MEDIANAD.COM, BANDA ACEH – Ratusan mahasiswa UBBG ikut Kuliah Umum bertajuk “Transformasi Pendidikan dan SDM Aceh dalam Menghadapi Tantangan Global”. Kegiatan berlangsung di Plenary Hall kampus setempat, Kamis (16/4/2026).

Pemateri Kuliah Umum adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun S.IP., MPA, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh, SDM, dan Hubungan Kerjasama, Dr. Husnan, ST., MP. Kuliah umum ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-5 UBBG.

Kegiatan dimulai dengan penampilan Tari Ranup Lampuan sebagai simbol penyambutan, disusul sambutan dari Rektor UBBG Prof. Dr. Hj. Lili Kasmini, S.Si., M.Si. Dalam sambutannya, sang rektor mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Beliau berterima kasih kepada pemateri yang telah meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu dan panitia yang memprakarsai kegiatan ini. Beliau memaparkan perkembangan pesat UBBG yang kini memiliki 16 program studi S1, program profesi, hingga persiapan pembukaan program Doktor (S3) Pendidikan.

“Pembangunan Aceh ke depan harus berfokus pada SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi. Kami berharap UBBG dapat menjadi mitra strategis pemerintah Aceh dalam meningkatkan kualitas SDM daerah,” ujar Prof. Lili Kasmini. Beliau juga menyoroti prestasi UBBG sebagai PTS dengan perolehan Hibah BIMA 2026 terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh.

Setelah penyerahan cendera mata, acara memasuki acara inti yakni penyampaian materi oleh Dr. Husnan, ST., MP. Beliau menekankan bahwa mahasiswa harus siap menghadapi disrupsi digital dengan mentalitas yang kuat. Dunia berubah cepat, jangan sampai kita tertinggal. Mahasiswa harus menguasai teknologi dan AI, namun yang paling utama adalah kejujuran. Karena modal SDM yang paling mahal di dunia kerja nantinya adalah integritas para lulusan. Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan peluang global demi kemajuan daerah.

“Pemerintah Aceh menyediakan banyak peluang beasiswa ke luar negeri. Manfaatkan itu, asah kemampuan bahasa kalian, dan jadilah bagian dari perubahan untuk mewujudkan Aceh yang unggul di masa depan,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran wakil rektor, dekan, dosen, serta ratusan mahasiswa UBBG yang tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Provinsi Aceh. (Kal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini