MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar Workshop Penyusunan Proposal Program Dana Indonesia Raya Tahun 2026 via daring, Senin (11/5/2026). Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusias tinggi dari para dosen.

Dalam sambutannya, Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang digagas LPPM ini. Beliau berharap kepada dosen agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sehingga nantinya bisa banyak yang lolos Program Dana Indonesia Raya, sebuah program yang berdampak besar terhadap pemajuan khazanah budaya, khususnya budaya yang ada di Provinsi Aceh.

Beliau mendorong para dosen untuk aktif mengikuti program hibah sebagai upaya meningkatkan jenjang karier dosen dan mutu kampus.

“Dosen UBBG sudah sering lolos hibah Kemdiktisaintek dengan berbagai skema. Namun, untuk Dana Indonesia Raya yang digagas Kementerian Kebudayaan masih baru sehingga perlu banyak bimbingan dari pakar yakni Pak Muzakkir, S.Pd., MEd. Ph.D. Terima kasih kepada pemateri dan tim LPPM,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM UBBG, Dr. Muhammad Iqbal, M.A., menyampaikan bahwa workshop ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal yang berkualitas dan sesuai dengan ketentuan program hibah. Ia berharap melalui kegiatan ini semakin banyak dosen UBBG yang mampu menghasilkan proposal inovatif yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pelestarian dan pengembangan budaya Aceh.

Pemateri workshop, Muzakkir, S.Pd., M.Ed.,Ph.D menjelaskan secara rinci mengenai tahapan dan proses pengajuan hibah, mulai dari penyusunan proposal, persyaratan administrasi, hingga strategi agar proposal dapat lolos seleksi. Penjelasan yang disampaikan membantu peserta memahami mekanisme hibah dengan lebih baik.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlihat aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Workshop ini diharapkan mampu meningkatkan semangat dosen dalam menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas dan kompetitif.

“Ada berapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat proposal Dana Indonesia Raya yakni budaya, latar belakang pelaku seni, dan konsep harus seusai dengan kategori,”ujarnya.(*/kal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini