MEDIANAD.COM, SABANG – Wujud sinergitas TNI, Polri, dan instansi pendidikan kembali tampak dalam kegiatan pembelajaran manasik haji yang diselenggarakan oleh TK Negeri Pembina 2 Kota Sabang. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Gampong Cot Ba’U Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang Serka Sudirman, Bhabinkamtibmas Aipda Saifullah, serta Babinpotdirga dari Lanud Maimun Saleh Sertu Samsul Bahri, bersama-sama memberikan pendampingan dan pengamanan kepada rombongan siswa-siswi TK dalam melaksanakan simulasi ibadah haji.

Kegiatan manasik ini berlangsung di area Lanud Maimun Saleh, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Selain bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji, kegiatan ini juga mengenalkan dunia kedirgantaraan melalui lingkungan bandara militer, guna menanamkan wawasan kebangsaan dan menumbuhkan minat terhadap dunia penerbangan sejak dini.

Rombongan TK Negeri Pembina 2 Kota Sabang yang terdiri dari 46 siswa dan 10 guru pendamping tiba di lokasi kegiatan pada pukul 09.45 WIB. Setibanya di Lanud Maimun Saleh, kegiatan dimulai dengan berjalan bersama menuju kawasan DAAU (Departure and Arrival Unit) guna melaksanakan simulasi pemeriksaan paspor layaknya calon jemaah haji di bandara.

Selanjutnya pada pukul 10.02 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Nuurul Falaah yang berada dalam kompleks Lanud. Lima menit kemudian, tepatnya pukul 10.07 WIB, para siswa tiba di masjid dan melaksanakan sholat sunnah bersama, yang menjadi bagian dari rangkaian simulasi ibadah.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tertib dan penuh keceriaan terpancar dari wajah-wajah siswa yang sangat antusias mengikuti setiap tahapan manasik. Kegiatan ini juga mendapat perhatian khusus dari pihak pengamanan Lanud dan aparat teritorial demi memastikan kelancaran dan keselamatan seluruh peserta. Kegiatan tersebut berjalan aman, tertib, serta penuh semangat edukatif.

Menurut Serka Sudirman, pendampingan kegiatan keagamaan dan pendidikan seperti ini sangat penting, terutama bagi pembentukan karakter dan pemahaman nilai-nilai keagamaan sejak usia dini. “Melalui kegiatan manasik ini, anak-anak belajar tidak hanya tentang rukun Islam yang kelima, tapi juga disiplin, tertib, dan semangat kebersamaan,” ujarnya.

Serka Sudirman menambahkan bahwa keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan anak-anak sekolah adalah bentuk nyata dukungan terhadap dunia pendidikan. “Kami ingin anak-anak merasa aman dan nyaman, serta memupuk kedekatan antara aparat dengan generasi muda sejak dini,” katanya.

Kegiatan manasik haji ini menjadi salah satu langkah awal dalam pendidikan karakter dan spiritual anak-anak. Para guru pendamping menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Babinpotdirga yang telah membantu memastikan kelancaran kegiatan sekaligus memberikan edukasi tambahan tentang kedisiplinan dan cinta tanah air.

Melalui sinergitas lintas sektor ini, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari program pendidikan yang mendidik dan menyenangkan.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini