MEDIANAD.COM. BIREUEN -Dua mahasiswa Fakultas Keguruaan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim (FKIP Umuslim) Peusangan Bireuen, membanggakan dan membawa pulang dua piala bagi kafilahnya di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2025 di Pidie Jaya. Hal ini juga sekaligus mengharumkan nama kampus Waqaf ini.
MTQ yang ke-37 di Pidie Jaya yang berlangsung sejak 1-7 November 2025, kemarin resmi dinyatakan selesai dengan sukses pada malam penutupan (Closing Ceremony) yang di Venue Utama Halaman Kantor Bupati Pidie Jaya Jum’at malam (7-11-2025). Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE resmi menutup MTQ-37 yang dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah, juga diumumkan tuan rumah MTQ Aceh ke-38 tahun 2027 mendatang akan berlangsung di Kabupaten Aceh Barat Daya.
Hasil resmi, sebagaimana diumumkan pada laman https://mtq.pidiejayakab.go.id mencatat kafilah kabupaten Aceh Besar sebagai juara umum dengan nilai 379 meraih 14 cabang sebagai juara-1, 3 cabang juara-II dan 2 cabang juara-III. Sedangkan kota santri Bireuen harus bangga menduduki urutan ke-9 dari hasil juara-I dari 2 cabang, dan 4 cabang juara-III.
Dari daftar tersebut, tercantum nama Fikra Adila, mahasiswi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) berhasil meraih Juara I Khattil Qur’an Golongan Naskah Putri, dan Laina Nadila, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris juga meriah Juara III Cabang Syarhil Qur’an Putri pada MTQ tersebut.
Rektor Umuslim, Dr Marwan M.Pd dan Dekan FKIP, Dr Sari Rizki, M.Psi secara khusus memberikan selamat dan bangga atas prestasi dan keberhasilan Fikra dan Laina tersebut. Hal ini, kata Rektor, menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Kabupaten Bireuen sebagai kafilahnya, tetapi juga bagi civitas akademika Universitas Almuslim, khususnya FKIP dan Program Studi PGSD serta Prodi Pendidikan Bahasa Inggris tersebut.
Pada kesempatan itu, Dekan FKIP Universitas Almuslim, sebagaimana dikutip di laman https://fkip.umuslim.ac.id menyatakan, “Kita terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan yang mengembangkan nilai-nilai keislaman dan seni Al-Qur’an di lingkungan kampus.
“Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk meneladani semangat Fikra dan Laina dalam berkarya dan berjuang membawa nama baik universitas,” ujar Dekan FKIP.
Fikra Adila yang lahir di Samuti Krueng, Gandapura (24-10-2004)., menampilkan karya dengan goresan indah penuh makna, menggambarkan keindahan ayat suci Al-Qur’an dalam cabang lomba Khattil Quran yang dimenangkan Fikra. Adalah seni menulis atau kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an yang indah dan rapi sesuai kaidah khat Arab baku, memiliki tujuan untuk menghasilkan karya seni yang memadukan keindahan visual dengan ketepatan penulisan.
Sedangkan Laina, di cabang Syarhil Qur’an, yakni lomba yang menampilkan kemampuan peserta dalam menyampaikan isi kandungan Al-Qur’an secara lisan melalui pidato, yang mendalam tentang Al-Qur’an untuk menyampaikan pesan-pesan ilahi secara komunikatif, kreatif, dan menyentuh hati.(wm)








