MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pegawai, karyawan dan tenaga pengamanan Badan Kepedundukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Aceh gelar Retreat di halaman kantor setempat, Jumat (11/4/2025) pagi.
Kegiatan Retreat yang diasuh instruktur dari Polresta Banda Aceh tersebut dan bertajuk SINERGI DALAM HARMONI BERKEMBANG DALAM KOLABORASI tujuannya adalah meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja pegawai, karyawan serta petugas keamanan BKKBN Aceh kedepan, serta mengulang dan melatih kembali Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Diantaranya pelatihan pergerakan yang benar, “saat posisi seperti hadap kiri-kanan-balik kanan, posisi siap, istirahat ditempat dan posisi cara yang benar saat penghormatan kepada bendera merah putih, untuk pemimpin/instruktu upacara ketika dilaksanakan upacara bendera serta apel rutin lainnya”.

Ungkap kepala perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes kepada wartawan termasuk online ini, disela-sela Retreat tersebut, Jumat pagi.

Alumni Program Pascasarjana (S-2) FKM USU Medan tersebut menambahkan. Kegiatan pagi jumat tersebut juga sebabagi wadah silaturahmi (Halal Bihalal) pegawai dan keluarga besar BKKBN Aceh awal musuk kantor kembali.

“Setelah hari raya idul fitri 1416 H/2025 M, serta semangat kebersamaan dal meningkatkan etos kerja”. Mengingat sebagai abdi negara atau ASN memiliki tanggung jawab besar untuk peningkatan pembangunan dan keberhasilannya, menurut bidang dan instansi masing-masing, pinta Ibu kepala BKKBN Aceh, kelahiran Blangpidie, Abdya, 16 Maret 1967 dimaksud.
Sembari mengatakan, apel ruttin, olahraga seperti senam bersama dilapangan terbuka (outdoor) sudah dijalankan seperti biasanya, namun kegiatan hari ini (reatred mini-Red) sebagai wahana mengasah kembali sisi kecil yang belum sempurna bagi pegawai/karyawan bkkbn Aceh hari ini.

Yang juga Sarjana (S-1) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU Safrina Salim menuturkan. Kementrian Kepedundukan dan Keluarga Berencana/BKKBN perwakilan Aceh memiliki tugas pokok /filosofi FLOWER, BEE HONEY yang harus disosialisasikan secara menyuluruh, sehingga membuahkan hasil sebagaimana program bkkbn nasional umumnya.

Diantaranya, BEE “Mengundang, mensosialisasikan, mengajak bekerjasama pihak lain dan masyarakat untuk bersinergi, berkolaborasi dalam suasana yang harmonis serta saling menguntungkan”.

Selanjutnya FLOWER, intinya. “Bekerja dengan standar terbaik, terindah, tercanggih, terramah sehingga menarik bagi orang lain”.

Kepala BKKBN Aceh yang sudah sarat pengalaman dibidang kesehatan dan bertugas disejumlah kabupaten kota dimaksud, dikesempatan itu juga menerangkan, Filosofi dan maksud HONEY adalah:

“Mempersembahkan output dan outcomes yang solutif bagi masyarakat, memiliki cita-cita serta berkonstribusi dalam pencapaian indonesia emas kedepan”, harap Safrina yang juga sudah bertugas sebagai kepala BKKBN Aceh sejak, 11 September 2023.

Sembari menerangkan tentang QUICK WIN, secara garis besar didalamnya disebutkan. ” program taman asuh sayang anak (tamasya), gerakan orang tua asuh, cegah Stunting (genting) Gerakan ayah teladan (gate) Al Super Apps tentang keluarga”.

Serta Lansia berbudaya juga memiliki program yang harus dijalankan untuk membangkitkan semangat para lansia, bahkan sudah berumur hingga 90 tahun bisa saja memakai baju toga untuk diwisuda

“Serta program tamasya lansia (pensionan dan lansia lainnya) seperti program tamasya umrah bersama”, tutup kepala perwakilan bkkbn Provinsi Aceh itu lewat ciri khas komentarnya panjang lebar. (zm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini