MEDIANAD.COM, SABANG –

Dalam upaya melahirkan sosok pemimpin gampong yang berintegritas, berakhlak mulia, melayani masyarakat dengan nilai-nilai spiritual untuk membangun wilayah Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya Sabang, yang tidak lama lagi akan melaksanakan Tes Uji Mampu membaca Al-Qur’an bagi Bakal Calon Keuchik pada Sabtu, 25 Oktober 2025 pukul 14.00 WIB dengan mengambil tempat di Meunasah Nurul Huda Gampong Kuta Ateuh.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon Keuchik, sebagai implementasi nyata dari penerapan syariat Islam sesuai dengan Qanun Aceh nomor: 4 tahun 2009 Tetang pemilihan dan pemberhentian keuchik.Uji kemampuan membaca Al-Qur’an tersebut dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap calon pemimpin gampong memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik terhadap Firman Tuhan yang termaktub dalam Al-Qur’an sebagai dasar moral dan spiritual dalam memimpin masyarakat karena pemimpin itu sosok teladan bagi masyarakat yang di pimpinnya.

Panitia pelaksana akan melibatkan unsur tokoh agama, imam meunasah, serta Tuha Peut Gampong sebagai tim penguji dan penilai. Hal ini dilakukan guna menjamin objektivitas penilaian serta menjaga nilai-nilai keagamaan dalam seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan.

Menjelang hari pelaksanaan, suasana di Gampong Kuta Ateuh tampak penuh semangat. Panitia bersama para tokoh masyarakat terus melakukan persiapan dan koordinasi di ruang kerja gampong, memastikan seluruh tahapan berjalan dengan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan undang undang dan peraturan yang berlaku di Propinsi Aceh juga di Kota Sabang.

Salah seorang warga, Rizal,Menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan wujud komitmen moral dan spiritual dalam menentukan calon pemimpin terbaik bagi gampong, Rabu (22/10).

“Seorang Keuchik harus mampu menuntun masyarakat dengan ilmu dan akhlak. Al-Qur’an dan hadits adalah sebagai pedoman hidup bagi setiap pemimpin agar mampu menjalankan amanah dengan hati nurani dan tanggung jawab moral,” ujarnya penuh harap.

Disamping hal tersebut, Keuchik kota Ateuh Syahrial kepada media ini menuturkan, bahwa beliau tidak lagi mencalonkan diri kembali, disebabkan beliau telah menjabat sebagai Keuchik selama dua periode berturut-turut dan hal tersebut tertuang dalam kanun Nanggroe Aceh Darussalam.

Sementara itu, Erwin Selaku tim Panitia Pemerintah Gampong Kuta Ateuh, mengimbau kepada masyarakat agar turut hadir menyaksikan langsung pelaksanaan Tes Uji Mampu Baca Al-Qur’an tersebut di Meunasah Nurul Huda. Kehadiran warga, katanya, merupakan bentuk dukungan nyata terhadap proses demokrasi tingkat gampong yang tidak hanya menilai kualitas kepemimpinan, tetapi juga menekankan pentingnya keimanan dan moralitas Islami.

“Kita ingin membangun pemerintahan gampong yang kuat secara spiritual, adil dalam kebijakan, dan jujur dalam tindakan. Semua berawal dari pemimpin yang berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi pemerintahan gampong yang religius, berkeadilan, dan berkarakter taat kepada Allah, berakhlak mulia, disiplin, jujur, amanah dan punya inovasi untuk membangun Gampong agar masyarakat dapat capai kemakmuran dimasa yang akan datang yang lebih gemilang.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini