yang kuat untuk melahirkan bintang, pinta Nazir Adam.

“Kejayaan sepak bola Aceh tidak lahir dari transfer mahal pemain² bntang, melainkan lahir dari pembinaan pemain² muda yang terarah, berkelanjutan dan berkualitas.”

Ini adalah filosofi dan komitmen PSSI Aceh dalam nembangun sepakbola Aceh.

Piala Soeratin U-17 ini bukan sekedar sebuah turnamen, tapi merupakan fondasi utama pembangunan sepak bola Aceh. Dari sinilah bibit-bibit pemain berbakat ditempa, karakter dibentuk, dan mimpi besar menuju kejayaan sepak bola Aceh mulai diwujudkan.

Ajang piala Soeratin U17 ini menjadi jembatan bagi talenta-talenta terbaik dari seluruh Aceh untuk menunjukkan kemampuan, mengasah karakter, serta mempersiapkan diri menuju kompetisi yang lebih tinggi di tingkat nasional hingga internasional, ujar ketua Nazir Adam.

Sembari mengharapkan, kepada seluruh pemain, “bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas serta jadikan setiap pertandingan di kompetisi ini sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan kemampuan terbaik.

‘Menang adalah kebanggaan, tetapi karakter, kerja keras, dan sikap sportif adalah warisan yang akan membawa pemain sukses kedepan.

Serta Nazir juga menuturkan,  para pelatih, ofisial, dan orang tua, terima kasih atas dedikasi dalam mendampingi anak-anak kita, tentu pembinaan yang baik hanya dapat terwujud melalui kerja sama, kesabaran, dan komitmen semua pihak.

Mari kita jadikan Piala Soeratin U-17 Aceh 2026 sebagai tonggak lahirnya generasi emas sepak bola Aceh.

Prestasi bisa diraih dalam waktu singkat, tetapi pembinaan yang berkualitas akan melahirkan kejayaan yang berkelanjutan, tutupnya.

Sementara dalam laga perdana, tuan rumah Juang FC menang 3-0 atas Ps Muda Sedia Tamiang (non)

Popular Posts

My Favorites

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 01/Sukajaya Dampingi Panen Cabai Warga Jaboi

0
MEDIANAD.COM, SABANG - Babinsa 05 Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serda M. Imron melaksanakan pendampingan kepada petani cabai yang sedang melakukan panen di Jurong Lamkuta,...