Pelatih dan perwakilan pemain Persiraja serta PSMS Medan, usai Konferensi Pers menjalang laga kedua tim tersebut, Sabtu (17/01) pagi di Kyriad Muraya, Hotel, Banda Aceh. (foto/mo-persiraja)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas dalam temu media menjelang laga dengan seterunya King Sumatera PSMS Medan di Kyriad Muraya Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/01) pagi mengatakan.
Evaluasi secara menyeluruh sudah dilakukan pasca menang tipis 1-0 atas Persikad Depok pada laga pekan ke-15, kini kami menatap pertandingan penting lainnya dengan PSM Medan, Minggu (18/01/2026) malam di Stadion H Dimurthala (SHD) Lampineung, Banda Aceh.
Dimana dalam sesi latihan terakhir kekompakan dan kerjasama antar lini diperlihatkan secara positif oleh Fitra Ridwan dan kolega, tentu menjadi modal penting jelang bersua dengan tim kuat PSMS Medan.
Mudah-mudahhan anak-anak tampil apik dan menggait angka sempurna, sekaligus mengjaga jengkal jarak poin ‘disterata’ atas klasmen Grup Barat, Pengadaian Championship Liga2 2025/2026.
Ujar Head Coach Persiraja, Akhyar Ilyas, yang juga didampingi pemain bertahannya, Ariel Kurung dalam kesempatan tersebut.
Sekaligus menambahkan, “kelemahan dalam mengatasi umpan-umpan lambung dari pemain lawan yang dialami pada putaran pertama di Skuad tim yang berjulukan “Laskar Rencong” Persiraja, pelan tapi pasti kelemahan dimaksud sudah dapat diatasi M Revan,cs sejak memasuki putaran kedua.
Sementara pelatih PSMS Medan dalam konferensi Pers sesi kedua juga Sabtu Pagi, Eko Pujianto mengatakan. “Anak asuhannya sudah siap meledani permainan tuan rumah Persiraja pada lanjutan Liga2 Championship 2025/26 pekan ke-16 di SHD”.
‘Insya Allah’ dengen 23 skuad yang bertandang ke Aceh sudah siap tampil dan membawa pulang poin satu bahkan tiga, yang memang target tim bertandang ke Aceh, optimis head coach PSMS dimaksud dan didampingi penyerang andalannya, Rudiana sebagai perwakilan pemain dalam temu media singkat tersebut.
Serta Panpel Persiraja mengkonfirmasikan, laga dua tim king Sumatra Liga2 dimaksud yang diprediksikan ketat itu akan dipimpin wasit asing. (zulmahdi)








