Gubernur Aceh dan Tgk Agus Abuya Amran
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Ekonomi masyarakat di Aceh hari ini masih sangat bergantung pada APBA Aceh, sementara PAD dan penyerapan anggaran belum stabil.
Namun sebenarnya di Aceh sumber pendapatannya sangat banyak, namun tidak berkembang dan stabil, banyak pengusaha mengeluh dan bahkan menjerit, karrna daya saing dan beberapa sektor tidak memiliki pembeli yang pasti.
Di Aceh mempunyai beberapa sektor ekonomi, pertanian, perikanan, pertambangan rakyat dan lain-lain, bahkan UMKM yang sedang berkembang sangat banyak,
Namun yang menjadi kendala adalah kita mempunyai Bank aceh yang setiap tahun di suntik anggaran yang besar, namun kurang mampu menterjemahkan kebutuhan masyarakat dalam menumbuhkan sektor ekonomi, kurangnya kepercayaan dan sosialisasi dari lembaga keuangan dan perbankan serta pemerintah menjadi satu alasan dan minimnya sinergi dalam berkolabarasi.
Seharusnya Bank Aceh dan Bank Syariah Islam (BSI) harus bersinergi dengan Visi misi gubernur sekarang, “meningkatkan perekonomian Aceh dengan menjadikan Bank Aceh dan BSI sebagai Bank Devisa” yang mampu menterjemahkan kebutuhan Pemerintah Aceh dalam menggait investor dari luar, serta mampu menterjemahkan kebutuhan masyarakat dalam meningkat produksi di sektor ekonomi mereka mulai dari pengusaha besar sampai ke umkm kecil harus dibantu” Tgk Agus Abuya Amran menyatakan saat dalam diskusi di ‘ekonomi pres Unsyiah’.(tim)








