BANDA ACEH, MEDIANAD.COM : Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) turut berpartisipasi dalam Expo ke-3 PGSD Tahun 2026 melalui luaran Mata Kuliah Massage Olahraga yang dilaksanakan pada 23–25 Juni 2026 di lingkungan Kampus UBBG.

Keikutsertaan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberikan manfaat langsung kepada sivitas akademika dan masyarakat yang hadir pada kegiatan expo. Expo ke-3 PGSD sendiri berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kegiatan pameran, bazar, dan unjuk karya mahasiswa.

Kegiatan ini merupakan hasil pembelajaran mahasiswa yang dibimbing oleh tim dosen pengampu Mata Kuliah Massage Olahraga, yaitu Dr. Didi Yudha Pranata, M.Pd., Riska Amanda, M.Pd., dan Tawakal, M.Pd.

Melalui stand layanan massage olahraga, mahasiswa menampilkan kompetensi yang telah diperoleh selama perkuliahan dengan memberikan pelayanan sport massage kepada pengunjung secara profesional sesuai dengan prinsip-prinsip ilmiah dalam pemulihan kondisi fisik.

Selama pelaksanaan expo, stand Massage Olahraga mendapat perhatian yang tinggi dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, maupun masyarakat yang berkunjung.

Layanan yang diberikan meliputi konsultasi sederhana mengenai pemulihan setelah aktivitas fisik, demonstrasi teknik massage olahraga, serta praktik pelayanan massage yang dilakukan secara langsung oleh mahasiswa di bawah supervisi dosen pengampu.

Menurut tim dosen pengampu, keterlibatan mahasiswa dalam Expo ke-3 PGSD menjadi media pembelajaran yang efektif untuk mengintegrasikan teori dan praktik.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teknik massage olahraga, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, pelayanan, etika profesi, serta kepercayaan diri dalam menghadapi masyarakat sebagai calon tenaga profesional di bidang pendidikan jasmani dan olahraga”.

Partisipasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa luaran pembelajaran pada Mata Kuliah Massage Olahraga tidak berhenti pada pencapaian akademik di dalam kelas, tetapi mampu menghasilkan keterampilan yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut juga mendukung penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengaplikasikan kompetensi yang dimiliki dalam situasi nyata.

Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG, Irwandi, S.Pd., M.Pd., AIFO, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa dan dosen dalam menampilkan luaran pembelajaran yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Keikutsertaan mahasiswa pada Expo ke-3 PGSD UBBG 2026 menunjukkan bahwa pembelajaran di Program Studi Pendidikan Jasmani tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pembentukan kompetensi profesional yang siap diterapkan di lapangan.

Mata Kuliah Massage Olahraga menjadi salah satu contoh implementasi pembelajaran berbasis luaran (outcome-based learning) yang mampu menghasilkan keterampilan nyata, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa, serta memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kami akan terus mendorong setiap mata kuliah menghasilkan luaran inovatif yang mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan meningkatkan kualitas lulusan Pendidikan Jasmani UBBG,” ujar Irwandi.

Melalui keikutsertaan pada Expo ke-3 PGSD 2026, Program Studi Pendidikan Jasmani UBBG terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta kemampuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan tridarma perguruan tinggi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, inovasi, dan semangat pelayanan di bidang pendidikan jasmani dan olahraga. (Kal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini