Pesepakbola asal Aceh Timur Madon Ramadhan, foto bersama dengan Dosen dan Pembingbing usai Seminar judul Skripsi di Kampus UBBG Banda Aceh, Senin pagi, momen tersebut juga jalanmenyeimbangkan karir dan pendidikan, “Madon buktikan atlet profesional bisa sukses di dunia pendidikan tinggi. (foto/istimewa)

BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Di tengah kesibukannya sebagai pesepakbola profesional, Ramadhan “Madon” terus menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan. Pemain asal Aceh Timur yang saat ini memperkuat FC Bekasi City pada kompetisi Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026 itu berhasil menjalani Seminar Proposal Skripsi di Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG), Banda Aceh, Senin (8/6/2026).

Ramadhan Madon merupakan salah satu talenta terbaik sepakbola Aceh yang memulai karier dari Persiraja Junior. Namanya mulai mencuri perhatian saat memperkuat Persiraja Banda Aceh di Liga 1 musim 2020/2021. Setelah itu, ia melanjutkan karier bersama Semen Padang FC pada Liga 1 musim 2023/2024, kembali membela Persiraja pada Liga 2 musim 2024/2025, dan kini menjadi andalan FC Bekasi City.

Pada musim 2025/2026, Madon tampil impresif dengan mencetak 12 gol dan menjadi salah satu striker lokal tersubur di Liga 2. Prestasi tersebut membuat namanya dikabarkan masuk dalam radar sejumlah klub Liga 1 yang akan berlaga di kompetisi Super League musim 2026/2027.

Meski disibukkan dengan jadwal latihan dan pertandingan yang padat, Ramadhan tidak mengabaikan pendidikannya. Ia menunjukkan bahwa karier sebagai atlet profesional dapat berjalan beriringan dengan pencapaian akademik apabila didukung oleh disiplin, kerja keras, dan manajemen waktu yang baik.

Dalam seminar proposal tersebut, Ramadhan mempresentasikan rancangan penelitiannya di hadapan dosen pembimbing dan tim penguji. Berbagai masukan serta saran yang diberikan menjadi bekal penting untuk menyempurnakan penelitian yang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya.

Keberhasilan Ramadhan menjalani seminar proposal menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya mereka yang aktif berkarier di bidang olahraga. Ia membuktikan bahwa pendidikan tetap dapat menjadi prioritas meskipun harus menjalani tuntutan profesi di level tertinggi.

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, Irwandi, S.Pd., M.Pd., AIFO., memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang ditunjukkan Ramadhan. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan contoh nyata bahwa dunia olahraga dan pendidikan dapat saling mendukung dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Sebagai pemain yang berkompetisi di level profesional bersama FC Bekasi City, Ramadhan telah menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan hijau. Kini, semangat yang sama juga diperlihatkannya dalam dunia akademik.

Langkahnya mengikuti seminar proposal menjadi bukti bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari prestasi olahraga, tetapi juga dari kemauan untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

Pencapaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan adik tingkat di Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, agar tidak meninggalkan pendidikan dalam mengejar cita-cita di bidang apa pun. Dengan tekad yang kuat, kerja keras, serta komitmen yang konsisten, prestasi akademik dan karier profesional dapat diraih secara bersamaan.

Universitas Bina Bangsa Getsempena terus mendorong mahasiswanya untuk mengembangkan potensi secara maksimal, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik, sehingga mampu menjadi lulusan yang unggul, berdaya saing, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (Kal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini