Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi dan Wabup Hasan Basri melakukan salam Komando usai prosesi “islah” (damai) di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh, seputar Blangpadang, Banda Aceh, Kamis (02/04/2026) malam. (foto/ist)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: “Riak-riak perpecahan antara orang nomor satu dan dua di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Bupati Sibral Malasyi dengan Wakil Bupati (Wabup) Hasan Basri belakangan ini akhirnya islah di meja perundingan.

“Setelah Wakil Gubernur (Wagub) Dek Fadh Fadhlullah, yang juga atas petunjuk Mendagri menjadi dewa penyelamat dan jalan islah dua pemimpin di salah satu Kabupaten yang sedang bergelut pemulihan pasca musibah banjir dahsyat pada akhir bulan November tahun lalu itu”.

Langkah tepat islah atau memperbaiki, mendamaikan, mengakhiri konflik baik secara pribadi, personal maupun sosial kedua pemimpin Pijay memang sangat didambakan oleh seluruh komponen masyarakatnya.

Yakni meredakan perselisihan antara Bup dan Wabup Pijay, “sebagai langkah jitu diambil oleh pemerintah Aceh dalam menjaga citra daerah, kenormaan di pemerintahan daerah, juga untuk kemajuan Pidie Jaya, demi masyarakat serta percepatan pembangunan Kabupaten dimaksud secara menyeluruh.

Pemerintah Aceh, lewat Wagub Fadhlullah, mengambil langkah cepat dalam mendamaikan perselisihan antara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi-Hasan Basri, “meskipun harus dijalankan Wagub Dek Fadh secara berliku, jalan panjang dan penuh kehatian-hatian dalam nenjaga isi hati Bup Nyaksyi Sibral dan Wabup Nyak Hasan”.

Namun Wabub Dek Fadh secara jitu menemu peunawa islah dan sudah berlangsung tiga malam lalu, “kini kedua pimpinan daerah tersebut bahkan tampak berangkulan dan melakukan salam Komando usai mencapai kesepakatan” dalam pertemuan kecil dan santai di rumah dinas Wagub, seputar Blang Padang, Banda Aceh, Kamis (2/4/2026) malam.

Islah ini bukan hanya mendamaikan Bup dan Wabup, namun ada yang lebih penting kedepan dan secara terus menerus, Dimana dapat bersama-sama menjalani roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal, sehingga pembangunan di Pidie Jaya terus bergerak, ujar Wagub Dek Fadh.

Apalagi pasca musibah banjir, penanganan dan rehap-rekon harus kerja keras serta harus bergerak bersama. (zm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini