MEDIANAD.COM, SABANG – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting di wilayah Kota Sabang, Babinsa Gampong Kuta Barat dari Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, bersama Bhabinkamtibmas Bripka Babang Sutarno, turut serta mendampingi petugas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kota Sabang dalam kegiatan sosial bertajuk GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Peduli Stunting) yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Mei 2025, di Jurong Babul Iman, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang.

Kegiatan ini dimulai pada pukul 09.30 WIB dan berlangsung hingga selesai, melibatkan berbagai pihak yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di wilayah setempat. Selain petugas BKKBN dan aparat keamanan desa, kegiatan juga melibatkan Kader Posyandu Asoka Gampong Kuta Barat yang secara aktif berperan dalam pendataan dan pendampingan warga, khususnya anak-anak yang mengalami masalah gizi.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, para petugas memberikan bantuan makanan tambahan kepada tiga orang anak penderita stunting yang berdomisili di Jurong Babul Iman. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung peningkatan gizi anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan nutrisi, sekaligus sebagai langkah konkret dalam memerangi stunting di tingkat desa.

Sertu Darwis menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting sebagai bentuk sinergitas antara TNI, Polri, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat dan kuat. “Kami sangat mendukung program seperti ini. Pendampingan ini adalah bentuk komitmen kami untuk ikut andil dalam memperbaiki kualitas hidup anak-anak di wilayah binaan kami,” ujarnya.

Sertu Darwis menambahkan bahwa keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan kemasyarakatan seperti ini adalah bagian dari tugas sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan GENTING ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dan kesehatan anak semakin meningkat,” katanya.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga merasa terbantu dan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap anak-anak mereka. Kegiatan pemberian makanan tambahan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi warga lain untuk lebih peduli terhadap tumbuh kembang anak, serta menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk melaksanakan kegiatan serupa.

Dengan adanya kolaborasi yang baik antarinstansi dan masyarakat, diharapkan angka stunting di Kota Sabang, khususnya di Kecamatan Sukakarya, dapat ditekan secara signifikan, demi menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini