Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman dan Ketua DPD BKPRMI Aceh Besar, Dr Mujiburrahman. (foto/dok pribadi)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH : Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Aceh Besar (Abes) Dr Mujiburrahman, M.M., memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Rektor Prof Dr Mujiburrahman, M.Ag., dalam memimpin Kampus Universitas Islam Negeri (UIN ) Ar-Raniry Banda Aceh, sejak awal bertugas tertanggal 28 Juli 2022 hingga 2026 (menjelang tiga bulan akhir tugas)
Menurut ketua DPD BKPRMI Abes yang juga Doktor asal Aceh Besar itu, Mujiburrahman menilai, berbagai capaian yang diraih Kampus UIN dalam 5 tahun belakangan, menunjukkan arah kepemimpinan yang jelas dan terukur diperankan Rektor Prof Muji.
Diantaranya, Kemajuan di bidang akademik, penguatan riset, serta perbaikan tata kelola kelembagaan menjadi indikator penting dari transformasi yang tengah berlangsung.
“Sejauh yang kami amati, kepemimpinan Rektor Prof Muji mampu menghadirkan perubahan yang signifikan. Ini terlihat dari peningkatan kualitas institusi secara menyeluruh,” ujarnya.
Disisi lain, Kemampuan dalam membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak turut menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif dan produktif juga berkontribusi besar terhadap terciptanya suasana harmonis di lingkungan sivitas akademika selama ini.
Lebih lanjut, Ketua BKPRMI Abes ini juga menyoroti salah satu capaian penting yang dinilai sebagai tonggak kemajuan institusi, yakni keberhasilan UIN Ar-Raniry meraih predikat unggul dalam waktu yang relatif singkat pada masa awal kepemimpinan Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag.
Tidak hanya itu, UIN Ar-Raniry juga kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui pemeringkatan riset nasional berbasis SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, kampus ini berhasil menempati posisi terbaik pada sejumlah bidang strategis, bahkan melampaui beberapa perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Sebagai organisasi kepemudaan berbasis masjid, BKPRMI Aceh Besar juga menilai bahwa, arah kebijakan yang diambil tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Hal ini dinilai penting dalam menjaga karakter institusi sebagai perguruan tinggi Islam yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas.
Di sisi lain, ia berharap berbagai program dan fondasi yang telah dibangun dapat terus diperkuat dan dilanjutkan secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi pengembangan kampus dan masyarakat.
“Yang terpenting adalah kesinambungan program serta penguatan sistem yang sudah berjalan, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tutup alumni UIN Ar Raniry itu. (non/**)








