Pemkab Pidie Jaya Salurkan Bantuan Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP ) kepada Warga yang Terdampak Bencana, Selasa (13/01) 2026. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, PIDIE JAYA: Bupati Pidie Jaya (Pijay), Sibral Malasyi MA, S.Sos, ME, bersama Forkompinda, Pimpinan Cabang Bulog Subdivre Sigli, SKPK terkait, Para Camat, Kepala Bagian Pereknomian. Melakukan penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras kepada masyarakat terdampak bencana Hidrometeorologi juga pada masa Perpanjangan Ketiga Status Keadaan Darurat di Gudang Bulog Wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Selasa 13/01) 2026.

Sekaligus Bupati dan Forkompinda mengecek langsung kualitas beras sebelum disalurkan kepada masyarakat, untuk memastikan bantuan pangan yang diterima warga berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

Serta memastikan bantuan pokok bagi warga benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat yang terdampak banjir, ujar Bupati Sibral Malasyi dikesempatan tersebut.

Sebagaimana dirilis Prokopim Pemkab Pijay, total bantuan CPP yang disalurkan mencapai sekitar 154,62 ton beras di sejumlah kecamatan terdampak diantaranya Kecamatan Bandar Dua, Kecamatan Ulim, Kecamatan Meurah Dua, dan Kecamatan Meureudu, Panteraja, Trienggadeng dan Jangka Buya, termasuk dayah dan pesantren yang santri serta pengelolanya ikut terdampak bencana.

“Alikhwal bantuan pangan tersebut, “tindak lanjut dari Surat Permohonan Bupati Pidie Jaya Nomor 506/33.1 tentang Permohonan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi seiring dengan ditetapkannya perpanjangan status keadaan darurat ketiga pasca banjir, serta sebagaimana tertuang dalam SK Bupati Pidie Jaya Nomor 516 Tahun 2025.

Bupati Pidie Jaya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Pemerintah Aceh, Perum Bulog, serta seluruh pihak terkait atas dukungan dan sinergi dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat Pidie Jaya di tengah kondisi darurat bencana “Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta menjaga ketahanan pangan selama masa pemulihan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan,” tutupnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini