MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Menstruasi Melalui Edukasi dan Skrining Hemoglobin” di Desa Klieng Cot Aron pada 24 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya pencegahan anemia selama masa menstruasi.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut dilaksanakan oleh tim yang terdiri atas Safridha Kemala Putri, S.Si., M.Si, Fitriana, S.Pd., M.Si, Teuku Jamni, SKM., M.Kes., dan Mutia Ulfa Rahmad, SKM., MKM dengan melibatkan empat orang mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan pre test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta terkait anemia, menstruasi, asupan gizi, dan pentingnya pemeriksaan hemoglobin (Hb). Selanjutnya, peserta mendapatkan edukasi kesehatan mengenai anemia yang disampaikan oleh Teuku Jamni, SKM., M.Kes dan Safridha Kemala Putri, S.Si., M.Si.

Dalam edukasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian anemia, penyebab anemia pada remaja putri, dampak anemia terhadap kesehatan dan prestasi belajar, pentingnya konsumsi makanan bergizi, serta kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah.

Tim juga menjelaskan tanda dan gejala anemia yang dikenal dengan istilah 5L, yaitu lemah, letih, lesu, lelah, dan lalai.

Selain itu, peserta juga diberikan edukasi mengenai cara penanganan dan pengobatan anemia, seperti konsumsi tablet tambah darah secara rutin, pola makan bergizi seimbang yang kaya zat besi, vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala apabila mengalami gejala anemia.

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi edukasi yang berlangsung interaktif dengan diskusi dan tanya jawab. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan post test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah menerima edukasi.

Selain edukasi, tim pengabmas juga melaksanakan skrining hemoglobin (Hb) kepada remaja putri.

Pemeriksaan Hb dilakukan langsung oleh tim dosen dan dibantu oleh mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis sebagai bentuk penerapan keterampilan laboratorium di lapangan.

Sebagai bentuk tindak lanjut pencegahan anemia, tim pengabdian masyarakat turut membagikan tablet tambah darah kepada remaja putri peserta kegiatan. Pemberian tablet tambah darah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi serta mencegah terjadinya anemia, khususnya pada remaja putri yang mengalami menstruasi.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap upaya pemantauan kesehatan masyarakat desa, tim pengabdian masyarakat juga menyerahkan alat pemeriksaan Hb kepada Geuchik Desa Klieng Cot Aron, Afdhal Zurizal, S.Pd.I. Alat pemeriksaan Hb tersebut selanjutnya diberikan kepada kader desa agar dapat digunakan untuk melakukan pemeriksaan hemoglobin secara berkala kepada remaja putri di desa tersebut.

Melalui pemeriksaan rutin oleh kader desa, nilai Hb remaja putri diharapkan dapat dimonitor dan dipantau secara berkelanjutan sehingga kasus anemia dapat dideteksi sejak dini, dicegah menjadi anemia kronis, serta segera mendapatkan penanganan dan pengobatan apabila ditemukan kadar hemoglobin yang rendah.

Tim pengabdian kepada masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Melalui edukasi, pemeriksaan Hb, pemberian tablet tambah darah, serta dukungan alat pemeriksaan Hb bagi kader desa, diharapkan kesadaran remaja putri terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah anemia semakin meningkat sehingga dapat mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini