MEDIANAD.COM, SABANG — Di tengah terik matahari yang tak kunjung reda dan kekhawatiran tumbuhnya titik api di hutan serta lahan, Kodim 0112/Sabang mengambil langkah ikhtiar paling tulus: bersujud bersama memohon hujan penyejuk. Shalat Istisqa digelar khidmat di lapangan voli Makodim 0112/Sabang, Selasa (2/9), sebagai wujud permohonan bersama kepada Allah SWT agar segera menurunkan rahmat hujan yang menyejukkan bumi dan mendinginkan udara yang kering.

Shalat dilaksanakan secara berjamaah dan dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Personel (Pasi Pers) Kodim 0112/Sabang, Kapten Inf Hadi Priyono, diikuti oleh seluruh Perwira Staf serta personel dengan penuh kekhusyukan dan harapan yang tulus. Setelah salam, doa-doa dipanjatkan dengan tangan terangkat, memohon agar langit segera membuka pintu rahmat-Nya, memadamkan potensi kebakaran, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sabang.

Kegiatan ini bukan sekadar merespons kekeringan semata, melainkan bentuk kepedulian mendalam terhadap kondisi alam yang sedang tidak bersahabat. Di tengah musim kemarau yang terasa cukup panjang, kehadiran hujan bukan hanya soal kesejukan, tetapi juga kunci utama untuk menjaga keseimbangan alam dan mencegah terjadinya kebakaran yang sulit dipadamkan.

Semangat yang ditunjukkan menyadarkan bahwa doa dan upaya nyata harus berjalan beriringan. Sambil memohon pertolongan Allah, seluruh personel juga diingatkan untuk tetap waspada dan aktif melakukan langkah pencegahan di lapangan. Kewaspadaan terhadap potensi api harus senantiasa dijaga, karena pertahanan terbaik adalah mencegah sebelum bencana meluas.

Kegiatan ini juga menjadi ajakan tulus bagi seluruh masyarakat Sabang untuk turut memperbanyak doa dan istighfar, serta tidak menambah risiko kebakaran dengan membakar lahan maupun sampah secara sembarangan. Setiap langkah kecil menjaga lingkungan sama nilainya dengan doa yang tulus di hadapan Allah SWT.

Dengan hati yang bersih dan harapan yang kuat, jajaran Kodim 0112/Sabang berikhtiar agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup dan bermanfaat, memadamkan kekeringan, serta menjaga wilayah Sabang tetap aman, asri, dan terhindar dari bahaya kebakaran hutan maupun lahan.

Hal ini merupakan wujud kerendahan hati kita semua sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, yang menyadari bahwa alam ini bukan milik kita semata, melainkan titipan yang harus dijaga. Semoga ikhtiar ini diterima Allah SWT dan segera diturunkan rahmat hujan yang menyejukkan bumi Sabang.(man)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini