Anggota DPR Aceh, DEK FAN Irfansyah menyampaikan kata sambutan pada pembukaan Kursus Lisen C Diploma PSSI, Minggu (23/11/2025) malam di Sie Hotel, Banda Aceh. (foto/istimewa)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Anggota DPR Aceh asal Fraksi Partai Aceh (PA) Irfansyah alias Dek Fan membuka secara resmi Kursus pelatih Sepak Bola Lisen C Diploma PSSI, Minggu (23/11/2025) malam di Sie Hotel Banda Aceh.
Dalam kesempatan tersebut ‘Dek Fan’ yang juga ketua Banleg DPRA ini mengharapkan, rekan-rekan calon pelatih Lisen C, ‘usai memperoleh pendalaman materi dari modul yang disampaikan oleh Coach Edukator (instruktur), dapat diaplikasikan secara sempurna saat menukangi tim sepak bola di Kabupaten dan kota masing-masing’
Baik level senior, junior dan usia dini yang memang perlu polesan dari Head Coach yang memiliki ilmu kepelatihan memupuni, berintergritas atau kaya ilmu kepelatihan sepak bola, pinta Dek Fan yang juga sudah berjuang di Parlemen Aceh sejak 2019 (dua periode).
Sembari menambahkan, pembinaan pemain sepak bola dari akar rumput harus dimulai lewat modul yang benar, ditangani pelatih cerdas dan ranting ilmu tinggi, sehingga dapat melahirkan pemain-pemain yang berkarakter dan dasar bermain bola secara memupuni hingga naik level menjadi pemain pro.
Tentu teman-teman sudah memiliki dasar kepelatihan dan pengalaman berlatih belakangan ini usai mengantongi Lisen D.
Dengan demikian, penambahan modul yang lebih mendalam dan luas dalam Kursus C Diploma kali ini sangat positif bagi rekan-rekan pelatih.
“Tentu ilmu dan pengalaman rekan-rekan diharapkan dapat diaplikasikan secara maksimal saat menukani tim dan jalur pembinaan ditingkat Sekolah serta SSB, demi prestasi dan kebangkitan sepak bola Aceh”, tutup Waketum PSSI Aceh Dek Fan Irfansyah.
Sementara Kadispora Aceh, T Banta Nuzullah, yang diwakili kepaka bidang Binpres M Zakaria. “Mengucapkan terima kasih kepada pengurus PSSI Aceh yang telah melaksanakan kursus rersebut, dimana sangat bermanfaat bagi pemuda dan insan olahraga kususnya sepak bola dalam meniti karir dijalur pelatih secara lebih tinggi”.
Yang juga lewat kegiatan yang dilaksanakan PSSI Aceh, sudah membantu pemerintah dalam upaya peningkatan prestasi olahraga Aceh khususnya Cabor sepakbola.
Dikesempatan yang sama, Instruktur (Coach Edukator) PSSI Pusat, Khusnul Yaqien menjelaskan. Pelatihan lisen yang lebih tinggi dari D ke C, “tentu berbeda dengan sajian modul kala kursus saat D, dimana ada perbedaan dan pendalaman materi lebih instens yang dibahas dan dipraktekkan secara bersama-sama selama dua pekan, pinta Khusnul yang juga mantan penyerang haus gol yang pernah memperkuat sejumlah tim Liga1 di tanah air tersebut.
Sedangkan Exco PSSI Aceh bidang Sumber Daya Manusia (SDM) melaporkan, kursus tersebut diikuti 26 peserta yang terlebih dahulu mengantongi Lisen kepelatihan D dan peserta mendaftar untuk ikut Kursus Lisen C tahun 2025, atas rekomendasi Askab/Askot PSSI Kabupaten dan Kota serta Klub anggota PSSI Aceh”.
Ditangani dua Coach Educator dari PSSI Pusat dan didampingi pemateri lokal Aceh, serta berlangsung di Banda Aceh selama dua pekan, jelas pelaku sepal bola Aceh yang sudah sangat senior tersebut, yang akrab disapa “Ayah Hasbi”. (zm)








