Asisten Pelatih, Wahyu Awahab (AW) (dua dari kanan) rancik strategi skuad Persiraja Banda Aceh kontra PSPS Pekanbaru, yang berlangsung di Stadion H Dimurthala- Lampineung Banda Aceh, Sabtu malam Minggu. (foto: medianad.com-zulmahdi.)
MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Persiraja Banda Aceh dipastikan wajib memenangkan laga krusial dengan PSPS Pekanbaru pada laga penutup putaran kedua Liga2 (pekan-18) Pengadaian Championship 2025/26, yang akan berlangsung di Stadion H Dimurthala-Lampineung, Banda Aceh, Sabtu malam (nanti malam- Red).
Begitu pentingnya laga tersebut bagi Fitra Ridwan dan kolega guna mengamankan kembali posisi lima besar, “setelah dikudeta seteru abadinya PSMS Medan, usai mengalahkan Ps Bekasi City 2-1 pada laga tadi malam, di home-nya Stadion Utama Sumut”.
Sekaligus poin PSMS bertambah menjadi 26 dan berhak naik keperingkat lima, yang sebelumnya dingin ditempati skuad Persiraja lewat kumpulan 24 poin.
“Dengan demikian dan tak ada tawar menawar bagi Asqal Habib, cs ‘wajib’ mengamankan poin maksimal atas PSPS nanti malam agar kembali mengkudeta PSMS dijajaran lima besar”, sekaligus hasil positif usai laga pekan ke-18 (laga penutup putaran jedua).
Menjadi modal penting bagi M Revan, dkk dalam menatap putaran ketiga dengan modal lima laga home dan 4 pertandingan away, untuk merajut mimpi mengejar jatah tiket promosi, baik lolos langsung atau menempati posisi ‘Runner-up’ Grup satu terlebih dahulu, sebelum menggais asa laga dengan peringkat kedua klasmen Grup dua, melalui jalur ‘play off’ promosi?.
Ada 9 laga sisa putaran 3, segala kemungkinan bisa terjadi, “bahkan Persekat Tegal pada peringkat 9 yang saat ini dibayang-bayangi ‘play off’ degradasi, bisa saja menyedok kepapan atas, serta Sriwijaya FC yang sedang terbenam didasar klasmen pool A, meski agak berat dan mustahil, jika kosntisten dan terus merawut angka maksimal disisa laga putran ketiga, bisa saja selamat atau tertahan dan masuk jalur play off degradasi terlebih dahulu?
Tidak akan didampingi pelatih kepala Akhyar Ilyas saat melakoni laga terakhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26 menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu malam (31/1)
Yang juga absennya Akhyar Ilyas dikonfirmasi langsung oleh asisten pelatih Persiraja, Wahyu Abdul Wahab, dalam konferensi pers jelang pertandingan yang digelar Jumat (30/1) pagi. “Head Coach Akhyar Ilyas diketahui berhalangan hadir karena sedang mendampingi istri yang sedang sakit berat dan harus menjalani pengobatan di Malaysia”
Serta Wahyu AW mengakui, absennya pelatih kepala tentu memberi sedikit pengaruh bagi tim. Namun, menurutnya, kondisi tersebut tidak akan mengganggu fokus dan semangat para pemain yang telah bertekad meraih hasil maksimal di laga penutup putaran kedua.
“Kalau dari tim kami, mungkin sedikitnya ada berpengaruh. Tapi pemain semua sudah bertekad. Dengan tidak adanya Coach Akhyar karena berhalangan dengan kondisi keluarga berobat di Malaysia, pemain ingin mempersembahkan kemenangan di pertandingan besok untuk coach, ‘jadi saya rasa tidak terlalu berpengaruh kepada tim kita,” pintanya singkat. (zm/*)








