MEDIANAD.COM, SABANG – Komando Distrik Militer (Kodim) 0112/Sabang menggelar upacara bendera 17-an Februari 2026 yang berlangsung di Lapangan voli Makodim, Jln. Bay Pass, Gampong Cot Ba’U, Kecamatan Sukajaya, kota Sabang Rabu (18/2/2026).


‎Upacara rutin tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum refleksi atas capaian kinerja sekaligus penguatan disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab seluruh prajurit TNI Angkatan Darat.

‎Upacara Bendera Merah Putih ini dipimpin Dandim 0112/Sabang Letkol Kav Edi Purwanto S.I.P, selaku Inpektur Upacara, bertindak Komandan Upacara Pasipers Kodim Kapten Inf Hadi Priyono, serta Perwira Upacara Serma Sutrisno.

‎Dalam upacara ini, Dandim Aceh Selatan membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jendral TNI Maruli Simanjuntak. Dalam amat tersebut, menegaskan bahwa dua bulan perjalanan tahun 2026 merupakan fase krusial sebagai awal realisasi seluruh Program Kerja, mulai dari tingkatan paling atas hingga satuan pelaksana dan prajurit di lapangan.

‎Keberhasilan pelaksanaan tugas Tahun Anggaran 2025 yang diikuti dengan berbagai evaluasi dan catatan penyempurnaan, menjadi bekal berharga bagi jajaran TNI Angkatan Darat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara.

‎Paparan dari seluruh bidang staf terkait hal-hal menonjol serta rencana sasaran Program Kerja dan Anggaran TA 2026 yang telah disampaikan dalam forum Taklimat Awal, Rapim TNI AD, dan Rakernis, diharapkan menjadi landasan kuat bagi satuan dalam melangkah selaras dengan kebijakan Komando Atas.

‎Disampaikan pula bahwa citra positif TNI Angkatan Darat hingga saat ini tetap terjaga dengan baik di mata masyarakat. Kepercayaan pemerintah dalam membantu penanggulangan bencana di berbagai daerah menjadi amanah yang patut disyukuri dan dijaga bersama.

‎“Atas keberhasilan kinerja kolektif yang telah ditorehkan oleh prajurit dan ASN TNI Angkatan Darat selama tahun 2025, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

‎Mengakhiri amanat, disampaikan sejumlah penekanan sebagai pedoman pelaksanaan tugas ke depan, yakni senantiasa menyertakan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian, memperkuat soliditas antara atasan dan bawahan, serta menjaga hubungan harmonis dengan instansi dan masyarakat guna memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Prajurit juga diingatkan untuk terus meningkatkan kemampuan melalui belajar dan berlatih, tetap fokus pada tugas, serta meningkatkan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi dinamika situasi, termasuk kesiapan membantu penanggulangan bencana di wilayah.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini