BANDA ACEH, MEDIANAD. COM : Perayaan Idul adha di Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) menghadirkan suasana hangat. Kurban bukan sekadar ibadah melainkan momen yang mempertemukan keluarga besar kampus dalam kebersamaan yang penuh makna.

Dosen, tenaga kependidikan, petugas keamanan, petugas kebersihan hadir dalam kegiatan yang sama. Kegiatan qurban berlangsung di halaman kampus B, Sabtu (30/5/2026).

Penyembelihan dan pemotongan sapi sebagai hewan qurban dilakukan secara gotong royong oleh civitas akademika UBBG. Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian dan makan bersama dengan menu kuah beulangong.

Masing-masing menjalankan peran sesuai tanggung jawab. Suasana kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan. Obrolan ringan, kerja bersama, semangat saling membantu menjadi pemandangan yang mewarnai pelaksanaan kurban setiap tahun.

Di tengah rutinitas pekerjaan, momen seperti ini menghadirkan ruang untuk saling mengenal lebih dekat, tidak ada jarak, tidak ada sekat, semua hadir sebagai bagian dari keluarga besar UBBG.

Semangat berbagi, rasa peduli, kebersamaan tumbuh dalam suasana yang sederhana. Kurban menjadi pengingat tentang keikhlasan, rasa syukur, kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut tampak dalam setiap proses pelaksanaan. Kebersamaan yang terbangun memberi makna lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah.

Bagi UBBG, kurban bukan sekedar tradisi tetapi juga momentum meningkatkan takwa kepada Allah swt. Ada semangat kekeluargaan yang terus terjaga, ada kebersamaan yang semakin kuat, ada rasa memiliki yang tumbuh di antara seluruh civitas kampus. Lebih dari tradisi, kurban menjadi ruang yang menyatukan, menguatkan, menghadirkan makna dalam kehidupan kampus.

Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini. Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun karakter dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan kampus.

“Kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah swt sekaligus memperkuat rasa empati dan solidaritas civitas akademika. Semangat berbagi yang terkandung dalam ibadah qurban sangat relevan dengan nilai-nilai yang terus kami kembangkan di UBBG,” ujar Prof. Lili.

Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T., menyatakan bahwa kegiatan kurban merupakan tradisi yang terus dipelihara di lingkungan UBBG sebagai wujud rasa syukur kepada Allah swt sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.

“Melalui momentum Iduladha ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan kepada seluruh civitas akademika. Tradisi kurban di UBBG bukan hanya kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan kampus,” ujarnya. (Kal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini