MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 20 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur I Lembaga Administrasi Negara (Pusajar SKMK LAN) Aceh melakukan kunjungan studi lapangan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (6/10/2026).
Rombongan peserta PKP disambut langsung Plh Kakanimsus TPI Kualanamau M Firman Akhsani beserta jajaran.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung inovasi tata kelola pemerintahan, kepemimpinan transformatif, serta modernisasi layanan keimigrasian berbasis digital.
Studi lapangan ini merupakan bagian integral dari kurikulum pelatihan kepemimpinan dalam membekali para aparatur sipil negara (ASN) dengan best practices pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.
Kepala Pusajar SKMK LAN Aceh Said Fadhil menyampaikan pemilihan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Kualanamu sebagai lokasi studi lapangan didasari oleh rekam jejak instansi tersebut dalam mengimplementasikan inovasi layanan publik berkelanjutan serta keberhasilannya meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
“Kami melihat Imigrasi Kualanamu memiliki keunggulan strategis dalam mengelola gerbang internasional dengan standar pelayanan bernilai tinggi. Melalui kunjungan ini, para peserta diharapkan dapat mengadopsi dan mengadaptasi strategi kepemimpinan serta inovasi teknologi yang ada untuk diterapkan di instansi masing-masing sekembalinya ke Aceh,” ujar dia.
Dalam penerimaan kunjungan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Kualanamu, menyambut baik kedatangan para peserta.
Pihaknya memaparkan berbagai program unggulan, mulai dari digitalisasi sistem autogate di pintu kedatangan internasional, efisiensi alur pembuatan paspor, hingga strategi kepemimpinan dalam membangun budaya kerja berorientasi pelayanan di lingkungan keimigrasian.
Selain paparan materi dan diskusi interaktif mengenai tantangan kepemimpinan di sektor publik, para peserta juga diajak melakukan peninjauan langsung (field trip) ke area pelayanan paspor dan Ijin Tinggal keimigrasian.
Melalui kegiatan studi lapangan ini, Pusajar SKMK LAN Aceh berharap dapat melahirkan calon-calon pemimpin birokrasi yang adaptif, inovatif, serta mampu mendorong percepatan reformasi birokrasi di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Agus, peserta PKP, menyampaikan kegiatan studi lapangan ini merupakan bagian penting dari kurikulum PKP untuk melihat langsung implementasi kebijakan dan inovasi yang telah berhasil diterapkan oleh Kanimsus Kualanamu.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan dan keterbukaan dari Kanimsus Kualanamu. Banyak hal luar biasa yang bisa kami pelajari di sini, terutama terkait Manajemen Ruang Pelayanan serta Inovasi peningkatan standar pelayanan yang nantinya dapat kami adaptasikan dan kembangkan di lingkungan kerja masing-masing,” ungkap Agus. ***








