PENGUKUHAN Pengurus Wadokai Aceh oleh Ketua Umum PB Pusat, Prof Adi Slamet di Anjong Monmata, Banda Aceh, Kamis (16/07/2026) malam. (foto/kiriman panitia)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH:Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) WADOKAI Karate-Do Indonesia, Prof Edi Slamet Erianto, Kamis (16/07/2026) malam di Anjong Mon Mata, Banda Aceh resmi melantik pengurus Provinsi Aceh Wadokai Karate-do Indonesia periode 2025-2029.
Dalam serimoni pelantikan Cabor yang diketuai oleh Ketum anggota DPR Aceh, Hasballah, S.Ag tersebut, dimana Ketua Umum Pengurus Besar Wadokai Karate-do Indonesia, Prof. Dr. Drs. Edi Slamet Erianto, S.H., M.Si.w, dalam sambutan singkatnya mengharapkan, pengurus Wadokai Aceh dapat menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang selama tiga tahun kedepan.
“Selain itu, Prof Edi meminta pengurus harus selalu selaras dan seide, dan menjadikan Wadokai sebagai wadah pembentukan karakter sekaligus pencetak atlet yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan, label nasional regiional maupun dunia”.
Sementara itu, Gubernur Aceh, Mualem Muzakir Manaf yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd, “mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru WADOKAI Aceh dan Kejuaraan Wadokai Day Karatedo Championship 2026, sembari Gub mengharapkan, kepengurusan yang baru mampu menjadi motor penggerak kemajuan olahraga dibawah perguruan Wadokai Aceh, sekaligus dapat menyumbankan atlet terbaik sebanyak mungkin untuk Cabor Karate di Aceh.
Gubernur dan pecinta olahrafa Aceh siap beri dukungan terhadap seluruh organisasi olahraga yang memiliki komitmen dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, pintanya.
Sementara itu Ketum Wadokai Aceh, Hasballah dalam sambutannya menuturkan, pengukuhan ini adalah momentum penting bagi perjalanan Wadokai Karate-do Indonesia di Aceh yang sudah aktif sejak Musorprov 2025, sekarang usai resmi dilantik oleh Ketum PB, program kerja kedepan terlebih dahulu memperkuat organisasi, melakukan pembinaan berjenjanjang, sehingga muncul karateka-karateka berprestasi, jelas Hasballah yang juga anggota DPRA Fraksi PA.
Sembari menambahkan, “kita dan para pengurus komit membangun organisasi yang solid, profesional, serta berorientasi pada pembinaan atlet usia dini hingga atlet berprestasi”.
Dilihat dari komposisi pengurus yang memang bergerak sesuai karakter dan ahli dibidangnya, kita optimis dalam perjalanan kepengurusan Wadokai Aceh selama tahun mampu menjalankan program yang telah ditetapkan, ujar Cut Apa Balah yang akrab disapa sejawat.
Selain itu, Pengurus Provinsi akan memperkuat koordinasi dengan seluruh pengurus kabupaten dan kota, seperti pelatihan bagi perangkat dan pelatih, untuk meningkatkan kualitas pelatih dan wasit, juga memperluas jaringan kedepan, ujar Hasballah yang juga dikepengurasan tersebut.
Dibantu Sekretaris, Harry Parulian Siregar, Bendara, Handi Surya, SE serta diikuti kepengurusan tiap bidang sesuai AD/ART organisasi olahraga Wadokai.
Hadir dalam serimoni pelantikan, Mewakili Pandam IM, Kapolda, Kajati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh lainnya, Wali Kota Banda Aceh, Ketua Harian KONI Aceh, Ketua FORKI Aceh, para pengurus cabang Wadokai, tokoh olahraga dan pecinta olahraga.
Kejuaraan Wadokai Day Karate Championship 2026

Selain dilantik pengurus WADOKAI Aceh masa bakti 2025-2029 juga menggelar kejuaraan WADOKAI DAY Karate Championship, di Hall Serbaguna Stadion Harapan Bangsa (SHB) Banda Aceh, 17-19 Juli 2026.
Kejuaraan kelompok umur dan umum tersebut juga diikuti sejumlah atlet dari perguruan Sumatra Utara, dibuka Kadispora Banda Aceh, Reza Kamilin, Jumat (17/07) pagi.
Dikesempatan itu, Ketum PB Wadokai Prof Edi Slamet yang juga didampingi, Sekretaris PB nya dan pengurus PB, Ketum Wadokai Aceh, Hasballah, Sekretaris serta pengurus harian.
Ajang Championship harus digelar secara berkesinambungan, untuk dapat mengukur kemampuan atlet yang sebelumnya berlatih diperguruan masing-masing, ujar Edi Slamet yang juga memuji pola pelatihan dan pembinaan yang sedang digerakkan oleh pengurus Wadokai Aceh. (zulmahdi)








