MEDIANAD.COM , BANDA ACEH – Tri Dharma Perguruan Tingggi Poltekkes Kemenkes Aceh salah satu bentuk kegiatannya adalah Pengabdian Kepada
Masyarakat (PKM) selain penelitian dan pendidikan.

Kegiatan ini bertujuan membantu dan berkontribusi positif kepada masyarakat melalui penerapan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan seni, serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi tanpa mengharapkan imbalan.

Dalam kegiatan Tri Dharma perguruan Tinggi ini melibatkan mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mewujudkan kemandirian, serta membangun peradaban bangsa.

Kegiatan PKM ini telah dilksanakan pada hari Senin (1/07/2025) lalu, yang turut melibatkan lima dosen pengabdi, yaitu Safwan, SKM., M.Kes, Safridha Kemala Putri, S.Si., M.Si, Zuriani Rizki, SKM., M.Pd, Syarifah Wahyuni, S.Si., Farah fajarna, S.Si. dan juga tiga mahasiswi Poltekkes Kemenkes Aceh.

Kegiatan ini dilaksanakan di Al-Fityan School Aceh yang berada di wilayah Aceh Besar. Kegiatan acara ini disambut baik oleh Kepala Sekolah Alfityan School Aceh, ibu Sumarni, S.Pd.

Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga
mendapat dukungan penuh dari Ketua yayasan dan kepala sekolah Alftyan School Aceh.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, Semoga PKM  bermanfaat dan dapat dilanjutkan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan khususnya bdang kesehatan yang berhubungan dengan lingkungan sekolah.

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan oleh ketua Tim Pengabdian Masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan, demonstrasi cara mencuci tangan dengan benar dan di akhiri dengan evaluasi melalui pembagian quesoner kepada para siswi.

“Kebersihan pribadi merupakan hal penting dalam pencegahan risiko penyebab kandidiasis mukosa (infeksi jamur pada lapisan kulit dan selaput lendir) pada santri, Artinya, Kandidiassis mukosa ini sering bersifat kronis dan berulang, terutama pada individu dengan gangguan sistem kekebalan tubuh, dan ditandai dengan infeksi superfisial yang persisten pada mulut, vagina, kulit (lipatan kulit), dan kuku, jelas ketua tim.

Lanjutnya, Penyakit yang disebabkan oleh jamur Candida albicans ini dapat menyerang anak sekolah terutama yang bersekolah di asrama. Beberapa faktor berikut dapat meningkatkan risiko terjadinya candidiasis pada kulit dan area kelamin yaitu cuaca yang hangat dan lembab, kebiasaan jarang mengganti pakaian dalam, Kebiasaan menggunakan pakaian yang tidak menyerap keringat dan Kebersihan pribadi yang
buruk.

Gejalanya sendiri,  kandidiasis bergantung pada letak lokasi infeksinya. Kandidiasis pada oral,berupa bercak putih di mulut, lidah, atau tenggorokan, rasa perih atau terbakar, juga sulit menelan. Kandidiasis vagina mempunyai gejala gatal, perih, dan keputihan
kental seperti keju. Sedangkan kandidiasis kulit akan muncul ruam merah cerah, gatal, dan kadang ada pustula kecil,  Jelas ketua tim.

Berdasarkan hal tersebut maka pelasanaan pengabdian masyarakat ini menjadi tolak ukur urgensi dengan melibatkan Alfityan School Aceh sebagai mitra. Menjaga kesehatan merupakan fakor penting dalam kehidupan. Personal hygiene merupakan langkah awal dalam menjaga kesehatan. Mencuci tangan, menyikat gigi, mandi secara teratur, mengganti pakaian secara teratur, dan juga menjaga kebersihan lingkungan sekitar.( tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini