MEDIANAD.COM, ACEH BESAR: Demi kemajuan daerah dan percepatan pembangunan, para Camat, Mukim dan Keuchik merupakan garda terdepan dalam menyampaikan kebutuhan dan aspirasi masyarakat kepada pemerintah dan instansi terkait ke Kabupaten

Dengan demikian, secara khusus Bupati Aceh Besar (Abes), H Muharram Idris menekankan, “pentingnya peran Camat dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat, Imum Mukim, dan para Keuchik di Kecamatan tempat Camat bertugas”, harap Bupati yang akap disapa Syech Muharram tersebut, saat menyampaikan kata sambutan pada pelantikan 10 Camat dilingkup Kabupaten di maksud, Senin pagi.

Sembari menambahkan, peran Camat didahului hubungan baik dan interaksi positif dengan seluruh elemen masyarakat di kecamatan serta para keuchik di Gampong berharap harus terus dijaga demi berjalannya roda pembangunan, terutama pekerjaan yang menyangkut hidu bagi orang banyak dari Dana Desa (DD).

Bupati Syech Muharram juga mengingatkan para Camat,
“jangan hanya tiap hari nempel dikursi empuk aluis selalu duduk di kantor menghabiskan waktu dengan agenda laporan dan paraf surat melulu”, namun para Camat harus sering turun langsung ke lapangan untuk memantau langsung kegiatan di pedesaan dan menyerap aspirasi warga, tak terkecuali kantor Keuchik apakah proses pelayanan publik berjalan sesuai seperti yang diharapkan dan kondisi masyarakat secara umum.

Serta dikesempatan itu, Bupati Abes juga berharap para Camat dan stafnya segera mendata masyarakat yang mememang membutuhkan perhatian kusus dari pemerintah. Diantaranya, _para anak yatim-piatu, penyandang disabilitas serta kelompok rentan lainnya_
Dimana Pemkab Abes sedang menyiapkan program santunan yang akan disalurkan secara berkala, mohon bantuan untuk terus mendata dan memantau kondisi masyarakat bersama para Keuchik di setiap Gampong.
Selain itu perangkat desa dan camat juga segera mendata kependudukan dan luas area pertanian di wilayah masing-
masing secara rinci.

“Mengingat Pemkab dan instasi terkait butuh informasi detail tentang lahan pertanian, baik yang memiliki irigasi maupun yang mengandalkan tadah hujan yang ada di setiap kecamatan dan berapa luas lahan yang ditanami setahun dua kalinya”, pinta Bupati yang juga mantan panglima GAM Aceh Rayeuk tersebut.

Selain itu menekankan pentingnya menjaga kedisiplinan dan kekompakan antarpegawai kantor kecamatan, serta dengan instansi vertikal lainnya.

“Kemajuan di Aceh Besar tidak lepas dari kedisiplinan para aparatur. Maka, saya minta semua camat menegakkan disiplin kerja dan membangun kekompakan, baik internal maupun dengan instansi lainnya di tingkat kecamatan.

Bupati Syech Muharram juga meminta, Camat untuk mendata masa jabatan para Keuchik di kecamatannya, serta mengajak berharap Camat untuk menjadi garda terdepan dalam menjalankan Syiar Islam di Kecamatan masing-masing dan seluruh aktivitas kantor dihentikan sejenak menjelang pelaksanaan shalat lima waktu.

“Saya harap semua kantor camat bisa menghidupkan shalat berjamaah. Bahkan, Insya Allah kedepan akan kita laksanakan pengajian ruttin yang dihadiri oleh Camat, staf dan para Keuchik”.

Telah diketahui, Bupati Abes H Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram hari pertama masuk kerja, minggu kedua April. Melantik 10 Camat depenitif dilingkup Pemerintah Abes, langsung di Aula Kantor Bupati setempat, Kota Jantho, Senin (14/4/2025) pagi.

Masing-masing 10 Camat yang dilantik, Muzakkir SP (Camat Kuta Malaka), Husaini SE (Baitussalam)
Jalaluddin SE (Camat Kota Jantho) Zahri SE MSi (Lembah Seulawah) Azhar SSos (Indrapuri) Khaidiani ST (Kuta Baro) Irda Junaidi SE MM (Lhoong), Afrizal SE (Montasik), Salamuddin ZM SE (Peukan Bada) dan Devi Satria SE sebagai Camat Seulimuem.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Drs H Syukri A Jalil Plt Sekda, Bahrul Jamil, para asisten, kepala OPD, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Abes (zm/*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini