Berita Utama

Beranda Berita Utama Halaman 168
Berita Utama

APH diminta Lidik Dana Desa Kute sange Tahun Anggaran 2023 Kecamatan Terangun

0

MEDIANAD.COM, GAYO LUES – Ketua FMPK (forum masyarakat pembela kebenaran) Kabupaten Gayo Lues, Syaparudin Telvi Memberikan keterangan kepada awak media ini bahwa demi terwujudnya Pemerintahan yang bersih dan bebas KKN dalam rangka Percepatan pembangunan dan perekonomian di tengah – tengah masyarakat , eloknya para pejabat publik selaku penguna anggaran , dapat memperhatikan peraturan pemerintah republik indonesia No 43 tahun 2018 tentang cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi .

Undang-undang Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik dan PP Nomor 96 tahun 2012 tentang pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang layanan publik,serta undang-undang Republik Indonesia Nomor 28 tahun 1999, penyelenggaraan negara bersih dan bebas dari KKN, UU RI Nomor 20 tahun 2021 tentang tindak pidana korupsi , undang-undang Nomor 30 tahun 2002 tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi adalah serangkaian tindakan untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi melalui upaya kordinasi, suverfesi, penyidikan, penuntutan dan pemeriksaan di sidang pengadilan.

Dengan peran serta masyarakat berdasarkan peraturan dan perundang – undangan yang berlaku, selanjutnya peraturan pemerintah Nomor 71 tahun 2000 tentang cara pelaksanaan dan peran serta masyarakat dan pemberian dalam pencegahan tindak pidana korupsi .

Selain itu undang – undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik dan inpres Nomor 1 tahun 2010 tentang percepatan pembangunan nasional, inpres Nomor 5 tahun 2004 tentang percepatan pemberantasan korupsi dan inpres Nomor 10 tahun 2016 tentang aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Sehubungan dengan anggaran desa Kute sange begitu banyak perlu satu persatu di Lidik oleh APH, yang diduga tidak jelas peruntukannya. Tim investigasi dari LSM FMPK (Forum masyarakat pembela kebenaran) Kabupaten Gayo Lues meminta aparat penegak hukum (APH) wilayah Gayo Lues agar melidik penyerapan anggaran dana desa Kute sange tahun anggaran 2023, sebagai berikut :

Pagu anggaran tahun 2023 sebesar Rp 773.455.000,- dan tahapan penyaluran desa tertinggal , 1.Rp: 326.236.500.427,3. 2. Rp: 229.036.500.300,0 3. Rp: 208.182.000.2.72,7, Detil dana penyaluran penyertaan Modal Rp: 35.307.250, Pembangunan / Rehabilitasi / Peningkatan sumber Air bersih milik Desa ( mata air /Tandon penampungan air hujan/sumur bor,dll) Rp : 33.892.180,-Pemeliharaan fasilitas pengelolaan sampah desa/permukiman(penampungan, bank sampah, dll) Rp 12.000.000,- pemeliharaan sanitasi permukiman (gorong-gorong,selokan, parit, dll, diluar prasarana jalan) Rp 23.000.000,- dukungan pelaksanaan program pembangunan rehab rumah tidak layak huni (RTLH) Gakin (pemetaan validasi, dll) Rp 3.395.000,-pemeliharaan sarana dan prasarana dan transportasi desa Rp 2.480.000,- penyelenggaraan informasi publik desa (misal : pembuatan poster/baliho/informasi penetapan / LPJ APBDes untuk warga, dll) Rp 1.000.000,- penyelenggaraan posyandu (makanan tambahan, kelas ibu hamil, kelas lansia, insentif kader posyandu) Rp 32.067.920,- pengembangan dan pembinaan sanggar seni dan belajar Rp 85.000,000,- dukungan penyelenggaraan Paud (Ape, sarana paud,dst) Rp 9200.000,- penyelenggaraan Paud/Tk/Tpa/Tka/TPQ/madrasah non – formal milik desa, (bantuan honor pengajar, pakaian seragam ,oprasional ,dst ) Rp 62.163.000,- Keadaan mendesak Rp 24.300.000,- Keadaan mendesak Rp 24.300.000,- Keadaan mendesak 24.300.000,- Keadaan mendesak 24.300,000,- pengiriman kontingan Group kesenian dan kebudayaan sebagai wakil desa di tingkat kecamatan dan kabupaten / kota Rp 12.940.000,- Pengadaan / penyelenggaraan pos keamanan desa (pembangunan pos, pengawasan jadwal ronda/ patroli dll) Rp 18.000.000,- pembinaan PKK Rp 11.100.000,- penyelenggaraan festival/ lomba kepemudaan dan olah raga tingkat desa Rp 50.050.000,- pengiriman kontingan kepemudaan dan olah raga sebagai wakil desa di tingkat kecamatan dan kabupaten /kota Rp 6.200.000,- peningkatan kapasitas kepala desa Rp 30.000.000,- peningkatan produksi tanaman pangan (alat produksi dan pengolahan pertanian , penggilingan padi / jagung ,dll ) Rp 152.691.000,- oprasional pemerintah desa yang bersumber dari dana desa Rp 22.103.650,- penyusunan dokumen keuangan desa ( APBDes,/APBDes perubahan/LPJ APBDes,dan seluruh dokumen terkait) Rp 4.955.000,- penyediaan sarana “(aset tetap) perkantoran/pemerintahan Rp 22.800.000,- penyediaan oprasional BPD (rapat-rapat atk, makan minum), perlengkapan perkantoran, pakaian seragam, perjalanan dinas , listrik / telpon, dll) Rp 10.000.000,- penyediaan penghasilan tetap dan tunjangan prangkat desa Rp 6.000.000,- penyediaan penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa Rp 12.000.000,- (Tim)

Tiba di Aceh, Mualem Nikmati Sop Daging Panas di Langsa

0

MEDIANAD.COM, LANGSA – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, terlihat menikmati sop daging di warung Tamora Langsa, di depan Masjid Paya Bujok, Langsa. Mualem–sapaan Muzakir Manaf–dalam perjalanan dari Medan ke Banda Aceh. Mualem hanya ditemani istri dan tiga orang dekat. Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, menemani setelah membuka acara pos pelayanan terpadu.

Iskandar menyusul 30 menit setelah Mualem tiba di Langsa. Seperti dilansir AJNN, Mualem dalam keadaan sehat dan melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh pada pukul 12.30 WIB. Dalam kesempatan itu, Bupati Iskandar melaporkan kondisi pemerintahan Kabupaten Aceh Timur yang terus merealisasi program visi dan misi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Mualem baru saja menjalani perawatan di Singapura. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Aceh, Akkar Arafat, beberapa waktu lalu, mengatakan Mualem fokus belum kembali ke Aceh karena menjalani tahapan akhir medical check up.

Dokter yang menangani Mualem mewajibkan pasiennya untuk menjalani proses itu secara menyeluruh. “(Dokter menyatakan) Tidak boleh setengah-setengah,” kata Akkar, Jumat pekan lalu.

Akkar mengatakan Mualem segera kembali ke Aceh setelah menjalani seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut. Dalam waktu dekat, kata Akkar, Mualem beraktivitas kembali seperti biasa untuk memimpin Pemerintah Aceh.(*)

 

Panen Raya Jagung Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

0

MEDIANAD.COM, SABANG – Kapolres Sabang, AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.Sou, M.Han, hadir dalam kegiatan Panen Raya Jagung, dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, yang dilaksanakan oleh Polsek Sukakarya Polres Sabang, Rabu (14/05/2025).

Panen raya ini berlangsung di lahan produktif milik petani setempat, Sdr. Tgk. Meureudu, yang berlokasi di Jr. Sirui, Gp.Batee Shoek, Kec. Sukamakmue Kota Sabang, dengan komoditas yang dipanen merupakan jagung manis varietas Bonanza sebanyak ± 5000 batang yang ditanam di atas lahan seluas ± 1 hektar.

Turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain, Kabag Ops Polres Sabang, AKP Bukhari, SH, MH, Kabag SDM Polres Sabang, AKP Haryono, Kasat Sabhara, AKP Sabrani, SE, Kasat Binmas, AKP Dahlan, SE, Kasat Lantas, IPTU Darmi, SH, Kasi Humas, IPDA Saiful Anwar, Kapolsek Sukakarya, IPDA Hairul Saleh Ritonga, SH, Kapolsek Sukajaya, IPTU Samsuri, Bhabinkamtibmas Gp. Batee Shoek, AIPDA Zikri, Babinsa Gp. Batee Shoek, Sertu Budi Syahputra, Pj. Geuchik Gp. Batee Shoek, Mansur, S.Ag, Pemilik lahan, Tgk. Meureudu, serta Kelompok Tani Gampong Batee Shoek

Kapolres Sabang menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara kepolisian, pemerintah gampong, dan masyarakat petani dalam mewujudkan ketahanan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi kita dalam mendukung program nasional di bidang ketahanan pangan. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Kota Sabang,” ujar AKBP Sukoco.

Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan petani lokal, namun juga bentuk kontribusi langsung Polres Sabang dalam upaya menjaga ketersediaan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(man)

Babinsa Gampong Kuta Barat Laksanakan Komsos dengan Warga untuk Pererat Silaturahmi dan Jaga Situasi Kondusif di Wilayah Binaan

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan menjaga komunikasi yang baik antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Gampong Kuta Barat dari Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Sertu Darwis, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga binaan. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Bapak Hadi, yang berlokasi di Jurong Kebun Merica, Gampong Kuta Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, k14/5/2025).

Kegiatan Komsos ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dalam kesempatan tersebut, Sertu Darwis berdialog langsung dengan warga guna menjalin keakraban serta menyerap berbagai informasi terkait kondisi dan dinamika sosial yang berkembang di lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan warga binaan. Selain itu, saya juga dapat mengetahui secara langsung perkembangan situasi dan permasalahan yang ada di wilayah,” ujar Sertu Darwis.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kekompakan, meningkatkan kepedulian sosial antar sesama warga, serta tetap waspada terhadap situasi yang berkembang di sekitar lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah.

“Warga diharapkan untuk saling peduli dan terbuka dalam memberikan informasi, sehingga apabila ada hal-hal yang menonjol atau memerlukan penanganan, dapat segera diketahui dan diantisipasi sejak dini,” tambahnya.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan rakyat dalam menjaga keamanan serta menciptakan suasana kehidupan bermasyarakat yang harmonis, aman, dan tentram. Diharapkan melalui kegiatan serupa yang dilakukan secara berkelanjutan, Babinsa dapat terus menjadi mitra strategis masyarakat dalam membangun wilayah yang sejahtera dan tangguh terhadap berbagai tantangan.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Tinjau Budidaya Ikan Air Tawar Bersama Warga Dukung Ketahanan Pangan Melalui Pemanfaatan Lahan Sempit

0

MEDIANAD.COM, SABANG — Babinsa Gampong Kuta Timu dari Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Sutrisno, melaksanakan kegiatan pemantauan sekaligus silaturahmi dengan warga binaan di Jurong Perikanan, Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Dalam kunjungan tersebut, Serma Sutrisno didampingi oleh Sdr. Samsul, salah satu warga setempat yang aktif mengelola budidaya ikan air tawar sebagai bentuk usaha mandiri masyarakat, (14/5/2025).

Budidaya ikan air tawar ini merupakan inisiatif dari sebagian warga Gampong Kuta Timu untuk memanfaatkan lahan sempit serta sumber mata air yang tersedia di wilayah mereka. Selain bertujuan untuk menambah penghasilan keluarga, usaha ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di lingkungan setempat.

Menurut Serma Sutrisno, kegiatan ini sangat positif dan perlu terus didukung, karena selain bermanfaat secara ekonomi, juga memperkuat ketahanan pangan lokal. “Budidaya ikan air tawar seperti ini adalah contoh nyata bagaimana masyarakat bisa berinovasi dalam memanfaatkan potensi yang ada di sekelilingnya. Ini sangat membantu tidak hanya bagi keluarga pelaku usaha, tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya untuk urusan keamanan, tetapi juga mendorong dan mendampingi berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Dalam hal ini, peran Babinsa sebagai motivator dan penghubung antara masyarakat dengan instansi terkait menjadi penting untuk mendorong keberlanjutan program-program lokal seperti budidaya ikan.

Sdr. Samsul, yang turut mendampingi Babinsa dalam kunjungan tersebut, mengaku bersyukur atas perhatian dan dukungan dari pihak TNI. Ia menjelaskan bahwa budidaya ikan ini dimulai secara mandiri oleh beberapa warga sebagai upaya alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan, terutama di tengah naik-turunnya sektor ekonomi lokal.

“Kami manfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah dan memaksimalkan aliran mata air kecil yang mengalir di kampung ini. Alhamdulillah, hasilnya cukup membantu kebutuhan sehari-hari,” tutur Samsul.

Ia juga berharap adanya pendampingan lanjutan dari instansi terkait agar budidaya ikan air tawar ini bisa berkembang lebih besar dan menjangkau pasar yang lebih luas. Selain itu, pelatihan dan dukungan sarana-prasarana juga dinilai penting agar kualitas produksi semakin baik.(man)

Babinsa Koramil 01/Sukajaya Bersama Bhabinkamtibmas Bantu Warga Evakuasi Mobil Terperosok, Wujud Nyata Semangat Gotong Royong.

0

MEDIANAD.COM, SABANG, — Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh aparat kewilayahan. Babinsa Gampong Paya dari Koramil 01/Sukajaya Kodim 0112/Sabang, Sertu Junaidi, bersama Bhabinkamtibmas dan masyarakat setempat, bergotong royong membantu proses evakuasi sebuah mobil milik warga yang terperosok ke dalam lumpur di kawasan Jurong Cot Preh, Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, (14/5/2025).

Kejadian tersebut bermula saat sebuah mobil milik warga melintasi jalan tanah yang licin dan basah akibat hujan deras beberapa hari terakhir. Saat melintasi area yang berlumpur, kendaraan tersebut tiba-tiba terjebak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Melihat kondisi tersebut, Babinsa Sertu Junaidi yang sedang melaksanakan pemantauan wilayah, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan mengajak warga sekitar untuk memberikan bantuan.

Tanpa ragu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat bahu-membahu mendorong kendaraan serta menyusun batang kelapa di bawah roda mobil sebagai pijakan agar kendaraan bisa keluar dari jebakan lumpur. Usaha keras dan kekompakan warga akhirnya membuahkan hasil, dan mobil berhasil dikeluarkan dari kubangan dengan aman.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat gotong royong yang harus terus kita pelihara dan tingkatkan. Kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam hal keamanan, tetapi juga untuk membantu warga dalam situasi apapun,” ujar Sertu Junaidi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga dan menghidupkan kembali semangat saling tolong-menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, gotong royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia yang harus tetap dijaga, terutama di tengah tantangan kehidupan modern saat ini.

“Nilai-nilai kebersamaan seperti ini harus terus kita wariskan kepada generasi muda. Jangan biarkan individualisme mengikis rasa kepedulian kita terhadap sesama. Kita harus saling membantu tanpa memandang latar belakang,” tambahnya.

Warga yang dibantu mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas respon cepat dan bantuan yang diberikan oleh aparat desa. Mereka juga merasa terbantu dengan kebersamaan dan kekompakan yang tercipta antarwarga dan aparat keamanan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang aman, tangguh, dan penuh dengan semangat kebersamaan. Diharapkan, kejadian ini menjadi inspirasi bagi warga di wilayah lainnya untuk terus memperkuat hubungan sosial dan saling peduli terhadap sesama.(man)

14 Zulkhaidah 1446 H, Warga Cot Lamkuweuh Larut dalam Do’a Renungan 21 Tahun Tsunami Aceh

0

Dokumen foto Gampong Cot Lamkuweuh, Banda Aceh, satu bulan setelah kejadian Gempa-Tsunami Aceh. (foto/istimewa)

MEDIANAD.COM, BANDA ACEH: BERTEPATAN dengan 14 Zulkhaidah 1446 Hijriah, yang juga bertepatan dengan gempa-stunami Aceh, kalander Arab (Hijriah), warga Gampong Cot Lamkuweuh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh larut dalam doa renungan Gempa dan Tsunami Aceh, yang dipusatkan di Meunasah Gampong Tersebut, Senin (12/05) 2025.

Panitia kegiatan, Irwansyah Sy kepada awak media mengatakan bahwa. doa bersama dilaksanakan berdasarkan penanggalan Arab.

“Kalau berdasarkan Kalender Hijriah kejadian gempa dan Tsunami Aceh, 24 Desember 2004 yang lalu, terjadi pada tanggal 14 Zulkhaidah, dan hari ini 14 Zulkhaidah, makanya kami mengadakan peringatan Tsunami hari ini”, jelasnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Cot Lamkuweuh Misbahuddin mengatakan bahwa desa yang dipimpinnya selalu mengadakan peringatan Tsunami dengan menggunakan Kalender Hijriah.

“Ini merupakan kebiasaan gampong kami, dan sudah menjadi ketetapan bahwa setiap peringatan Tsunami kami laksanakan berdasarkan kalender Hijriah”, Jelas Misbahuddin.

“Tsunami adalah peristiwa besar bagi dunia, dan Gampong kami adalah salah satu desa yang terdampak paling parah, karena sangat dekat dengan laut”, Tambah Misbahuddin.

Misbahuddin mengatakan bahwa sekalipun rasa sedih kehilangan keluarga masih terasa sampai sekarang, akan tetapi warga yang dipimpinnya sudah benar-benar Ihklas.

“Kami mempercayai sepenuh hati bahwa Gempa dan Tsunami itu cobaan dari Allah SWT, jadi segala sesuatu yang datang dari Allah, tentu saja yang terbaik bagi umatnya, dan selalu ada Hikmah di balik itu semua”, Ujar Misbahuddin yang menjadi keuchik Gampong Cot Lamkuweuh baru sekitar satu tahun ini.

Gampong Cot Lamkuweuh sendiri merupakan Gampong yabg terletak hanya 200 meter dari Pantai Ulee Lheu, dan ketika Gempa dan Tsunami terjadi Tahun 2004 lalu, Cot Lamkuweuh rata dengan tanah. Sementara penduduk hang terissa ketika itu hanya sekitar 10 persen lagi.

Pantauan media, ratusan warga Gampong Cot Lamkuweuh, berbondong-bondong datang keu meunasah Gamlong tersebut.

Peringatan gempa dan Tsunami ini di lakukan dengan cara berdo’a tahlil dan samadiah serta tausiyah yang dipimpin oleh Imam Meunasah Gampong Cot Lamkuweuh, Tengku Ishak Muhammad. (**)

Bupati H Muharram: Bersama Dandim Baru Bersinergi Bangun Aceh Besar dan Banda Aceh, “Apresiasi Pengabdian Kolonel Czi Widya Wijanarko”

0

MEDIANAD.COM: Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris yang akrab disapa _Syech Muharram_ menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 0101/Kota Banda Aceh (KBA) dari Kolonel Czi Widya Wijanarko SSos MTr (Han) kepada Letkol Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, di Landmark BSI Banda Aceh, Selasa (13/5/2025) malam.

Pada kesempatan itu, Bupati Syech Muharram, selain mengapresiasi atas pengabdian Kolonel Czi Widya Wijanarko selama menjabat sebagai Dandim 0101/KBA, dan berharap hubungan silaturrahmi tetap terjalin, meski Kolonel Widya kini bertugas di wilayah lain.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi Kolonel Widya selama ini. Kami doakan sukses di tempat tugas yang baru dan semoga kita bisa berjumpa kembali di masa mendatang,” ujar Syech Muharram.

Serta mengajak Dandim Baru Bersinergi Bangun Aceh Besar dan mota Banda Aceh.

Kepada Dandim 0101/KBA yang baru, Letkol Inf Faurizal Noerdin SSos MSc, Syech Muharram mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Ia menyatakan kebanggaannya karena Letkol Faurizal merupakan putra daerah asal Sibreh, Aceh Besar.

“Saya bangga, hari ini Aceh Besar memiliki putra daerah yang dipercaya menjabat sebagai Dandim 0101/KBA. Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama dan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Syech Muharram mengajak Letkol Faurizal untuk bekerja sama membangun Aceh Besar dan Banda Aceh, terutama dalam upaya peningkatan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

“Saya memilih menjadi Bupati Aceh Besar karena ingin menghadapi tantangan besar, yakni bagaimana menjadikan Aceh Besar menonjol seperti Banda Aceh, bahkan jika memungkinkan bisa lebih unggul. Untuk itu, kami butuh kerja sama lintas sektor, termasuk dengan TNI,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi Aceh yang meski telah damai selama 20 tahun, masih menyimpan trauma mendalam dan berada dalam kategori daerah miskin. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk memperjuangkan hak-hak dan peluang bagi generasi muda Aceh.

“Kami memohon agar pemerintah pusat memberi kuota khusus bagi putra-putri Aceh untuk menempuh pendidikan di Universitas Pertahanan. Kami ingin anak-anak kami memiliki kesempatan yang adil untuk berkarya dan menjadi perwira TNI maupun Polri,” tegasnya.
Menurut Syech Muharram, penting bagi militer dan kepolisian memberi ruang lebih bagi putra-putra Aceh yang memahami kultur dan budaya lokal dalam struktur kepemimpinan.

“Kami perlu perhatian, kami perlu pertolongan, kami perlu bimbingan dan sokongan dari semua pihak demi mewujudkan Aceh Besar yang bermarwah dan bermartabat,” pungkasnya.

Senada itu, Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal turut hadir dan memberikan apresiasi atas pengabdian Kolonel Widya selama bertugas.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Bapak Kolonel Widya Wijanarko selama bertugas di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kami berharap silaturahmi tetap terjalin meskipun sudah bertugas di tempat yang baru,” ungkapnya.

Ia juga memperkenalkan program unggulan Pemko Banda Aceh yakni Basajan yang mencakup wilayah Banda Aceh, Sabang dan Jantho serta berharap dukungan dari Dandim yang baru.

“Program Basajan adalah bentuk sinergi pembangunan lintas wilayah, dan kami harap Bapak Letkol Faurizal dapat mendukung dan membantu menyukseskannya,” tambah Illiza.

Sementara itu, Letkol Inf Faurizal Noerdin dalam sambutannya menyatakan kesiapannya melanjutkan program-program baik yang telah dijalankan Kolonel Widya. Ia juga berharap dukungan penuh dari seluruh unsur, baik Pemerintah Kota Banda Aceh, Pemkab Aceh Besar, maupun elemen masyarakat.

“Saya mohon doa dan dukungan semua pihak agar bisa menjalankan amanah ini dengan baik. Saya siap bersinergi dengan seluruh komponen demi kemajuan wilayah ini,” ucap Faurizal.

Selain itu, Kolonel Czi Widya Wijanarko dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak selama dirinya bertugas. Ia berharap hubungan yang telah terjalin baik selama ini tetap berlanjut.

“Saya bersyukur bisa bertugas di sini dan bertemu dengan banyak orang hebat. Saya mohon maaf bila selama menjabat ada tingkah laku atau kata-kata yang kurang berkenan,” imbuhnya.

Sertijab Dandim 0101/KBA tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil, Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Rita Mayasari, Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar Hj Nurul Fazli SAg, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Muchti Amd, Danlanud SIM, Danlanal Sabang, unsur Forkopimda Aceh Besar dan Banda Aceh, sejumlah kepada OPD dan tokoh masyarakat Banda Aceh dan Aceh Besar serta rekanan Kodim 0101/KBA.(ml/**)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil di Gampong Kuta Timu

0

MEDIANAD.COM, SABAN- Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesehatan masyarakat serta upaya pencegahan stunting sejak dini, Babinsa Koramil 02/Sukakarya Kodim 0112/Sabang, Serma Sutrisno, turut serta mendampingi pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil yang diselenggarakan di Gampong Kuta Timu, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada Selasa (13/05/2025).

Kegiatan yang digelar oleh pihak Puskesmas setempat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada para ibu hamil mengenai pentingnya perawatan kehamilan yang optimal, pola makan sehat, serta persiapan persalinan yang aman. Dalam kesempatan tersebut, Serma Sutrisno hadir sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional, khususnya dalam pencegahan stunting.

“Kami dari Koramil 02/Sukakarya selalu siap mendukung kegiatan positif seperti ini. Pendampingan kepada ibu hamil merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas. Pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan,” ujar Serma Sutrisno saat ditemui usai kegiatan.

Dalam kelas ibu hamil tersebut, para peserta mendapatkan materi langsung dari tenaga medis, seperti bidan dan ahli gizi, yang membahas berbagai hal penting mulai dari asupan nutrisi yang seimbang selama kehamilan, pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, hingga persiapan persalinan. Selain itu, juga diberikan pemahaman mengenai bahaya stunting dan bagaimana langkah-langkah pencegahannya dapat dimulai dari dalam kandungan.

Kegiatan kelas ibu hamil ini merupakan bagian dari program rutin yang digelar Puskesmas Sukakarya, bekerja sama dengan pemerintah Gampong dan para kader Posyandu. Dengan kehadiran Babinsa, kegiatan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas dalam peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di Kota Sabang.

Dengan adanya kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah gampong, dan Babinsa, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perawatan selama kehamilan semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menurunkan angka stunting secara nasional melalui pendekatan preventif dan edukatif di tingkat akar rumput.(man)

Babinsa Koramil 02/Sukakarya Dampingi Petani Panen Kacang Panjang dan Cabai di Gampong Krueng Raya

0

MEDIANAX.COM, SABANG – Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat, Babinsa 04 Koramil 02/Sukakarya, Kodim 0112/Sabang, Sertu Hendra melaksanakan pendampingan sekaligus membantu petani dalam kegiatan panen tanaman muda milik Bapak Yusuf bersama istrinya. Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian yang terletak di Jurong Batu Singa Berfakta, Gampong Krueng Raya, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, pada Selasa (13/05/2025).

Pada kesempatan tersebut, Sertu Hendra turut serta mendampingi proses panen kacang panjang dan pengecekan perkembangan tanaman cabai yang menjadi salah satu komoditas utama warga setempat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani ini bukan hanya sebagai simbol kedekatan TNI dengan rakyat, tetapi juga sebagai bentuk nyata dukungan kepada para petani dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.

“Kami hadir untuk memberikan semangat dan dorongan kepada para petani agar tetap produktif dan optimis. Hasil pertanian yang baik tentunya akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian keluarga,” ujar Sertu Hendra di sela-sela kegiatan.

Pendampingan kepada petani merupakan salah satu tugas pokok Babinsa di wilayah binaan dalam rangka mendukung program swasembada pangan. Dengan turut membantu proses panen dan perawatan tanaman, diharapkan para petani dapat merasakan dukungan nyata dari aparat teritorial, sehingga termotivasi untuk terus mengelola lahan pertanian secara optimal.

Bapak Yusuf, pemilik lahan pertanian, mengaku senang dan berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang tidak hanya memberi semangat, tetapi juga ikut turun langsung ke kebun. “Kami merasa terbantu, apalagi saat panen seperti ini tenaga tambahan sangat dibutuhkan. Kehadiran Pak Babinsa sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Selain membantu proses panen, Sertu Hendra juga memberikan masukan tentang cara perawatan tanaman muda agar tetap subur dan bebas dari hama. Hal ini penting dilakukan agar hasil panen ke depan bisa lebih maksimal dan berkualitas, serta memberikan nilai jual yang tinggi di pasar lokal.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat petani di Kota Sabang. Kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah gampong, dan warga dalam mendukung ketahanan pangan menjadi pilar penting dalam membangun desa yang mandiri dan sejahtera.(man)

Popular Posts

My Favorites

Kick Off Liga2 2025/26 Agustus, Persiraja Daftarkan SHD dan SHB sebagai...

0
Foto MO Persiraja MEDIANAD.COM, BANDAACEH: Menghadapi Kompetisi Liga2 2025-2026 yang akan berlangsung bulan Agustus mendatang, salah satu tim Liga2 asal Aceh, Persiraja Banda Aceh resmi...