MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Meskipun pemain anyar (baru) yang didatangkan Persiraja Banda Aceh pada bursa ‘tranfer medium dua’ rata-rata bukan penyerang murni dalam mengarungi sisa putaran kedua dan 9 laga putaran ketiga, Pengadaian Liga2 Championship 2025/26, namun diharapkan mampu mengatasi paceklik gol yang sedang dialami tim yang berjulukan Laskar Rencong tersebut dalam dua laga terakhir.
“Hanya berhasil menciptakan satu gol penalti dari penyerang Connor Flynn dari sejumlah peluang kala dijamu Garudayaksa di pekan ke-13 yang berkesudahan 1-1 serta kembali minor gol pada laga pekan ke-14 di home Bekasi City FC”.
Padahal tim tuan rumah dalam laga yang berkesudahan 0-0 tersebut, sejak menit akhir babak pertama harus bertarung dengan 10 pemain, usai sang mantan Persiraja Ramadhan Madon terakumulasi kartu merah. Akan tetapi tetap saja, Fitra Ridwan dan kolega tak mampu membobolkan jala gawang lawan sepanjang pertandingan 90+6 menit.
Tentu harus ada efaluasi pelatih dan berharap winger anyar yang masuk mulai pekan ke-15 dan langsung menghadapi tim yang sedang dalam tren positif Persikad Depok, Minggu (11/01) malam di Stadon H Dimurthala.
Bisa membuktikan kapasitas mereka jika dipercayakan tampil oleh pelatih, ujar Maimun Damar salah seorang pecinta Persiraja Banda Aceh, kepada online ini, Minggu (11/01) pagi.
Sementara itu, Pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas dalam temu media menjelang laga kedua tim tersebut, Sabtu pagi mengakui. _Hampir 50 persen skuad Laskar Rencong menjelang laga pekan ke-15 akan diisi pemain baru_ sekaligus tantangan pertama bagi kami menghadapi Persikad Depok, tentu memiliki nuansa yang berbeda dibanding laga-laga sebelumnya.
Namun demikian, pelatih berusia 42 tahun itu optimistis para pemain anyar mampu cepat menyatu dengan skema permainan tim. Menurutnya, sepak bola adalah bahasa universal yang bisa mempercepat proses adaptasi.
“MUDAH-mudahan awal tahun 2026 dan perdana laga home bisa berjalan mulus dan sesuai yang kita harapkan ”, tutupnya. (zm)








