MEDIANAD.COM, SABANG– Dalam upaya memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak usia dini, Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Kodim 0112/Sabang, Serka Sudirman bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Muslem, Babinpotmar Serda Didi Sasmita, dan Babinpotdirga Sertu Samsul Bahri turut mendukung kegiatan sosialisasi di SDN 04 Jurong Mulia, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Jumat (16/8/2025).
Kegiatan ini digelar oleh Ikatan Masyarakat Bersinar (IMB) Gampong Cot Ba’U yang diketuai Een, dengan tujuan mewujudkan Gampong Cot Bak’U Bersinar (Bersih dari Narkoba). Sosialisasi disasar kepada siswa sekolah dasar di seluruh Kota Sabang, sebagai langkah awal menanamkan kesadaran bahaya narkoba sejak dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan Dinas BNN, Dr. Fauza, staf kantor Keuchik Gampong Cot Ba’U Mariani, para guru SDN 04, serta Ketua IMB Gampong Cot Ba’U Bersinar Bebas Narkoba, Edwin dan Hendra Novian. Kehadiran berbagai unsur ini memperlihatkan sinergi kuat antara aparat, pemerintah desa, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam upaya memberantas narkoba.
Dalam kesempatan itu, para siswa diberikan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan, serta dampaknya terhadap lingkungan sosial. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami anak-anak usia sekolah dasar.
Babinsa Koramil 01/Sukajaya, Serka Sudirman menegaskan bahwa keterlibatan TNI bersama aparat lainnya dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap upaya pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat. “Mencegah lebih baik daripada mengobati. Harapannya, anak-anak di Sabang bisa tumbuh sehat, berprestasi, dan terhindar dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Sementara itu, pihak IMB Cot Ba’U menekankan pentingnya konsistensi sosialisasi di berbagai sekolah. Mereka berharap gerakan ini dapat menjadi percontohan bagi gampong lain di Sabang dalam menciptakan lingkungan bersih dari narkoba.
Kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif mengikuti sosialisasi, bahkan beberapa di antaranya berani mengajukan pertanyaan seputar bahaya narkoba. Hal ini menjadi bukti bahwa upaya edukasi sejak dini mampu menumbuhkan kesadaran dan keberanian anak-anak untuk menolak narkoba.(man)