MEDIANAD.COM, SABANG – Peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) di Kota Sabang berlangsung dengan suasana berbeda. Tanpa diwarnai aksi unjuk rasa, kegiatan diisi dengan zikir dan doa bersama yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Terminal A Pelabuhan Balohan, Kecamatan Sukajaya.
Kegiatan ini terselenggara melalui kerja sama Polres Sabang, Pemerintah Gampong Balohan, serta Persatuan Buruh Terminal (PBT) Balohan, dengan melibatkan para buruh dan unsur Forkopimda Kota Sabang.
Kehadiran Komandan Kodim (Dandim) 0112/Sabang, Letkol Kav Edi Purwanto, S.I.P., turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Dandim bersama unsur Forkopimda terlihat mengikuti rangkaian acara dengan penuh kebersamaan, sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Wali Kota Sabang, pimpinan DPRK, Kapolres Sabang, unsur BPKS, aparat TNI-Polri, serta para buruh Terminal Balohan.
Dalam sambutannya, Keuchik Gampong Balohan menyampaikan bahwa Hari Buruh bukan hanya tentang tuntutan hak, tetapi juga momentum untuk menghargai peran penting para pekerja sebagai penggerak utama pembangunan. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah gampong dalam melindungi dan memberdayakan buruh melalui berbagai program peningkatan kesejahteraan.
Kapolres Sabang menyampaikan apresiasi atas peringatan Mayday yang berlangsung damai dan penuh nilai spiritual. Ia menilai kegiatan ini menjadi contoh bahwa aspirasi buruh dapat disampaikan dalam suasana yang tertib dan kondusif.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kota Sabang menekankan bahwa buruh memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pelabuhan, perikanan, dan pariwisata. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan perlindungan serta kapasitas para pekerja agar semakin sejahtera dan berdaya saing.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama, yang diikuti dengan penuh khusyuk oleh seluruh peserta. Sebagai bentuk kepedulian, turut dilakukan pembagian sembako secara simbolis kepada para buruh.
Secara keseluruhan, peringatan Mayday di Sabang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bahwa Hari Buruh dapat diperingati dengan cara yang damai, sejuk, dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.(man)








