Head Coach Zulkifli Alfat bersama pemainnya sebelum laga dengan Ulka FC, Sabtu (22/08) sore. (foto kiriman panpel)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: Legend Persiraja Banda Acèh, Zulkifli Alfat yang menukangi tim PSSI Kota Banda Aceh FootBall Club (FC) pada turnamen sepak bola label eksekutif U-45 antar Kecamatan se Kota Banda Aceh tahun 2026.

Memperlihatkan karakter kepelatihan yang memupuni dan ulum dalam soal rancikan strategi serta lihai membaca karakter dan permainan lawan selama ajang tersebut bergulir.

“Pekbuktian _Bang Zulalfat_ sebutan nama keren lainnya dalam mengotak-atik strategi untuk bumbuan anak asuhannya FC PSSI kota terbukti ampuh sejak babak penyisihan turnamen, meskipun Adi Jalal dan kolega selalu turun dengan pemain pas-passan alias tidak lengkap skuad, namun ramuan strategi dan penempatan pemain yang diatur sang pelatih senior Bang ZulAlfat selalu memupuni dijalankan TM Khaidir, dkk”.

Diantaranya dua laga krusial yang dijalani Dahlan Jalil,cs dalam keterbatasan skuad, yakni saat berhadapan dengan Kecamatan Kutaraja di babak penyisihan dan laga penentuan menuju semifinal dengan Kulam FC Kec.Kuta Alam yang berkesudahan 2-2 (versus Kutaraja) serta 1-1 (versus Kulam FC) yang juga hasil imbang _sa-sa_ tersebut sudah cukup untuk Dadang bersama rekannya melangkah ke 4 besar.

Teranyar laga semifinal, Sabtu sore kemarin dengan ULKA FC Kec.Ulee Kareng yang harus dituntaskan ke “meja” Penalti, meskipun Azhari Paru, Mustafa Jalil, Dek Gam, topskor sementara even PIPIT Ulka Fc dan kolega, “menggempur pertahanan PSSI FC Kota Banda Aceh sepanjang laga alias 7 hari 7 malam”.

Namun ketenangan tukang rancik ZulAlfat yang juga sempat menangani Timnas U-19 di Piala AFF Myanmar medio 10 tahun lalu, membuat Taufik Pango,cs serbah salah dalam membongkar pertahanan PSSI yang juga harus berkesudahan laga 0-0″.

Serta saat penentuan pemain untuk penendang penalti yang ditugaskan head coah ZulAlfat juga asa sukses Parto, Andi Karim, Kurniawan, Rahmat Fiky, Muslihat, Zulmahdi, Supriadi, Jamal Muku, Jasmi, Supriadi Guru, kiper tunggal Devi dan sukadera tim lainnya meluncur ke partai puncak turnamen, usai menang dan lolos dari lubang jarum lewat skor (0-0) (0-0) 8-7.

Dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion mini, Ex Rugby PON Aceh-Sumut 2024 Gampong Lambung, Meuraxa, Kota Banda Aceh, Sabtu (22/08/ 2026) sore.

Serta laga puncak PSSI Kota versus Syiah Kuala FC berlangsung, Senin (24/08) petang. (zuelmahadi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini