MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Masih dalam suasana momentum Milad ke-5, UBBG kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam hal peningkatan mutu Sumber Daya Manusia. Kali ini kampus UBBG kembali mengukuhkan dua guru besar di bidang pendidikan yakni Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. (Bidang Ilmu Pendidikan Matematika) dan Prof. Dr. Sariakin, M.Pd. (Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan). Kegiatan pengukuhan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Senin (4/5/2026).
Pada pengukuhan tersebut hadir juga guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia yakni Prof. Dr. Rully Charitas Indra Prahmana, S.Si., M.Pd. (Guru Besar Universitas Ahmad Dahlan), Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd. (Guru Besar Universitas Negeri Medan), dan Prof. Dr. Rahmah Johar, M.Pd. (Universitas Syiah Kuala).

Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd. Beliau menyatakan sangat bersyukur karena pada momentum Milad ke-5, UBBG kembali mendapatkan hadiah terindah yakni bertambahnya dua guru besar.
Rektor berharap, pengukuhan guru besar ini bukan seremonial semata, tetapi ini sebagai bentuk dedikasi insan akademis dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini adalah bentuk pengukuhan nilai akademisi yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang berdampak bagi bangsa, negara, dan masyarakat.
“Semoga akan banyak lahir guru besar di UBBG sehingga akan tercapai visi UBBG sebagai perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan religius menjunjung tinggi nilai religius dalam ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjunjung tinggi nilai budaya di kawasan Asia Tenggara tahun 2035, “ujarnya. Beliau juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran guru besar dari berbagai perguruan tinggi Indonesia, Kepala LL Dikti Wilayah XIII Aceh, seluruh tamu undangan, dan panitia yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan baik.
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Getsempena Ir. H. Hidayatullah Daud, M.T. juga menyampaikan selamat dan sukses atas pengukuhan guru besar Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. dan Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., Beliau sangat berterima kasih kepada kedua guru besar baru UBBG apalagi Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. diangkat menjadi Guru Besar diusia 38 tahun, merupakan salah satu guru besar termuda di Aceh.
Ini bisa memotivasi dosen lain untuk terus meningkatkan diri kejenjang jabatan fungsional tertinggi. Yayasan terus mendorong dosen untuk menjadi guu besar. Visi ke depan semua dosen UBBG harus menjadi guru besar.
Guru besar merupakan pegiat intelektual yang tidak hanya produktif dan inovatif namun juga pribadi yang mampu menjunjung tinggi nilai moral. Salah satunya adalah bersikap jujur dalam berkarya dan tidak melakukan tindakan manipulatif.
Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah XIII Aceh Dr. Ir. Rizal Munadi, M.M., M.T. dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada kampus UBBG yang telah bertambah guru besar. Semoga UBBG dan seluruh PTS di Aceh terus berkembang dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. (kal)
LLDikti Wilayah XIII Aceh akan terus mendorong dosen PTS untuk meningkatkan jenjang karier dan melanjutkan studi. Alhamdulillah 50 prosen gurubesar di PTS Aceh sekarang berada di UBBG, ini sebuah prestasi yang patut kita apresiasi.
Prof. Dr. Sariakin, M. Pd., menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Membangun Komitmen Organisasi Dosen: Sinergi Budaya Organisasi, Kepemimpinan Transformasional, dan Komunikasi Vertikal dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja”.
Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa perguruan tinggi yang unggul, bukan hanya dibangun oleh gedung megah, teknologi canggih, atau regulasi yang kompleks, tetapi oleh manusia-manusia akademik yang memiliki komitmen kuat terhadap institusinya.
Prof. Dr. Rita Novita, M.Pd. menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Metapedadidaktik dalam Pembelajaran Matematika: Membangun Kesadaran Reflektif Calon Guru pada Konsep Bilangan Rasial”.
Dalam orasinya, beliau menyatakan bahwa Metapedadidaktik merupakan salah satu pendekatan yang secara konseptual kuat dan secara empiris terbukti mampu memberikan solusi terhadap permasalahan mendasar dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada konsep bilangan.
Kedua guru besar tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada LLDikti Wilayah XII Aceh, Yayasan Pendidikan Getsempena, Rektor dan Civitas Akademika UBBG, keluarga tercinta, dan seluruh pihak yang telah memberikan bimbingan, motivasi, dan dorongan hingga tiba pada pencapaian ini. Kal








