Tuanku Muhammad, menerima mandat (surat keputusan) sebagai Ketua Umum (Ketum) Mini Soccer AMFI Banda Aceh dari Ketum AMFI Aceh, Edi Darman, Rabu (16/09/2026) di Banda Aceh juga dikesempatan tersebut T Muhammad didampingi Sekretarisnya Gufran. (foto/ist)
MEDIANAD,COM,BANDA ACEH: Angota DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pd.I, M.Ag menerima mandat dari AMFI Aceh sebagai ketua umum Mini Soccer Asosiasi Mini Football Indonesia (AMFI) Kota Banda Aceh.
“Ketua umum AMFI Aceh, Edi Darman, Rabu (16/09/2026) di kota setempat langsung menyerahkan Surat Keputusan (SK) tersebut kepada ketua AMFI Banda Aceh T Muhammad dan didampingi Sekretarisnya Gufran”.
Sekaligus Ketum AMFI Aceh, yang akrab disapa Bang Edi berpesan kepada ketua dan pengurus Mini Soccer Banda Aceh segera duduk bersama untuk menetapkan program kerja.
Seperti mendata Club atau Tim mini Scocer yang telah aktif di Kota Banda Aceh, menggelar pelatihan pelatih, kursus wasit, menggali peraturan, regulasi, love degame secara mendalam tentang permainan mini soccor.
Merampungkan kepengurusan secara lengkap sesuai AD/ART serta melakukan hubungan dan kerjasama dengan otoritas olahraga terkait, Pemerintah, BUMN, BUMD dan pengusaha untuk membantu program kerja yang akan dijalankan, tutup Bang Edi Darman.
Sementara Ketum AMFI Banda Aceh, Tuanku Muhammad dikesempatan yang sama mengaku siap menjalankan amanah yang disampaikan oleh Ketua AMFI Aceh, _kanda Edi Darman_.
“Tentu ketua, Sekretaris dan pengurus AMFI Banda Aceh memohon dukungan dari Walikota Banda Aceh, KONI Banda Aceh, Legislatif, lembaga dan instansi terkait serta elemen masyarakat penting lainnya dalam membantu juga menggerakkan ranting Mini Soccer Banda Aceh kedepan”, pinta T Muhammad yang juga anggota Parlemen Banda Aceh dari Fraksi PKS ini.
Bangun Ekosistem dari Level Kota
Selain itu, Anggota DPRK yang terlihat pekerja keras dan acap kali turun langsung menyerap aspirasi warga Banda Aceh tersebut juga menilai. “Perkembangan dan kegemaran anak-anak, remaja dan kaula muda menekuni permainan Mini
Soccer di Banda Aceh yang sangat tinggi, tentu membutuhkan wadah atau organisasi yang berkompeten sebagai wadah bagi klub, pemain, pelatih, wasit yang nantinya menuju olahraga prestasi dan hiburan secara umum”.
_Insyaallah amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya dan bertekat AMFI Banda Aceh tidak hanya menjadi organisasi administratif, tetapi benar-benar hadir membangun ekosistem mini soccer secara berkelanjutan__ pinta ketua Tuanku Muhammad dalam nada optimis.
Selain itu untuk melahirkan pemain bertalenta dan berprestasi juga dibutuhkan pembinaan dari akar rumput, yakni melakukan pembinaan dan latihan secara berjenjang sejak usia dini dan kelompok umur harus terprogram.
Menyiapkan pelatih kompeten, ( bersertifikat) juga peningkatan kualitas wasit merupakan program penting yang harus segera dilaksanakan pengurus AMFI Banda Aceh, sehinga pertandingan dan pernainan Mini Soccer benar-benar dipahami dan berlangsung sesuai peraturan permainan Cabor dimaksud, serta didukung tatakelola organisasi yang baik, pinntanya.
Sembari mengatakan, Terbentuknya kepengurusan AMFI Banda Aceh juga dapat memiliki arah pembinaan secara terstruktur, tentu dimulai dari pendataan klub, peningkatan kapasitas pelatih dan wasit, penguatan regulasi hingga penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, tutup ketua yang juga alumni Program Pascasarjana UIN Ar Raniry yang bergelar M.Ag Tuanku Muhammad.. (zulmahdi)








