MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Acara halal Bil Halal dan silaturahmi rahmi yang dilaksanakan oleh tim Pemenangan mualem/ Fadlullah yang dilaksanakan di ruang aula anjung Mon mata pendopo Gubernur Aceh 15 April 2026 , acara ini bertajuk Bersama Aceh maju sejahtera inklusif dan berkelanjutan.
Ketua Umum Mualem Center Ermiadi Abdul Rahman dalam sambutannya menyampaikan, “bahwa seluruh kebutuhan tim baik dari commando cester maupun tim relawan di Banda Aceh harus kita manfaatkan semua sebaik mungkin, proses perjuangan di masyarakat sudah hampir tuntas dan kini jawabannya ada di tangan kita semua untuk mengawal kemenangan ini”.

Maka, lanjutnya, kita harus merapatkan barisan untuk menjaga silaturrahmi dan kawal Mualem – Dek Fath dengan penuh kebahagiaan hingga sampai 2029, ini adalah momentum kebersamaan kita untuk masa depan Aceh yang lebih baik ..j ni
Gubernur Aceh Muzakir Manaf ( Mualem) dalam sambutannya, “kami sudah lebih satu tahun di beri amanah untuk memimpin Aceh, namun perjalanan ini tidak ringan walaupun demikian harus kita lalui bersama dengan semangat dan kekompakan”.
Mualem juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim pemenangan yang tetap setia membersamai hingga hari ini, dengan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita, mualem mengatakan bahwa pemerintah berkomitmen mempercepat pemulihan pasca bencana banjir yang terjadi beberapa bulan yang lalu.
Namun, ini semua membutuhkan dukungan semua pihak dan kita akan menyambut kunjungan badan legislasi DPR RI terkait divisi UUPA dan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan perpanjangan serta penguatan dana Otsus hingga 2,5 persen demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Kini saatnya kita memperkuat persatuan dan kolaborasi tidak ada lagi sekat, yang ada adalah tanggung jawab bersama membangun Aceh.
Jadi peran tim pemenangan tetap penting sebagai jembatan aspirasi masyarakat. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah SE, dalam sambutannya mencetuskan bahwa, tak lama kami menjabat kami langsung di uji dengan persoalan empat pulau, yang saat ini diputuskan masuk ke wilayah Sumatra Utara.
Namun berkat kedekatan dan komunikasi yang sangat baik dengan pemerintah pusat ,maka masalah empat pulau tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu yang singkat,i ni menunjukkan betapa krusialnya hubungan harmonis antara daerah dan pusat menjaga kedaulatan Aceh.
Namun demikian tantangan tidak berhenti disitu Aceh kembali diuji oleh bencana alam dari 23 kabuten/ kota sebanyak 18 wilayah terdampak bencana Banjir ,jika kita melihat jikat kita lihat sejarah sejarah Aceh telah melewati tiga fase yaitu musibah besar masalah konflik Aceh yang sangat banyak memakan korban jiwa.
Begitu juga tragedi tsunami 20 tahun silam juga ratusan ribu jiwa jadi korban, dan kini terjadi lagi bencana hidrometeorologi berupa banjir lumpur ditengah kondisi anggaran otonomi khusus yang saat ini turun menjadi 1 persen . Namun demikian perhatian pemerintah pusat tetap sangat luar biasa untuk Aceh.
Kehadiran bapak preseden hingga berkali kali ke Aceh ini adalah bukti dari hasil buah dari komunikasi yang baik . Pemerintah pusat telah menyiapkan dukungan anggaran sebesar 74 triliun rupiah dalam tiga tahun kedepan untuk membantu pemulihan Aceh dari kerugian akibat bencana tersebut. Ter kait visi dan misi .fokus kami tetap pada rakyat kecil.
Maka kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik khususnya bagi 3,6 juta jiwa masyarakat menengah kebawah yang berada pada katagori desil satu sampai lima.
Perlu saya tegaskan kata wagub Aceh bahwa tidak ada pemotongan anggaran untuk program kesejahteraan masyarakat masalah isu yang berkembang menyebutkan penghapusan layanan kesehatan atau JKA adalah tidak benar justru yang kami lakukan adalah memperbaiki kualitas dan tepat sasaran.
Kami selalu terbuka terhadap kritik sebagai bahan evaluasi demi perbaikan kinerja kedepan , karena setiap kebijakan yang kami ambil adalah demi kepentingan rakyat bahwa.
Saya mengajak semua kita untuk memanfaatkan momentum ini demi membangun Aceh lebih maju , tidak mungkin dilakukan sendirian Tampa dukungan pemerintah pusat, dengan kepemimpinan presiden Prabowo.
Komunikasi kita berada pada level yang sangat baik bahkan utusan pusat hampir setiap Minggu turun ke Aceh untuk mendukung keberlanjutan regulasi dan undang undang kita untuk 20 tahun kedepanAcara silaturrahmi ini juga dihadiri langsung Gubernur Aceh Muzakir Ma+naf ( mualem) wakil gubernur Aceh Fadlullah SE. Sekda Aceh M,Nasir S,IP,MPA.
Ketua umumDewan pengurus wilayah ( DPW) PKS Aceh makhyaryddin Yusuf mantan ketua Dewan perwakilan rakyat Aceh ( DPRA) Dahlan Jamaluddin. Anggota DPRA dari partai PPP Ilmiza sa’aduddin Djamal mantan ketua dewan perwakilan rakyat Aceh ( DPRA) Dahlan Jamaluddin Ketua Tim pemenangan Mualem Dek Fadh Ermiadi Abdurahman ST, para anggota DPRA dari fraksi Partai Aceh KPA luar Negeri / Penasehat Gubernur Aceh Bidang Investasi dan hubungan luar Negeri Teuku Erni Syamsuddin . Alias Abu salam.
Perwakilan Tim Pemenangan Mualem – Dek Fadh Se Aceh, Perwakilan Mualem Center Kabupaten / Kota . Para Relawan Pemenangan Muzakir Manaf – Fadlullah. ini adalah bukti nyata bahwa sinergi yang kuat akan mempercepat pembangunan Aceh, mari kita bersatu demi masa depan Aceh yang lebih baik dan sejahtera(man/⁵








